cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN ENAMEL KULINER BERMOTIF BATIK BELANDA (1840-1940) BAGI MASYARAKAT KAMPOENG HERITAGE KAJOETANGAN Lisa Sidyawati; Agus Purnomo; Abdul Rahman Prasetyo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4142

Abstract

Kampoeng Heritage Kajoetangan terletak di dalam sebuah gang di Jalan Jend. Basuki Rachmat Gg. VI dan ini dikelola oleh Pokdarwis dalam manajemen wisata maupun perawatan spot-spot heritagenya, terdapat 32 spot di dalam kampung yang bisa dikunjungi wisatawan, diantara spot-spot tersebut terdapat spot andalan kuliner lawasan yang termasuk dalam sajian perjalanan Susur Kampung, spot ini sering disinggahi wisatawan ketika melepas lelah berjalan. Terdapat 3 spot kuliner yaitu: Rumah Mbah Ndut, Omah Dawet Ireng, dan Rumah Jamu. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah spot kuliner ini belum ter-branding dengan baik untuk menjadi suasana Indische karena keterbataan kemampuan dan keterampilan warga dalam membuat branding, masyarakat masih menggunakan alat seadanya yang dimiliki, padahal dalam sebuah kuliner hal ini menjadi sangat berarti dan utama. Tujuan pengabdian ini adalah pelatihanxpembuatanxperlengkapan spot-spotxkulinerxdenganxteknikxbatikxlukisxmotifxBelanda (1840-1940) berbahan enamel sebagai penguatan identitas indische. Metode pengabdian yang dilakukan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) atau Pemahaman Partisipatif Kondisi di Pedesaan (PRA) dengan tahapan Pelaksanaan program dibagi menjadi tiga bagian yaitu: (1) Tahap identifikasi produk serta sosialisasi, (2) Tahap praktek serta pendampingan; (3) Tahap monitoring serta evaluasi. Produk yang dihasilkan dalam pengabdian ini adalah cangkir, mug, teko, wakul nasi, piring dan nampan yang dibatik lukis dengan motif Batik Belanda.
PELATIHAN PENCIPTAAN POT BUNGA ARTISTIK DENGAN TEKNIK ANYAM MIX DECOUPAGE BAGI MASYARAKAT KELURAHAN TASIKMADU KOTA MALANG Lisa Sidyawati; Lilis Afifah; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4144

Abstract

Perajin anyaman rotan Tasikmadu adalah perajin rotan terbesar di Malang Raya dan perlu didukung perkembangannya menjadi Desa Wisata. Kekurangan Kampung Anyam Rotan ini adalah dari segi promosi dan penguatan branding yang merupakan ujung tombak untuk mendatangkan wisatawan sehingga membutuhkan penguatan yang dapat menciptakan suasana (ambience) konsep desa wisata. Tujuan pengabdian yaitu melatih ketrampilan warga membuat produk pot artistik mix decoupage yang selanjutnya akan dapat di jadikan tata fasade yang menarik perhatian pengunjung. Metode pengabdian yang dilakukan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) atau Pemahaman Partisipatif Kondisi Pedesaan (PRA) dengan tahapan Pelaksanaan program dibagi menjadi tiga bagian yaitu: (1) Tahapan mengidentifikasi produk dan mensosialisasi; (2) Tahapan praktek produksi dan pendampingan; (3) Tahap monitoring dan evaluasi; (4) Tahapan evaluasi. Produk yang dihasilkan dalam pengabdian ini adalah pot bunga rotan yang dihias dengan decoupage.
PELATIHAN PEMBUATAN WIND CHIMES TERRACOTA DENGAN MEDIA GERABAH MIX MAKRAME BAGI MASYARAKAT DESA PAGELARAN Lisa Sidyawati; Iriaji Iriaji; Abdul Rahman Prasetyo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4145

Abstract

Desa Pagelaran sejak tahun 2019 sudah membuka diri untuk menjadi bagian dari desa wisata Kabupaten Malang yang bernama “WISATA EDUKASI GERABAH” karena memiliki aset sentra produksi kriya gerabah terbesar di Malang Raya. Pemetaan konsep oleh Kemenparekraf RI bahwa penguatan ikon desa wisata harus memenuhi 3 hal yaitu: people, product, dan publicity. People dan product Desa Wisata Edukasi Gerabah Pagelaran sudah terpenuhi lewat sumber daya perajin dan produk aneka gerabah. Tinggal masalah branding saja yang belum terpenuhi secara penuh karena termasuk ke dalam publicity bagi desa wisata. Melihat pentingnya souvenir untuk memperkenalkan ke publik, maka tujuan pelatihan ini adalah melatih keterampilan menciptakan Wind Chimes berbahan Terracota dengan memadukan gerabah dan makram untuk penduduk Desa Pagelaran. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal dengan tahapan pelaksanaan berikut: (1) Tahap mengidentifikasi produk dan sosialisasi kegiatan; (2) Tahap pembuatan produk serta pendampingan; (3) Tahap monitoring dan evaluasi. Produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah lonceng atau gantungan angin media Gerabah di-mix dengan makrame
PEMBERDAYAAN PEMUDA-PEMUDI DALAM MENGATASI BANJIR DI KOTA SERANG BANTEN (STUDI KASUS PONDOK WINAYA) Irwanto Irwanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i1.4149

Abstract

Kota Serang-Banten merupakan salah satu bagian dari provinsi yang ada di Indonesia, yang mengalami banjir pada tanggal 1 Maret 2020 di sebagian kota Serang Banten. Padahal dikenal kota Serang Banten ini memiliki kerentanan tinggi terhadap banjir, terutama di kawasan yang merupakan hulu dari sungai-sungai besar. Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, disebut menjadi penyebab banjir di Kota Serang sehingga kerentanan fisik karena faktor alam yang bersifat berkelanjutan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak banjir adalah dengan cara pemberdayaan pemuda pemudi yang di masyarakat pondok winaya, yang salah satu bentuknya berupa pemberian pemberdayaan kepada pemuda pemudi dalam mengatasi banjir. Adapun tujuan penulisan artikel ini yaitu memberikan informasi mengenai upaya pemberdayaan pemuda pemudi dalam upaya mengurangi dampak terjadinya banjir pondok winaya di kota Serang Banten. Metode penelitian yang dilakukan adalah: a) studi pustaka; b) wawancara terstruktur serta diskusi bersama para pihak mengenai upaya pemberdayaan pemuda pemudi dalam mengatasi banjir dan, c) analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Masyarakat membuang sampah secara sembarangan, sehingga tingkat kepedulian masyarakat di pondok winaya masih sangat kurang terlihat beberapa sampah dalam got yang mengakibatkan air tidak mengalir. 2) belum ada peraturan mengenai buangan sampah yang jelas di pondok winaya. 3) Pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah sudah dilaksanakan di tingkat kecamatan bahkan di tingkat RT dan RW. Kepedulian mengenai sampah memang sangat serius untuk ditangani secara bersama sehingga dapat mengurangi banjir di sekitar halaman rumah. Dalam jangka pendek dan menengah sangat diperlukan pelatihan hidup sehat yang harmonis dalam lingkungan hidup yang sehat akan sadar mengenai bencana yang akan terjadi di musim hujang maupun di musing panas. Serta pemilihan sampah yang akan dijadikan sebagai teman hidup dalam masyarakat misalnya memila sampah yang bisa didaur ulang supaya dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Adapun pemberdayaan yang diberikan kepada pemuda pemudi di daerah pondok winaya mengenai penanganan lingkungan yang sehat sehingga tidak terjadi banjir yang mengakibatkan kerusakan beberapa sarana dan prasarana jalan. Memberikan konsep mengenai pembuangan sampah, sehingga selokan terjaga dengan bersih dan airnya pun bisa mengalir. Saran dari penulis adalah sangat diharapkan adanya kepedulian bersama dalam menangani sampah sehingga lingkungan kita dapat terhindar dari namanya banjir. Selokan air pun selalu kita jaga bersama supaya saluran airnya dapat di manfaatkan oleh masyarakat yang berkebun.
PELATIHAN APARATUR PEMERINTAH NAGARI DALAM PERWUJUDAN PELAYANAN PRIMA DI NAGARI TALANG ANAU, KECAMATAN GUNUANG OMEH, KABUPATEN 50 KOTA Roni Ekha Putera; Tengku Rika Valentina; Rifki Dermawan; Lusi Puspika Sari; Ilham Havifi; Cici Safitri; Putri Febri Wialdi; Nia Audia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4202

Abstract

Pemerintahan Nagari merupakan sebuah wahana bagi penyelenggaraan pemerintahan terdepan di tingkat daerah. Nagari dapat berbenah diri dengan menjadikan dirinya sebagai cerminan miniatur sebuah Negara. Nagari sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan daerah harus mampu mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Melalui pelatihan, ceramah, dan diskusi, pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pelatihan Aparatur Pemerintah Nagari dalam Rangka Mewujudkan Pelayanan Prima dilaksanakan di Nagari Talang Anau, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten 50 Kota). Kegiatan ini melibatkan stakeholders pemerintah nagari (wali nagari dan perangkat) dengan tujuan meningkatkan sensitivitas terhadap praktek pelayanan publik yang baik dan memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya penyelenggaran pelayanan publik yang prima. Kegiatan didukung oleh segenap aparatur pemerintah nagari (wali nagari dan perangkat). Pihak pemerintah Nagari antusias dan berharap kegiatan pengabdian ini dapat berlanjut serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Andalas dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas dapat menjembatani kebutuhan aparatur pemerintah nagari terkait praktek pelayanan publik.
PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 VARIAN OMICRON BAGI MASYARAKAT KECAMATAN SIANTAR SITALASARI Ulung Napitu; Corry Corry; Bongguk Sihaloho; Hasian Napitu; Mardiani Mardiani; Ade Mey Lisca Nasution; Cahaya Cahaya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4209

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bahaya penyebaran Covid-19, khususnya varian B1.1.529 (Omicron), dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, social distancing, dan pelaksanaan pembatasan kegiatan bagi seluruh masyarakat, perkantoran, dunia usaha, dunia industri, aktivitas keagamaan, sosial budaya dan berbagai aktivitas kemasyarakatan lainnya sampai pada tingkat kelurahan di kecamatan Siantar Sitalasari. Covid-19 varian Omicron ini dapat meningkatkan angka kematian dan mempengaruhi efektivitas vaksin. Masalah yang ditemukan ditengah masyarakat sampai saat ini adalah masih tingginya masyarakat yang terpapar Covid-19 varian Omicron yang menjadi salah satu varian Covid-19 yang sedang berkembang, padahal pemerintah telah melaksanakan berbagai kebijakan mulai dari pemberlakuan lock down, pembatasan skala besar, social distancing, protokol kesehatan, pembatasan kegiatan masyarakat, dan vaksin Booster bagi seluruh warga masyarakat, namun hasilnya belum dapat menurunkan secara signifikan penyebaran Covid-19 varian Omicron. Untuk mensosialisasikan materi pengabdian masyarakat tersebut kepada masyarakat digunakan metode ceramah dan tanya-jawab kepada seluruh warga masyarakat kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari yang berlangsung selama 90 menit. Hasil dari sosialisasi tersebut semakin meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya dari penyebaran Covid-19 khususnya varian Omicron serta kesadaran untuk melindungi dirinya dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari di kantor, pasar, rumah ibadah, dan berbagai kegiatan lainnya.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TEORI DASAR MUSIK PADA ANAK SEKOLAH MINGGU DI GEREJA HKBP BINJAI DALAM KEGIATAN PRAKTEK LAPANG TEMATIK Emmi Simangunsong; Maribeth O. Simorangkir; Rendi L. R. Gultom; Putri M. Situmeang; Epi H. Simangunsong
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4210

Abstract

Dalam kegiatan Praktek Lapang Tematik (PLT), dosen bersama mahasiswa Program Studi Seni Musik dan Sastra Inggris berkolaborasi melakukan pengajaran teori dasar musik dan latihan bernyanyi bagi anak sekolah minggu Gereja HKBP Binjai. Anak sekolah minggu sangat berminat belajar bernyanyi dan bermain alat musik. Permasalahan yang dihadapi pihak Gereja/mitra adalah anak sekolah minggu belum memahami teori dasar musik. Oleh karena itu, anak sekolah minggu diberi pembelajaran teori dasar musik dan latihan menyanyikan lagu dari Buku Logu (nyanyian rohani Gereja HKBP). Hasil pembelajaran teori dasar musik telah meningkatkan pengetahuan anak sekolah minggu tentang sebutan nada-nada 1 2 3 4 5 6 7 (do, re, mi, fa, sol, la,si) dan mampu menyanyikannya; mampu memainkan ritme/ketukan dasar dalam satu birama, mampu menyusun nada-nada dalam tangga nada G Mayor, D Mayor, dan A Mayor. Anak sekolah minggu juga mampu membaca notasi angka dan notasi balok lagu O Tuhan Sulingkit Ma Au dan mampu menyanyikan lagu tersebut dengan benar.
PENYULUHAN JENIS SUMBER BELAJAR DIGITAL GURU DI SEKOLAH DASAR Ramdhan Witarsa; Nurmalina Nurmalina; Mufarizuddin Mufarizuddin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4214

Abstract

Tujuan diadakannya penyuluhan jenis sumber belajar digital guru di sekolah dasar ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru dalam mengenal dan menggunakan jenis sumber-sumber belajar digital yang bisa digunakan guru dalam mendukung pembelajarannya di kelas. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah dengan pemberian penyuluhan mengenai bagaimana mencari dan menggunakan sumber-sumber belajar digital dimana selama ini guru hanya menggunakan sumber belajar buku cetak saja. Penyuluhan ini berisi mengenai penjelasan-penjelasan tentang bagaimana mencari sumber belajar digital dan bagaimana cara menggunakannya yang kemudian disinkronkan dengan aplikasi Mendeley. Hasil yang didapatkan dari kegiatan penyuluhan ini adalah bertambahnya pengetahuan guru mengenai jenis sumber-sumber belajar digital serta bertambahnya keterampilan guru saat mengelola sumber belajar digital tersebut kedalam aplikasi Mendeley. Selama ini guru hanya menggunakan sumber belajar buku cetak saja. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini juga didapatkan semakin banyaknya guru yang semakin peduli akan pentingnya jenis sumber belajar digital yang disinkronkan dengan aplikasi Mendeley yang dapat memberikan manfaat lebih saat guru menulis daftar pustaka pada karya ilmiahnya.
MEMBERDAYAKAN UMKM DALAM EKONOMI DI KELURAHAN BUNUT KECAMATAN KISARAN BARAT KABUPATEN ASAHAN Normansyah Normansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4272

Abstract

Dewasa ini, Perkembangan UMKM jumlahnya telah meningkat pesat, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja rata-rata sebesar 96,66% terhadap total keseluruhan tenaga kerja nasional. Dalam rangka implementasi kebijakan Otonomi Daerah yaitu melaksanakan pembangunan ekonomi secara merata untuk semua daerah maka pembangunan di wilayah pedesaan menjadi perhatian masyarakat maupun pemerintah. Oleh sebab itu, realita perkembangan UMKM masih sangat sulit diterapkan khususnya di wilayah pedesaan. Penduduk dengan keterbatasan pengetahuan, hidup dalam kegiatan usaha kecil di sektor tradisional, infrastruktur dan akses pemerintahan yang terbatas menjadi salah satu faktor penghambat perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Maka dari itu, kelompok wirausahawan desa (Entrepreneurs Village) melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hadir sebagai suatu solusi dari sistem perekonomian yang efektif memudahkan masyarakat untuk siap bersaing dalam pasar global. Dengan tujuan untuk memperluas kesempatan kerja, pemerataan pendapatan, pengentasan kemiskinan, terciptanya wirausahawan desa (Entrepreneurs Village) sehingga mendorong kebijakan untuk melakukan perbaikan infrastruktur, teknologi, permodalan, dan kelembagaan UMKM. Manfaat gagasan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, pemerintah, peneliti maupun akademisi dalam merencanakan program-program terbaru yang memberikan kontribusi yang besar bagi Negara. Oleh karenanya, Usaha Mikro, kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian lokal daerah dalam menggerakkan aktivitas ekonomi ke tingkat internasional. Dalam rangka implementasi, perencanaan, pemberdayaan, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) regulasi dari pemerintah yang diperlukan untuk memberikan peluang berkembangnya UMKM di Kelurahan Bunut Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan meliputi perbaikan sarana dan prasarana, akses perbankan, pembinaan SDM, Pengembangan Jaringan Usaha, Pemasaran dan Kemitraan Usaha serta perbaikan iklim ekonomi yang lebih baik untuk mendukung eksistensi masyarakat menghadapi persaingan ekonomi di tengah pasar global.
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PEMBELAJARAN BERAGAMA SISWA SMA IT SABBIHISMA PADANG Devi Syukri Azhari; Ashabul Fadhli; Mustapa Mustapa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4278

Abstract

Dalam dunia pendidikan, Teknologi Informasi dan Komnikasi secara umum bertujuan agar peserta didik memahami perangkat teknologi informasi dan komunikasi secara umum, antara lain Komputer (literate) dan information literate, artinya peserta didik mengenal istilah-istilah yang digunakan dalam teknologi informasi dan komunikasi. Peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, selain membantu siswa SMA IT Sabbihisma Padang dalam pembelajaran juga memiliki peran yang cukup berpengaruh bagi guru terutama dalam pemanfaatan fasilitas untuk kepentingan memperkaya keterampilan mengajarnya. Di dalam Al-Qur'an begitu banyak perintah, pernyataan, saran, sindiran dan sebagainya yang secara substansial mengaitkan ajaran Islam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam surat Yunus ayat 101 yang artinya “Lakukanlah penelitian yang intensif tentang apa yang ada di bumi”.

Page 40 of 553 | Total Record : 5523