cover
Contact Name
Yolanda Pahrul
Contact Email
yolandapahrul@gmail.com
Phone
+6285263913430
Journal Mail Official
journalteacher59@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jote/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal On Teacher Education (Jote)
ISSN : 26861895     EISSN : 26861798     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The teacher education journal is a place for researchers to develop their competencies in the fields of research, education and community service. This journal is related to the world of general education such as early childhood education, educational psychology, primary school teacher education, mathematics education, physics education, chemical education, management education, educational guidance and counseling and other practical studies. Journal On Teacher Education publish publications twice a year, in September and March. This journal is registered with E-ISSN: 2686-1798 and P-ISSN: 2686-1895.
Articles 857 Documents
Perbandingan Kurikulum 2013 dan KTSP dalam Mata Pelajaran Seni Budaya untuk Tingkat SMA Win Utari Subandrio
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8401

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi adanya perubahan kurikulum pendidikan yang terjadi di Indonesia pada awal tahun 2013 yang semula menggunakan kurikulum KTSP menjadi Kurikulum 2013. Perubahan kurikulum ini dilakukan karena melihat perkembangan dan kemajuan jaman yang menuntut manusia memiliki kualitas tinggi dan bagian dari penyempurnaan kurikulum sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan konten pada kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013 dalam mata pelajaran seni budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mata pelajaran seni budaya dari segi materi dan tujuan pembelajaran tidak jauh berbeda, hanya perlu penyesuain mengenai proses dan sistem penilaian.
Efektivitas Permainan Tradisional Tarompah Stimulasi Pembentukan Perilaku Prososial Anak Usia 5-6 Tahun Sakinah Siregar; Nidaun Nabila
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8421

Abstract

Perilaku prososial anak usia dini masih menjadi permasalahan besar khususnya pasca pendemi covid-19. Perkembangan digital yang pesat erat mempengaruhi perilaku kerjasama, menolong, berbagi dan empati anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektiftas permainan tradisional tarompah dalam menstimulasi perilaku prososial anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan metode eksperimen dalam bentuk quasy eksperimental dengan jumlah sampel 60 anak pada kelas TK B. Hasil rata-rata uji-t pada kelas eksperimen sebesar 78.30 sedangkan kelas Kontrol 39,70 dengan hasil uji efektivitas permainan tradisional tarompah pasca diberikan perlakuan sebesar 0,72 dengan kriteria tinggi. Sehingga dapat disimpulkan permainan tradisional tarompah efektif untuk menstimulasi pembentukan perilaku prososial khususnya perilaku kerjasama, membantu, menolong dan empati.
Permainan Petak Umpet dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak di RA Al-Kamal Cindy Cinthia; Ayu Fakhrana; Anisa Putri Manik; Nurhayani Nurhayani; Khadijah Khadijah
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8438

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motorik kasar anak di RA Al-Kamal desa laut dendang. Peneitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B yang berjumlah 9 orang yang terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan petak umpet dapat meningkatkan motorik kasar pada anak, dapat dilihat nilai rata-rata awal 46,1 dengan persentase ketuntasan klasikal 22,2%, siklus I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 63,3 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 55,6%, pada siklus II juga mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 71,1 dengan persentase ketuntasan klasikal 77,8%. Dapat disimpulkan bahwa permainan petak umpet dapat meningkatkan motorik kasar pada anak.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep pada Materi Pecahan Siswa Kelas IV SD Negeri 95 Palembang Weni Novita Sari; Nora Surmilasari; Ali Fakhrudin
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8453

Abstract

Konsep pecahan memiliki cakupan implementasi yang cukup luas dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika siswa dalam materi pecahan. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 95 Palembang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam analisa datanya. Teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis bahwa pemahaman konsep matematika pada materi pecahan siswa kelas IV SD Negeri 95 Palembangterbagi menjadi 5 kategori, kategori sangat baik berjumlah 1 siswa atau sebanyak 4%, kategori baik berjumlah 1 siswa atau sebanyak 4%, kategori cukup baik berjumlah 1 siswa atau sebanyak 4%, kategori kurang baik berjumlah 4 siswa atau sebanyak 19%, kategori sangat kurang baik berjumlah 14 siswa atau sebanyak 66%.
Meta-Analisis Praktikalitas Media Pembelajaran Puzzle Silvira Ilhami; Rahmadhani Fitri; Rahmawati D; Yusni Atifah; Suci Fajrina
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8482

Abstract

Seorang guru harus bisa memilih media pembelajaran yang cocok diberikan ke peserta didik agar mudah dimengerti oleh peserta didik, serta mampu meningkatkan minat belajar peserta didik. Inovasi pembelajaran dapat memudahkan peserta didik mempelajari materi yang disampaikan oleh guru. Salah satu inovasi media pembelajaran yang dapat digunakan dan dikembangkan yaitu puzzle. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis praktikalitas penggunaan puzzle terhadap guru dan peserta didik. Praktikalitas merupakan kemudahan penggunaan produk yang dikembangkan. Meta-analisis dilakukan dengan mengumpulkan artikel sejenis dengan cara mencari artikel dari beberapa jurnal melalui internet. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 artikel terkait penggunaan puzzle. Hasil penelitian ditemukan bahwa rata-rata tingkat praktikalitas penggunaan e-modul oleh guru sebesar 90,26 dengan kategori sangat praktis, sedangkan rerata tingkat praktikalitas oleh peserta didik sebesar 90,35 dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis praktikalitas puzzle yang dikembangkan dapat dikategorikan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Validitas E-Handout Berbasis Kontekstual pada Materi Sistem Reproduksi Manusia untuk Peserta Didik Yogi Nabilla Fitra; Sa’diatul Fuadiyah; Relsas Yogica; Ganda Hijrah Selaras
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8516

Abstract

Media pembelajaran memuat materi sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu bahan untuk mempermudah peserta didik. Salah satu media pembelajaran yaitu bahan ajar elektronik yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, pembelajaran lebih interaktif, dan proses pembelajaran lebih fleksibel dan produktif. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan pendidik beralih dari penggunaan bahan ajar cetak menjadi bahan ajar elektronik, salah satunya berupa e-handout. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research And Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D. Subjek penelitian yaitu dua orang dosen biologi Universitas Negeri Padang dan satu orang guru biologi SMA Negeri 3 Padang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dalam bentuk deskriptif yang mendeskripsikan validasi e-handout yang dikembangkan. Hasil validasi e-handout ini memiliki rata-rata sebesar 93,05% dengan kategori sangat valid. Dari hasil validasi dapat dikatakan bahwa e-handout berbasis kontekstual materi sistem reproduksi manusia untuk peserta didik memenuhi kategori sangat valid.
Efektivitas Model Pembelajaran Quantum Teaching and Learning Berbasis Gamification terhadap Minat Belajar Siswa Firta Ayu Wahyuni; Maharani Oktavia; Ali Fakhrudin
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Quantum Teaching and Learning berbasis Gamification terhadap minat belajar pada siswa materi IPS kelas V. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Sungai Selan dengan sampel kelas VA dan VB sebanyak 43 siswa yang diambil dengan teknik Random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berbentuk angket yang terdiri dari 20 soal yang mencakup pada materi IPS. Rancangan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Data dianalisis dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 22. Analisis data hasil angket dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang diperoleh pada minat belajar pada siswa materi IPS rata-rata kelas kontrol 22,8309 sedangkan pada pembelajaran menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching and Learning rata-rata nilai kelas ekperimen 60,4818. Berdasarkan data tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Quantum Teaching and Larning efektif terhadap minat belajar siswa di SD 12 Sungai Selan.
Analisis Faktor Penghambat Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Rizki Sakinah; Erfan Ramadhani; Ali Fakhrudin
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8558

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja faktor penghambat kemampuan membaca permulaan kelas II SDN 88 Palembang dan untuk mengetahui peran guru terhadap siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan juga untuk mengetahui solusi terhadap siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.instrument yang digunakan yaitu angket, wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa masih ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data bahwa ada dua faktor penghambat siswa yang mengalami kesulitan membaca yaitu faktor internaldan faktor eksternal, sedangkan peran guru terhadap faktor penghambat kemampauan membaca permulaan yaitu guru harus bias berpikir kreatif terhadap bahan ajar siswa dan untuk solusinya guru kelas memberikan perhatian khusus kepada anak yang mengalami kesulitan membaca.
Kompetensi Guru Pendidikan Khusus Beprestasi Tingkat Nasional Effran Zudeta; Despa Ayuni; Bintha Ustafiano
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8571

Abstract

Penelitian ini berawal dari seorang Master L berprestasi di SLBN 1 Padang. Hal itu terbukti dari penghargaan yang diperoleh guru L baik di Kota Padang, Provinsi maupun Nasional. Untuk mendapatkan penghargaan tersebut, tidak sembarang guru dapat memilikinya, namun guru perlu memiliki kompetensi guru yang baik sehingga mampu membawa perubahan di bidang pendidikan luar biasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan subjek penelitian adalah Guru Pendidikan Luar Biasa di SLBN 1 Padang. Serta guru sebaya, kepala sekolah, keluarga, masyarakat sekitar rumah merupakan informan pendukung untuk melengkapi data-data yang dibutuhkan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kompetensi guru L baik yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I Melita Melita; Ramanata Disurya; Imelda Ratih Ayu
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8606

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 1 di SD Negeri 224 Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan-kesulitan membaca permulaan siswa kelas I. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kesulitan tertinggi siswa dalam membaca permulaan adalah kesulitan dalam kelancaran membaca nyaring dengan pemahaman skor 64,3%. Kesulitan membaca permulaan selanjutnya yaitu pada aspek membaca kata dengan skor 69,0%. Kesulitan lain yang dialami peserta didik adalah kesulitan dalam mengidentifikasi huruf yaitu sebesar 69,3%. Kesulitan pada aspek menyusun dan membaca huruf dengan skor 74,0%. Kesulitan dalam menyimak atau pemahaman mendengar yaitu sebesar 77,0%. Karakteristik kesulitan membaca permulaan siswa yaitu: kesulitan mengidentifikasi huruf dan merangkai susunan huruf, membaca kata, kurang memperhatikan tanda baca tidak memahami isi bacaan, dan sulit konsentrasi.