cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
Students’ Perception toward the Use of Google Site as English Academic Diary Dian Puspita; Sandi Nuansa; Annisaa Toya Mentari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1980

Abstract

As technology has been developing, it influences all aspect of human’s life, including learning process in education. There are a lot of online platforms that can be used to facilitate learning and enhance students’ understanding on the subject. One community service activity was done to make the innovative use of technology, Google Site, as Academic Diary for English subject. This paper was aimed to describe students’ perception toward the use of Google Site as online Academic Diary. Twenty students participated in this activity, and a questionnaire was distributed to find out their perception toward the use of Google Site. The result showed that most students received the positive perception, especially at Perception of Digital Technology and the use of Google Site.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN ASESMEN PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI MASA PANDEMI DI SDN GIRIMOYO 02 Falistya Roisatul Mar’atin Nuro; Delora Jantung Amelia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v1i3.1192

Abstract

Pelaksanaan, program pengabdian masyarakat dengan judul pendampingan ini diawali dengan workshop. Kegiatan ini melibatkan kerjasama dengan SDN Girimoyo 02 Kecamatan Karangploso. Pendampingan penyusunan asesmen ini masuk pada era revolusi industri 4.0 oleh karena itu sistem pembelajarannya kita kuatkan dari segi teknologi. Pendampingan Penyusunan Asesmen Autentik Pada Pembelajaran Tematik di SDN Girimoyo 02 Kec. Karangploso Kab. Malang dilakukan melalui 4 tahapan. Yang pertama adalah kegiatan Workshop Penyusunan Asesmen Autentik, dalam kegiatan workshop terdapat 2 materi yang disampaikan yaitu pengertian, jenis-jenis dan langkah penyusunan asesmen autentik. Tahapan kedua adalah pendampingan penyusunan Asesmen autentik, pada tahap pendampingan dilakukan dengan daring (whatapps group) dan satu kali luring dengan tatap muka antara guru dan tim pengabdi. Tahapan ketiga yaitu implementasi asesmen autentik, tahapan implementasi dilakukan dengan jumlah siswa setengah dari jumlah keseluruhan dikarenakan pada situasi pandemi. Tahapan keempat dan terakhir adalah evalusi dan reflesi terkait penyusunan asesmen autentik. Kendala yang dialami ketika kegiatan pendampingan adalah waktu pendampingan yang terbilang singkat karena kegiatan penyusunan asesmen ini ditengah tengah kegiatan guru untuk mempersiapkan materi dan video untuk pembelajaran daring dan agenda sekolah
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PROMOSI DESA BAHARI KABUPATEN BUTON SELATAN muhammad rizal ardiansah putra; Muhammad Hidayatullah; Dahlia Dahlan; Sitti Nurcahyani; Wa Ode Risna Zaindra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i1.1390

Abstract

Tidak sedikit desa-desa yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara khususnya di Kabupaten Buton Selatan yang memiliki potensi pariwisata yang tidak kalah menariknya dengan daerah atau destinasi pariwisata lainnya di Indonesia, mulai dari wisata alam (pantai dan pegunungan) dan wisata budaya (seni tari, upacara adat, dan kegiatan budaya lainnya), salah satunya adalah Desa Bahari Kecamatan Sampolawa. Daerah wisata tersebut saat ini dimanfaatkan oleh masyarakat desa dengan model pemanfaatan yang sangat sederhana dan keberadaannya belum diketahui luas oleh masyarakat luar dikarenakan belum adanya upaya promosi yang lebih modern. Kegiatan promosi perlu dilakukan agar dikenal tidak hanya oleh wisatawan lokal/daerah sekitar namun juga oleh wisatawan asing. Pemanfaatan yang sederhana dan belum adanya kegiatan promosi dengan menggunakan dukungan teknologi (berbasis media sosial) tersebut belum mampu memberikan peningkatan pendapatan ekonomi warga lokal. Pengetahuan wisatawan lokal tentang keberadaan daerah-daerah wisata ini, khususnya wisata alam hanyalah dari mulut ke mulut dan informasi melalui media sosial yang tidak terencana dan dikemas dengan baik. Solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan kemampuan masyarakat lokal dalam melakukan promosi dengan memanfaatkan penggunaan media sosial dan promosi sehingga branding terhadap keberadaan potensi pariwisata yang masih lemah dan terkesan masih “traditional way” dapat lebih ditingkatkan sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat lokal.
LITERASI DIGITAL DAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL KALANGAN PELAJAR DI SMAN WIRA BANGSA ACEH BARAT Khori Suci Maifianti; Rahma Hidayati; Fiandy Mauliansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1716

Abstract

Di zaman sekarang, perkembangan literasi digital berkembang cukup pesat. Dalam literasi digital itu bukan hanya sekedar kemampuan mencari, menggunakan dan menyebarkan informasi akan tetapi, diperlukan kemampuan dalam membuat informasi dan evaluasi kritis, ketepatan aplikasi yang digunakan dan pemahaman mendalam dari isi informasi yang terkandung dalam konten digital tersebut. Di sisi lain literasi digital mencakup tanggung jawab dari setiap penyebaran informasi yang dilakukannya karena menyangkut dampaknya terhadap masyarakat. Penyuluhan tentang pentingnya literasi digital dan kesadaran etika dalam bermedia sosial ini dilaksanakan pada bulan April 2021 lalu. Bertempat di Aula Utama Sekolah SMAN Wira Bangsa Aceh Barat, kami mengajak para siswa untuk berdiskusi sambil bermain tentang fenomena media sosial. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun penggunaan media sosial memberi dampak positif, perkembangan media sosial ternyata juga dapat memberikan dampak negatif. Anak maupun remaja memiliki keterbatasan untuk melakukan regulasi diri. Mereka juga rentan mendapatkan tekanan dari teman sebaya sehingga mereka memiliki resiko tinggi terpapar dampak negatif dari penggunaan media sosial. Penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa resiko yang mungkin didapatkan seperti terpaparnya konten pornografi atau konten negatif lain dan kurangnya pemahaman mengenai isu privasi.
SIMULASI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DI SMK KESEHATAN SENTRA MEDIKA MEDAN JOHOR Henny Syapitri; Johansen Hutajulu; Rumondang Gultom; Rosetty Sipayung
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v1i3.918

Abstract

Kondisi gawat darurat dapat terjadi akibat dari trauma atau non trauma yang mengakibatkan henti nafas, henti jantung, kerusakan organ serta perdarahan. Kegawatdaruratan bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja, biasanya berlangsung secara cepat dan tiba-tiba sehingga tak seorangpun yang dapat memprediksikan. Dengan pemahaman yang utuh tentang konsep dasar gawat darurat, maka angka kematian dan kecacatan dapat ditekan serendah mungkin. Salah satu bentuk pertolongan medik yang perlu dimiliki adalah Bantuan Hidup Dasar. SMK Kesehatan Sentra Medika Johor berdasarkan peta geografis bahwa sekolah tersebut berada didaerah jalan protokol yang memungkinkan banyak terjadinya kasus kecelaakaan. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa SMK Kesehatan Sentra Medika Medan Johor untuk melakukan simulasi pelaksanaan bantuan hidup dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Kesehatan Sentra Medika Medan Johor. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 45 orang dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan simulasi pelaksanaan bantuan hidup dasar ini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan siswa/siswi sebelum dilakukan simulasi BHD mayoritas pengetahuan nya adalah kurang, yaitu sebesar 55,5%, pengetahuan siswa/siswi sesudah dilakukan simulasi BHD mayoritas pengetahuan nya adalah Baik, yaitu sebesar 77,8%, keterampilan siswa/siswi sebelum dilakukan simulasi BHD mayoritas keterampilan nya adalah kurang, yaitu sebesar 71,1%. Diharapkan pihak pengelola SMK Kesehatan Sentra Medika Johor melakukan perencanaan pelatihan BHD secara rutin, menyediakan alat dan bahan seperti pantom RJP Bayi, Anak dan Dewasa untuk digunakan siswa praktik tindakan BHD agar dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam memberikan BHD pada pasien/korban kondisi darurat.
SUSTAINABLE FESYEN SEBAGAI UPAYA GERAKAN ZERO WASTE DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN OLEH DESAINER Dewi Rahmawaty; Nadiroh Nadiroh; Achmad Husen; Agung Purwanto; I Made Astra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1869

Abstract

Perkembangan bisnis fesyen Indonesia semakin berkembang pesat, bahkan saat ini Indonesia sudah menjadi salah satu icon fashion muslim trend dunia, hal ini juga ditandai dengan maraknya bisnis UMKM dan UKM yang tumbuh di saat pandemi yang berfokus pada bidang fesyen. Selain penjualan produk fesyen melalui offline juga adanya market place melalui online shop juga menjadi pengaruh untuk meningkatnya penjualan dari produk fesyen. Seringnya mode berubah dalam waktu berdekatan membuat masyarakat selalu ingin update produk fesyen yang dikeluarkan dari edisi musim para desainer. Banyak masyarakat suka dengan produk fesyen yang terlihat baru untuk mengikuti perkembangan mode. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran desainer mampu menerapkan sustainable fesyen sebagai gerakan zero waste dalam pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan studi literature review dan menggunakan analisis isi. Berdasarkan hasil literature review ditemukan bahwa para pelaku fesyen industri tak terkecuali desainer cukup berpengaruh dalam menciptakan fast fesyen yang dapat menimbulkan limbah fesyen. Implementasi sustainable fesyen dapat dilakukan dengan literasi desainer terhadap pemahaman mulai dari proses pre produksi yaitu kecakapan meminimalisir penggunaan bahan saat memotong kain, serta gerakan reuse, recycle dan reduce dari produk fesyen seta penggunaan bahan yang ramah lingkungan saat memproduksi produk fesyen. Pemerintah dan lembaga professional bidang fesyen pun didorong membuat regulasi yang mengarah kepada sustainable fesyen guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
EDUKASI PEMBUATAN DAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN PADA MASYARAKAT DI DESA SURUANG KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR Musafira Musafira; Fardinah Fardinah; Laila Qadrini; Meryta Febrilian Fatimah; Septiawan Ardiputra; Asrirawan Asrirawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v1i3.1110

Abstract

Salah satu upaya untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan bebas dari paparan virus corona adalah dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan. Pemerintah senantiasa menghimbau masyarakat agar dapat membuat desinfektan secara mandiri di rumah. Akan tetapi, masyarakat di Desa Suruang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar masih banyak yang belum mengetahui cara membuat desinfektan, kalaupun masyarakat ada yang tahu membuat desinfektan pada umumnya mereka hanya sekedar mencampur bahan kimia tanpa mengetahui kandungan senyawa di dalam botol kemasan, bagaimana sifat senyawa tersebut dan bagaimana takaran tepatnya. Akibatnya, pencampuran bahan kimia tersebut justru dapat berdampak negatif bagi mereka seperti pembentukan senyawa baru yang berbahaya bagi kesehatan mereka. Olehnya itu, kegiatan dalam wujud edukasi tentang pembuatan desinfektan sangat perlu dilakukan.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PELAKU UMKM DAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SUKARAME BANDAR LAMPUNG Rahyono Rahyono; Apip Alansori
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i1.1479

Abstract

Dalam era globalisasi sekarang ini tingkat persaingan semakin tinggi baik dalam mencari pekerja maupun dalam mencari peluang pendapatan.Oleh karena itu kita tidak bisa tergantung kepada pemerintah, tapi hendaknya ada keinginan untuk berwirausaha. Permasalahan pada umumnya yang menjadi pikiran pelaku usaha tersebut yang menghambat pertumbuhannya meliputi beberapa hal mendasar seperti; lemahnya mental berwirausaha, ketertutupan dan ketidakjelasan entitas, akuntabilitas, pemasaran, keterikatan yang kuat pada tradisi sehingga kurang tanggap dan adaptif terhadap tuntutan perubahan, ketertinggalan tekhnologi, dan cenderung mengabaikan mutu. Permasalahan ini mencuat kepermukaan sejalan dengan kondisi lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian pada akhir-akhir ini dan ke depan. Oleh karena itu perlu diupayakan program berkelanjutan untuk menumbuhkan mentalitas dan budaya bisnis, kreativitas disain produk, penyerapan kemajuan tekhnologi, serta pengetahuan dan ketrampilan manajerial yang sesuai dengan tuntutan lingkungan bisnis yang terus berubah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada pelaku usaha dan masyarakat agar bisa menjalanakan usahanya dan mampu untuk bersaing supaya bisa mencapai kesejahteraan. Dari hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat, peserta pelatihan merespon secara positif dan terlihat puas. Dapat terlihat pula antusiasme peserta untuk menjadi wirausaha yang ditunjukkan dengan keaktifan berpartisipasi dalam pelatihan. Peserta juga telah menunjukkan pemahaman mereka tentang kewirausahaan dan pemasaran yang didukung dengan berhasilnya mereka mempraktikkan secara mandiri proses pemasaran yang telah diajarkan.
PELATIHAN TATA KELOLA KEUANGAN UMKM Elly Rahayu; Risnawati Risnawati; Nurul Rahmadani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1710

Abstract

KOOWE merupakan Usaha Mikro l milik bapak Herry Armansyah dan ibu Risna Oncu yang berlokasi di dusun 2B desa Silom-Lom Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Berdiri sejak tahun 2020. Dengan jenis usaha adalah pembuatan makanan ringan, diantaranya adalah Roket (Roti Ketawa) sebagai icon produk UMKM Koowe. Ada juga aneka Bolu, namun Roket menjadi produk andalan dari usaha ‘KOOWE’. Dimulai dengan modal sendiri sebab masa itu belum dapat mengakses sumber permodalan dari perbankan.Usaha ini berjalan dengan order dari pelanggan, sejak berdiri pada tahun 2019, pelanggan tetap dari usaha KOOWE sudah mencapai 100 toko dan restoran. Di Kota Kisaran. Rata-Rata produsi Roket.± 150 Kg produksi. Karena Orderan yang terus meningkat dari bulan ke bulan, tambahan modalpun menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Jika awal berdirinya pekerja adalah pemilik sendiri, kini pemilik usaha juga mempekerjaan ibu-ibu di sekitar rumah produksi sebagai pekerja harian. Jumlah pekerja saat ini 7 orang. Untuk mengakses permodalan ataupun pinjaman dari lembaga keuangan, tentunya pemilik harus mulai memiliki pencatatan keuangan meskipun masih sederhana, karena umumnya salah satu syarat administrasi adalah pengelolaan keuangan. Permasalahan usaha KOOWE adalah belum adanya pengelolaan keuangan yang baik. Oleh karenanya tujuan dari kegiatan PkM ini memberikan pengetauan tentang Tata Kelola Keuangan. Jenis kegiatannya adalah pelatihan dengan metode ceramah dan praktek/ simulasi pengelolaan secara langsung kepada pemiliki, yang sekaligus sebagai pengelola keuangan usaha KOOWE. Sehingga Usaha KOOWE ini kelak memiliki pencatata keuangan meskipun masih sederhana sehingga suatu saat dapat mengakses permodalan dari lembaga keuangaan
EDUKASI SKRINING GIZI LANSIA UNTUK KADER POSYANDU LANSIA RW 011 KELURAHAN PENGGILINGAN Rully Mujiastuti; Erni Rita; Sitti Nurbaya Ambo; Lily Herlina; Emi Susilowati; Sugiartowo Sugiartowo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1609

Abstract

Menjadi tua adalah sebuah fitrah perjalanan kehidupan tiap manusia. Banyak permasalahan yang terjadi pada seseorang yang menginjak lanjut usia, di antaranya terkait masalah yang berhubungan dengan gizi. Gizi seimbang menjadi salah satu bagian yang harus diperhatikan agar daya tahan tubuh lansia meningkat, penyakit berkurang dan semangat hidup meningkat. Demikian pula halnya dengan Posyandu Lansia Rw 011 Kelurahan Penggilingan yang menjadi mitra tim pengabdi. Posyandu ini memiliki jumlah lansia lebih dari 250 orang, sementara tingkat kehadiran lansia hanya sekitar 20% saja. Kegiatan rutin Posyandu adalah kegiatan melakukan skrining kesehatan aktivitas sehari-hari dan risiko jatuh pada lansia, sementara untuk skrining gizi belum pernah dilakukan. Hal ini menjadi fokus tim pengabdi untuk melakukan edukasi kesehatan gizi lansia kepada kader posyandu lansia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah skrining dan membentuk strategi intervensi kesehatan melalui aplikasi gizi LansiaSmart. Melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, pembinaan dan pendampingan ini, kader posyandu lansia lebih meningkat kapasitasnya. Skrining yang dilakukan bertambah, dari dua skrining menjadi tiga skrining dengan aplikasi skrining gizi LansiaSmart.

Page 16 of 553 | Total Record : 5523