cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 3,055 Documents
STUDI PEDAGOGIK SEBAGAI ILMU PENGETAHUAN: ANALISIS ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI Ahsani Taqwima; Afrida Yenti; Efrita Roni; Apriliano Fahmi; Adriantoni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3540

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Studi Pedagogik sebagai Ilmu Pengetahuan: Analisis Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Metode penelitian ini menggunkana studi kepustakaan atau melakukan kajian dari berbagai buku dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan topik yang diangkat. Melalui pendekatan ontologi, artikel ini mengkaji hakikat eksistensi pendidikan, termasuk elemen-elemen dasar yang membentuk realitas pendidikan. Pendekatan epistemologi membahas cara memperoleh dan mengembangkan pengetahuan dalam pendidikan, serta metode-metode yang digunakan oleh pendidik untuk mengajar secara efektif. Pendekatan aksiologi mengevaluasi nilai-nilai yang mendasari praktik pendidikan dan bagaimana nilai-nilai ini mempengaruhi tujuan dan hasil pendidikan. Keseluruhan analisis ini memberikan landasan yang komprehensif untuk memahami dan mengembangkan pedagogik sebagai ilmu pengetahuan, yang bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang efektif, bermakna, dan sesuai dengan nilai-nilai yang diinginkan. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman mendalam tentang peran ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam membentuk teori dan praktik pendidikan yang holistik. Kata kunci: Pedagogik, Ilmu Pengetahuan, Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi
STUDI LITERATUR : PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDIO INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN IPA Awalina Barokah; Diva Kartika Meilania; Syifani Nur Aliifah; Fuji Lestari; Vanny Najwa Saphira
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3541

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media vidio interaktif terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPA melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur atau penelitian kepustakaan. Studi literatur ini dilaksanakan dengan cara membaca sumber yang relevan untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif dalam pembelajaran memberikan kontribusi yang baik dalam meningkatkan motivasi belajar dan berpengaruh pada hasil belajar siswa, penggunaan media video interaktif sangat menunjang proses pembelajaran, terutama pada siswa sekolah dasar yang cenderung menyukai tampilan visual yang menarik berupa animasi atau gambar berjalan. Materi pelajaran IPA memegang peran penting dalam perkembangan manusia, baik dalam aspek pengembangan teknologi yang digunakan untuk mendukung kehidupan, maupun dalam penerapan konsep. Kesimpulan dari studi literatur ini adalah media video pembelajaran interaktif dapat mengubah perilaku siswa karena dapat memotivasi dan menciptakan rasa keberhasilan serta meningkatkan rasa semangat pada diri siswa. Selain itu, media video pembelajaran yang variatif ini merupakan suatu hal yang baru bagi siswa, karena selama proses pembelajaran jarang ditemui guru yang menggunakan media video pembelajaran yang variatif terdapat banyak animasi dan gambar di dalamnya, apalagi media ini berupa audio-visual. Kata Kunci : ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media vidio interaktif terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPA melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur atau penelitian kepustakaan. Studi literatur ini dilaksanakan dengan cara membaca sumber yang relevan untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif dalam pembelajaran memberikan kontribusi yang baik dalam meningkatkan motivasi belajar dan berpengaruh pada hasil belajar siswa, penggunaan media video interaktif sangat menunjang proses pembelajaran, terutama pada siswa sekolah dasar yang cenderung menyukai tampilan visual yang menarik berupa animasi atau gambar berjalan. Materi pelajaran IPA memegang peran penting dalam perkembangan manusia, baik dalam aspek pengembangan teknologi yang digunakan untuk mendukung kehidupan, maupun dalam penerapan konsep. Kesimpulan dari studi literatur ini adalah media video pembelajaran interaktif dapat mengubah perilaku siswa karena dapat memotivasi dan menciptakan rasa keberhasilan serta meningkatkan rasa semangat pada diri siswa. Selain itu, media video pembelajaran yang variatif ini merupakan suatu hal yang baru bagi siswa, karena selama proses pembelajaran jarang ditemui guru yang menggunakan media video pembelajaran yang variatif terdapat banyak animasi dan gambar di dalamnya, apalagi media ini berupa audio-visual. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Media Vidio Interaktif, IPA
PERAN ORANG TUA DALAM PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN HALUS PADA ANAK Luthfiah Ramadhani; Ambar Wulan Sari; Mesli Simatupang
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i03.3544

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi berbagai kasus perkembangan motorik pada individu dengan kondisi kesehatan yang berbeda, yaitu Alena, Zaki Nur Riski, Wildan, dan Hamdan Azmi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis riwayat perkembangan motorik, gejala, dan faktor-faktor yang mempengaruhi dari masing-masing subjek. Alena mengalami keterlambatan dalam berjalan yang diduga terkait dengan dispraksia, sementara Zaki Nur Riski menunjukkan tanda-tanda Autism Spectrum Disorder (ASD) yang mempengaruhi interaksi sosial dan komunikasi. Wildan menghadapi tantangan motorik sejak usia dini, kemungkinan terkait dengan kondisi otot seperti distrofi otot, dan Hamdan Azmi mengalami Childhood Disintegrative Disorder (CDD) yang mengakibatkan penurunan signifikan dalam kemampuan adaptasi dan komunikasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan keluarga, serta studi dokumen untuk memahami perkembangan motorik dan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi setiap kasus. Hasil penelitian menunjukkan perlunya intervensi terapeutik yang tepat sesuai dengan kondisi masing-masing individu untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemampuan fungsional mereka. Saran untuk penelitian lanjutan termasuk memperluas sampel dan fokus pada intervensi yang lebih terinci untuk memahami lebih baik cara-cara optimal dalam mengatasi masalah perkembangan motorik ini.
PENERAPAN MODEL INQUIRY LEARNING BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF CANVA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Eka Setyaning Marsudi Utami; Rusnilawati Rusnilawati; Rini Laksana Trisnowati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3551

Abstract

The purpose of this research is to enhance student learning outcomes in mathematics education for first-grade elementary school students. This study employs classroom action research (CAR). Data collection methods involve evaluating student learning outcomes through tests. Descriptive analysis is used to analyze the acquired data. The research findings conclude that learning outcomes have improved. In the pre-cycle, the average class score was 62. Meanwhile, in Cycle I, the average class score increased to 78, and in Cycle II, it further improved to an average of 86. Thus, it can be inferred that the implementation of the Inquiry Learning model, assisted by interactive media Canva, enhances student learning outcomes in mathematics during the teaching and learning process at SDN Bratan 2.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI PENGUKURAN VOLUME MENGGUNAKAN SATUAN BAKU DALAM BENTUK CERITA DI KELAS IV SD NEGERI 1 TAMBAKSOGRA Marsaiva Wulandari; Karma Iswasta Eka
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3554

Abstract

ABSTRACT Learning mathematics is one of the problems in students that learning is difficult and boring so that many students dislike even making math lessons a subject that must be avoided. This study aims to analyze mathematics learning difficulties and factors experienced by students on volume measurement material using standard units in the form of stories in class IV SD Negeri 1 Tambaksogra. The type and approach in this research is a qualitative research type of case study. The data collection methods used are observation, interviews, tests and documentation. The research took the subjects of grade IV teachers, grade IV students and parents of grade IV students. From the data of the results of research conducted by researchers in the field, it was found that students still have difficulty learning mathematics in counting and determining formulas, especially in measuring volume using standard units in story form. Researchers took student test results obtained as many as 5 students had difficulty learning mathematics by getting scores in the low category. Factors that cause students to experience learning difficulties in learning are internal factors, namely factors that arise from within students in the learning process and external factors are factors that arise from outside students which include the family environment, school environment. It is expected that teachers emphasize mastery of concepts, ability to use learning media, and student characteristics when providing material. Keywords: Learning Difficulties, Mathematics, Students ABSTRAK Pembelajaran matematika salah satu permasalahan pada siswa bahwa pembelajaran yang sulit dan membosankan sehingga banyak siswa kurang menyukai bahkan menjadikan pelajaran matematika mata pelajaran yang harus dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika dan faktor-faktor yang dialami oleh siswa pada materi pengukuran volume menggunakan satuan baku dalam bentuk cerita di kelas IV SD Negeri 1 Tambaksogra. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Penelitian mengambil subjek guru kelas IV, siswa kelas IV dan orang tua siswa kelas IV. Dari data hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dilapangan, ditemukan bahwa siswa masih mengalami kesulitan belajar matematika dalam berhitung dan menentukan rumus terutama dalam pengukuran volume menggunakan satuan baku dalam bentuk cerita. Peneliti mengambil hasil tes siswa diperoleh sebanyak 5 siswa mengalami kesulitan belajar matematika dengan mendapatkan nilai dalam kategori rendah. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar dalam belajar yaitu faktor internal yaitu faktor yang muncul dari dalam diri siswa dalam proses pembelajaran dan faktor eksternal merupakan faktor yang muncul dari diri luar siswa yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah. Diharapkan guru dalam memberikan materi lebih menekankan penguasaan konsep, kemampuan menggunakan media pembelajaran dan karakteristik siswa saat diberikan materi. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Matematika, Siswa
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1A SD NEGERI 2 PLIKEN Restiana Magitasari; Cicih Wiarsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3555

Abstract

Early reading skills are a fundamental foundation learning, and students must master them. The first-grade students of class 1A at SD Negeri 2 Pliken exhibit diverse reading abilities, with notable improvement observed among students who previously could not read, now reading better. The activity and creativity of the first-grade teacher significantly influence the fluency and accuracy of children’s reading at the initial learning stage. Therefore, this study aims to determine the role of the teacher in developing the early reading skills of class 1A students at SD Negeri 2 Pliken, along with the supporting and inhibiting factors. The research are the principal, class teacher, and students of class 1A at SD Negeri 2 Pliken. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The result of this study indicate that the role of the class 1A teacher at SD Negeri 2 Pliken in developing early reading skills is quite effective. The teacher’s roles include organizer, mediator, facilitator, and motivator. As an organizer, the teacher successfully implements a 15-minute literacy habit before lessons begin. As a mediator, the teacher seeks engaging reading materials for students. As a facilitator, the teacher creates an attractive reading corner for students. As a motivator. The teacher supports and appreciates students brave enough to read in front of their peers. The supporting factors include good cooperation between teachers and students, students’ parents, school policies, learning media, and the availability of reading books. The inhibiting factors are internal challenges within the students and time constraints.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DALAM MENINGKATKAN SIKAP GOTONG ROYONG DAN PRESTASI BELAJAR IPAS PADA MATERI KEBUTUHAN MANUSIA DI KELAS IV SD NEGERI 2 TAMBAKSOGRA: Penelitian Tindakan Kelas Muhamad Nur Ismail; Pamujo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3558

Abstract

This research aims to improve the attitude of mutual cooperation and student learning achievement through the STAD model in learning science and human needs material in class IV. This research was carried out in two cycles with each cycle consisting of two meetings. The research subjects were 21 students. Data was collected using observation sheets, questionnaires, evaluation sheets and documentation. The results of this research show that there is a gradual increase in mutual cooperation attitudes and student learning achievement. In cycle I the students' mutual cooperation attitude reached an average of 34.47 with a percentage of 68.94% (good criteria), and in cycle II it reached an average of 41.19 with a percentage of 82.38% (very good criteria). Likewise with student learning achievement, in cycle I it produces an average score of 64.04 with a learning completeness percentage of 59.52% (sufficient criteria), then in cycle II it produces an average score of 72.61 with a learning completeness percentage of 80 .85% (good criteria). This research shows that the use of the STAD learning model has a positive impact on mutual cooperation attitudes and student learning achievement.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN MODEL PANDIR Muhamad Hasby Munawar; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3561

Abstract

The main problem discussed in this study is the lack of learning activities and communication skills for class V children at SDN Alalak Selatan 2. This research aims to describe the increase in teacher activity, learning activities and student communication skills. This is because learning tends to be one-way, Indonesian language learning emphasizes grammar, and learning does not use a variety of models. The method used in this research was Classroom Action Research which was carried out in 4 meetings. The data used is qualitative data obtained by observing teacher activities, student learning activities, and student communication skills. The results obtained were that teacher activity from meetings 1 to 4 increased from 83% to 98%. Student learning activity at the same meeting increased from 41% to 91%, while student communication skills increased from 41% to 86%. Completeness of student learning outcomes also increased from 41% to 100%. Based on these results, conclusions can be drawn that show the PANDIR model is effective in increasing teacher activity, learning activities, communication skills, and student learning outcomes.
ANALISIS KEBUTUHAN HARD SKILL DAN SOFT SKILL GURU SD DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR Fadli Arif; Monita Utami; Yulia; Yuliane; Adriantoni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3562

Abstract

This research analyzes the hard and soft skill needs of elementary school teachers in implementing the Merdeka Belajar Curriculum in Indonesia. Through a literature study, the research identifies three main indicators: understanding of curriculum concepts and objectives, instructional design and implementation skills, and learning evaluation and reflection abilities. The findings indicate that elementary school teachers require competency enhancement encompassing in-depth knowledge of the curriculum, ability to design student-centered learning, and holistic evaluation skills. Necessary hard skills include mastery of curriculum structure, innovative teaching methods, and modern assessment techniques. Meanwhile, crucial soft skills include openness to change, creativity, and self-reflection abilities. The study concludes that comprehensive and continuous professional development for teachers is essential to effectively support the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum. Recommendations include integrated training programs, establishment of professional learning communities, and creation of a supportive educational ecosystem. The implementation of this curriculum is viewed as a dynamic process requiring ongoing evaluation and adjustment to improve the quality of elementary education in Indonesia.
LITERATURE STUDY: WASTE EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOL Ucok Nugroho; Henry Aditia Rigianti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3563

Abstract

The habit of Indonesian people who are less wise in dealing with their waste is one proof of their low character about waste. Character can be formed through a repetitive behavior obtained through the education process. One of the scopes of education is school. This research aims to find out what the implementation of waste education is like in the scope of elementary school education in Indonesia. This research uses qualitative research methods with literature studies. The data collection technique uses documentation techniques listed in the bibliography. The research data sources come from written texts such as articles, journals, books, news and documents relevant to the study in this research. The results of this study show that the implementation of waste education in elementary schools in Indonesia is carried out with P5 projects, celebration activities, school culture activities, and socialization programs. The obstacles faced are related to the lack of coordination between teachers, schools, parents and students. hopefully this research can make a more coordinated and integrated picture of the implementation of waste education in schools.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue