cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PENYULUHAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KEL. LUBUK MINTURUN-SEI.LAREH, KOTA PADANG Alyani Atsarina; Lisa Fitriani Rahman; Ash Shadiq Egim; Sry Yulia Anrizal; Fahrul Ruzi; Riche Fermayani; Romi Rianto Harahap
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3273

Abstract

Salah satu masalah yang menyebabkan sulitnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam mendapatkan akses permodalan dari perbankan adalah karena tidak adanya laporan keuangan dalam menjalankan usaha tersebut. Sehingga sulit mereka untuk menambah modal dan bersaing dengan usaha yang lebih besar. Disamping itu para pelaku UMKM tersebut juga susah mengatur keuangan usaha mereka karena sering mencampurkan uang usaha dengan keperluan keluarga. Sebagian besar UMKM yang ada di Kel. Lubuk Minturun belum menerapkan pembuatan laporan keuangan dengan baik. Selain itu juga menjadi masukan dan bahan evaluasi pagi pelaku usaha tersebut dalam mengambil keputusan yang terbaik untuk memenangkan persaingan dan berkembang menjadi lebih baik lagi. Tujuan dari kegiatan PKM ni yaitu untuk memberikan penyuluhan pembuatan laporan keuangan bagi UMKM di kel. lubuk minturun-sei.lareh, kota Padang sehingga para mereka bisa menerapkan pembuatan laporan keuangan dan lebih mudah dapat tambahan modal dari perbankan. Adapun metode dalam kegiatan ini adalah sharing informasi serta pengetahuan, termasuk melakukan diskusi terkait masalah yang terjadi. Selama kegiatan PKM ini terjadi peningkatan pemahaman dari peserta, mereka telah mampu memahami dengan baik pentingnya membuat laporan keuangan usaha sekaligus memahami bagaimana caranya. Hasil dari PKM kepada UMKM ini yaitu terjadi meningkatkan kesadaran dan menambah pengetahuan peserta terkait dengan pembuatan laporan keuangan usaha agar usaha semakin berkembang dan membantu perekonomian keluarga
SOSIALISASI BEASISWA FULBRIGHT FOREIGN LANGUAGE TEACHING ASSISTANT (FLTA) I Gusti Ayu Mahatma Agung; Prisna Aswarita Putri
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2552

Abstract

Beasiswa memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Akan tetapi, manfaat beasiswa belum dirasakan secara merata di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya informasi tentang beasiswa. Oleh karena itu, sosialisasi beasiswa perlu dilakukan secara berkala untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah memberikan informasi mengenai beasiswa FLTA serta memberikan kesempatan bagi peserta sosialisasi untuk bertanya langsung kepada narasumber mengenai proses pendaftaran beasiswa. Sosialisasi beasiswa FLTA ini diselenggarakan oleh American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) secara daring dan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari guru, dosen, dan mahasiswa. Di akhir acara, peserta diminta untuk mengisi survei melalui Google form sebagai suatu bentuk evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil survei tersebut, 95% peserta menyatakan bahwa sosialisasi beasiswa ini bermanfaat dan informatif. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan informasi tentang beasiswa FLTA serta memahami teknik menulis esai beasiswa. Kegiatan sosialisasi beasiswa ini dapat memotivasi peserta untuk mendaftar beasiswa FLTA sehingga nantinya manfaat beasiswa ini dapat dirasakan secara lebih merata di masyarakat
SOSIALISASI ISAK 35 DALAM ORGANISASI NON LABA DI PANTI ASUHAN NOBEL PELITA ANAK BANGSA Sahala Purba; Rimky Mandala Putra Simanjuntak; Erissa Antheresya Butar Butar; Dewi Delima Hutagalung; Ema Mastaria Sitanggang
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3084

Abstract

Berjamurnya panti asuhan yang ada di Sumatera Utara ini, tetapi panti asuhan tersebut tidak pernah ada yang berkembang, disebabkan para donatournya itu-itu saja, alias tidak pernah berkembang. Penyebabnya adalah kurangnya kepercayaan para donatour kepada pihak panti dalam pengelolaan panti, karena panti asuhan selama ini belum bisa menyajikan laporan keuangannya sesuai dengan standar yang berlaku. Adapun tujuan sosialisasi ini adalah untuk pengembangan panti asuhan dari segi pertanggungjawaban kepada para donatour berupa penyusunan laporan keuangan sesuai standar ISAK 35. Adapun mitra dalam pengabdian ini adalah Panti Asuhan Nobel Pelita Anak Bangsa yang ada di jln. Saudara, Beringin, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara. Metode yang dilakukan adalah yang pertama adalah melakukan wawancara terlebih dahulu kepada pihak panti asuhan, mengenai pencatatan keuangan pada panti asuhan beserta sistem pelaporan kepada pihak donator, selanjutnya kami melakukan sosialisasi tentang bagaimana sistem pencatatan dan pelaporan keuangan sesuai standar yang berlaku, sosialisasi ini berlangsung hanya 1 hari yaitu pada tanggal 13 Desember 2022, alat yang kami gunakan adalah Laptop, Infokus dan spidol, jumlah yang dilatih hanya 2 orang saja yaitu pegawai keuangan panti asuhan. Adapun hasil sosialisasi ini, pihak Panti asuhan tertarik untuk mempelajari dan mengimplementasikan dalam penyusunan laporan keuangan sesuai standar ISAK 35, sehingga kedepannya panti asuhan dapat berkembang pada sektor sosial lainnya
PENDAMPINGAN PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA PADA PELAKU UMKM DI DESA NGABLAK Ihsan Rafifalah; Yeny Fitriyani; Achmad Nur Alfianto
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3220

Abstract

Terhambatnya perkembangan UMKM yang berperan penting dalam memajukan perekonomian indonesia menjadi penyebab utama ditandai dengan masih banyaknya pelaku usaha yang tidak memiliki legalitas usaha. Oleh karena itu diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada pelaku UMKM sebagai langkah awal mengembangkan usahanya. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM menerbitkan ijin usaha melalui sistem online serta memberi pemahaman betapa pentingnya Nomor Induk Usaha (NIB) sebagai legalitas usaha. Legalitas usaha adalah standarisasi yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha. Kegiatan pendampingan dilaksanakan kepada pelaku UMKM yang berada di Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah metode ABCD (Asset Bassed Community Development). Hasil dari kegiatan pendampingan ini adalah pelaku UMKM memiliki legalitas usaha dengan diterbitkannya sertifikat NIB setelah usahanya didaftarkan secara online sebanyak 27 UMKM Dari 28 UMKM yang mengikuti pelatihan. Dari kegiatan pendampingan yang dilakukan dari total 28 UMKM sebanyak 27 UMKM berhasil didaftarkan NIB nya melalui OSS serta mendapatkan sertifikat NIB. Hal tersebut menunjukkan bahwa antusias pelaku UMKM di desa Ngablak cukup tinggi. Adanya legalitas usaha maupun perizinan yang telah dimiliki, diharapkan para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih baik.
EDUKASI ORANG TUA SISWA TENTANG PERKEMBANGAN BAHASA DI MEDIA SOSIAL Syihaabul Hudaa; Nuryani Nuryani; Yumniati Agustina; Widyat Nurcahyo
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2860

Abstract

Kurangnya pemahaman orang tua dalam menggunakan media sosial membuat anak dapat mengakses dunia maya dengan bebas. Kebebasan inilah yang sering kali dimanfaatkan anak untuk membuat komunitas atau bergabung di dalam komunitas tertentu. Kemudian, di dalam komunitas ini anak-anak memulai interaksi dengan anggota lainnya secara bebas tanpa diketahui oleh orang tua. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan edukasi kepada orang tua terhadap penggunaan media sosial dan perkembangan bahasa saat ini. Pemberian edukasi tentang pentingnya orang tua memiliki media sosial dan memahami cara menggunakan media sosial dapat meminimalisasi terjadinya penyimpangan sikap pada anak. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini menggunakan tindakan langsung dengan beberapa tahapan, di antaranya: pengenalan program, pendataan peserta, pelaksanaan pengabdian dengan sistem luring dan daring, serta evaluasi
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN ACADEMIC WRITING PADA TUTOR BAHASA INGGRIS KELURAHAN PANCOR, KECAMATAN SELONG, LOMBOK TIMUR ST. Ayu Surayya; Ari Prasetyaningrum
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3059

Abstract

Penulisan akademis adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seorang pendidik yang mengajar pada jenjang pendidikan formal maupun non-formal. Hal ini sejalan dengan kebutuhan publikasi seorang pendidik demi menyebarkan ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Untuk itu, dosen dan mahasiswa Universitas Hamzanwadi, khususnya dosen program studi Pendidikan Bahasa Inggris secara bersinergi melaksanakan pelatihan dan pendampingan menulis akademis selama dua bulan, terhitung tanggal 3 November 2022 hingga 7 Januari 2023 secara daring dan luring dengan target pengabdian para tutor bahasa Inggris di kecamatan Selong, Lombok Timur, yakni Fun English Club Course, Best-One Education, dan Bale Beleq English Course. Adapun tahapan dalam pelaksanaan pelatihan ini melalui google meet selama 4 jam, dilanjutkan dengan melaksanakan pendampingan secara intens dengan metode one on one consultation bagi peserta yang tertarik mengikuti kegiatan academic writing. Hasil dari pelatihan dan pendampingan ini berdampak positif bagi para peserta pelatihan dan pendampingan, dilihat dari semangat berdiskusi selama pelatihan dan publikasi karya ilmiah yang berhasil diterbitkan pada jurnal nasional. Selain itu, para peserta juga terlihat antusias memantau lomba kepenulisan yang tersebar di media masa
PSIKOEDUKASI KETERAMPILAN REGULASI EMOSI PADA SISWA SMP Friska Nur Anggraini; Effy Wardati Maryam; Widyastuti Widyastuti; Ghozali Rusyid Affandi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3156

Abstract

Pada masa perkembangan remaja individu memasuki masa storm and stress. Kemampuan regulasi emosi yang berlangsung tidak tepat, akan membuat remaja cenderung mengikuti emosinya dalam berbagai tindakan yang menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti terjadinya perkelahian yang merugikan lingkungan sekitar. Keterampilan psikologis akan membantu siswa untuk meningkatkan kesehatan mental mereka. Pengabdian kepada masyarakat yang berupa psikoedukasi dilakukan pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Sebanyak 47 siswa mengikuti kegiatan ini. Hal ini ditunjang dari asesmen kebutuhan melalui wawancara dan menyebarkan kuesioner berupa google form dilakukan untuk mengidentifikasi masalah yang di alami siswa. Psikoedukasi memberikan pengetahuan dan keterampilan (role play) metode regulasi emosi dengan Expressive Writing dan Breathing Exercise. Berdasarkan analisis yang dilakukan dengan menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan dari nilai pre-test sebesar 33.000 menjadi 33.979 dalam perhitungan post-test pemahaman tentang psikoedukasi regulasi emosi. Sedangkan dalam pre-test Visual Scale Analoge (VAS) untuk mengukur emosi yang semulanya memiliki rata-rata 3.340 memiliki penurunan menjadi 3.149. Hasil ini menggambarkan bahwa psikoedukasi keterampilan regulasi emosi mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapkan siswa SMP terutama untuk meningkatkan keterampilan meregulasi emosi
PELATIHAN PEMBUATAN EKO ENZIM DARI KULIT BAWANG SEBAGAI ANTIBAKTERIA PADA SEDIAAN SABUN PENCUCI PIRING Adelina Maryanti; Fitri Wulandari; Dewi Sartika Siagian; Wahyu Margi Sidoretno
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3318

Abstract

Kulit bawang merupakan hasil sampingan dari penggunaan umbi bawang yang biasanya dibuang tanpa diketahui manfaatnya. Kulit bawang mempunyai banyak manfaat yaitu sebagai antioksidan, antimikrobia, sebagai penyubur tanaman dan sebagai pestisida alami. Hal ini disebabkan kulit bawang mengandung berbagai zat aktif seperti flavonoid, quercetin, saponin, minyak atsiri, aliin, allisin, kalsium, zat besi, magnesium dan lain sebagainya. Manfaat kulit bawang dapat diperoleh dengan cara ekstraksi, pengomposan dan fermentasi. Fermentasi Kulit bawang atau eko enzim dapat dimanfaatkan sebagai anti bakteria pada berbagai bahan yang digunakan sehari-hari seperti pada sabun pencuci piring. Sabun pencuci piring telah diproduksi oleh Komunitas Kerukunan Keluarga Pondok Dahlia Indah (KKPDI) di Perumahan Pondok Dahlia Indah RT 3 RW 12 Kelurahan Pebatuan Kecamatan Kulim, Pekanbaru. Namun produk sabun pencuci piring mengalami hambatan pemasaran karena bersaing dengan berbagai produk komersial sejenis lainnya. Oleh sebab itu diperlukan inovasi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sabun pencuci piring. Tim pengabdian memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan mengadakan pelatihan pembuatan eko enzim dari limbah kulit bawang sebagai antibakteri pada sediaan sabun pencuci piring. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan limbah organik berupa kulit bawang untuk diolah menjadi eko enzim sebagai anti bakteri pada sediaan sabun pencuci piring. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah transfer IPTEK dan pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta yang hadir mendapatkan pengetahuan tentang pemanfaatan dan cara mengolah limbah organik berupa kulit bawang menjadi eko enzim yang dapat dijadikan sebagai antibakteri. Peserta yang hadir mempraktekkan pembuatan eko enzim dari limbah kulit bawang dan mengaplikasikannya pada sediaan sabun pencuci piring
PELATIHAN PEMBENIHAN IKAN SELINCAH DI DESA BURAI, KECAMATAN TANJUNG BATU, KABUPATEN OGAN ILIR Danang Yonarta; Mochamad Syaifudin; Mirna Fitrani; Retno Cahya Mukri; Marsi Marsi; Madyasta Anggana Rarassari; Ferdinand Hukama Taqwa; Tanbiyakur Tanbiyaskur
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2751

Abstract

Desa Burai adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Desa Burai dikelilingi oleh sungai kelekar dan rawa yang kaya akan flora dan fauna. Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan merupakan salah satu dari 50 desa ekowisata terbaik di Indonesia. Permasalahan yang dialami oleh pembudidaya ikan termasuk yang dihadapi oleh kelompok pembudidaya ikan di Desa Burai saat ini belum mampu memproduksi benih ikan Selincah secara mandiri dan kontinue sehingga ketersediaan benih untuk usaha pembesaran budidaya ikan selincah masih mengandalkan dari hasil tangkapan alam. Untuk mengatasi masalah yang timbul dan untuk meningkatkan produksi khususnya pembudidaya ikan selincah maka perlu ditingkatkan usaha budidaya yang lebih intensif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan atau menyuntikkan hormon ovaprim ke dalam tubuh ikan yang sudah matang gonad untuk meempercepat proses pemijahan sehingga dapat dihasilkan benih ikan selincah yang baik dimana jumlah, mutu dan waktu penyediaannya dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan teknis pembudidaya ikan dengan transfer teknologi pembenihan ikan selincah secara terkontrol dan meningkatkan produksi benih ikan selincah secara berkelanjutan. Hasil produksi mitra sebelum adanya kegiatan PKM ini hanya mampu menangkap dari alam, sekarang sudah bisa melakukan pemijahan secara mandiri
DIGITAL BRANDING UNTUK PENGEMBANGAN DODOL NANGKA KHAS DESA BESAN, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG, PROVINSI BALI Ni Luh Putu Sariani; Ni Made Rika Dwi Cahyani; Anak Agung Gde Alit Wiradyatmika; Ni Nengah Rupadi Kertiriasih
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2995

Abstract

Potensi Desa Besan dalam bidang ekonomi ditunjukan oleh hasil olahan makanan ringan yang diproduksi oleh masyarakat di Desa tersebut. Salah satu produk olahan khas yang dihasilkan adalah dodol nagka. Bahan baku utama dari produk tersebut adalah buah nangka yang mudah di dapat di Desa tersebut, karena buah nangka merupakan salah satu sumber daya hayati utama yang dihasilkan dari sektor pertaniannya. Terbatasnya pemasaran dan belum adanya logo sebagai identitas produk khas Desa Besan membuat dodol nangka kurang dikenal masyarakat luas. Tujuan kegiatan ini adalah membantu pengrajin UMKM menerapkan digital branding untuk pengembangan dodol nangka sebagai makanan ringan khas Desa Besan. Metode pelaksanaan yang digunakan, meliputi observasi, pendampingan pembuatan desain logo, pembuatan akun media sosial instagram dan cara penggunaannya serta evaluasi. Hasil kegiatan setelah program kerja dilaksanakan, yaitu produk dodol nangka Desa besan kini memiliki desain logo dan akun media sosial Instagram sebagai sarana digital branding produk yang dapat membuat usaha ini lebih dikenal oleh masyarakat luas