cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM PELATIHAN ANTROPOMETRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANARAJA KABUPATEN GARUT Engkus Kusnadi; Sri Yekti Widadi; Aceng Ali Awaludin; Andika Lungguh Perceka; Siti Nurcahyani Ritonga; Nofita Setiorini Futri Purwanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20145

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa pemberdayaan kader Posyandu dalam pelatihan antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut. Mitra dalam kegiatan ini adalah Puskesmas Wanaraja dengan sasaran para kader Posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Wanaraja. Pemilihan lokasi kegiatan adalah Puskesmas Wanaraja yang merupakan daerah angka stunting tertinggi di Kabupaten Garut, daerah ini masih jauh dari perkotaan dan mungkin kurang pengetahuan masyarakat tentang pemenuhan gizi baik dan kurangnya pengetahuan kader tentang pengukuran Antropometri yang dikhawatirkan adanya eror data dikarenakan alat pengukuran yang tidak tersandar atau kader yang mengukur tidak sesuai dengan SOP. Salah satu permasalahan yang paling mendasar adalah masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam pengukuran antropometri, mulai dari cara memasang dan menera alat ukur, menimbang, mengukur panjang badan, dan tinggi badan balita hingga mencatat hasil ukur berdampak pada pendataan dan pelaporan status gizi yang tidak akurat. Permasalah ini dapat dicegah melalui kegiatan pemberdayaan pada para kader Posyandu. Tujuan pengabdian ini yakni memberikan pelatihan dan demonstrasi pengukuran antropometri. Manfaat kegiatan ini yaitu menambah ilmu, wawasan, pengetahuan dan keterampilan kader, mencegah terjadinya kesalahan dalam pengukuran setiap bulannya agar memenuhi kebutuhan pelaporan Puskesmas. Adapun hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini berupa kegiatan pelatihan yang kemudian menjadi pendampingan kader Posyandu
PENYULUHAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI BUDI DAYA MAGGOT Hugo Aries Suprapto; Salman Alfarisi; Adhis Darussalam Pamungkas; Nur Habibah; Anami Fatihah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20148

Abstract

Peningkatan jumlah sampah perhari yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya keperluan manusia sebagai mahluk komsumsi, sehingga menjadi permasalahan bagi negara, dan menimbulkan berbagai penyakit yang akan memberikan dampak kesehatan yang lebih berbahaya baik manusia dan lngkungan untuk generasi selanjutnya, maka harus ada terobosan yang mudah dan murah serta banyak manfaat salah satunya dengan budi daya Maggot. Kegiatan pengurangan sampah harus dilakukan. Jumlah pembuangan sampah sudah semakin terbatas. Pengurangan sampah organik masih belum optimal. Perlu dilakukan beberapa upaya agar sampah organik tidak terbuang percuma. Pengolahan sampah organik dapat dilakukan dengan cara membudidaya Maggot. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman proses budi daya maggot dan dapat mengurangi sampah organik diwilayah Gandaria Utara Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang. Kegiatan dilakukan di Gandaria Utara Jakarta Selatan. Hasil kegiatan adalah, sebanyak 80.2% peserta sudah mengetahui dan memahami serta mempraktekan budi daya maggot dalam mengatasi banyaknya sampah organik. Peran pemerintah perlu ditingkatkan untuk mengurangi sampah organik di DKI Jakarta. Sampah, Organik, Budi Daya, Maggot
PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DARI HASIL PERKEBUNAN DESA LUBUK ENAU Lastari Lastari; Prima Darma Putra; Rafika Sari; Endah Dewi Purnamasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20149

Abstract

Desa Lubuk Enau kecamatan Lembak merupakan desa yang memiliki potensi usaha di bidang pertanian. Sumber utama penghasilan masyarakat desa Lubuk Enau adalah kebun karet, kebun nanas, kebun cabai, dan juga kebun singkong. Dari hasil perkebunan tersebut masih banyak Masyarakat yang belum mengelolahnya untuk menjadi sebuah peluang bisnis. Pada penelitian kali ini penulis menggunakan metode survei lapangan dengan melakukan sosialisasi langsung di desa Lubuk Enau. Dengan adanya seminar ini, masyarakat desa Lubuk Enau mendapatkan peluang bisnis yang cukup menarik dan jarang ditemui, hal itu bisa membuat peluang usaha ini menjadi salah satu usaha yang sangat bagus apalagi mengingat jika desa lubuk enau memiliki perkebunan nanas sehingga mempermudah Masyarakat desa untuk menemukan bahan dasar dari usaha keripik nanas tersebut.
PEMBERDAYAAN HASIL PERTANIAN UNTUK USAHA KECIL MASYARAKAT PEDESAAN DI DESA LUBUK ENAU Ridhatul Rafiqah; Rafika Sari; Prima Darma Putra; Endah Dewi Purnamasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20150

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang merupakan aktivitas berbasis pengabdian masyarakat untuk meningkatkan empati mahasiswa terhadap kondisi masyarakat dan lingkungannya. KKN-Tematik 2023 dilaksanakan di Desa Lubuk Enau, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat khususnya ibu rumah tangga dan masyarakat usia produktif melalui kegiatan pembuatan produk makanan dari hasil potensi sumber daya alam setempat yang memiliki daya jual tinggi, disertai dengan membantu masyarakat memasarkan produk-produk makanan tersebut serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar mampu bersaing dengan produk-produk makanan yang dihasilkan oleh daerah lain. Hasil dari pengabdian masyarakat ini akan menyimpulkan potensi apa yang dimiliki oleh Desa Lubuk Enau dan bagaimana cara agar Desa Lubuk Enau mengembangkan potensi yang telah mereka miliki tersebut, dengan harapan agar Desa Lubuk Enau dapat menjadi desa yang lebih maju dimasa yang akan datang.
WORKSHOP MANAJEMEN PENGEMASAN DAN PEMASARAN PORANG DAN BIOFERTILIZER DI DESA GARANTUNGAN, BULUKUMBA A. Masniawati; Yusran Yusran; Zainal Zainal; Eva Johannes; Baso Manguntungi; Irlan Irlan; Nurmuliayanti Muis; Muhammad Rizaldi Trias Jaya Putra Nurdin; Asia Arifin; Dwi Ratna Sari; Andi Dewi Rizka Ainulia Makerra; Nur Hilal A. Syahrir; Mietra Anggara; Fadhil Zil Ikram; Muhammad Ilham S; Muh. Chaerul Anwar; Riana Anggraeny Ridwan; Wahyullah Wahyullah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20156

Abstract

Pengabdian masyarakat di Desa Garuntungan, Kabupaten Bulukumba, yang fokus pada sosialisasi pemasaran dan pengemasan produk porang, memiliki peran yang sangat relevan dalam meningkatkan pemahaman dan potensi ekonomi porang di komunitas tersebut. Porang adalah komoditas pertanian yang memiliki potensi ekonomi tinggi, namun kurang dimanfaatkan karena kurangnya pengetahuan dan akses pasar. Hasil observasi dan umpan balik dari peserta pelatihan menunjukkan bahwa mereka mengapresiasi kontribusi dari para pakar dalam bidang tersebut yang memberikan wawasan mendalam, menciptakan pelatihan yang sangat informatif dan relevan bagi mereka. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang proses pengemasan porang dan strategi pemasaran yang efektif. Sebelumnya, kurangnya pengetahuan dan praktik yang higienis dalam pengemasan produk porang menjadi kendala dalam meningkatkan kualitas produk. Namun, melalui pelatihan ini, peserta semakin termotivasi untuk mencapai tahap produksi tepung porang yang berkualitas. Dengan demikian, inisiatif ini berhasil meningkatkan pemahaman dan motivasi peserta terkait industri porang. Dalam diskusi yang dilakukan selama pelatihan, strategi pemasaran dan target pasar yang diincar dibahas secara rinci. Hal ini membantu peserta mengidentifikasi peluang pasar baru untuk porang dan merencanakan rantai pasokan yang lebih efisien. Selain itu, pemahaman akan pentingnya faktor kemasan juga ditekankan, karena pengemasan adalah kunci dalam penentuan persepsi konsumen terhadap produk porang.
THE USE OF JAMBOARD IN TEACHING ENGLISH TO INCREASE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ MOTIVATION Tiyas Saputri; Novi Rahmania Aquariza; Machmudah Machmudah; Nur Azizah A.S.; Edi Pujo Basuki; Imam Achda; Anita Majidha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20160

Abstract

Pendidikan adalah salah satu tonggak kemajuan suatu bangsa. Pendidikan masih menjadi atensi serius di tiap daerah agar mengalami peningkatan. Mutu pendidikan di SMP PGRI 6 di Surabaya sudah baik namun masih perlu terus ditingkatkan terutama dalam hal pembelajaran bahasa Inggris berbasis teknologi yang masih minim. Pembelajaran bahasa Inggris akan jauh lebih menarik jika dikemas dengan perpaduan teknologi dan disajikan kepada siswanya dalam bentuk visual learning. Sebagai solusi, dibutuhkan adanya pendampingan dalam pembelajaran bahasa Inggris secara daring berbasis teknologi dengan menerapkan aplikasi jamboard dalam pembelajaran bahasa Inggris. Jamboard adalah aplikasi berperangkat lunak yang handal yang dirancang sebagai papan tulis digital yang memudahkan perubahan secara real-time. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini difokuskan pada penerapan aplikasi jamboard dalam pembelajaran bahasa Inggris pada siswa SMP PGRI 6 Surabaya. Target sasaran kegiatan PKM ini yaitu pada siswa di sekolah tersebut kelas 7, 8 dan 9 sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan interview. Analisis data dilakukan melalui mendeskripsikan data hasil observasi dan interview. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi jamboard dapat meningkatkan motivasi dalam belajar bahasa Inggris dan penguasaan teknologi siswa SMP tersebut.
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA RELIGI NANGKA BEURIT Wida Nurasyiah Jamilah; Qonita Azmiana Somantri; Irma Firnanda; Wega Shopyani; Debby Syachdilla; Herna Mustika; Susanti Susilawati Nurintan; Adinda Kirana; Refa Octavia; Imas Dayanti; Ade Suparman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20206

Abstract

Indonesia adalah negara dengan beragam budaya dan pariwisata. Pesatnya perkembangan teknologi menyebabkan perubahan. Desa Sagalaherang Kaler memiliki potensi wisata religi yang belum dimanfaatkan secara optimal melalui media sosial. Situs Cagar Budaya Nangka Beurit beserta para pelaku UMKM merupakan salah satu daya tarik utama, tetapi belum memanfaatkan platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan Twitter untuk promosi. Oleh karena itu, ada tiga tahap rencana kegiatan yang mencakup pelatihan pembuatan akun media sosial, seminar digitalisasi pariwisata dan UMKM, serta pengembangan konten Instagram dan Facebook. Ketiga tahap tersebut bertujuan untuk meningkatkan promosi pariwisata religi Nangka Beurit sehingga adanya peningkatan pengunjung. Hasil dari kegiatan ini dibuktikan dengan adanya peningkatan pengunjung mulai dari bulan Juli sampai September sebesar 38%. Selain itu, dengan meningkatnya pengunjung, para pelaku UMKM juga mengalami peningkatan pendapatan.
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KEGIATAN GOTONG – ROYONG DI DESA PENGGALANGAN Dewi Fitria; Manzilah Putri Daulay; Putri Ramadani; Siti Nurhadijah; Lady Nasah Lubis; Muhammad Rafik Ali
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20208

Abstract

Gotong-royong adalah krakter yang telah melekat pada diri masyarakat Indonesia khususnya di desa penggalangan. Semangat gotong-royong sangat di perlukan bagi keberlangsungan dan kemajuan suatu desa karena dengan adanya gotong-royong kita dapat bersatu dan melestarikan desa dengan kerja keras kita sebagai penduduk di desa. Sikap gotong-royong hendaknya harus dimiliki oleh setiap orang dan harus di junjung tinggi, kerena dengan adanya gotong-royong akan terwujud suatu persatuan yang ada didesa sehingga menimbulkan hal yang positif dari sebelumnya. Kurangnya partisipasi di desa ini dikarenakan sikap menyendiri, sikap yang mementingkan diri sendiri dan tidak mau ikut campur dengan kegiatan, urusan yang bersangkutan dengan banyak orang. Sikap inilah yang telah menjadi penghambat untuk kegiatan gotong-royong yang ada di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat partisipasi warga desa agar kembali menerapkan kegiatan gotong-royong yang telah memudar di desa penggalangan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan gotong-royong yang dilakukan atas dasar tanggung jawab dan mampu mendorong seseorang untuk berpartisipasi. Tanggung jawab itu timbul dari kesadaran pribadi bahwa dirinya adalah bagian dari masyarakat yang telah mempunyai kewajiban untuk berpartisipasi dalam memberikan suatu perubahan yang lebih baik lagi bagi lingkungan sekitar.
MENINGKATKAN AKREDITASI PENDIDIKAN UNTUK MENGEMBANGKAN SOFT SKILL ANAK ANAK DI DESA MELATI II Mimi Rosadi; Alfitriana Purba; Muhdyawati Muhdyawati; Jihan Maysarah; Aqilah Mutmainnah Saragih; Maysaroh Sitompul; Nina Enjelika Br Tarigan; Atika Ilma Siregar; Elviyana Barus; Tira Hartanti; Halimatus Syadiah; Fitanty Fitanty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20209

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan Kabupaten Deli Serdang. Dikarenakan kurangnya minat belajar anak-anak atau kurangnya Soft kill pada Masyarakat di Desa Melati II. Mengingatnya kurang kebutuhan belajar pada anak-anak, Oleh karena itu Tujuan dari Kegiatan ini adalah untuk Meningkatkan Akreditasi Pendidikan untuk Menggembangkan Soft kill Pada Anak-Anak Didesa Melati II. Metode yang digunakan adalah observasi dan pendampingan. Bentuk kegiatan diantaranya mengajar les, mengajar cara mengembangkan Sofkill,mengajar CALISTUNG, Gotong royong, dsb. Mitra dalam kegiata ini adalah Desa Melati II Kecamatan Perbaungan. Hasil dari kegian Program Kerja Kuliah Nyata (KKN) hal ini dapat meningkatkan ilmu dan pengetahuan masyarkat. Mahasiswa mendapat pengalaman dan ilmu kemasyarakatan yang tidak di dapat dibangku kuliah dan masyarakat dapat menyerap ilmu yang dimiliki mahasiswa dalam meningkatkan wawasan mereka untuk kemudian diterapkan dalam kehidapan sehari-hari.
PELATIHAN PEMBUATAN EKOENZIM BERBAHAN DASAR LIMBAH ORGANIK DI DESA TIMBANG JAYA KECAMATAN BAHOROK Najla Lubis; Hernawaty Hernawaty; Listina br Tamba; Namira Purba
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20218

Abstract

Ekoenzim atau Eco enzyme (Ec) merupakan produk hasil fermentasi dari limbah bahan organik berupa sayuran atau buah-buahan. Limbah organik dalam rumah tangga banyak dihasilkan oleh masyarakat setiap hari, tidak terkecuali terjadi pada penduduk dan kelompok penduduk di desa Timbang Jaya, kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, propinsi Sumatera Utara. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan edukasi dalam pengelolaan sampah/limbah diperlukan tambahan informasi dan pengetahuan serta kesadaran kelompok masyarakat tersebut akan pembuatan Ec sebagai salah satu produk multi fungsi, yang dapat mengatasi permasalahan banyaknya limbah atau sampah organik, khususnya dalam rumah tangga. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participation Action Research (PAR) melalui tahapan tertentu. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu focus group discussion (FGD), sosialisasi kegiatan dan memberikan edukasi melalui ceramah dan diskusi, serta praktek langsung. Hasil dari pelatihan pembuatan Ec ini dapat membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola limbah organik, baik limbah hasil pertanian dan peternakan, maupun limbah rumah tangga. Dengan pelatihan ini, penduduk desa dapat memanfaatkan limbah organik mereka sendiri untuk membuat ekoenzim. Selain mengurangi limbah organik yang masuk ke lingkungan, pelatihan ini juga dapat menciptakan sumber pendapatan tambahan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.