cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PENDAMPINGAN LITERASI BACA DITENGAH SIKAP DEMOTIVASI LITERASI SISWA DAERAH PERBATASAN PASCA STUDY FROM HOME(SFH) PANDEMI COVID- 19 Siprianus Jewarut; Margaretha Lidya Sumarni; Winda Lidya Lumbantobing; Listra Firgia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19958

Abstract

Pelaksanaan pendampingan literasi baca pada siswa SDN 01 Bengkayang bertujuan untuk menumbuhkan kembali minat dan motivasi literasi baca siswa sekolah dasar yang mengalami demotivasi literasi akibat pandemi covid 19. Dalam pelaksanaan pendampingan tim membagi dalam 3 tahap yakni tahapan literasi pembiasaan, tahapan literasi pengembangan sampai pada tahapan literasi integrasi dalam pembelajaran di kelas. Dengan model pendampingan yang sistematis dengan mengedepankan 3 tahap pendampingan literasi di sekolah dasar memberi dampak yang sangat positif kepada para siswa SDN 01 Bengkayang. Hal ini terbukti dari hasil kuesioner guna mendapat feedback atas pelaksanaan pendampingan tersebut menunjukan adanya tren jawaban yang baik dengan 3 kategori jawaban, pertama; materi pendampingan yang diwakili pertanyaan no 1-5, jawaban positif siswa mencapai 90%, kedua; waktu pelaksanaan pendampingan yang diwakili pertanyaan no 6-7 juga mendapat jawaban positif dari siswa mencapai 80%, ketiga; kebermanfaatan dan keberlanjutan pendampingan melalui pertanyaan 8-10 mendapat jawaban positif dari siswa hingga 85%. Dari rata-rata jawaban responden tersebut menunjukan adanya tanggapan yang positif dari para siswa akan pelaksanaan pendampingan dan tim berencana untuk melakukan tahapan pendampingan lanjutan guna meningkatkan kemampuan literasi baca pada siswa daerah perbatasan.
KEPEMIMPINAN KEPALA SANGGAR KEGIATAN BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI SKB KOTA GORONTALO Rio Fandries Monoarfa; Ellys Racman; Tety Thalib
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19966

Abstract

Dalam suatu instansi atau organisasi pasti sangat diperlukannya peranan dalam menentukan tercapainya atau tidaknya tujuan organisasi pemerintah berupa kinerja pegawai. Dimana hal ini diperlukannya Kepemimpinan yang dapat mendorong banyak orang (dua orang atau lebih) untuk bekerja sama melakukan kegiatan yang bertujuan mencapai tujuan bersama yaitul meningkatkan motivasi kinerja pegawai. SKB Kota Gorontalo merupakan salah satu organisasi yang bergerak di bidang Satuan Pendidikan Non-Formal yang di Kota Gorontalo. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh penulis munculnya permasalahan yang menjadi hambatan dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai di SKB Kota Gorontalo. Diantaranya kurangnya pengawasan, belum optimalnya evaluasi, tidak adanya pemberian sanksi terhadap pegawai yang melanggar aturan dan pemberian penghargaan (reward) terhadap pegawai yang berkinrtja baik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengawasan dan evaluasi yang di lakukan oleh kepala sanggar kegiatan belajar belum optimal, serta belum pernah dilakukannya pemberian sanksi terhadapt pegawai yang kurang disiplin dan tidak adanya pemberian penghargaan terhadap pegawai yang disiplin serta berkinerja baik sehingga menyebabkan turunya motivasi kerja pegawai di SKB Kota Gorontalo.disarankan untuk dalam pengawasan dan evaluasi sekiranya kepala sanggar kegiatan belajar melakukan secara bijak serta berdasatkan hasil kinerja pegawai yang sebenarnya, serta memberikan sanksi bagi pegawai yang kurang disiplin dalam bekerja dan memberikan peghargaan kecil terhadap pegawai yang memiliki kinerja yang baik dalam bekerja agar setiap pegawai termotivasi dalam meningkatkan kinerjanya.
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN TUNA DAN MANAJEMEN USAHA BERBASIS AGRO DAN ECO MARINE Ninna Rohmawati; Septy Handayani; Septi Nur Rachmawati; Ruli Bahyu Antika; Eri Witcahyo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19967

Abstract

Masalah gizi stunting di Indonesia tergolong berat dengan prevalensi sebesar 30,8% sedangkan di Jawa Timur sebesar 32,81%. Diversifikasi pangan lokal yang melimpah dan bergizi tinggi seperti ikan tuna, keluwih, dan daun kelor, dapat menjadi solusi penanganan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat berwawasan lingkungan berbasis agro, eco-marine, dan zero waste penting dilakukan dengan mengolah daging ikan tongkol tuna menjadi produk abon dan kepalanya menjadi kerupuk ikan. Puger merupakan kecamatan penghasil ikan terbesar di Kabupaten Jember, namun prevalensi stunting juga tinggi. Terdapat kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR) ikan “Duta Tongkol” di Desa Kasiyan Kecamatan Puger yang memproduksi abon ikan tongkol, namun harganya relatif mahal dan hanya bisa dijangkau masyarakat menengah keatas. Oleh karena itu, diperlukan penambahan keluwih serta daun kelor untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan nilai gizi. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini seperti pendidikan kepada sasaran, transfer ipteks, pelatihan, dan advokasi. Presentase keluwih yang digunakan sebesar 20% mengacu pada penelitian sebelumnya. Hasil pre dan post-test sebesar 0,005 menunjukkan terdapat pengaruh kegiatan terhadap peningkatan pengetahuan sasaran. Setelah pelatihan, pemasaran produk tidak hanya dilakukan secara offline, namun juga online. Produk abon modifikasi yang telah mendapat P-IRT dengan kadar protein tinggi diharapkan dapat menanggulangi masalah stunting. Metode manajemen pembiayaan usaha dan pemasaran produk yang tepat telah tercapai, sehingga memberikan keterampilan baru dalam pembuatan produk abon modifikasi dan dampak up-dating Iptek kepada mitra.
PENDAMPINGAN PENCEGAHAN STUNTING MASYARAKAT DI DESA KADUGENEP DENGAN MEDIA EDUKASI Tati Masliati; Amat Hidayat; Ahmad Mubarok
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19968

Abstract

Deformitas pada anak merupakan masalah besar karena berhubungan dengan peningkatan angka kesakitan dan kematian. Menurut WHO, stunting dianggap terjadi pada usia kurang dari -2 tahun yang merupakan standar rata-rata kurva pertumbuhan anak WHO (Fikawati, Sandra, 2017). Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030 adalah mengakhiri segala bentuk malnutrisi, termasuk mencapai tujuan internasional tahun 2025 yaitu mengurangi stunting dan wasting pada anak balita serta memenuhi kebutuhan gizi remaja, ibu hamil dan menyusui serta lansia (RI, 2015). Secara nasional, pada tahun 2018, stunting di Indonesia sebesar 30,8%. Sedangkan Provinsi Banten memiliki 8,54% (44.127 bayi) dari 516.696 bayi pada tahun 2018. 19,55% (14.963 anak balita) di Kabupaten Serang. Pada Bulan Penurunan Berat Badan Anak Agustus 2018, sebanyak 483 (6,28%) dari 7.692 bayi di Puskesmas Petir mengalami penurunan berat badan. Dan pada tahun 2020, prevalensi stunting di Desa Kadugenep menempati urutan pertama dengan angka 107 bayi dari 619 bayi (Petir, 2022). Salah satu faktor yang berhubungan dengan stunting adalah kurangnya informasi atau sumber informasi, sehingga peran tenaga kesehatan harus diperkuat untuk mencegah kejadian stunting. Caranya adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu yang memiliki bayi usia 0-59 bulan untuk meningkatkan kesadaran pencegahan stunting.
PENDAMPINGAN PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA AWILEGA KECAMATAN KORONCONG KABUPATEN PANDEGLANG Afifah Afifah; Amat Hidayat; M. Asep Rahmatullah; Novi Yendra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19970

Abstract

Stunting adalah malnutrisi kronis yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi dalam jangka waktu lama. cukup lama sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak, termasuk tinggi badannya lebih pendek atau lebih pendek (kerdil) dari standar umur. Penerapan anggaran penanganan stunting dalam bentuk program atau strategi harus memperhatikan faktor risiko penyebab Stunting di kabupaten tersebut. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi daerah rawan gizi dan potensi penyebab terjadinya melalui analisis komunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan tentang bidang-bidang kerentanan gizi dan potensi penyebabnya. Metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat adalah dengan melakukan edukasi stunting gizi buruk pada ibu melahirkan dan anak kecil di desa. Pengumpulan data dilakukan untuk mendapatkan koordinat lokasi stunting berdasarkan desa, laporan surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang tahun 2022, serta faktor risiko stunting berdasarkan klasifikasi stunting. Cakupan pelayanan pemeriksaan kehamilan K6. melengkapi asuransi vaksinasi dasar dan asuransi menyusui. Hasil analisis spasial dengan superposisi faktor risiko dan sebaran kasus stunting di Kabupaten Pandeglang menunjukkan bahwa variabel lokal penyediaan pangan melalui potensi sumber daya alam, cakupan pelayanan antenatal K6, cakupan vaksinasi dasar yang memadai dan cakupan ibu menyusui dapat berkontribusi terhadap kejadian stunting. Oleh karena itu, penguatan dan pemberdayaan masyarakat menjadi hal yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencegahan stunting di Desa Awilega Kecamatan Koroncong Kabupaten Pandeglang.
SYSTEMATIC STUDY OF THE ANTIOXIDANT POTENTIAL AND INCREASING BIOACTIVITY OF RICE FOR SKIN HEALTH Irma Primawati; Letvi Mona; Tri Puspita Prihatinningrum AF; Fitra Deny
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19971

Abstract

Agar beras dan dedak baik dari beras pigmented maupun unpigmented dapat memberikan dampak positif pada kulit maka harus dibuat lebih bioaktif. Penelitian ini dilakukan sebagai tinjauan literatur sistematis dengan menggunakan teknik PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses), dan seluruhnya mengikuti langkah atau prosedur yang benar. Penelitian SLR ini menggunakan pendekatan deskriptif dan termasuk dalam penelitian kualitatif di bidang perpustakaan. Persoalan utama yang telah diidentifikasi dan dijadikan pedoman proses penelitian diamati dalam berbagai literatur. Selanjutnya, kriteria inklusi dan eksklusi digunakan untuk melakukan seleksi. Beras dan dedak berpotensi menghambat enzim tirosinase karena mengandung asam fenolik, ?-oryzanol, dan tricin. Senyawa antosianin pada beras dan dedak berpigmen memiliki potensi sifat anti penuaan dan anti inflamasi melalui jalur sinyal MAPK. Senyawa lain berupa momilactone A dan B yang terkandung dalam bekatul berpotensi menjadi anti penuaan dan pencerah kulit. Peningkatan bioaktivitas dapat dilakukan dengan metode fermentasi menggunakan berbagai mikroorganisme, metode protein dedak dengan menggunakan enzim papain atau campuran trypsin dan chymotrypsin untuk memperoleh peptida dalam dedak yang mampu menghambat tirosinase, serta metode padi transgenik yang diperkaya resveratrol untuk menghasilkan efek sinergis antara beras dan resveratrol. Berdasarkan hasil penelusuran artikel, penelitian terkait senyawa antioksidan yang diformulasikan mampu memberikan potensi khasiat pada kulit manusia setelah dilakukan pengujian in vitro dan in viv
SOSIALISASI DAMPAK GADGET TERHADAP ANAK SEKOLAH DASAR DI SD 13 KOTA BENGKULU Yesi Zenggia Putri; Sri Handayani; Surya Ade Saputera; Yetman Erwandi; Faisal Luthfi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19972

Abstract

Pada era digital yang terus berkembang, gadget seperti smartphone dan tablet telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari banyak orang, termasuk anak-anak sekolah dasar. Anak-anak saat ini tumbuh dengan akses yang mudah terhadap teknologi dan sering kali menghabiskan waktu berjam-jam menggunakan gadget untuk berbagai aktivitas seperti bermain game, menonton video, atau mengakses media sosial. Meskipun gadget dapat memberikan manfaat dalam hal pendidikan, hiburan, dan koneksi dengan dunia luar, namun ada kekhawatiran tentang dampak negatif yang mungkin terjadi pada anak-anak sekolah dasar akibat penggunaan gadget yang berlebihan. Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian telah menunjukkan hubungan antara penggunaan gadget yang berlebihan dengan masalah seperti penurunan konsentrasi, keterlambatan perkembangan sosial, penurunan aktivitas fisik, dan peningkatan masalah kesehatan mental pada anak-anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan gadget pada anak-anak sekolah dasar. Penelitian ini akan melibatkan partisipan dari berbagai sekolah dasar di wilayah ini, dengan usia partisipan berkisar antara 6 hingga 12 tahun.
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN DI DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN Jopang Jopang; Zulfiah Larisu; La Ode Mustafa R; Syamsul Alam; Ambo Upe
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19984

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat melalui pelatihan penyusunan rencana Pembangunan desa. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara participatory learning. Metode ini meliputi kegiatan diskusi dan praktek langsung bersama 20 orang peserta yang terdiri dari aparat, pemuda, kader dan kelompok PKK desa, terkait pentingnya keterampilan dalam penyusunan rencana Pembangunan desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu mengidentifikasi masalah sesuai dengan kebutuhannya dan memprioritaskan sebagai program dalam penyusunan perencanaan Pembangunan desa. Selain itu, peserta dapat meningkatkan pemahamannya terkait faktor yang mempengaruhi penyusunan perencanaan pembangunan dan solusi mengatasinya. Faktor campur tangan penguasa dalam penyusunan perencanaan dapat diatasi melalui kerjasama Asosiasi Kepala Desa untuk menolak cara-cara tidak baik. Keterampilan penyusunan perencanaan pembangunan merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh aparat desa khususnya. Perencanaan Pembangunan yang baik menjadi kekuatan dalam penganggaran dan pelaksanaan pembangunan, serta terhindar dari praktik-praktik Pembangunan yang tidak terukur keberhasilannya.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN BUDIDAYA PORANG BERBASIS AGROFORESTRI UNTUK WARGA DESA GARUNTUNGAN KABUPATEN BULUKUMBA A. Masniawati; Yusran Yusran; Zainal Zainal; Eva Johannes; Baso Manguntungi; Irlan Irlan; Nurmuliayanti Muis; Muhammad Rizaldi Trias; Asia Arifin; Dwi Ratna Sari; Andi Dewi Rizka Ainulia Makerra; Dwi Ratna Sari; Nur Hilal A. Syahrir; Mietra Anggara; Fadhil Zil Ikram; Muhammad Ilham S; Muh. Chaerul Anwar; Riana Anggraeny Ridwan; Wahyullah Wahyullah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19999

Abstract

Porang merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di bawah naungan tanaman kayu atau pepohonan. Hal ini menunjukkan bahwa budidaya porang sangat cocok menggunakan sistem agroforestri. Namun, di Desa Garuntungan, budidaya porang yang diterapkan masih menggunakan Teknik konvensional sehingga dapat menyebabkan efek yang merugikan, seperti erosi tanah, degradasi tanah, degradasi lahan, kerentanan yang lebih tinggi terhadap hama atau penyakit tertentu, dan bahkan efek yang merugikan seperti risiko tinggi kehilangan hasil panen karena faktor-faktor seperti cuaca buruk. Oleh karena itu, dibutuhkan sosialisasi dan pelatihan untuk memperkenalkan budidaya porang berbasis agroforestri. Sosialisasi dan pelatihan ini juga dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknik budidaya porang berbasis agroforestri bisa dikatakan berhasil. Hal ini dapat terlihat dari pemaparan materi dari para narasumber yang sangat menarik dan mudah dipahami. Selain itu, keberhasilan dari kegiatan ini terlihat dari antusiasme yang tinggi dari warga Desa Garuntungan dalam menanggapi materi yang dipaparkan oleh narasumber.
THE APPLICATION OF ANATOMICAL THERAPEUTIC CHEMICAL METHOD TO EVALUATE THE USE OF ANTI-HYPERTENSION DRUGS IN INPATITION INSTALLATIONS OF REGIONAL GENERAL HOSPITALS Dessy Abdullah; Riki Nova; Gangga Mahatma; Rika Amran; Bun Yurizali
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20005

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan proporsi obat antihipertensi yang diminum oleh pasien hipertensi yang dirawat di rumah sakit. Metodologi penelitian deskriptif cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Semua pasien hipertensi yang dirawat di rumah sakit menjadi populasi penelitian. Purposive sampling dengan menggunakan sistematik random sampling digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan 100 sampel. Penelitian retrospektif, atau penelitian berdasarkan rekam medis pasien, digunakan untuk memperoleh data untuk penelitian ini. Analisis univariat dan pendekatan DDD/ATC akan digunakan untuk menilai analisis data yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari temuan penelitian ini: Berdasarkan usia dan jenis kelamin, mayoritas pasien hipertensi adalah perempuan. Stroke iskemik merupakan penyakit penyerta yang paling banyak dialami oleh penderita hipertensi, sesuai dengan jenis penyakit penyertanya. Kebanyakan pasien hipertensi mempunyai tekanan darah sistolik kurang dari 160 mmHg dan seringkali mempunyai tekanan darah diastolik kurang dari 100 mmHg. Amlodipine terbukti menjadi obat antihipertensi yang paling sering digunakan oleh pasien hipertensi, diukur dari jumlah penggunaan. Amlodipine, ramipril, captopril, dan irbesartan adalah obat antihipertensi yang termasuk dalam sebagian besar bagian DU, menurut profil DU mayoritas. Obat antihipertensi yang digunakan sesuai dengan formularium rumah sakit.