cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PELATIHAN PERACIKAN KOPI BAGI WIRAUSAHAWAN MUDA DI ASOSIASI DAN INDUSTRI KOPI INDONESIA CABANG SUMATERA UTARA Anshar, Muhammad; Nasution, Sarah; Harahap, Ahmad Taufik; Hanum, Azizah; Aqsho, Muhammad
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.664

Abstract

Kemajemukan masyararakat Kota Medan menjadikan potensi perekonomian masyarakat kota ini seharusnya lebi sejahtera namun sampai dengan tahun 2019 masih banyak masyarakat kota Medan belum mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari yang mana hal tersebut dipengaruhi beberapa factor yaitu inflasi. Inflasi ini terus-menerus terjadi di Kota Medan. Oleh karena itu rencana pemberdayaan masyarakat Tim Pengabdi Universitas Dharmawangsa bekerjasama dengan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) dalam hal pengembangan kopi sebagai sentra industry baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat di Kota medan khussunya dan Di Indonesia pada umumnya. Program Kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi wirausahawan muda. Generasi muda mempunyai potensi yang sangat besar untuk mengoptimalkan dan memanfaatkan kapasitas sesuai dengan potensi budaya kewirausahaan. Metode yang digunakan dalan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Model Parcipatory Rural Appraissal yaitu metode dengan keterlibatan seluruh masyarakat dalam kegiatan Pengabidan kepada masyarakat yang telah dilaksanakan. Dari PKM ini, tahapan yang dilakukan adalah Pendampingan dalam pengidentifikasian potensi wirausahawan muda dalam diskusi yang dilaksanakan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahapan pada pelaksanaan Pengabdian ini juga mampu memberikan peningkatan bagi seluruh peserta dengan terciptanya iklim diskusi aktif dalam memajukan usaha perkopian di Kota Medan
PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS HOTS BAGI GURU SD IT TAMAN CAHAYA SIANTAR Armanto, Dian; Suprayetno, Edi; Sinaga, Kurniawan; Sugiarto, Abdi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1225

Abstract

Intrumen penilaian pembelajaran yang berkualitas merupakan alat ukur untuk mengetahui pencapaian hasil belajar siswa. Pelatihan penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para guru SD IT Taman Cahaya Siantar dalam menyusun instrumen penilaian berbasis HOTS. Kegiatan Pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh para guru dikarenakan masih rendahnya kompetensi guru dalam mendesain instrument penilaian sesuai standar kurikulum. Melalui kegiatan ini para guru diberikan wawasan sekaligus kemampuan secara teknis dalam menyusun instrumen penilaian. Kegiatan pelatihan ini dibagi menjadi lima bagian, yaitu kegiatan pre-test, eksplorasi, elaborasi, konfirmasi dan post-test. Pada tahap pre-test para peserta mengerjakan soal yang berkaitan dengan penilaian berbasis HOTS, pada tahap eksplorasi narasumber melalukan brainstorming kepada peserta yang berkaitan dengan penilaian berbasis HOTS. Setelah melakukan brainstorming narasumber melakukan kegiatan elaborasi, yaitu penjelasan materi tentang penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS. Pada tahap konfirmasi, peserta pelatihan diarahkan untuk membentuk kelompok dan melakukan diskusi dalam menyusun instrumen penilaian berbasis HOTS. Tahap selanjutnya perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelompok lainnya. Pada tahap post-test peserta mengerjakan soal yang berkaitan dengan materi pelatihan dengan hasil terdapat peningkatan nilai post-test dengan nilai peningkatan 59,52% dimana hasil rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 74,60 dari nilai rata-rata pre-test 44,40 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil pelatihan ini secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan guru SD IT Taman Cahaya Siantar dalam mendesain instrumen penilaian berbasis HOTS
SOSIALISASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG BENAR PADA KONSUMEN APOTEK YUDHISTIRA SURAKARTA Pambudi, Risma Sakti
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1654

Abstract

Antibiotik digunakan sebagai salah satu pengobatan konsumen infeksi. Penggunaan antibiotik yang tepat dapat memberikan manfaat bagi konsumen, akan tetapi jika tidak digunakan dengan benar dapat mengakibatkan resistensi bakteri atau konsumen dapat kebal terhadap antibiotik. Salah satu Langkah yang dapat dilakukan adalah pemberian edukasi dalam penggunaan antibiotik yang bijak dan benar pada masyarakat. Sosialisasi dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi dengan para konsumen di Apotek Yudhistira Surakarta. Hasil sosialisasi kepada 30 konsumen menunjukkan bahwa sebelum diberi pemaparanterdapat 16 konsumen  belum paham tentang penggunaan antibiotik. Akan tetapi setelah diberi pemaparan 30 konsumen sudah bisa memahami tentang penggunaan antibiotik secara benar. Oleh karena itu, perlu dukungan dari profesi kesehatan lainnya untuk memberikan edukasi  penggunaan antibiotik yang bijak dan benar guna mewujudkan upaya pemerintah dalam menurunkan resistensi bakteri.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA SMA HARAPAN 1 MEDAN MELALUI PENERAPAN METODE SQ3R Juliana, Juliana; Amaniarsih, Dwi Suci; Darmayanti, Erni
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1870

Abstract

Pemahaman teks berbahasa Inggris merupakan satu kompetensi yang diperlukan untuk menguasai materi teks yang diajarkan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman teks bacaan berbahasa Inggris menerapkan metode SQ3R. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SMA Harapan 1 Medan. Metode pelaksanan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi mengenai cara penerapan metode SQ3R dan pengerjaan latihan soal tes pemahaman bacaan berbahasa Inggris. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai cara menerapkan metode SQ3R yang berdampak pada peningkatan kemampuan pemahaman siswa melalui angket dan hasil tes. Hasil angket menunjukkan bahwa 90% siswa telah memahami cara menerapkan metode SQ3R yang berdampak pada peningkatan kemampuan pemahaman siswa. Hasil tes siswa menunjukkan nilai rata rata kemampuan pemahaman siswa memperoleh 80 poin. Dari hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa implementasi metode SQ3R mampu meningkatkan pemahaman siswa SMA Harapan 1 Medan
SOSIALISASI PENGELOLAAN LAHAN GAMBUT DALAM KEGIATAN USAHA TANI BERKELANJUTAN DI SMK NEGERI 1 RUNDENG Pirngadi, Rahmat Suryanto
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1968

Abstract

Jumlah lahan gambut di Indonesia saat ini mencapai 22,5 juta hektar. Bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia saat ini memaksa masyarakat mulai melakukan aktivitas pertanian di atas lahan gambut. SMK Negeri 1 Rundeng adalah sebuah sekolah menegah kejuruan yang berada di kecamatan Rundeng Kota Subulussalam provisnsi Aceh. Sebagian besar kecamatan Rundeng terdiri dari lahan gambut. Lahan gambut di kecamatan Rundeng telah mengarah pada kerusakan akibat dari kegiatan pertanian yang dilakukan oleh petani dengan cara mengeringkan air diatas permukaan lahan gambut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kepahaman kepada siswa SMK Negeri 1 Rundeng tentang bagaimana pengelolaan lahan gambut dalam kegiatan usaha tani berkelanjutan. Dalam kegiatan sosialisasi, materi yang disampaikan meliputi , partama : menyampaikan meteri dari definisi lahan gambut, kedua : menyampaikan materi fungsi dari  lahan gambut dan ketiga : manyampaikan cara melakuakan kegiatan usaha tani yang benar diatas lahan gambut. Dari hasil sosialisasi didapatkan bahwa pertama : sebelum dilakukan sosialisasi, sebagian besar siswa tidak mengetahui apa definisi dari lahan gambut, dan setelah dilakukan sosialisasi seluruh siswa mengetahui definisi dari lahan gambut, kedua : sebelum dilakukan sosialisasi, para siswa tidak mengetahui fungsi dari lahan gambut, dan setelah dilakukan sosialisasi, seluruh siswa mengetahui tentang fungsi dasar dari lahan gambut yaitu terutama sebagai cadangan karbon dan cadangan air, ketiga : sebelum dilakukannya sosialisasi, siswa tidak mengetahui tentang cara bertani yang benar diatas lahan gambut, setelah dilakuan sosialisasi, siswa mulai mngerti tentang bagai mana cara Bertani yang benar diatas lahan gambut, terutama dalam mempertahankan air gambut serta tidak melakukan pembakaran dalam pembersihan lahan pertanian
USAHA GULA MERAH DARI NIRA KELAPA SAWIT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NILAI EKONOMI MASYARAKAT DI DESA PEGAJAHAN Rahmaini, Rahmaini; Lubis, Yudha Wijaya; Arlinda, Lisa; Ramadhani, Muhammad Rizki; Ramadhan, Ratih; Aisah, Siti; Lestary, Ayu
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2286

Abstract

Pengembangan ekonomi setiap desa sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahtreaan masyarakat. Pelaku usaha memiliki peran penting untuk meningkatkan roda perekonomian suatu desa. Diketaui bahwa Desa Pegajahan merupakan Desa yang terletak di Kecamatan Perbaungan dan memiliki potensi yang cukup signifikan dalam meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Pada pengabdian yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Sumatera Utara Medan Kelompok 147 di Desa pegajahan mulai dari tanggal 18 July–18 Agustus 2022 ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pemasaran secara online kepada pemilik usaha gula merah berbahan dasar nira sawit untuk memperluas jaringan pemasaran agar dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Pegajahan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan saat melaksanakan pengabdian masyarakat ditemukan bahwa jaringan pemasaran hanya sebatas agen atau bergantung pada pengepul saja. Oleh sebab itu pengabdian dilaksanakan dengan cara memberikan sosialisasi atau penyuluhan kepada pengusaha gula merah agar dapat memperluas jaringan pemasaran yang nantinya meningkatkan penjualan, hasil produksi dan keuntungan sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Metode pengabdian yang dilakukan yatu observasi dan wawancara, identifikasi masalah, pelaksanaan sosialisasi, penerapan, evaluasi dan hasil akhir. Hasil akhir pada pengabdian ini adalah pengetahuan mitra tentang pemasaran online meningkat, sehingga pemasaran semakin luas dan meningkatnya pendapatan mitra
PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN PENGETAHUAN KADER TENTANG PERAWATAN LUKA KUSTA DENGAN PENDEKATAN LEARNING BY DOING Sahiddin, Muhamad; Kismiyati, Kismiyati; Felle, Zeth Roberth; Sunarti, Sunarti
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2411

Abstract

Wilayah kerja Puskesmas Hamadi merupakan daerah dengan kasus Kusta tertinggi di Kota Jayapura. Stigma masih menjadi masalah pada kasus kusta yang menyebabkan masyarakat enggan untuk mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan. Hal ini berakibat pada munculnya penderita dengan kondisi luka kusta yang cukup parah. Peningkatan kapasitas kader kusta tidak hanya pada kemampuan untuk menemukan pasien baru dengan risiko kusta, melainkan kader perlu memiliki kemampuan untuk melakukan perawatan luka kusta untuk menjangkau pasien yang tidak mau melakukan pengobatan di Puskesmas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada kader dan masyarakat dalam melakukan perawatan luka kusta. Kegiatan ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Hamadi, Jayapura pada bulan Juni–Oktober 2022. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan learning by doing dengan kegiatan berupa demonstrasi dan ceramah tanya jawab. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat adalah kader kusta dan masyarakat yang berjumlah 21 orang. Tim pengabdian masyarakat memberikan demonstrasi perawatan luka kusta, selanjutnya peserta melakukan simulasi secara bergantian. Pengukuran hasil kegiatan dilakukan dengan evaluasi proses dan evaluasi hasil. Hasil evaluasi proses menunjukan peserta memiliki tingkat partisipasi yang tinggi dan mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir, secara sukarela bergantian untuk melakukan simulasi, serta mampu menunjukan kemampuan untuk melakukan perawatan luka kusta. Sedangkan hasil evaluasi peningkatan pengetahuan peserta sebelum (60±8,803) dan sesudah (75,7±8,984) pelatihan diperoleh peningkatan skor sebesar 15,7 poin. Kegiatan dapat dilanjutkan dengan kunjungan rumah perawatan luka kusta oleh kader dan masyarakat di rumah pasien yang didampingi tim pengabdian masyarakat untuk memberikan pengalaman aksi nyata pada penderita kusta di lingkungan tempat tinggalnya
PENDAMPINGAN DESAIN PERAGA DAN PERANGKAT PEMBELEJARAN INOVATIF BAGI GURU DI GUGUS SEKOLAH DASAR SRONO, BANYUWANGI Rusdianto, Rusdianto; Wahyuni, Diah; Supeno, Supeno
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2561

Abstract

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan di abad 21 menuntut siswa untuk beradaptasi dan mengikuti perkembangan tersebut. Guru pun harus mampu mengembangkan keterampilan abad 21 untuk menciptakan generasi emas melalui pendidikan yang bermutu. Para guru di Gugus Sekolah Dasar Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi kurang terampil dalam mendesain, mengembangkan, dan mengimplementasikan alat peraga dan perangkat pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan berbagai kegiatan belajar dan penilaian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam mendesain alat peraga dan perangkat pembelajaran inovatif bagi guru di Gugus Sekolah Dasar Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu para peserta sangat tertarik dan memiliki minat yang tinggi untuk mendesain alat peraga untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Meningkatnya kreatifitas guru dalam menyiapkan media pembelajaran, meningkatnya pengetahuan guru tentang desain dan menggunakan alat peraga dan meningkatkan kesadaran guru untuk berinovasi dalam pembelajaran khususnya penggunaan alat peraga yang memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, terjadi peningkatan keterampilan guru dalam mendesain alat peraga dan perangkat pembelajaran inovatif
PELATIHAN PEMBENIHAN IKAN SELINCAH DI DESA BURAI, KECAMATAN TANJUNG BATU, KABUPATEN OGAN ILIR Yonarta, Danang; Syaifudin, Mochamad; Fitrani, Mirna; Mukri, Retno Cahya; Marsi, Marsi; Rarassari, Madyasta Anggana; Taqwa, Ferdinand Hukama; Tanbiyaskur, Tanbiyakur
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2751

Abstract

Desa Burai adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Desa Burai dikelilingi oleh sungai kelekar dan rawa yang kaya akan flora dan fauna. Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan merupakan salah satu dari 50 desa ekowisata terbaik di Indonesia. Permasalahan yang dialami oleh pembudidaya ikan termasuk yang dihadapi oleh kelompok pembudidaya ikan di Desa Burai saat ini belum mampu memproduksi benih ikan Selincah secara mandiri dan kontinue sehingga ketersediaan benih untuk usaha pembesaran budidaya ikan selincah masih mengandalkan dari hasil tangkapan alam. Untuk mengatasi masalah yang timbul dan untuk meningkatkan produksi khususnya pembudidaya ikan selincah maka perlu ditingkatkan usaha budidaya yang lebih intensif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan atau menyuntikkan hormon ovaprim ke dalam tubuh ikan yang sudah matang gonad untuk meempercepat proses pemijahan sehingga dapat dihasilkan benih ikan selincah yang baik dimana jumlah, mutu dan waktu penyediaannya dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan teknis pembudidaya ikan dengan transfer teknologi pembenihan ikan selincah secara terkontrol dan meningkatkan produksi benih ikan selincah secara berkelanjutan. Hasil produksi mitra sebelum adanya kegiatan PKM ini hanya mampu menangkap dari alam, sekarang sudah bisa melakukan pemijahan secara mandiri
PSIKOEDUKASI KETERAMPILAN REGULASI EMOSI PADA SISWA SMP Anggraini, Friska Nur; Maryam, Effy Wardati; Widyastuti, Widyastuti; Affandi, Ghozali Rusyid
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3156

Abstract

Pada masa perkembangan remaja individu memasuki masa storm and stress. Kemampuan regulasi emosi yang berlangsung tidak tepat, akan membuat remaja cenderung mengikuti emosinya dalam berbagai tindakan yang menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti terjadinya perkelahian yang merugikan lingkungan sekitar. Keterampilan psikologis akan membantu siswa untuk meningkatkan kesehatan mental mereka. Pengabdian kepada masyarakat yang berupa psikoedukasi dilakukan pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Sebanyak 47 siswa mengikuti kegiatan ini. Hal ini ditunjang dari asesmen kebutuhan melalui wawancara dan menyebarkan kuesioner berupa google form dilakukan untuk mengidentifikasi masalah yang di alami siswa. Psikoedukasi memberikan pengetahuan dan keterampilan (role play) metode regulasi emosi dengan Expressive Writing dan Breathing Exercise. Berdasarkan analisis yang dilakukan dengan menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan dari nilai pre-test sebesar 33.000 menjadi 33.979 dalam perhitungan post-test pemahaman tentang psikoedukasi regulasi emosi. Sedangkan dalam pre-test Visual Scale Analoge (VAS) untuk mengukur emosi yang semulanya memiliki rata-rata 3.340 memiliki penurunan menjadi 3.149. Hasil ini menggambarkan bahwa psikoedukasi keterampilan regulasi emosi mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapkan siswa SMP terutama untuk meningkatkan keterampilan meregulasi emosi