cover
Contact Name
Dr. Mashud, S. P.d., M.Pd
Contact Email
multilateral.journal@ulm.ac.id
Phone
+628115128680
Journal Mail Official
multilateral.journal@ulm.ac.id
Editorial Address
PJKR JPOK FKIP ULM JL. Taruna Praja Raya Kampus JPOK FKIP ULM Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga
ISSN : 14123428     EISSN : 25491415     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, berisi artikel hasil penelitian dan kajian analisis kritis setara dengan hasil penelitian bidang Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jurnal Multilateral Pendidikan Jasmani dan Olahraga berfokus pada Analisis Pembelajaran, Penelitian dalam pendidikan jasmani dan Olahraga serta masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang olahraga sebagai berikut: 1. Pendidikan Olahraga 2. Kepelatihan Olahraga 3. Olahraga Rekreasi 4. Olahraga Tradisional Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat peminat pembaca adalah dari kalangan aktivis olahraga dan guru Pendidikan Jasmani.
Articles 323 Documents
Menigkatkan daya tahan, kekuatan otot lengan, dan kelincahan atlet pencak silat: studi eksperimen Imbran Ramadhan; Yos Wandik; Miftah Fariz Prima Putra; Ibrahim Ibrahim
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 4 (2023): Special Issue National Conference: Inovasi Pembelajaran & Kepelatihan Olahraga
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i4.16472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fisik terhadap daya tahan, kekuatan otot lengan dan kelincahan pada atlet pencak silat PSHT Kampung Intaimelyan. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain “The One Group Pretest-Posttest Design”. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa pencak silat PSHT Kampung Intaimelyan yang berjumlah 14 siswa. Latihan fisik yang diberikan adalah lari, push-up, dan lari berkelok selama 16 kali pertemuan. Latihan dilakukan tiga kali dalam satu minggu. Instrumen yang digunakan adalah tes lari 2,4 km, push-up, dan shuttle run. Analisis deskriptif dan uji t digunakan dalam studi ini menggunakan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan fisik terhadap daya tahan, kekuatan otot lengan dan kelincahan pada atlet pencak silat PSHT Kampung Intaimelyan. Hal ini dibuktikan dengan didapatnya nilai daya tahan thitung 3,950 > ttabel 2,160 (nilai Sig. 0,000 < 0,05) dan terjadi kenaikan persentase sebesar 24,36%, sehingga Ha diterima. Untuk variabel kekuatan otot lengan ditemukan nilai thitung 6,262 > t tabel 2,160 (nilai Sig. 0,000 < 0,05), dan terjadi kenaikan persentase sebesar 18,36%, sehingga Ha diterima. Pada kelincahan didapat nilai thitung 8,832 > t tabel 2,160 (nilai Sig. 0,000 < 0,05), dan terjadi kenaikan persentase sebesar 13,03%, sehingga Ha diterima.
Pemanfaatan audio visual dalam pembelajaran ketrampilan bola basket Rifki Hakim; Sunarno Basuki
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 4 (2023): Special Issue National Conference: Inovasi Pembelajaran & Kepelatihan Olahraga
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i4.16454

Abstract

Pembelajaran PJOK merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas-spiritual-sosial). Apabila anak aktif melakukan pendidikan jasmani, misalnya anak bermain kejar-mengejar, maka pada kegiatan yang tidak mereka sadari akan menjadi penyebab terjadinya   perubahan-perubahan. Untuk mencapai tujuan pembelajaran pendidikan jasmani dengan baik dan lancar, maka guru pendidikan jasmani harus betul-betul mengetahui interaksi edukatif. Penelitian ini menggunakan desaign penelitian postest control group. Pada hasil yang telah didapat yakni dari hasil Lay Up shoot yang   menggunakan audiovisual bisa memasukkan bola tertinggi 7 dari 10 bola dan hasil yang telah didapat yakni dari hasil lay up shooting yang menggunakan ceramah bisa memasukkan bola tertinggi 5 dari 10 bola di total untuk mendapatkan jumlah distribusi dari hasil tertinggi, maka akan diketahui bagaimana peningkatan hasil shooting siswa yang tehnik pembelajarannya melalui aiudio visual atau tanpa audio visual. Yang dimana siswa diberi treatment selama 4 kali pertemuan sesuai dengan jam pertemuan mata pelajran PJOK. Pada hasil shooting pada kelompok perlakuan yang sangat jauh berbeda. Kesimpulannya adalah penggunaan media Audio Visual sangat berpengaruh dengan kemajuan hasil shooting siswa pada mata pelajaran PJOK.
Pengembangan aktivitas jasmani siswa sekolah dasar kelas atas melalui permainan lempar kejar bola: Studi keefektifan pembelajaran PJOK Sakti Abrian Pratama; Advendi Kristiyandaru; Anung Priambodo
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 3 (2023): October
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i3.15429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK siswa sekolah dasar kelas atas melalui model permainan yang terdiri dari 8 jenis permainan (1) Lempar Kejar Bola Melingkar, (2) Lempar Kejar Bola Persegi, (3) Lempar Kejar Bola Zig-Zag, (4) Lempar Kejar Bola Memanjang, (5) Lempar Kejar Bola Segitiga, (6) Lempar Kejar Bola Segi Lima, (7) Lempar Kejar Bola Segi Enam, (8) Lempar Kejar Bola Segi Delapan. Adapun penelitian pengembangan ini menggunakan metode R&D dari Borg & Gall dengan sepuluh tahapan yang dilakukan oleh peneliti. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel 15 siswa untuk uji coba kelompok kecil dan 95 siswa untuk uji coba kelompok lapangan. Hasil validasi produk dari ahli pembelajaran mendapatkan persentase 60% yang berarti VALID dan dari ahli media pembelajaran mendapatkan persentase 60% yang berarti VALID. Hasil tes yang dilakukan pada uji coba kelompok kecil terdapat 8 orang memperoleh nilai 40-58% yang berarti (cukup), dan 7 orang mendapatkan nilai 60-79% yang berarti (baik). Untuk uji coba lapangan terdapat 4 orang memperoleh nilai 40-58% yang berarti (cukup), 13 orang dengan rentang nilai 60-79% yang berarti (baik), dan 93 orang mendapatkan rentang nilai > 80 yang berarti (sangat baik).
Penerapan bahan ajar passing bawah berbasis aplikasi bagi siswa sekolah dasar negeri 01 Perkebunan Tanah Itam Ulu Samsuddin Siregar; Gomgom Hutasoit; Hariadi Hariadi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 3 (2023): October
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i3.15610

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan 79% guru sekolah dasar di Kabupaten Batubara masih menggunakan bahan ajar cetak dalam materi Pendidikan jasmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas bahan ajar berbasis aplikasi dalam meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) UPT Perkebunan Tanah Itamulu. Bahan ajar ini merupakan hasil riset pengembangan yang dilakukan melalui uji validitas, uji pemakaian (skala kecil dan skala besar). Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juli 2022 sampai Oktober 2022 di Sekolah UPT SDN 01 Perkebunan Tanah Itam Ulu Kec. Datuk Lima Puluh Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif model Borg and Ghall. Subjek penelitian ini adalah siswa SDN 01 Perkebunan Tanah Itam Ulu sebanyak 50 orang. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket. Dan teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian dilihat dari hasil penilaian ahli materi (90,4%) dan ahli media (90,1%). Hasil uji pemakaian skala kecil 84% (baik) dan skala besar 88,3% (baik). Berdasarkan data hasil penelitian ini maka bahan ajar passing bawah bola voli berbasis aplikasi layak digunakan siswa dalam pembelajaran passing bawah bola voli di SDN UPT Perkebunan Tanah Itam Ulu Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batubara. Dengan demikian bagi guru yang ingin mengajarkan passing bawah bola voli dapat menjadikan bahan ajar aplikasi ini sebagai salah satu pilihan bahan ajar pada siswa dalam materi passing bawah bola voli. karena bahan ajar ini dapat digunakan secara mandiri oleh siswa melalui handpone android.
Pengembangan media puzzle berbasis kuliner sasak pembelajaran PJOK materi makanan sehat kelas 3 sekolah dasar Siti Maulidiya Nabila; Prayogi Dwina Angga; Moh. Irawan Zain
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 3 (2023): October
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i3.16455

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran puzzle berbasis kuliner sasak pada pembelajaran PJOK materi makanan sehat untuk siswa kelas 3 SDN 32 Ampenan. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode R&D model Sugiyono yang terdiri dari sepuluh tahapan, akan tetapi dalam penelitian pengembangan ini hanya dilakukan sampai pada tahap kedelapan. Penelitian pengembangan ini melibatkan seluruh siswa kelas 3 SDN 32 Ampenan yang berjumlah 31 siswa. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah guru dan siswa, sedangkan objeknya adalah media puzzle berbasis kuliner sasak. Hasil penelitian (1) media pembelajaran puzzle berbasis kuliner sasak pada pembelajaran PJOK materi makanan sehat siswa kelas 3 SDN 32 Ampenan dapat diuji kelayakannya, (2) nilai persentase rata-rata ahli media 97,5% dengan kriteria sangat layak, validasi ahli materi 94,11% dengan kriteria sangat respon siswa skala kecial 93,25% dengan kriteria sangat layak, dan skala besar 88,63%, respon guru 96,15% untuk skala kecil dengan kriteria sangat layak dan skala besar 98,08% dengan kriteria sangat layak, (3) Media puzzle ini terbukti sangat layak digunakan pada pembelajaran PJOK materi makanan sehat siswa kelas 3 SDN 32 Ampenan.
Female athlete triad (fat): identifikasi risiko pada atlet putri papua Evi Sinaga; Miftah Fariz Prima Putra; Eva Sinaga
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 4 (2023): Special Issue National Conference: Inovasi Pembelajaran & Kepelatihan Olahraga
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i4.16795

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah mengidentifikasi risiko Female Athlete Triad (FAT) pada atlet putri Papua. FAT mengganggu kesehatan dan performa latihan dan kompetisi atlet putri yang pada akhirnya menyebabkan penurunan prestasi. FAT adalah suatu sindrom yang ditandai dengan gangguan ketersediaan energi, gangguan menstruasi, dan kepadatan tulang yang rendah yang banyak ditemukan pada atlet remaja putri. Atlet Papua memliki bakat natural yang dibentuk oleh keunikan alamnya, seperti laut, gunung, bukit, sungai dan danau; yang juga menjadikan Papua sebagai gudang atlet. Penelitian tentang FAT di Papua dan Indonesia yang melibatkan sampel dengan karakteristik OAP (Orang Asli Papua) masih terbatas. Program pembinaan olahraga menghabiskan biaya yang tidak sedikit dan FAT dapat menghambat tercapainya target prestasi. Lebih jauh, menghambat pengembangan potensi unggul SDM Papua. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional survey yang akan melibatkan total sampel 38 atlet putri Papua di PPLP Provinsi Papua. Kuesioner terdiri 15 pertanyaan terkait faktor risiko FAT meliputi tanda dan gejala gangguan menstruasi, gangguan makan dan osteoporosis. Analisis univariat persentase diterapkan dalam pengolahan data. Data demografi yang dikumpulkan meliputi usia, suku, lama berlatih, dan cabang olahraga. Hasil penelitian menunjukkan tanda dan gejala FAT yang ditemukan meliputi gangguan menstruasi (86,84%), latihan berat (68,42%) dan kelelahan (65,79%). Meskipun kombinasi komponen utama FAT tidak ditemukan, penanganan dini dan penelitian berkelanjutan mengenai FAT di Papua perlu dilakukan. Perencanaan program pembinaan prestasi atlet putri Papua, secara khusus OAP perlu mempertimbangkan FAT.
Kemampuan passing, dribbling dan shooting bermain bola basket mahasiswa olahraga Elfian Siregar; Tery Wanena; Rif’iy Qomarrullah; Yos Wandik; Junalia Muhammad; Friska Sari Gracia Sinaga; Miftah Fariz Prima Putra
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 4 (2023): Special Issue National Conference: Inovasi Pembelajaran & Kepelatihan Olahraga
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i4.16800

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum diketahui tingkat kemampuan teknik dasar bermain bola basket mahasiswa olahraga di Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Cenderawasih. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan passing, dribbling, dan shooting mahasiswa olahraga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan melibatkan 50 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, Univesritas Cenderawasih. Data penelitian diambil dengan melakukan tes passing, dribbling, dan shooting. Analisis deskriptif digunakan dalam studi ini. Hasil penelitian menemukan (1) kemampuan hasil tes passing menunjukan nilai rata-rata kategori sedang, yaitu sebanyak 24 orang (48%), (2) kemampuan hasil tes dribbling menunjukan hasil rata-rata kategori sedang, yaitu sebanyak 35 orang (70%), dan (3) kemampuan hasil tes shooting menunjukan hasil rata-rata kategori sedang, yaitu sebanyak 18 orang (36%). Dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan teknik dasar bermain bola basket mahasiswa olahraga di Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Cenderawasih, masuk dalam kategori sedang.
Pengembangan model permainan edukit box terhadap kemampuan peningkatan kognitif dan motorik halus siswa Surya Adi Saputra; Jonni Mardizal; Maya Luthfia Agustin
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 1 (2024): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i1.17194

Abstract

Tujuan Penelitian ini disusun bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan motorik halus anak. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model yang meliputi uji tahap I dan uji tahap II. Hasil akhir dari penelitian ini berupa produk yang bernama Edukit Box. Pada penelitian ini menggunakan 43 sampel yang meliputi anak-anak usia 6-10 tahun. Hasil data pada penelitian ini mengenai kemampuan kognitif para responden yaitu: 41,86% dan 30,28% dapat dikatakan sebagai kategori belom berkembang, 32,56% dan 18,60% dikategorikan masih berkembang, 18,60% dan 23,26% dikategorikan berkembang sesuai harapan, dan 6,98% dan 27,91% dikategorikan berkembang sangat baik. Sedangkan dalam aspek kemampuan keterampilan motorik halus para responden maka dapat dikatakan bahwa: 48,83% dan 32,56% dikategorikan belom berubah, 27,91% dan 13,95% dikategorikan masih berkembang, 16,28% dan 34,88% dikategorikan berkembang sesuai harapan dan 6,98% dan 18,60% dikategorikan berkembang sangat baik. Kesimpulan berdasarkan data penelitian maka dapat dikatakan bahwa Edukit Box merupakan salah satu alat media bermain yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan motorik halus anak.
Identifikasi bakat olahraga di Kota Probolinggo Agung Yuda Aswara
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 2 (2024): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i2.19735

Abstract

Identifikasi Bakat sangat penting untuk mengidentifikasi potensi atlet muda untuk sukses di olahraga kompetitif senior. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakat olahraga pada anak-anak di Kota Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kuantitatif yang melibatkan 461 yang dipilih secara purposif di kota Probolinggo berdasarkan kriteria usia (usia 11 tahun). Beberapa tes dan pengukuran yang dilakukan untuk identifikasi bakat antara lain tes antropometri, koordinasi mata tangan, power otot tungkai, power otot lengan, kelincahan, kecepatan, dan VO2max. Identifikasi bakat olahraga dilakukan berdasarkan Norma. Hasilnya dicocokkan ke dalam tabel profil bakat olahraga sesuai usia dan jenis kelamin peserta. Hasil analisis data menunjukkan 0% siswa dalam katagori sangat potensial, 1,08% dalam katagori potensial, 38,39% dalam katagori cukup potensial, 57,05% dalam katagori kurang potensial dan 3,47% dalam katagori tidak potensial. 1,08% yang masuk dalam katagori potensial terdapat tiga cabang olahraga yaitu sepakbola 0,43% yang tersebar di Kecamatan Kanigaran dan Kedopok, bolavoli 0,43 % di Kecamatan Mayangan dan Wonoasih, dan bolabasket 0,22% di Kecamatan Mayangan
Cross sectional study of the ability to lay up children aged 6-11 years Isti Dwi Puspita Wati; Fifukha Dwi Khory; Procorpio B Dafun
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 2 (2024): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i2.17267

Abstract

This research is a cross-sectional study on the ability of elementary school children aged 6-11 years to throw in the basic lay-up technique. This research is a descriptive study, with the entire population being sampled, totaling 244 children, consisting of 38 children aged six years, 29 children aged seven years, 50 children aged eight years, 30 children aged nine years, 41 children aged ten years, and 56 children 11 years old. The instruments used are tests and measurements. The test chosen is the lay-up test; each child is tested for the ability to lay up on five occasions. Admission was scored 1, and non-entry was scored 0. Data were analyzed using Excel and SPSS and presented as measures of central tendency and graphs. The results showed that the child's ability has significantly increased from time to time in terms of age. As he gets older, his ability to lay up increases