cover
Contact Name
Junior Hendri Wijaya
Contact Email
thejournalish@gmail.com
Phone
+6282326796566
Journal Mail Official
thejournalish@gmail.com
Editorial Address
Jl.Patukan Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TheJournalish: Social and Government
ISSN : -     EISSN : 27225402     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Thejournalish: Social and Government bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau ide konseptual, tinjauan literatur dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan. Ketentuan penerbitan manuskrip tidak pernah dipublikasikan atau tidak diajukan di jurnal lain, manuskrip yang berasal dari nasional dan internasional. Jurnal TheJournalish sudah ber ISSN: 2722-5402 (media online). Selanjutnya Thejournalish: Social and Government dikelola oleh CV The Journal Publishing. TheJournalish juga bekerjsama dengan Community of Government Observer (CGO) Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Budaya UIGM. Thejournalish: Social and Government berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang sosial dan bidang pemerintah. Adapun ruang lingkup sebagai berikut: SOCIAL: Bidang Kebijakan Sosial, Kesejahteraan Sosial, Kemiskinan, Bencana Alam dan Sosial, CSR, Inovasi Sosial, Pemberdayaan Sosial, dan Lingkup ilmu yang terkait lainnya. GOVERNMENT: Governance, Politics Government, E-Government, Pemerintahan Daerah, Pemerintahan Desa, Governability, Kepemimpinan Strategis dan Inovatif, dan Lingkup ilmu yang terkait. Thejournalish: Social and Government menerbitkan 4 kali dalam setahun yang dimulai dari edisi bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Setiap naskah yang dikirim ke Jurnal The
Articles 257 Documents
Pola Rekrutmen Partai PDIP Dalam Menetapkan Kandidat Calon DPRD Tingkat 1 Sumatra Selatan Titale, Obrial Panggi; Amaliatulwalidain, Amaliatulwalidain; Isabella, Isabella
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 2 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i2.894

Abstract

Rekrutmen politik merupakan fungsi yang sangat penting bagi partai politik terlebih di negara yang menganut demokrasi, jika partai politik gagal melakukan fungsi rekrutmen politik maka akan berhenti menjadi partai politik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola rekrutmen partai PDIP dalam menentukan kandidat calon DPRD Tingkat 1 Provinsi Sumatera Selatan. Hasil analisis dan temuan di lapangan yaitu bahwa terdapat dua mekanisme rekrutmen partai PDIP dalam menetapkan kandidat calon DPRD Tingkat 1 Provinsi Sumatera Selatan yakni terbuka dan tertutup. Mekanisme ini merupakan proses dalam melakukan fungsi partai sebagai sarana rekrutmen legislatif yang dilaksanakan PDIP Provinsi Sumatera Selatan. Adapun pola kandidat dalam rekrutmen partai PDIP dalam menentukan kandidat calon DPRD Tingkat 1 Provinsi Sumatera Selatan yaitu Compartmentalization, dalam rekrutmen politik latar belakang pendidikan seorang calon legislatif tidak menjamin kesiapan mereka terjun ke dunia politik tanpa adanya pembekalan khusus dari partai politik. Immediate Survival, dalam proses rekruitmen calon legislatif PDIP Provinsi Sumatera Selatan terkait dengan kedekatan personal masih menyisakan kesenjangan di antara kader, walaupun tidak menimbulkan konflik yang keras. Partisan, rekrutmen juga dilakukan oleh DPD PDIP Provinsi Sumatera Selatan dengan menggunakan metode infiltrasi yaitu masuk ke dalam elemen-elemen atau organisasi-organisasi masyarakat. Meritokrasi, PDIP Provinsi Sumatera Selatan dalam proses rekrutmen politiknya menggunakan sistem karir dan meritokrasi dimana para kader untuk menjadi elit politik harus memulai jenjang karir sesuai dengan mekanisme yang ada di tubuh partai.
Pelaksanaan Perda No. 2 Tahun 2013 tentang Pembangunan Berkelanjutan dalam Pembuatan Kolam Retensi dan Penanggulangan Banjir di Kota Palembang Tahun 2024 Wahyu Pangestu; Dwiki Adi Putra; Isabella
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 1 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i1.896

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan pemerintah daerah terhadap pembuatan kolam retensi dan penanggulangan masalah banjir di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang meliputi beberapa pendekatan yang membantu peneliti memahami dan menjelaskan fenomena sosial. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan peneliti dapat dengan mudah menggambarkan hasil penelitian. Peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palembang, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Palembang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palembang, dalam menyelesaikan masalah banjir dan perbaikan kolam retensi di kota Palembang masih memiliki banyak kekurangan. Hal ini terlihat dari beberapa indikator penelitian, yaitu kegiatan implementasi dan komunikasi antar instansi yang masih sangat minim. Beberapa instansi sudah memahami peran dan fungsinya dalam penanggulangan banjir, namun pelaporan terkait masalah banjir dari masyarakat kurang mendapat respon dari instansi yang menangani masalah tersebut. Selanjutnya, dilihat dari karakteristik instansi pelaksana dalam menanggapi masalah banjir, upaya yang dilakukan sudah cukup baik. Pada indikator kondisi sosial, ekonomi, dan politik, peran serta masyarakat sangat mempengaruhi kegiatan penanggulangan bencana banjir. Masyarakat golongan menengah ke atas yang memiliki tingkat pendidikan yang baik dinilai lebih memahami dan dapat mendukung pemerintah dalam program penanggulangan bencana banjir. Terakhir, pada indikator tendensi atau disposisi pemerintah, hingga saat ini masih dinilai kurang tanggap dalam mengambil tindakan terhadap permasalahan banjir yang terjadi di Kota Palembang. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah perlunya perbaikan sistem pelaporan masyarakat, tugas dan fungsi pemerintah Kota Palembang perlu diperjelas, transparansi dalam pola kebijakan penanggulangan, dan peningkatan kepercayaan publik.
Peran WALHI Sumatera Selatan dalam Mengadvokasi Masalah Banjir di Kota Palembang Tahun 2024 Poly Antes Toboroza; Amaliatulwalidain; Doris Febriyanti
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 1 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i1.897

Abstract

Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana alam, termasuk banjir, yang menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup manusia. Indonesia sebagai negara kepulauan dengan curah hujan tinggi dan banyak sungai besar, memiliki tingkat risiko bencana yang tinggi. Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan rentan terhadap banjir karena faktor alam dan aktivitas manusia. Alih fungsi lahan, urbanisasi yang tidak terkendali, dan kurangnya kesadaran masyarakat menjadi faktor yang memperparah risiko banjir di kota tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI SUMSEL) dalam mengadvokasi isu banjir di Kota Palembang tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WALHI SUMSEL berperan aktif dalam mengadvokasi kebijakan pemerintah, melakukan edukasi masyarakat, dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi WALHI SUMSEL dalam mengatasi masalah banjir di Kota Palembang, serta dampak dari advokasi yang telah dilakukan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa WALHI SUMSEL telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, dan mendorong pemerintah untuk lebih tanggap dalam menangani banjir, meskipun belum sepenuhnya maksimal. Berdasarkan hasil penelitian, disusunlah rekomendasi kebijakan dan strategi advokasi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah banjir di Kota Palembang secara berkelanjutan.
Strategi Kemenangan Partai Golkar dalam Meningkatkan Representasi Perempuan pada Pemilihan DPRD Tingkat 1 Kota Palembang Rafli Ali Masyuri; Amaliatulwalidain; Doris Febriyanti
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 1 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i1.898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Partai Golkar dalam meningkatkan keterwakilan perempuan di DPRD Tingkat 1 Kota Palembang. Penelitian ini juga akan mengeksplorasi berbagai kebijakan, program, dan upaya yang dilakukan oleh partai untuk mengatasi tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh perempuan dalam proses pencalonan dan pemilihan, serta bagaimana dampak dari strategi tersebut terhadap tingkat keterwakilan perempuan di DPRD Tingkat 1 Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang bertujuan untuk mendalami berbagai faktor yang mempengaruhi strategi Partai Golkar dalam meningkatkan keterwakilan perempuan di DPRD Tingkat 1 Kota Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partai Golkar menggunakan strategi memperluas pasar dengan melibatkan tokoh perempuan inspiratif dalam kampanye, yang memperkuat citra partai dan mendorong perempuan aktif di politik. Fokus pada kualitas kader perempuan melalui pelatihan di Golkar Institute dan KPPG, serta program seperti Pasar Murah Pro Rakyat, menunjukkan komitmen Golkar terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan berkelanjutan. Dalam strategi menembus pasar, Golkar meningkatkan suara di daerah potensial baru melalui program seperti "Golkar Peduli" dan "Golkar Sejahtera," serta pendekatan langsung kandidat perempuan yang relevan dengan kebutuhan lokal. Pemanfaatan media sosial seperti Instagram juga memperluas jangkauan audiens muda, mendukung kombinasi inovasi digital dan interaksi langsung dalam kampanye. Melalui strategi mempertahankan pasar, Golkar memaksimalkan keterlibatan kader dan relawan lokal untuk menjaga loyalitas masyarakat melalui aksi nyata dan pendekatan kekeluargaan. Dengan komunikasi transparan dan kemampuan beradaptasi, Golkar mampu menghadapi tantangan politik, memastikan dukungan masyarakat tetap terjaga di tengah persaingan yang semakin kompleks.
Penerapan Kebijakan Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 tentang Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kecamatan Sako, Kota Palembang VIGO FIRRIZKI; Isabella; Dwiki Adi Putra
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 1 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i1.899

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi kebijakan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kecamatan Sako, Kota Palembang. Program KIS bertujuan untuk memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat, terutama kelompok kurang mampu. Namun, dalam implementasinya, ditemukan beberapa kendala, seperti ketidaksesuaian data penerima manfaat, kurangnya sosialisasi, serta keterbatasan sumber daya dalam pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan serta hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Data diperoleh melalui wawancara dengan pemangku kepentingan, termasuk pegawai Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, serta masyarakat penerima manfaat. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kecamatan Sako, Kota Palembang, belum optimal akibat berbagai kendala. Sosialisasi yang belum menyeluruh menyebabkan banyak masyarakat tidak mengetahui keberadaan dan manfaat program ini. Dari segi sumber daya, keterbatasan tenaga ahli, kewenangan yang belum sepenuhnya diberikan, dana yang tidak mencukupi, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai turut menghambat pelaksanaan. Meskipun para pelaksana menunjukkan sikap yang bertanggung jawab sesuai tugasnya, kurangnya koordinasi dalam birokrasi menyebabkan ketidakterpaduan dalam pelaksanaan tugas. Hambatan lain meliputi fasilitas pelayanan kesehatan yang kurang memadai, ketidaksiapan Pegawai Kelurahan dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, serta kurangnya ketelitian aparat dalam menjalankan program, yang secara keseluruhan berdampak pada efektivitas implementasi KIS di wilayah tersebut.
Peran Kepala Desa dalam Pengelolaan Infrastruktur Desa untuk Meningkatkan Aksesibilitas Jalan di Desa Sungai Pinang Kabupaten Banyuasin Reyhan Khalidsyah, Muhammad Rofi; Putra, Dwiki Adi; Amaliatulwalidain, Amaliatulwalidain
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 2 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i2.900

Abstract

Peningkatan aksesibilitas jalan di desa merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kepala desa memiliki peran strategis dalam pengelolaan infrastruktur desa guna memastikan pembangunan jalan yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala desa dalam pengelolaan infrastruktur jalan di Desa Sungai Pinang, Kabupaten Banyuasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa berperan dalam perencanaan, penganggaran, pengawasan, serta evaluasi pembangunan infrastruktur jalan. Kepala desa juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis, serta kurangnya tenaga ahli dalam pengelolaan infrastruktur. Untuk mengatasi kendala tersebut, kepala desa menginisiasi kerja sama dengan pihak swasta dan program bantuan pemerintah guna mempercepat pembangunan jalan. Kesimpulannya, peran kepala desa sangat menentukan keberhasilan pengelolaan infrastruktur jalan di desa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas kepala desa dalam aspek perencanaan dan manajemen infrastruktur untuk memastikan aksesibilitas jalan yang lebih baik bagi masyarakat.
Penerapan Strategi Kampanye Pemasaran Sweeter Together Dalam Meningkatkan Sales dan Brand Awareness Trads Kitchen Wijono, Joie Jennifer; Alexandrina, Elke
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 2 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i2.901

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, kini pola belanja masyarakat telah bertransformasi ke online. Data menunjukan Indonesia memiliki angka pengguna media sosial dan e-commerce yang tinggi dan terus berkembang hingga kini. Hal ini menjadi peluang bagi seluruh bidang bisnis untuk memanfaatkan platform digital dengan efektif untuk dapat mencapai target audiens yang luas, meningkatkan brand awareness dan sales. Salah satu bisnis yang perlu memanfaatkan pemasaran digital media sosial dan e-commerce adalah Trads Kitchen. Trads Kitchen merupakan sebuah bisnis F&B yang melakukan pemasaran dan penjualan melalui Instagram. Trads Kitchen mengalami kesulitan dalam meningkatkan brand awareness karena kurangnya konsistensi dan pengoptimalan dalam menggunakan platform digital. Tujuan pembuatan karya adalah membuat dan mengimplementasikan strategi digital marketing pada platform Instagram, TikTok, Shopee dan Tokopedia. Karya ini berjalan selama 6 bulan dan disertai beberapa langkah seperti analisis pasar. Perencanaan proyek menggunakan analisis SOSTAC untuk membantu meningkatkan brand awareness dan sales pada bisnis Trads Kitchen. Untuk mengukur keberhasilan proyek, dilakukan analisis data yang akurat, termasuk KPI seperti sales, reach dan engagement. Hasil proyek memberikan dampak kenaikan signifikan sebesar 41055% reach dan 645% engagement pada platform Instagram, total 12.539 reach dan 615 engagement pada platform TikTok, serta kenaikan sales sebesar 246.25% yang membuktikan bahwa strategi yang dirancang berhasil.
Ethnic Federalism and Conflict Dynamics in Benishangul Gumuz Regional State, Ethiopia Beshi, Taye Demissie; Asmare, Tadesse Melesse
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 2 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i2.903

Abstract

This study aims to analyze the Ethiopian ethnic-based federalism and the conflict trends in the Metekel zone of Benishangul Gumuz Regional State. To achieve this objective, the study employed a qualitative research approach, gathering data from both primary and secondary sources. Purposive and snowball sampling techniques were utilized in selecting key informants and focus group participants. Data from secondary and primary sources are analyzed thematically. The findings reveal that the politicization of ethnicity and the nature of Ethiopia’s federal system are the main factors that exacerbated the Metekel conflict. Along with these, economic competition, inadequate political representation of non-indigenous people and the political changes of 2018 have intensified the conflict. Furthermore, government actions have been perceived as insufficient and ineffective. Overall, the data indicates that ethnic elites have successfully manipulated identity for socio-economic and political purposes, which led to the emergence of interethnic conflict in the study area.  
Partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam Melalui Budidaya Hortikultura di Padukuhan Karangasem, Kalurahan Sidomulyo, Kabupaten Kulon Progo Marina, Rema; Putri, Nadia Melati
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 2 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i2.906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi kelompok wanita tani dalam pemanfaatan sumber daya alam di Padukuhan Karangasem, Kalurahan Sidomulyo, Kabupaten Kulon Progo melalui budidaya tanaman hortikultura. Budidaya hortikultura menjadi strategi penting dalam mendukung keberlanjutan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode FGD dan wawancara mendalam kepada anggota kelompok wanita tani dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif kelompok wanita tani dalam budidaya hortikultura memberikan dampak positif terhadap ekonomi rumah tangga dan keberlanjutan lingkungan, meskipun masih terdapat tantangan dalam akses teknologi dan pemasaran hasil panen. Studi ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelompok wanita tani dan pengembangan infrastruktur pendukung untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut.
Reaktualisasi Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dan Pemberdayaan dalam Masyarakat Supriantino, Tino
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 4 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i4.913

Abstract

Students must realize the importance of the relationship between an individual and the society. Man is belongs to a society, and students are an important part of it. Students cannot live in complete isolation from the community-life. Even a school-going student is bound to have links with other people who together form a society. They can play an important role in improving and strengthening the society. The simple fact is that united we stand, and divided we fall. The society is the manifestation of that united existence, and the students are part of the society. Therefore, men and women of all ages and professions should do their best to serve the society. Studying is the main occupation of students. But, being youthful and energetic, they can engage themselves in various forms of social work in their spare time, and in moments of crisis. They should be enthusiastic about opening blood donation camps, founding gymnasiums, blind schools, health centers, libraries, etc. Such enterprises benefit a large number of people, and help in maintaining the society in a good condition.