Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
54 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2024)"
:
54 Documents
clear
Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi SIDAK 2023 di Bappeda Litbang Kota Palembang
Faradillah Faradillah;
Abdul Aziz Zulfikar;
Muhammad Fadhiel Alie;
Imelda Saluza
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4523
Pelatihan dan bimbingan teknis penggunaan aplikasi SIDAK 2023 dilakukan sebagai upaya mengatasi kesenjangan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh staf dan pegawai khususnya operator OPD yang akan mengoperasikan aplikasi tersebut. Adanya pemutkahiran fitur dan data pada aplikasi SIDAK mengharuskan adanya pengenalan dan pelatihan terkait penggunaan aplikasi SIDAK. Kegiatan ini diikuti oleh 20 OPD di lingkungan Pemerintahan Kota Palembang selama dua sesi, sesi pertama pelatihan dan penyampaian materi terkait data dan aplikasi digital, sesi kedua diisi dengan bimbingan teknis dan pendampingan penggunaan aplikasi SIDAK 2023 yaitu proses memasukkan data kegiatan maupun program penanggulangan kemiskinan oleh operator OPD, proses verifikasi, validasi, persetujuan dan penolakan hingga proses monitoring pelaksanaan kegiatan yang diajukan sebagai bentuk penanggulangan kemiskinan. Kegiatan berlangsung dengan lancar walaupun terdapat kendala teknis namun segera diatasi dengan baik. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim diperoleh adanya peningkatan wawasan, pengetahuan, kemampuan maupun keterampilan peserta. Selanjutnya pelatihan sejenis akan dilakukan secara berkala sesuai dengan proses data updating yang dilakukan pada aplikasi yang digunakan
Penyuluhan Analisis Ekonomi Dan Teknik Pengemasan VCO Untuk Tim PKK Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang
Arif Rahman Hakim;
Ari Susanti;
Mochammad Agung Indra Iswara;
Sigit Hadiantoro;
Hardjono Hardjono
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4305
VCO (Virgin Coconut Oil) merupakan produk olahan buah kelapa yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan baku maupun dikonsumsi secara langsung. Dengan bahan baku yang mudah didapat, VCO memiliki banyak khasiat dan harganya murah serta pengolahan yang sederhana. Warga RT 05 RW 07 belum memiliki informasi tentang teknik pengemasan dan potensi ekonomi dari VCO, sehingga Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat kepada warga RT 05 RW 07 Kelurahan Bunulrejo yakni penyuluhan analisis ekonomi dan teknik pengemasan VCO. Dalam kegiatan tersebut melibatkan staf pengajar dan mahasiswa dalam rangka meningkatkan informasi dan pengetahuan pada masyarakat. Metode yang dilakukan oleh tim PkM adalah melakukan penyuluhan tentang teknik pengemasan serta perhitungan analisis ekonomi berupa Break Event Point (BEP), percent Return of Investment (%ROI), dan Payback Period (PP) dengan menggunakan Microsoft Excel. Sehingga hasil analisis ekonomi yang didapat adalah dalam sehari minimal memproduksi 2 botol 100 mL agar mencapai titik impas (BEP), sementara nilai %ROI sebesar 79% dan payback period selama 1,3 bulan. Hasil kuisioner tingkat kepuasan mitra “Sangat Setuju/ Sangat Puas” dengan adanya penyuluhan, persen indeks skala Likert sebesar 91,54%. Dengan adanya penyuluhan tersebut, warga RT 05 RW 07 telah memperoleh informasi dan menambah pengetahuan tentang bagaimana cara mengemas produk VCO yang baik dan benar, serta berapa keuntungan yang didapat dari penjualan VCO
Pendampingan Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pemerintah Kota XYZ
Rizal Risnanda Hutama;
Tony Dwi Susanto;
Reny Nadlifatin;
Apol Pribadi Subriadi;
Sholiq Sholiq;
Feby Artwodini Muqtadiroh;
Achmad Holil Noor Ali
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4181
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menerbitkan peraturan No. 5 Tahun 2020 tentang pedoman manajemen risiko sistem pemerintahan berbasis elektronik. Peraturan tersebut haris diimplementasikan oleh seluruh pemerintah daerah beserta seluruh OPD yang ada didalamnya. Namun, hingga saat ini masih terdapat kendala dalam mengikuti pedoman peraturan tersebut karena keterbatasan OPD dalam memahami. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam implementasi Manajemen Risiko terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Pemerintah Kota XYZ. Fokus kegiatan ini adalah meningkatkan partisipasi dan pemahaman OPD terkait risiko yang mungkin timbul selama proses implementasi SPBE. Metode pendampingan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dengan melalui workshop terkait manajemen risiko SPBE dan dilanjutkan dengan meninjau pengisian form manajemen risiko SPBE yang telah dilakukan. Hasil kegiatan menunjukkan kemajuan positif dengan sebagian besar OPD aktif mengisi formulir manajemen risiko. Namun, temuan juga mengidentifikasi beberapa OPD yang masih memerlukan pemahaman lebih mendalam terkait konsep manajemen risiko karena pengisian yang dilakukan belum lengkap untuk seluruh formulir manajemen risiko SPBE. Oleh karena itu, saran yang diajukan melibatkan penguatan pendidikan dan pelatihan khusus, penyusunan materi penyuluhan yang disesuaikan, peningkatan komunikasi, dan pemantauan berkelanjutan. Dengan saran tersebut, diharapkan program pendampingan ini dapat mendukung efektivitas manajemen risiko SPBE di Pemerintah Kota XYZ, menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan
Sosialisasi Peracikan Sediaan Obat Cair dengan Tablet Pada Tenaga Kefarmasian di Rumah Sakit Cahya Kawaluyan
Hesti Purwaningsih;
Yovita Mercya;
Whisnu Tri Seno Ajie
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4349
Peracikan obat merupakan praktik umum dilakukan oleh tenaga kefarmasian di Indonesia, terutama di rumah sakit, untuk menyediakan obat-obatan yang sesuai dengan kebutuhan individu pasien. Salah satu contoh racikan yang sering dilakukan adalah pembuatan sediaan sediaan obat cairdengan penambahantablet. Menurut teori, pembuatan sediaan obat cair dengan zat aktif yang tidak larut dalam air memerlukan penambahan suspending agent agar menghasilkan suatu suspense yang stabil. Namun, penelitian sebelumnya menyatakan bahwa tanpa penambahan suspending agent Na-CMC, sediaan obat cair yang diracik dengan tablet masih memenuhi persyaratan viskositas, sedimentasi, dan redispersibilitas pada hari ke-14. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tenaga kefarmasian melalui sosialisasi hasil penelitian mengenai peracikan sediaan obat cairdengan penambahan tablet sehingga akan mengurangi waktu yang diperlukan dalam proses peracikan dengan tetap memberikan pelayanan yang berkualitas. Program ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan diikuti 30 tenaga kefarmasian di Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan pada 6 Februari 2024. Pada pelaksanaannya, dilakukan pre-test, pemberian materi dan post test. Hasil rata-rata nilai pengetahuan tenaga kefarmasian sebelum dilakukan intervensi sebesar 47,77 dan setelah intervensi menjadi 89,03. Meskipun telah dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, namun tidak secara langsung mempengaruhi kualitas peracikan obat yang dilakukan oleh tenaga kefarmasian. Disarankan untuk melakukan evaluasi terhadap keterampilan praktis dan penerapan pengetahuan dalam program pemberdayaan berikutnya
Pelatihan Branding Produk bagi Pelaku UMKM Kelurahan Lebung Gajah Kota Palembang
Hendra Dikesuma;
Dona Marcelina;
Alfiarini Alfiarini;
Robi Yanto;
Ahmadi Ahmadi;
Deni Apriadi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4019
Saat ini, UMKM dalam melakukan pemasaran dan promosi bisnis menghadapi tantangan dan permasalahan. Dimana konsumen modern lebih cenderung melihat informasi produk berdasarkan brand dari suatu produk. Mereka lebih suka melihat kemasan yang menarik dari suatu produk. Sehingga, promosi produk banyak dilakukan pada promosi harga yang mengakibatkan kehilangan peluang dalam meningkatkan jumlah pelanggan. Melalui kegiatan pelatihan desain logo dan kemasan produk bagi pelaku UMKM menggunakan coreldraw merupakan solusi yang ideal untuk UMKM yang ingin mengatasi berbagai permasalahan pemasaran dan memanfaatkan potensi branding produk melalui logo dan kemasan yang menarik. Dengan fitur desain terbaik ditawarkan oleh coreldraw, UMKM dapat menciptakan logo dan kemasan sebagai branding memperkuat merek usaha, dan lebih kompetitif dalam dunia bisnis yang sejenis. tim pengabdian melakukan survey kepada pelaku UMKM, sesuai dengan hasil survey 86,6% pelaku UMKM menilai pelatihan branding produk dengan membuat logo dan kemasan produk sangat bermanfaat dan membantu dalam melakukan strategi promosi terhadap produk UMKM.
Pelatihan Komunikasi Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Digital Generasi Z
Besti Rohana Simbolon;
Prietsaweny Riris T Simamora;
Helen Vanhurk Sriwati Ningsih Sitorus;
Emmelia Arihta Ginting;
Elok Perwirawati;
Rita Vinoilia Aruan;
Viserman Laia;
Elia Endo Alfredo Munthe
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4376
Komunikasi digital yang sehat dilakukan untuk memperkuat kemampuan masyarakat Indonesia dalam empat pilar literasi digital, yaitu keterampilan digital, keamanan digital, budaya digital, dan etika digital. Tujuan pelatihan ini untuk mengajak siswa terlatih membuat konten bermanfaat pada media sosialnya. Metodologi yang digunakan dalam melaksanakan program ini adalah: a) Focus Group Discussion (FGD) dengan siswa SMA Free Metodist; b) metode ceramah dan format tanya jawab melalui narasi lisan atau penjelasan langsung kepada sekelompok siswa SMA Free Metodist; c) memberikan tugas praktek komunikasi digital dalam rangka mendukung pemilu 2024 yaitu membuat video bagi penyelenggara pemilu untuk melaksanakan pemilu secara damai dan kondusif dengan durasi 2-3 menit; d) melakukan evaluasi dengan menilai setiap postingan kelompok siswa di media sosial dan memilih 3 pemenangnya. Berdasarkan pelatihan dan hasil tugas yang telah diberikan, dapat disimpulkan bahwa:1). Siswa/siswi yang mendapat tugas berupa publikasi komunikasi digital di Tiktok telah memahami pentingnya komunikasi digital yang positif dan dapat membuat video tentang pesan Pemilu 2024 agar terlaksana dengan penuh tanggung jawab. 2). Siswa memahami bahwa mereka harus waspada terhadap pesan-pesan yang mereka buat dan ambil dari media sosial serta mengetahui cara menghadapinya agar indeks keamanan digital yang rendah dapat ditingkatkan. 3). Ada 3 kelompok yang mendapatkan hadiah dari 8 kelompok siswa yang membuat publikasi pesan Pemilu di media social TikTok. Saran, pelatihan komunikasi digital, selayaknya dilaksanakan dalam kegiatan sekolah, dengan pemberian tugas sekolah terkait keterampilan literasi digital yang berkaitan dengan mata pelajarannya agar empat pilar literasi digital seperti yang diharapkan pemerintah semakin meningkat setiap tahunnya
Edukasi Pengenalan Dasar Web Design di SMAK 7 Penabur Jakarta
Eugenius Kau Suni;
Stephen Aprius Sutresno;
Henoch Juli Christanto;
Gilberto Dennis G E Sidabutar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4333
Sebagian besar lembaga pendidikan telah melakukan upaya nyata untuk memajukan kecerdasan bangsa dengan menerapkan penggunaan teknologi khususnya komputer dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu sekolah ternama yaitu SMAK 7 Penabur Jakarta telah menerapkan teknologi dalam proses pengajarannya sesuai dengan visi dan misi sekolah. Pada tanggal 9 dan 10 November 2023 sekolah tersebut menggelar kegiatan Workshop IT Camp yang dimana salah satu dosen dari prodi Sistem Informasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika Atma Jaya) ikut berpartisipasi sebagai narasumber. Melihat latarbelakang para peserta kegiatan yang tidak rata tentang pengetahuan komputer khususnya kemampuan dalam pembuatan program yang masih cukup rendah, maka narasumber memilih materi pengenalan dasar web design, karena materi ini bersifat fundamental dan tidak terlalu terkait dengan kode program. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan baru terkait pembuatan web sederhana dengan memperhatikan unsur-unsur dari web design dan dapat melatih meningkatkan imajinasi dan kreativitas dalam membuat tampilan aplikasi web yang baik bagi peserta didik di SMAK 7 Penabur Jakarta. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilakukan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Narasumber berhasil melaksanakan kegiatan edukasi pengenalan dasar web design di SMAK 7 Penabur Jakarta yang dihadiri oleh 21 peserta siswa-siswi SMA dari kelas X, XI, dan XII dengan baik dan tanpa kendala yang serius. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan nilai post-test mengalami peningkatan sebesar 26,7% dibanding nilai pre-test, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa peserta masih dapat memahami materi yang diberikan oleh narasumber
Peningkatan Partisipasi Masyarakat Peduli Sampah Melalui Pemanfaatan Bank Sampah Wiryoasri
Zenita Afifah Fitriyani;
Eny Rachmawati;
Nidya Rizkawati;
Adil Abdillah
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4388
Kasus sampah ini muncul karena kurangnya kesadaran masyarakat penghasil sampah, karena Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pengelolaan sampah rumah tangga, Mulai dari memilah, meyimpan, mengelola, dan membuang pada tempatnya. Permasalahan yang terjadi yaitu masyarakat kurang memiliki kesadaran dalam mengelola sampah, sehingga masih banyak sampah menumpuk di bantaran sungai, maupun didepan masing-masing rumah warga, sehingga seringkali membakar sampah tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan, masyarakat juga kurang memahami fungsi bank sampah yang ada didaerahnya, sehingga tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi pentingnya kesadaran masyarakat terhadap peran bank sampah Wiryoasri. Metode yang digunakan yaitu terdiri dari tiga step antara lain step persiapan, step pelaksanaan, dan step evaluasi. Adapun hasil pengabdian masyarakat ini yaitu pada step persiapan dilakukan survey pendahuluan, serta wawancara langsung dengan salah satu warga dan sekretaris desa Mojowiryo untuk menggali permasalahan. Pada step pelaksanaan dilakukan kegiatan sosialisasi dan tanya jawab agar menambah wawasan dan kesadaran masyarakat semakin meningkat. Pada akhir kegiatan adalah step evaluasi dan pemberian saran dan masukan kepada perangkat desa dan pengurus bank sampah agar bank sampah Wiryoasri dapat kembali aktif. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kesadaran untuk memanfaatkan bank sampah didaerahnya
Pelatihan Pijat Bayi Pada Kader Posyandu Dusun Duku, Desa Jampidan, Banguntapan, Bantul
Ester Ratnaningsih;
Listia Dwi Febriati;
Aan Ika Sugathot;
Zahrah Zakiyah
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4311
Global developmental delay merupakan kondisi di mana ada keterlambatan dalam dua atau lebih area perkembangan. Salah satu upaya untuk mencegah global developmental delay pada anak balita dengan melakukan stimulasi pijat bayi. Hanya 30% kader posyandu di Dusun Duku yang mengetahui tentang pijat bayi. Tujuan program adalah untuk memberikan pelatihan pijat bayi bagi kader, guna meningkatkan pengetahuan kader dalam memijat bayi, sehingga ilmu ini akan ditransfer ke ibu yang memiliki balita. Program dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 dengan jumlah peserta sebanyak 26 orang. Metode yang digunakan demonstrasi. Hasil evaluasi terdapat peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang pijat bayi. Dari 0% pengetahuan baik menjadi 88,5% pengetahuan baik pada 26 kader posyandu yang hadir. Implikasi program ini dengan pendampingan posyandu pada bulan September 2023, kader melakukan konseling pijat bayi pada anggota posyandu. Pelatihan kader diharapkan dapat dilakukan dengan materi yang menarik dan belum dikuasai oleh kader posyandu
Implementasi Aplikasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Keterampilan Mengajar Guru untuk Mendukung Kurikulum Merdeka.
Rahmi Ramadhani;
Abdul Meizar;
Titim Eliawati;
Nuraini Sri Bina;
Hida Ratu Nisa
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4406
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum pendidikan nasional yang memfokuskan pada pemenuhan kebutuhan belajar siswa yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Integrasi teknologi dalam pendidikan merupakan poin utama dalam mendukung pemenuhan belajar siswa sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Namun, integrasi teknologi dalam pendidikan belum optimal dilakukan, khususnya yang disesuaikan dengan pembelajaran berdiferensiasi. Integrasi teknologi yang belum optimal disebabkan karena rendahnya keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi pembelajaran berdiferensiasi yang mendukung Kurikulum Merdeka. Merujuk permasalahan tersebut, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru menggunakan aplikasi pembelajaran berdiferensiasi. Aplikasi pembelajaran berdiferensiasi yang digunakan merupakan aplikasi yang dikembangkan dan disesuaikan dengan komponen pembelajaran berdiferensiasi. Mitra kegiatan merupakan guru-guru di SMP Swasta Letjen Jamin Ginting's Berastagi yang berjumlah 20 orang. Metode pelaksananaan kegiatan dilakukan dengan tiga cara, yakni sosialisasi, demonstrasi, dan pendampingan. Angket keterampilan digunakan baik sebelum pelaksanaan kegiatan dan setelah pelaksanaan kegiatan dan dievaluasi serta dijabarkan secara kuantitatif. Evaluasi angket menghasilkan temuan dimana terdapat peningkatan keterampilan mengajar guru dengan menggunakan aplikasi pembelajaran berdiferensiasi sebesar 75,16% (kategori Baik). Berdasarkan hasil analisis, maka kegiatan penerapan aplikasi pembelajaran berdiferensiasi direkomendasikan untuk dilanjutkan dalam skala yang lebih luas melalui kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo