cover
Contact Name
Dr. Mashud, S. P.d., M.Pd
Contact Email
multilateral.journal@ulm.ac.id
Phone
+628115128680
Journal Mail Official
multilateral.journal@ulm.ac.id
Editorial Address
PJKR JPOK FKIP ULM JL. Taruna Praja Raya Kampus JPOK FKIP ULM Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga
ISSN : 14123428     EISSN : 25491415     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, berisi artikel hasil penelitian dan kajian analisis kritis setara dengan hasil penelitian bidang Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jurnal Multilateral Pendidikan Jasmani dan Olahraga berfokus pada Analisis Pembelajaran, Penelitian dalam pendidikan jasmani dan Olahraga serta masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang olahraga sebagai berikut: 1. Pendidikan Olahraga 2. Kepelatihan Olahraga 3. Olahraga Rekreasi 4. Olahraga Tradisional Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat peminat pembaca adalah dari kalangan aktivis olahraga dan guru Pendidikan Jasmani.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 25, No 1 (2026): February" : 4 Documents clear
Correlation of energy intake and availability with aerobic endurance performance Hendroyono, Farrah Lula Klarissa; Sentani, Muchamad Rizky; Kumalasari, Isti; Rosdiana, Delita Septia
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 25, No 1 (2026): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v25i1.24131

Abstract

Futsal is a high-intensity intermittent sport demanding optimal aerobic endurance and adequate nutritional support, particularly for adolescent athletes during growth. This study aimed to determine the relationship between nutrient intake, energy availability (EA), and aerobic endurance among futsal athletes in Bandung. A total of 47 male athletes aged 13-21 years from Futsal 15 Bandung participated in this cross-sectional study. Data collection included three 24-hour food recalls for dietary intake, anthropometric measurements, and the Multistage Fitness Test (Beep Test) for estimating VO2 max. Energy availability was calculated by subtracting exercise energy expenditure (EEE) from energy intake, normalized per fat-free mass (FFM). The results showed significant positive correlations between aerobic endurance, VO2 max, and intake levels of energy (p = 0.003, r = 0.427), carbohydrates (p = 0.003, r = 0.427), protein (p = 0.000, r = 0.514), and fluids (p = 0.002, r = 0.446). However, no significant correlation was found between EA (p = 0.700) or fat intake (p = 0.465) and VO2 max. Most athletes had low EA values (< 30 kcal/kg FFM/day), indicating potential nutritional risks. These findings highlight the importance of adequate macronutrient and fluid intake to support aerobic performance and professional nutritional intervention in athlete development programs.
The meaning of parental and peer support for elementary school children’s physical activity Ridha, Sahbana; Wahyudi, Eko
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 25, No 1 (2026): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v25i1.25119

Abstract

Background: Physical activity participation among Indonesian elementary school children remains concerningly low, with 58% failing to meet daily recommendations. Objectives: This study explores the meaning of parental and peer support for children’s physical activity participation within Indonesian families whose children engage in futsal extracurricular activities at an Islamic school in Banjarbaru. Methods: This qualitative phenomenological study involved 20 parents of children enrolled in futsal activities. Data were collected through in-depth interviews, focus group discussions, and observations using purposive sampling. Thematic analysis followed Braun and Clarke’s framework. Results: Seven interconnected themes emerged. Parents demonstrated behavioral modeling through active lifestyles, provided emotional support via encouragement and praise, and offered instrumental support, including equipment, transportation, and a monthly financial investment (Rp300,000-Rp1,000,000). Peer support strengthened participation through shared identity and healthy competition. Socioeconomic variations influenced support forms, yet emotional commitment remained consistent. Gender dynamics showed progressive attitudes toward girls’ participation. Families employed adaptive strategies to overcome barriers. Conclusion: Parental and peer support synergistically sustain children’s physical activity participation. Multi-level interventions strengthening family and peer systems while respecting cultural values are essential for promoting inclusive physical activity among Indonesian elementary school children.
Analisis efektivitas teknik jatuhan pencak silat pada open tournament di kalimantan barat 2025 Hardianti, Alvionita Vivi; Supriatna, Eka; Gandasari, Maharani Fatima
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 25, No 1 (2026): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v25i1.24090

Abstract

Pertandingan pencak silat pada kategori remaja, teknik jatuhan penting untuk dalam meraih poin tinggi. Tetapi sering tidak efektif saat digunakan, karena kurangnya data objektif mengenai teknik-teknik. Analisis ini dilakukan untuk mengoptimalkan strategi latihan, mengurangi cedera, dan meningkatkan prestasi atlet kelas D pada open tournament. Penelitian ini urgensi untuk mengetahui teknik jatuhan mana yang paling efektif yang terdiri dari teknik sapuan, teknik bantingan, teknik guntingan, dan teknik tarikan. Analisis ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui observasi pertandingan. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi pertandingan yang menggunakan form penilaian. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 8 orang atlet remaja putra kategori tanding kelas D (51- 55 kg) dengan total 7 pertandingan yang dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertandingan terhadap teknik jatuhan yang terdiri dari 4 jenis yaitu, teknik sapuan, teknik bantingan, teknik guntingan, dan teknik tarikan. Secara keseluruhan terdapat urutan teknik yang paling efektif, yaitu teknik tarikan dengan jumlah 87 poin (57%) yang sah dan 45 poin (29%) dinyatakan tidak sah, kemudian teknik bantingan dengan jumlah 15 poin (10%) yang sah, diikuti teknik guntingan dengan jumlah 6 poin (4%)yang sah, dan teknik sapuan tidak memperoleh hasil. Selain mendapatkan poin, teknik-teknik sulit diterapkan jika tidak dikuasai dengan baik dan berisiko cedera. Teknik tarikan terbukti paling efektif, sehingga direkomendasikan sebagai fokus utama, analisis ini berkontribusi memberikan data yang objektif untuk pelatih dalam merancang program latihan teknik jatuhan, meningkatkan performa atlet remaja dan mengurangi risiko cedera pada pencak silat.
Pengembangan media pembelajaran game fit adventure pada materi kebugaran jasmani fase e Pradana, Alif Putra; Adi, Sapto; Hariadi, Imam
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 25, No 1 (2026): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v25i1.24876

Abstract

Pembelajaran kebugaran jasmani pada fase E kelas X MA Miftahush Shibyan Bantur masih menghadapi rendahnya minat dan keterlibatan siswa karena aktivitas yang monoton dan terbatasnya media pembelajaran yang menarik. Permasalahan muncul karena belum ada media berbasis permainan yang mengintegrasikan seluruh komponen kebugaran jasmani dalam satu alur pembelajaran yang sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media game fit adventure serta menguji validitas, kelayakan, dan efektivitasnya dalam pembelajaran PJOK. Metode penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli pembelajaran, ahli media, dan praktisi PJOK. Uji coba meliputi skala kecil di MA Miftahush Shibyan Bantur sejumlah 10 siswa dengan rincian kelas XA sebanyak 5 siswa, dan kelas XB sebanyak 5 siswa. Dan skala besar di MA Miftahush Shibyan Bantur meliputi 47 siswa kelas X dengan rincian kelas XA sebanyak 23 siswa, dan kelas XB sebanyak 24 siswa. Efektivitas dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk untuk normalitas dan uji Paired Sample t-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar pada ranah pengetahuan. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi yakni ahli materi 93%, ahli pembelajaran 97%, ahli media 97%, dan praktisi PJOK 98%. Uji coba skala kecil memperoleh kelayakan 91%, dan uji coba skala besar 93%. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada skor hasil belajar pada ranah pengetahuan, yaitu dari 45,58% menjadi 86,00% (kelas XA) dan dari 52,58% menjadi 91,46% (kelas XB) setelah menggunakan media. Temuan ini menegaskan bahwa game fit adventure valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran kebugaran jasmani pada fase E kelas X MA sederajat.

Page 1 of 1 | Total Record : 4