cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 4 (2025): November" : 32 Documents clear
Exploring students’ perceptions of the mandatory TOEFL ITP test and its relationship with academic anxiety: A study on final-year students at Hamzanwadi University Al-Hafizi, Jannatu Kholdi; Agustina, Yulia; Dwimaulani, Astrid; Nazri, M. Adib
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.12685

Abstract

In Indonesia, many universities have implemented the TOEFL ITP test as a mandatory graduation requirement to ensure students’ English proficiency meets academic and professional standards. This study aimed to examine the relationship between students’ perceptions of the mandatory TOEFL ITP policy and their academic anxiety. Using a quantitative correlational design, data were collected from 25 final-year students of the English Education Study Program at Hamzanwadi University through an online questionnaire consisting of two parts: perceptions of the TOEFL ITP policy (8 items) and academic anxiety (10 items), both measured on a four-point Likert scale. The data were analyzed using descriptive statistics and Pearson Product-Moment Correlation. The results showed that students’ perceptions were moderate (M = 22.32, SD = 3.22), and their academic anxiety was also moderate (M = 27.64, SD = 5.45). The Pearson correlation analysis revealed no significant relationship between students’ perceptions and their academic anxiety (r = 0.023, p = 0.911, p > 0.05). This finding indicates that students’ perceptions of the TOEFL ITP policy do not have a direct effect on their academic anxiety levels, rather, anxiety is influenced by factors such as readiness, confidence, and coping strategies. Theoretically, this study provides new insights into the link between language testing policies and psychological responses, while practically, it suggests that universities should offer preparatory programs, counseling services, and institutional support to help students manage anxiety and perform better in the TOEFL ITP test. Overall, the study highlights the need to integrate assessment policies with student well-being strategies in higher education
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Think Pair Square Berbantuan Media Flipchart Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XII IIS MAN 3 Mataram Rahmayanti, Mira; Made Novi Suryanti, Ni; Nursaptini, Nursaptini; Masyhuri; Lisani, Nurul
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13000

Abstract

Model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa sangat diperlukan dalam proses pembelajaran. Permasalahan di kelas XII IIS MAN 3 Mataram adalah rendahnya hasil belajar siswa akibat model pembelajaran yang kurang bervariasi serta menurunnya perhatian dan konsentrasi siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi melalui penerapan model pembelajaran tipe Think Pair Square berbantuan media flipchart dengan minimal 75% siswa dari 28 orang mencapai Kriteria Ketuntasan Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dengan nilai 82. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tiga pertemuan, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Square berbantuan media Flipchart mampu meningkatkan hasil belajar siswa dari segi pelaksanaan pembelajaran maupun pencapaian hasil, dengan pelaksanaan meningkat dari 81% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II, serta hasil belajar meningkat dari 71% dengan 20 siswa tuntas menjadi 82% dengan 23 siswa tuntas. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Pair Square berbantuan media flipchart efektif meningkatkan hasil belajar Sosiologi di kelas XII IIS MAN 3 Mataram dan dapat digunakan guru sebagai penunjang pencapaian tujuan pembelajaran di kelas.
Kontekstualisasi Pembelajaran Ipa Melalui Ekowisata Mangrove Pantai Cemara Lombok: Tinjauan Ontologis, Epistemologis, Dan Aksiologis Raehanah; Taufik, Muhammad; Mustariani, Baiq Ayu Aprilia; Ahmadi; Idrus, Agil Al
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13132

Abstract

Tantangan pendidikan sains Abad 21 menuntut pembelajaran yang kontekstual, relevan secara ekologis, dan mampu membangun literasi ilmiah serta kepedulian terhadap keberlanjutan. Penelitian ini mengkaji implementasi pembelajaran IPA melalui kegiatan ekowisata mangrove di Pantai Cemara, Lombok, dengan meninjau aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk melihat relevansinya terhadap penguatan pendidikan sains masa kini. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan potensi lokal ekosistem mangrove sebagai sumber belajar IPA; (2) menjelaskan proses konstruksi pengetahuan peserta didik melalui pengalaman empiris dan aktivitas ilmiah; serta (3) mengungkap nilai, sikap, dan orientasi keberlanjutan yang terbentuk melalui kegiatan pembelajaran berbasis ekowisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek peserta didik yang terlibat dalam kegiatan lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, ekosistem mangrove menyediakan objek nyata yang merepresentasikan konsep-konsep ekologi pesisir dan dapat dijadikan laboratorium alam bagi pembelajaran IPA. Secara epistemologis, peserta didik membangun pengetahuan melalui kegiatan penyelidikan ilmiah, pengamatan langsung, dan refleksi kritis. Secara aksiologis, kegiatan ekowisata mangrove menumbuhkan eco-literacy, kesadaran keberlanjutan, dan tanggung jawab ekologis. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran IPA berbasis potensi lokal dan ekowisata mendukung prinsip Education for Sustainable Development (ESD) serta memperkuat pembelajaran kontekstual yang bermakna bagi peserta didik.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Video Interaktif pada Materi Hardware Siswa Kelas IX di MTs Sukamaju Garut Faisal, Dendi; Bhakti, Demmy; Suprihadi, Dudi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran yang berbasis video interaktif pada materi perangkat keras untuk siswa kelas IX di MTs Sukamaju Garut. Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman siswa mengenai materi perangkat keras komputer serta keterbatasan media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran Informatika. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru mata pelajaran, dan angket kebutuhan belajar siswa. Subjek penelitian terdiri dari satu guru Informatika dan 33 siswa kelas IX untuk tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi hardware dan menyatakan bahwa pembelajaran akan lebih menarik jika disajikan melalui media visual dan video interaktif. Guru juga mengungkapkan bahwa pembelajaran masih didominasi oleh teori dengan keterbatasan fasilitas laboratorium dan media pendukung. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada kebutuhan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video interaktif yang dapat memvisualisasikan konsep perangkat keras secara konkret, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa di era digital.
Investigation of English Proficiency in Rural Students at SMK Pariwisata Aiq Bual in The School Year 2025/2026 Hikmah; Fikni, Zahratul; Arfah, Hajriana; Wati, Laila
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13210

Abstract

Abstract: This study aimed to investigate the level of English proficiency and the factor hat influence of the tenth-grade students from SMK Pariwisata Aiq Bual, located in a rural area. The research used a qualitative approach with classroom observation, interviews, and English tests to collect data on students’ abilities in vocabulary, graThis study employed a qualitative case study approach to investigate the English proficiency profile of tenth-grade students at SMK Pariwisata Aiq Bual, a rural vocational school in Central Lombok. Data were collected through classroom observations, interviews, and English proficiency tests to gain a holistic understanding of students’ abilities in vocabulary, grammar, reading, and speaking. The findings revealed that most students demonstrated average proficiency in vocabulary and grammar, good reading skills, and weaknesses in speaking performance due to limited exposure, low confidence, and minimal opportunities for real communication. The study identified several key factors influencing students’ English proficiency, including psychological aspects (motivation and anxiety), environmental limitations (lack of English exposure and learning resources), and instructional practices that remain grammar-focused rather than communicative. Despite these challenges, students showed high motivation and positive attitudes toward learning English, especially in relation to their future tourism careers. The study recommends implementing communicative and contextualized teaching approaches, increasing authentic language exposure, and enhancing teacher professional development to strengthen students’ overall English proficiency and confidence in using the language in real-life contexts.mmar, reading, and speaking. The results showed that most students fell into the Average category for vocabulary and grammar, while their reading skills were mostly Good. Speaking was the most challenging skill for some students, though their confidence and participation in class were generally high. Students tried to improve their English through practice in and outside the classroom, memorizing vocabulary, and interacting with tourists or native speakers. This study suggests that students are motivated and have a positive attitude toward learning English, but they need structured support to improve vocabulary, grammar, and speaking skills.
Pengaruh Kemampuan E-Readines, Kesadaran Metakognitif, Dan Kecenderungan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA di Mataram Jamaluddin; Jufri, A Wahab; Ramdani, Agus
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13218

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang profil kemampuan e-redines, kesadaran metakognitif, dan kecenderungan berpikir kritis, dan menganalisis pengaruhnya terhadap hasil belajar biologi peserta didik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriftif kuantitatif dengan metode survey, analisis deskriptif, dan uji statistik. Data penelitian diperoleh melalui inventori MAI, angket kemampuan ereadines, angket kecenderungan berpikir kritis, dan tes hasil belajar biologi. Analisis data menggunakan statistik deskriftif, dan statistik inferensial - regresi linear berganda. Hasil penelitian adalah deskripsi tentang profil kemampuan e-readines, kesadaran metakognitif, dan kemampuan berpikir kritis, serta pengaruhnya terhadap hasil belajar biologi peserta didik. Hasil uji statistik deskriptif diketahui bahwa:1) tingkat kesadaran metakognitif peserta didik tergolong cukup tinggi; 2) tingkat kesiapan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan pembelajaran tergolong tinggi; 3) kecenderungan berpikir kritis peserta berada pada kategori cukup baik; 4) hasil belajar peserta didik berada pada kategori sedang. Hasil analisis regresi linear berganda dengan uji Anova menemukan bahwa Kesadaran metakognitif, kecenderungan berpikir kritis, dan kemampuan e-readiness secara simultan berpengaruh signifikan, terhadap hasil belajar biologi peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan nilai F sebesar 68,02 dan nilai signifikansi 0,000< 0,05. Hasil Uji parsial dengan uji t deketahui bahwa Variabel Kesadaran Metakognitif berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar biologi. Semakin tinggi kesadaran metakognitif, semakin tinggi hasil belajar yang dicapai peserta didik. Variabel Kemampuan E-Readiness (X₂) juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (Sig. = 0.000 < 0.05). Variabel Kecenderungan Berpikir Kritis (X₃) memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar (Sig. = 000 < 0.05) Dari ketiga variabel indevenden Kesadaran Metakognitif (0.316), merupakan prediktor paling dominan dalam mempengaruhi hasil belajar biologi.
Reaktualisasi Pendidikan Karakter melalui Pengembangan Buku Cerita Bergambar “Kerja Sama di Sekolah” bagi Siswa Sekolah Dasar Angga, Prayogi Dwina; Makki, Muhammad; Nurwahidah; Andika, I Putu Herry Widhi; Kardiyanto, Deddy Whinata; Sari, Ariesanti Juwita; Sukesiningsih, Endiyah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13365

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku cerita bergambar berjudul “Kerja Sama di Sekolah” sebagai media literasi karakter untuk menumbuhkan nilai kerja sama dan toleransi bagi siswa sekolah dasar. Selain itu, buku cerita bergambar dikembangkan sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan krisis karakter anak dan memperkokoh budaya keberagaman di lingkungan sekolah. Pendekan penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi lima tahapan, yakni (1) analisis kebutuhan, (2) perancangan (desain produk), (3) pengembangan produk awal, (4) uji validasi ahli, dan (5) uji coba lapangan. Subjek yang terlibat pada penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, dan siswa kelas IV SD Negeri 24 Mataram. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, dan angket respon siswa. Validasi ahli materi diperoleh persentase sebesar 82,61% dan 84,28% untuk persentase hasil validasi ahli materi yang termasuk kategori “sangat valid,” sedangkan hasil uji coba lapangan pada siswa diperoleh persentase sebesar 89,31% yang berarti produk ini “sangat praktis” untuk digunakan. Dengan demikian, hasil buku cerita bergambar “Kerja Sama di Sekolah” menjadi jawaban atas tantangan dan kebutuhan nyata terhadap media pembelajaran yang kontekstual di lingkungan sekolah multikultural yang masih belum memiliki sarana literasi karakter.
Pengembangan E-modul Ajar Terintegrasi Ekowisata Gerabah dengan Model Pembelajaran Etnopedagogi untuk Melatih Kemandirian Belajar dan Berpikir Kritis Peserta Didik Martin, Nurhidayat; Andayani, Yayuk; Hakim, Aliefman
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul kimia terintegrasi ekowisata gerabah Banyumulek melalui model pembelajaran etnopedagogi dalam melatih kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Subjek penelitian meliputi 34 siswa kelas XI IPA SMAN 3 Mataram pada uji coba terbatas dan 51 siswa kelas XI IPA SMAN 2 Mataram pada uji coba skala luas. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar validasi ahli, angket kemandirian belajar, angket respons guru dan peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes berpikir kritis dengan format pretest–posttest. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul memiliki tingkat validitas sangat baik (0,97) dan reliabilitas baik (0,81). Uji coba menunjukkan bahwa e-modul praktis digunakan dengan skor respons siswa sebesar 3,91. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan kemandirian belajar sebesar 63,65% dan peningkatan kemampuan berpikir kritis sebesar 72%. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi ekowisata dalam e-modul kimia tidak hanya memperkuat pemahaman konsep termokimia, tetapi juga mengembangkan kesadaran budaya lokal serta mendorong pembelajaran kontekstual yang lebih bermakna. Secara praktis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan perangkat ajar berbasis kearifan lokal yang dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran kimia di era Kurikulum Merdeka.
Validitas dan Kepraktisan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Proyek Biopeneurship untuk Meningkatkan Keterampilan Abad-21 pada Siswa SMP Buka, Listiawati H.; Jufri, A Wahab; Sedijani, Prapti
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.14424

Abstract

Tuntutan penguasaan keterampilan abad ke-21 menempatkan pembelajaran IPA tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses sains, dan minat wirausaha siswa melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa dan kontekstual. Namun, tuntutan tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam praktik pembelajaran IPA di sekolah yang masih didominasi oleh penggunaan buku teks terbitan Kementerian Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA berbasis proyek biopreneurship yang valid dan praktis untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses sains, dan minat wirausaha siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan menggunakan model Four-D. Hasil validasi oleh tiga pakar ahli menunjukkan bahwa modul dan instrumen evaluasi memperoleh nilai rata-rata indeks Aiken’s V lebih dari 80%. Selain itu, respon guru dan siswa menunjukkan bahwa modul dinilai praktis dan mudah digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, modul pembelajaran IPA berbasis proyek biopreneurship dinyatakan layak dan praktis untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 siswa.
Pengaruh Trend Glow Up, Konten Marketing, Influencer Endorser, Media Sosial Dan Live Streaming Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Wardah Di Tiktok Shop Noviani; Amaluis, Dina; Eprillison, Vivina
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.12558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Trend Glow Up, Konten Marketing, Influencer Endorser, Media Sosial dan Live Streaming terhadap keputusan pembelian produk kosmetik wardah di tiktok shop. Dengan jumlah data 6 X 20 = 120. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan jenis penelitian asosiatif, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara variabel independen dan variabel dependen. Teknik analisis data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan aplikasi SPSS 21.0 dan Eviews 13.0 Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa : Pertama, trend glow up berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Tiktok Shop. Hal ini terlihat dari koefisiennya yakni 0,247 dengan nilai thitung sebesar 4.933, sedangkan nilai signifikansi 0,000 < α = 0,05, berarti H1 diterima dan H₀ ditolak. Kedua, konten marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Tiktok Shop. Hal ini terlihat dari koefisiennya yakni 0,407 dengan nilai thitung sebesar 4,933 sedangkan nilai signifikansi 0,000 < α = 0,05, berarti H1 diterima dan H₀ ditolak. Ketiga, influencer endorser berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Tiktok Shop. Hal ini terlihat dari koefisiennya yakni 0,205 dengan nilai thitung sebesar 2,411, sedangkan nilai signifikansi 0,018 < α = 0,05, berarti Hₐ diterima dan H₀ ditolak. Keempat, media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Tiktok Shop. Hal ini terlihat dari koefisiennya yakni 0,317 dengan nilai thitung sebesar 10,246, sedangkan nilai signifikansi 0,000 < α = 0,05, berarti Hₐ diterima dan H₀ ditolak. Kelima, live streaming berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Tiktok Shop. Hal ini terlihat dari koefisiennya yakni 0,043 dengan nilai thitung sebesar 2,363, sedangkan nilai signifikansi 0,020 < α = 0,05, berarti Hₐ diterima dan H₀ ditolak. Keenam, secara simultan trend glow up, konten marketing, influencer endorser, media sosial, dan live streaming secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Hal ini terlihat dari F hitung 137,598 dan nilai signifikansi 0,000 < α = 0,05. Hal ini berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima.

Page 3 of 4 | Total Record : 32