cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PENERAPAN TERAPI AKUPRESUR MANDIRI SEBAGAI UPAYA PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Sri Rahayu; Ade Sucipto; Rukmini Syahleman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi ketika tekanan pada pembuluh darah meningkat dengan sistol >140 mmHg dan diastole >90 mmHg, disebut silent killer yang menjadi masalah serius di dunia termasuk negara Indonesia. Prevalensi hipertensi yang tinggi jika tidak terkontrol menyebabkan masalah kesehatan dan komplikasi seperti, stroke, penyakit jantung koroner, dan ginjal. Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan penderita hipertensi dan keluarga dalam menerapkan akupresur secara mandiri untuk mengontrol tekanan darah dan mencegah segala resiko komplikasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi, pelatihan dan pendampingan masyarakat dalam menerapkan terapi akupresur sebagai terapi komplementer, media yang digunakan leaflet dan penayangan power point terkait terapi akupresur.Peserta yang hadir saat kegiatan sebanyak 30 orang penderita hipertensi grade 1 dan 2. Pada postest setelah diberikan edukasi, pelatihan dan pendampingan masyarakat dalam menerapkan terapi akupresur sebagai terapi komplementer menunjukkan terdapat perbedaan bermakna penurunan tekanan darah sistol dan diastol pada peserta sebelum dan sesudah diberikan terapi akupresur, selisih penurunan pada sistol 22,33 mmHg dan selisih penurunan pretest-posttest diastol 10,67 mmHg. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta terkait hipertensi dan manfaat penerapan terapi komplementer akupresur mandiri sebagai salah satu penatalaksanaan nobfarmakologi yang dapat menurunkan tekanan darah serta masyarakat mampu mengikuti demonstrasi teknik dan titik-titik akupresur untuk hipertensi dan masyarakat mampu menerapkan terapi akupresur tersebut yang berkaitan dengan penatalaksanaan hipertensi.
PENINGKATAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SMK NEGERI 2 SURABAYA MENGGUNAKAN SOFTWARE AUTODESK REVIT Hasan Dani; Berkat Cipta Zega; Suprapto Suprapto; Satriana Fitri Mustika Sari; Arik Triarso; Anggi Rahmad Zulfikar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20232

Abstract

Software Autodesk Revit merupakan software berbasis Building Information Modeling (BIM) yang membantu dokumentasi proyek secara lebih realistis dengan pemodelan tiga dimensi. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh peserta didik di SMK Negeri 2 Surabaya yaitu pengoperasian software yang belum maksimal dalam pemodelan konstruksi bangunan gedung. Tujuan pelaksanaan adalah menyampaikan materi tentang pengoperasian dan menjelaskan fungsi menu yang terdapat pada software Autodesk Revit dan melakukan pelatihan tentang pemodelan bangunan gedung menggunakan software Autodesk Revit. Metode pendekatan yang ditawarkan adalah dengan melakukan pelatihan kepada peserta didik Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 2 Surabaya dengan Dosen D4 Tekik Sipil Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya dalam menggunakan Software Autodesk Revit. Hasil pelaksanaan memberikan peningkatan kompetensi peserta didik dalam mengoperasikan software tersebut. Pembuatan materi dalam bentuk video pembelajaran juga sangat membantu peserta didik dalam merefresh apabila masih terdapat kesulitan.
PENGEMBANGAN BUDAYA PERAWATAN DIRI KESEHATAN JIWA MELALUI PROGRAM RITUAL SIAL Ahmad Guntur Alfianto; Miftakhul Ulfa; Mizam Ari Kurniyanti; Nina Rizka Rohmawati; Veni Eka Septiyana Hidayanti; Dentika Jaatsiyah Maurenne
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20233

Abstract

Pertama, latar belakang. Masalah Kesehatan jiwa perlu dicegah dengan perawatan diri Kesehatan jiwa. Program RITUAL SIAL merupakan bentuk kebudayaan atau kebiasaan dalam mencegah masalah Kesehatan jiwa dengan psikoedukasi. Kedua, metode yang digunakan melalui pendekatan kualitataif dan kuantitatif. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tentang perawatan diri Kesehatan jiwa. Tahapan yang dilakukan praprogram dengan FGD Bersama mitra, Psikoedukasi RITUAL SIAL, pemberdayaan aktivitas RITUAL SIAL melalui pendampingan kegiatan, dan evaluasi program melalui FGD Bersama mitra serta Puskesmas Bantur. Ketiga, hasil dan pembahasan. Praprogram yang dilakukan mitra selama ini adalah termasuk dalam aktivitas perawatan diri Kesehatan jiwa, namun tidak mengetahuinya. Nilai dari pengetahuan perawatan diri Kesehatan jiwa sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi RITUAL SIAL (0,000), Program perawatan diri Kesehatan jiwa yang banyak dilakukan adalah aktivitas spiritual (tahlilan malam jumat sebanyak 10 kali selama 3 bulan). Dan evaluasi program advokasi program Bersama puskesmas Bantur sebagai upaya pencegaghan Kesehatan jiwa. Landasan program tersebut melalui psikoedukasi perawatan diri Kesehatan jiwa yang berlandsakan terhadap aspek psikologis serta keterampilan hidup. Keempat, kesimpulan. Program RITUAL SIAL dapat meningkatkan pengetahuan tentang perawatan diri Kesehatan jiwa di masyarakat, serta melakukan aktivitas perawatan diri seperti aktivitas spiritual, fisik, pengelolaan emosional, dan Tindakan sosial. Sehingga saran berikutnya terakait program ini dapat digunakan puskesmas sebagai layanan masyarakat dalam upaya pencegahan Kesehatan jiwa melalui integrasi program GERMAS.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERKAIT PANGAN FUNGSIONAL UNTUK KESEHATAN PADA PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) DI TAIWAN Viera Nu’riza Pratiwi; Endah Budi Permana Putri; Pratiwi Hariyani Putri; Sa’bania Hari Raharjeng
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20234

Abstract

Prevalensi kejadian penyakit degeneratif semakin meningkat setiap tahunnya. Upaya pencegahan melalui pola hidup sehat dengan pengaturan pola makan yang tepat perlu dilakukan salah satunya melalui pemanfaatan pangan fungsional. Agama Islam dalam Al-Qur’an telah menyebutkan adanya madu yang dapat digunakan untuk kesehatan. Edukasi gizi dilaksanakan secara online melalui zoom meeting dengan melibatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan dan masyarakat umum sebagai peserta kegiatan. Hasil luaran peningkatan pengetahuan peserta diukur dengan menggunakan pre dan pos tes saat sebelum dan setelah edukasi gizi diberikan. Hasil pre dan pos tes menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta edukasi. Sebelum edukasi didapatkan hasil 59% (47 orang) memiliki pemahaman kurang; 31% (25 orang) sedang; dan 10% (8 orang) memiliki pemahaman baik. Setelah dilakukan edukasi, sebanyak 26% (21 orang) memiliki tingkat pemahaman kurang; 15% (12 orang) sedang; dan 59% (47 orang) memiliki pemahaman baik, sehingga dari hasil posttest menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra setelah pemberian edukasi gizi. Edukasi gizi kepada masyarakat terkait pola makan sehat salah satunya melalui pemanfaatan pangan fungsional untuk menjaga kesehatan sangat diperlukan. Manfaat pangan fungsional tidak hanya dapat dikaji dari sudut scientist, namun juga dapat dikaji dari sudut pandang agama Islam. Sehingga pemanfaatan pangan fungsional dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan dalam mencegah penyakit degeneratif.
REVITALISASI AREA ENTRANCE BRIDGE WISATA AIR PLPBK KOTA MALANG Cattleya Wahyu Pravitha; Galuh Efrata Ederey; Lea Immanuelle Susanto; Sonya Ambar Dwi K
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20235

Abstract

Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, program PkM dilaksanakan sebagai program lanjutan Wisata Air Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) di Kelurahan Sukun, Kota Malang. Latar belakangnya adalah keinginan untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan mempromosikan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan wilayah mereka sebagai kawasan wisata. Program PkM ini memberikan kontribusi berupa revitalisasi infrastruktur, termasuk pembangunan pergola, penghijauan, dan pengecatan area Entrance Bridge di RW 6 Kelurahan Sukun. Unsur keterbaruan terletak pada pendekatan kolaboratif antara tim PkM dan kelompok masyarakat yang terlibat langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan program dengan fokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan permukiman. Metode yang digunakan adalah tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Observasi dan analisis digunakan untuk mengukur dampak program, termasuk peningkatan estetika lingkungan dan tingkat partisipasi masyarakat. Hasil utama mencakup perbaikan infrastruktur yang dapat dilihat secara visual, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan mereka. Hal ini menggambarkan implementasi teori keterlibatan masyarakat dalam praktiknya, dengan tim PkM dan masyarakat bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama. Kesimpulan utama adalah bahwa program revitalisasi PLPBK di Kelurahan Sukun, Kota Malang, berhasil meningkatkan daya tarik kawasan dan partisipasi masyarakat. Rekomendasi yang diusulkan adalah melanjutkan kerjasama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengembangan program lanjutan yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan permukiman.
EDUKASI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA KELOMPOK PEREMPUAN DI KOMUNITAS VIADOLOROSA KOTA KUPANG Afrona Elisabeth Lelan Takaeb; Indriati Andolita Tedju Hinga; Luh Putu Ruliati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20252

Abstract

Pendahuluan : Kanker payudara merupakan ancaman serius bagi kaum perempuan karena kasusnya terus meningkat yang disebabkan oleh 70% karena keterlambatan pasien dan 30% karena keterlambatan dalam penyediaan layanan kesehatan. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah upaya deteksi dini kanker payudara yang sangat penting bagi kaum perempuan. SADARI sangat bermanfaat tidak hanya untuk deteksi dini, namun juga untuk meningkatkan kesembuhan dan harapan hidup pasien serta meminimalisir pengeluaran biaya pengobatan. Namun demikian, SADARI belum menjadi salah satu perilaku sehat kaum perempuan termasuk kaum perempuan di Komunitas Viadolorosa.  Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan edukasi untuk meningkatkan perilaku SADARI sebagai upaya yang sangat bermanfaat untuk deteksi dini Kanker Payudara. Tujuan : Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan adan niat peserta dalam melakukan SADARI. Metode : Metode yang diguanakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kelompok dengan menggunakan metode ceramah.dan membagikan stiker pada peserta penyuluhan. Hasil : Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan tentang anatomi payudara, kanker payudara dan faktor risikonya serta  niat peserta untuk melakukan SADARI.
PEMANFAATAN PUDING KELOR SEBAGAI SOLUSI GERMAS TATING (GERAKAN MASYARAKAT TURIREJO ATASI STUNTING) PADA BALITA Khiliah Navis; Ramadhani Vica Ainur Rahma; Muhammad Afwan Romdloni; Rizki Amalia Elfita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20304

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi yang serius di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi masalah gizi, salah satunya dengan melakukan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Menurut Petugas Puskesmas Pembantu Desa Turirejo, sejak tahun 2022, angka balita stunting di desa Turirejo mencapai 30 balita sehingga diperlukan solusi untuk mengatasi permasalah ini. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah identifikasi masalah, menentukan kerangka pemecahan masalah, melakukan pre-test, memberikan pendidikan kesehatan dan pelatihan, dan melakukan post-test. Untuk memberikan solusi atas permasalahan ini kami melakukan demonstrasi pembuatan MPASI dari bahan lokal di desa ini, yakni daun kelor. Daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein balita dengan diolah menjadi puding. Data hasil pre-test dan post-test disajikan dalam bentuk presentase jumlah hasil, sedangkan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta mengenai stunting, MPASI, dan ASI ekslusif dilakukan uji perbedaan rerata pre-test dan post-test dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pemahaman masyarakat mengenai stunting menunjukkan adanya kenaikan yang signifikan sebelum dan setelah diberikan ceramah mengenai stunting. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa p-value lebih kecil dari ? (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan peserta mengenai stunting sebelum dan setelah diberikan ceramah mengenai stunting. Hasil yang didapatkan dari demonstrasi pembuatan puding kelor adalah peserta dapat membuat dan menyajikan puding kelor sesuai resep yang diajarkan. Adanya kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dapat menjadikan pembelajaran bagi masyarakat Desa Turirejo dalam menghadapi dan mencegah kenaikan angka stunting di Desa Turirejo.
SOSIALISASI PENCEGAHAN TB MELALUI UPAYA PENYULUHAN PADA KOMUNITAS KELUARGA DI KELURAHAN PUTAT JAYA SURABAYA Nurmawati S. Lataima; Budi Artini; Hendro Djoko
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20306

Abstract

Latar belakang, Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis) yang paling umum menyerang paru-paru. Tuberkulosis dapat disembuhkan dan dapat dicegah. Tuberkulosis menyerang terutama orang dewasa pada usia-usia paling produktif. Namun, semua kelompok usia tetap berisiko. Lebih dari 95% kasus dan kematian terjadi di negara-negara berkembang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan kesadaran warga terhadap bahaya penyakit TB, untuk meningkatkan kualitas hidup warga terutama anak-anak, dapat mendemonstrasikan cara merawat keluarga dengan penyakit TB. Metode, metode yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan tentang penyakit TB. Hasil dan pembahasan, kegiatan pengabdian masyarakat berupa pencegahan penyakit TB melalui penyuluhan kesehatan berlangsung dengan baik diikuti oleh 110 peserta. Kesimpulan, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membentuk kebiasaan baik dalam upaya pencegahan TB, melalalui pemeliharaan kesehatan dengan rutin menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan ini dapat diaplikasikan oleh peserta didalam kehidupan sehari-hari sehingga kejadian penyakit Tb dapat dicegah.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING Nurul Renaningtias; Julia Purnama Sari; Tiara Eka Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20307

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat memberikan pengaruh besar pada seluruh sektor kehidupan masyarakat, termasuk di dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi informasi di bidang pendidikan harus disertakan dengan pemahaman mengenai literasi digital. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan membuat proses pembelajaran menjadi lebih kreatif dan inovatif. Hal ini juga berpengaruh dalam dunia konseling. Pemahaman literasi digital dalam pemanfataan teknologi informasi di bidang konseling ini sangat dibutuhkan, salah satunya di SMKN 1 Kota Bengkulu Pelayanan dalam dunia konseling di SMKN 1 Kota Bengkulu saat ini belum memanfaatkan teknologi informasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa adalah dengan memberikan sosialisasi, penyuluhan dan pendampingan dalam menggunakan sistem informasi bimbingan konseling. Sistem ini dapat digunakan untuk asessmen, layanan bimbingan dan konseling karir. Pengukuran atas pemahaman terkait dengan materi yang disampaikan akan dilakukan dengan menggunakan kuesioner online. Berdasarkan dari hasil posttest yang dilakukan, diketahui bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan literasi digital dalam penggunaan teknologi informasi pada proses bimbingan konseling.
PELATIHAN KESANTUNAN DAN ETIKA BERBAHASA BAGI GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DI SMPN 4 TERNATE Anwar Ismail; Yetty Yetty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20334

Abstract

Dalam pembelajaran di sekolah, berkomunikasi dengan bahasa santun dan beretika sangat penting untuk digunakan oleh guru dan siswa. Namun pada kenyataannya, masih terdapat banyak guru dan siswa belum melakukan praktek sebuah komunikasi dengan tuturan yang santun dan tidak memperhatikan etika berbahasa. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan kesantunan dan etika berbahasa bagi guru dan siswa dalam pembelajaran di SMPN 4 Ternate ini bertujuan untuk memberikan pemahaman perihal kesantunan dan etika berbahasa dalam pembelajaran formal dan informal di sekolah. Pelatihan ini dilaksanakan di SMPN 4 Ternate yang diikuti oleh 10 orang guru dan 10 orang siswa. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Focus Group Discussion (FGD) dan pendampingan. Hasil dari kegiatan yang dilakukan dapat dilihat dengan kemampuan guru maupun siswa dalam membedakan tuturan yang santun dan kurang santun dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru maupun siswa mampu menuliskan serta mempraktekkan secara langsung bagaimana cara bertutur santun dan etika dalam berbahasa seperti anak-dalam kalimat “anak-anakku sayang apakah kalian masih semangat belajar?” Atau tolong ambilkan tasku. Oleh karena itu, secara umum pengabdian ini dapat meningkatkan wawasan guru dan siswa terkait dengan kesantunan dan etika berbahasa dalam proses pembelajaran