cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PENYULUHAN METODE MUDAH DAN PRAKTIS KARAKTERISASI FLY ASH SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI SEMEN Wiwik Dwi Pratiwi; Mochamad Yusuf Santoso; Endang Pudji Purwanti; Adhi Setiawan
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3681

Abstract

Fly ash yang merupakan residu pembakaran batu bara memiliki potensi untuk digunakan sebagai supplementary cementitious material (SCM), yaitu material yang fungsinya mengganti sebagian semen. Jika divaluasi, harga fly ash berkisar antara Rp 130.000 sampai Rp 140.000 per ton. Namun, fly ash perlu dikarakterisasi terlebih dahulu untuk memastikan potensi tersebut. Permasalahan yang melatarbelakangi pengabdian kepada masyarakat ini adalah banyaknya fly ash yang dihasilkan oleh mitra dan belum dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, untuk karakterisasi fly ash diperlukan pengujian di laboraturium tertentu. Sehingga, pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan metode mudah dan praktis karakterisasi fly ash sebagai bahan substitusi semen. Berdasarkan identifikasi permasalahan mitra, didapatkan informasi bahwa limbah fly ash yang dihasilkan sebanyak 6-ton per hari dan langsung diangkut oleh pengolah sampah. Melihat potensi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan menguji sampel fly ash dari mitra. Hasil pengujian menunjukkan bahwa karakterisktik water requirement dari sampel melebihi batas maksimum dari persyaratan dari ASTM C618-19, sehingga masih perlu peningkatan kualitas dari fly ash jika akan digunakan sebagai bahan pembuatan beton. Hal ini dikarenakan semakin tinggi water requirement nya, maka kekuatan beton akan semakin rendah. Hasil ini kemudian dijadikan sebagai bahan paparan dalam kegiatan penyuluhan bebentuk grup diskusi dengan mitra. Selain hasil pengujiaan sampel, rekomendasi terkait perbaikan karakteristik fly ash juga dipaparkan ketika penyuluhan. Rekomendasi yang diberikan berupa beberapa alternatif teknik untuk optimalisasi pembakaran batu bara dan mendapat respon positif dengan tindak lanjut berupa koordinasi internal dalam rangka perencanaan strategi pemanfaatan fly ash
PELATIHAN CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK (CBIB) DENGAN PENERAPAN SANITASI, BENIH, PAKAN, DAN OBAT IKAN Azizah Mahary; Azwar Anas Manurung; Indra Satria; Mutia Aulia; Dadang Iskandar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3915

Abstract

Penerapan Cara Budidaya yang Baik (CBIB) merupakan penerapan proses pemeliharaan ikan melalui pemeliharaan kualitas ikan untuk menghasilkan hasil panen yang layak dikonsumsi oleh manusia. Total produksi ikan yang dihasilkan dari budidaya ikan di Kabupaten Batu Bara adalah 304,4 ton, termasuk budidaya ikan lele. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan produksi dan mutu ikan yang dibudidayakan oleh para petani lele di Desa Mesjid Lama belum memenuhi syarat mutu yang telah ditetapkan karena kurangnya pemahaman mereka terhadap konsep penerapan CBIB. Diantaranya penerapan kebersihan, bibit, pakan, dan obat ikan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kapasitas kelompok budidaya ikan lele dalam melaksanakan CBIB, meliputi pengendalian kualitas air, pengelolaan wadah, dan tahapan pendukung pelaksanaan budidaya ikan lele. Sebanyak 20 orang anggota organisasi budidaya ikan lele “Maju Sejahtera” turut ambil bagian dalam kegiatan pengabdian ini. Metode yang di gunakan dalam kegiatan ini adalah menggunakan teknik ceramah, tanya jawab, diskusi, dan evaluasi akhir. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa nilai pretest peserta mengenai cara budidaya ikan yang baik 0% menjawab paham, 80% pernah dengar, dan 20% belum pernah dengar. sementara untuk nilai Pos test nya meningkat yaitu 85% paham, 15% pernah dengar, dan 0% belum pernah dengar. nilai pretest Teknis pembenihan berbasis CBIB 0% menjawab sering, 15% menjawab pernah, dan 85% menjawab tidak pernah sama sekali. nilai post testnya 90% menjawab sering, 10% menjawab pernah, dan 0% menjawab tidak pernah sama sekali. Nilai Pretest mengenai jenis dan pencegahan hama dan penyakit ikan 0% paham. 25% pernah dengar, 75% belum pernah dengar, sedangkan nilai post tesnya adalah 80% menjawab paham, 15% menjawab pernah dengar, dan 5% belum pernah dengar. Pretest Mengenal obat ikan kimia bahan biologi (OIKB) dan obat herbal 0% menjawab tahu, 3% pernah tahu, 17% tidak pernah tahu, sedangkan nilai posttesnya adalah 85% menjawab tahu, 10% pernah tahu, dan 5% menjawab tidak pernah tahu sama sekali. nilai pretest penanganan penyakit ikan 10% menjawab tahu, 25% menjawab pernah tahu, dan 65% tidak pernah sama sekali, semantara nilai post testnyha 80% menjawab tahu, 10% pernah tahu, dan 10% tidak pernah tahu sama sekali
EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK FRUIT YOGHURT BAGI SISWA SMA DHARMA SUCI DI JAKARTA UTARA Jendri Mamangkey; Marina Silalahi; Sunarto Sunarto; Riska Septia Wahyuningtyas; Fajar Adinugraha; Adisti Ratnapuri; Aulia Septiani; Joice Elma Miranda Gulo; Elida Octavia; Rivaldi Sitinjak; Tri Maharani Permata Nitte; Salwa Zainum Muttaqin; Jefrino Reis Pereira
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3910

Abstract

Umumnya bakteri probiotik yang digunakan dalam fermentasi adalah Lactobacillus spp. dan Bifidobacterium spp.  Secara khusus, bakteri probiotik mampu mengasamkan bahan baku dengan cepat dengan memproduksi asam laktat dan beberapa senyawa penting lainnya. Teknologi ini penting diperkenalkan pada peserta didik, khususnya siswa/i di SMA Dharma Suci Jakarta, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengedukasi dan melatih para siswa membuat produk fruit yoghurt yang dapat menumbuhkan kreativitas baru terhadap pembuatan produk probiotik berbahan dasar wortel dan buah naga. Kegiatan pembuatan produk fruit yoghurt sebelumnya belum pernah dilakukan di SMA Dharma Suci Jakarta, pada akhirnya kegiatan PKM ini menjadi penting untuk mengenalkan bioteknologi sederhana produksi fruit yoghurt melibatkan bakteri probiotik yang multifungsi bagi kesehatan. Metode pelaksanaan PKM ini meliputi tahapan persiapan, tahapan pelatihan dan tahapan evaluasi. Hasil kegiatan PKM ini menambah informasi baru bagi siswa terutama pengetahuan yang berhubungan dengan aktivitas probiotik, prebiotik dan sinbiotik pada produk fruit yoghurt. Hasil kuesioner sebelum mengikuti edukasi/sosialisasi persentase siswa yang memahami probiotik hanya 57,1%, setelah mengikuti sosialisasi meningkat hingga 100%. Pemahaman ini didukung hasil kuesioner mengenai pertanyaan proses yang terjadi selama produksi fruit yoghurt, hasilnya 71,4% respon siswa menjawab fermentasi. Hasil pembuatan fruit yoghurt setelah fermentasi 24 jam berhasil terbentuk produk, berdasarkan hasil survei menurut siswa fruit yoghurt didominasi rasa manis dan asam. Ciri ini mengindikasikan produk fruit yoghurt berbahan dasar buah naga dan wortel dikategorikan baik
PELATIHAN PEMROGRAMAN DASAR MENGGUNAKAN BAHASA PYTHON PADA SMK METHODIST TANJUNG MORAWA Sunario Megawan; Wulan Sri Lestari; Tanti Tanti
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3648

Abstract

SMK Swasta Methodist Tanjung Morawa merupakan salah satu sekolah swasta di bawah naungan Yayasan Methodist Kasih Imanuel Indonesia yang berdiri sejak tahun 2008. Salah satu jurusan yang ada di SMK Swasta Methodist Tanjung Morawa adalah Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Sesuai dengan kurikulum yang digunakan di jurusan TKJ, pemrograman merupakan salah satu pelajaran yang harus diberikan kepada para siswa untuk mencapai dasar bidang keahlian dan dasar program keahlian. Namun, saat ini bahasa pemrograman yang sudah diberikan masih terbatas pada HTML dan Javascript saja dimana keduanya merupakan mata pelajaran pemrograman web yang hanya mencapai dasar program keahlian saja. Sedangkan untuk mencapai dasar bidang keahlian dibutuhkan pemahaman tentang pemrograman dasar lainnya, sehingga para siswa memiliki kompetensi yang lebih baik. Oleh karena itu, Fakultas Informatika Universitas Mikroskil menawarkan solusi berupa pelatihan pemrograman dasar menggunakan bahasa Python yang bertujuan untuk membantu para siswa meningkatkan kemampuan pemrograman mereka. Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama 2 hari dan dilaksanakan di Laboratorium komputer Universitas Mikroskil dengan metode workshop/praktek langsung. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelatihan, diperoleh 86,3% siswa merasa Python mudah dipahami dan 95,5% merasa materi pelatihan yang diberikan ini bermanfaat. Selain itu, berdasarkan hasil pre-test dan post-test diketahui bahwa pengetahuan para siswa secara umum meningkat setelah mengikuti pelatihan
WORKSHOP PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI E-VOTING UNTUK PEMILIHAN OSIS Imelda Saluza; Evi Yulianti; Lastri Widya Astuti; Dhamayanti Dhamayanti
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.4047

Abstract

Salah satu kegiatan non akademik di sekolah kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). SMP Negeri 4 Banyuasin 1 Sumatera Selatan selaku mitra tim PKM menyampaikan permasalahan pada kegiatan non akademik yang dihadapi berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Dalam proses pelaksanaan kegiatan OSIS, ditemui beberapa hambatan antara lain belum adanya pemanfataan teknologi dalam kegiatan non akademik mitra padahal mitra telah memiliki kesiapan teknologi serta sumber daya untuk menggunakannya, kegiatan non akademik yang masih menganggu proses pembelajaran serta tidak efektif dalam kegiatannya. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Indo Global Mandiri (IGM) dan mitra menyepakati untuk mengadakan kegiatan PKM penggunaan aplikasi e-voting guna mendukung bidang non akademik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan bimbingan teknis yang menjelaskan bagaimana sistem e-voting bekerja, termasuk bagaimana suara dihitung dan hasil diumumkan. Hal ini dapat meningkatkan transparansi dan kepercayaan para pemilih terhadap integritas pemilihan. Kegiatan ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana pemilihan berlangsung yang memungkinkan panitia pemilihan OSIS untuk memantau, mengevaluasi proses serta membuat perbaikan di masa akan datang serta membantu kebutuhan dalam pelaksanaan pembaruan struktur ogansisasi mitra dalam menunjang pelaksanaan kegiatan non akademik. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode difusi IPTEKS dan workshop. Workshop dilaksanakan tanggal 19 April 2023 untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan tim memberikan kuesioner kepada peserta untuk menilai kegiatan yang telah dilakukan. Berdasarkan analisis hasil evaluasi kegiatan PKM mitra menilai pelaksanaan workshop memberikan kemudahan dalam pemilihan dibanding acara tradisional, proses perhitungan lebih cepat sehingga efektif digunakan, perhitungan, keamanan dan kerahasiaan terjamin. Hasil penilaian dari peserta dapat disimpulkan bahwa peserta menyetujui untuk menggunakan aplikasi e-voting untuk pemilihan OSIS dengan persentase indeks penilaian di atas 75%.
PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN POKLIMAN TAMAN TJIMANOEK INDRAMAYU Kholil Kholil; Nafiah Ariyani; Ninin Gusdini; Laila Febrina
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3820

Abstract

Taman Tjimanoek merupakan kawasan taman terbuka berkonsep ekoriparian  yang terletak di tepian Sungai Cimanuk di Kabupaten Indramayu. Popularitas Taman Tjimanoek sebagai taman rekreasi keluarga mampu mendorong peningkatan jumlah pengunjung dari waktu ke waktu. Namun kesadaran terhadap kebersihan,  keindahan, dan rasa ikut memiliki dari para pengunjung yang masih rendah menyebabkan fasilitas yang ada di taman ini cepat rusak. Jika kondisi ini tidak diatasi maka akan mengurangi keindahan taman bahkan mengancam kelestariannya. Oleh karena itu perlu ada kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga taman berbasis sungai yang cukup langka di Indonesia ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membentuk kelompok peduli masyarakat. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat melalui pembentukan kelompok peduli taman (Pokliman). Proses pembentukan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: tahap persiapan, tahap pembentukan, dan tahap formalisasi. Metode yang digunakan pada tahap persiapan adalah observasi dan wawancara, pada tahap pembentukan digunakan metode focus group discussion, sedangkan pada tahap formalisasi mengikuti prosedur yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu. Melalui sosialisasi dan proses pendampingan yang intensif oleh Tim PKM, serta memilih pendekatan bottom-up dalam proses pembentukan kelompok, telah terbentuk Kelompok Peduli Taman Tjimanoek beserta struktur dan tujuan organisasi, serta tugas dan tanggung jawab pengurus. Kelompok Peduli Taman Tjimanoek menjadi wujud kepedulian dan rasa ikut memiliki masyarakat yang diharapkan mempunyai peranan dan kontribusi penting dalam menjaga dan merawat keindahandan kelestarian Taman Tjimanoek yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Indramayu
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT DETEKSI DINI BENCANA BANJIR UNTUK DI WILAYAH JATIBENING, BEKASI Syah Alam; Indra Surjati; Lydia Sari; Yuli Kurnia Ningsih; Pudji Astuti; Simon Jansen Saragi; Muhammad Ilham
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3405

Abstract

Banjir adalah bencana alam yang sering terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Salah satu permasalahan yang menyebabkan bencana banjir adalah adanya sumbatan pada saluran air yang menyebabkan air meluap dan menimbulkan genangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan solusi dengan memberilkan kegiatan pelatihan pembuatan deteksi dini bencana banjir menggunakan deteksi ketinggian air yang diletakkan pada saluran pembuangan air di wilayah Perumahan Jatibening, Bekasi yang mengalami bencana banji diawal tahun 2021. Alat yang dirancang menerapkan teknologi tepat guna dengan memanfaatkan pelampung water level control yang dikoneksikan dengan power supply dan relay sebagai sakelar otomatis. Informasi ketinggian air direpresentasikan menggunakan indicator lampu LED dan jika air sudah meluap maka sirine akan berbunyi untuk memberikan informasi kepada warga sekitar agar dapat segera mengevakuasi barang-barang berharga dan lainnya. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap deteksi bencana banjir meningkat menjadi 98% dan alat deteksi ketinggian air berhasil diterapkan dan ditempatkan di saluran pembuangan air di wilayah perumahan jatibening, bekasi.
PENYULUHAN LITERASI KEUANGAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LUBUK MINTURUN-SEI.LAREH, KOTA PADANG Romi Rianto Harahap; Lisa Fitriani Rahman; Fahrul Ruzi; Sry Yulia Anrizal; Alyani Atsarina; Ash Shadiq Egim; Riche Fermayani
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.4003

Abstract

Kondisi saat ini masih banyak masyarakat terutama ibu rumahtangga yang sulit dalam membedakan kebutuhan dan keinginan untuk mengalokasikan uang, kondisi ini akan berdampak pada permasalahan finansial yang semakin kompleks. Masalah ibu rumahtangga lainnya yaitu belum merencanakan keuangan secara baik seperti sering meminjam kepada rentenir dengan bunga yang tinggi agar cepat dapat uang saat kebutuhan mendesak. Urgensi dari kegiatan ini yaitu dapat memberi solusi bagi ibu rumahtangga dan masyarakat umum dimana literasi keuangan keluarga bukan hanya tentang mengelola uang, tetapi juga tentang menciptakan fondasi yang kuat untuk kesejahteraan finansial jangka panjang. Tujuan kegiatan ini agar peserta memahami mengelola uang keluarga secara efektif, meminimalisir utang, menjaga kestabilan keuangan sehingga dapat mengatasi tantangan keuangan dan meraih tujuan keuangan mereka. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah sharing informasi dengan memberikan pengetahuan, termasuk melakukan diskusi. Hasil kegiatan ini pemahaman peserta meningkatkan. Mereka memahami secara baik pentingnya literasi keuangan dan merencanakan keuangan keluarga sehingga dapat meningkatkan kesadaran mereka dalam membuat rencana keuangan dan anggaran rumah tangga dengan baik. Secara tidak langsung PKM ini dapat membantu pemerintah dalam mengurangi masalah kemiskinan
PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK TARUNA TANI DESA JATIGUWI KECAMATAN SUMBERPUCUNG, KABUPATEN MALANG DALAM KOMERSIALISASI PRODUK PUPUK ORGANIK Profiyanti Hermien Suharti; Sandra Santosa; Mochammad Agung Indra Iswara; Ustman Syah Amrullah; Haris Puspito Buwono; Ratih Indri Hapsari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3755

Abstract

Kelompok Taruna Tani Desa Jatiguwi merupakan salah satu kelompok tani yang beranggotakan karang taruna Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang dimana dibentuk sebagai upaya aparat Desa Jatiguwi dalam mengembangkan kemandirian para petani dalam mencukupi kebutuhan pupuk. KTT Desa jatiguwi memanfaatkan sampah biomassa di lingkungannya sebagai bahan baku untuk membuat pupuk organik. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi sampah organik dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Pupuk organik yang dihasilkan sudah diujicoba pada tanaman dan hasilnya cukup baik. Permasalahan yang dihadapi oleh KTT Desa Jatiguwi yaitu belum memiliki pemahaman yang cukup dalam mendapatkan izin edar, layak jual, dan merk dagang untuk produk pupuk organik. Agar masyarakat memahami cara memasarkan produk yang dibuatnya sehingga dapat menjualnya dengan aman, legal, dan memperoleh pangsa pasar yang besar. Kegiatan PPM diawali dengan pre-test bagi peserta untuk mengukur pemahaman mitra terhadap pemasaran pertanian. Setelah itu dilakukan kegiatan sosialisasi pada tahap pemasaran produk kepada mitra yang dilanjutkan dengan pertukaran dan tanya jawab pada saat proses pengurusan izin edar pupuk organik. Kegiatan PPM diakhiri dengan post-test untuk menggali pemahaman masyarakat setelah mengikuti sosialisasi. Hasil skor pre-test dan post-test diolah dengan analisis uji T berpasangan, diperoleh hasil |????ℎ????????????????????|> ???????????????????????? dan nilai ???? ????????????????????< ???? maka ????0 ditolak yang berarti terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan pre-test agar sosialisasi dapat terlaksana dengan sukses.
PENYULUHAN ONLINE MARKETING DALAM UPAYA KETAHANAN EKONOMI MELALUI PENJUALAN UDENG DI KELURAHAN BLOOTO KOTA MOJOKERTO Zenita Afifah Fitriyani; Dwi Dewianawati; Oktaviani Permatasari; Fajar Budiyanto; Megawati Citra Alam
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3692

Abstract

Perkembangan dunia digital saat ini menjadi hal penting dalam dunia bisnis, karena aktivitas komunikasi dengan menggunakan jaringan internet menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, sehingga suatu usaha dituntut untuk menjual produknya secara online, salah satunya adalah UMKM Udeng. Namun permasalahan yang terjadi adalah pelaku usaha yang masih belum memahami tentang penjualan online, padahal kemajuan teknologi saat ini menuntut pelaku usaha untuk dapat menjual produknya dengan menggunakan media online marketing, sehingga tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan penyuluhan online marketing untuk meningkatkan penjualan produk Udeng. Metode yang digunakan yaitu terdiri dari tiga fase antara lain fase persiapan, fase pelaksanaan, dan fase evaluasi. Adapun hasil pengabdian masyarakat ini yaitu pada fase persiapan dilakukan observasi dan wawancara untuk menggali informasi tentang permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM Udeng. Pada fase pelaksanaan dilakukan penyuluhan dan diskusi untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya online marketing dan cara mempromosikan produk melalui online marketing. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan peluang yang berpotensi dalam meningkatkan penjualan Udeng