Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
958 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN EKO ENZIM DARI KULIT BAWANG SEBAGAI ANTIBAKTERIA PADA SEDIAAN SABUN PENCUCI PIRING
Maryanti, Adelina;
Wulandari, Fitri;
Siagian, Dewi Sartika;
Sidoretno, Wahyu Margi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3318
Kulit bawang merupakan hasil sampingan dari penggunaan umbi bawang yang biasanya dibuang tanpa diketahui manfaatnya. Kulit bawang mempunyai banyak manfaat yaitu sebagai antioksidan, antimikrobia, sebagai penyubur tanaman dan sebagai pestisida alami. Hal ini disebabkan kulit bawang mengandung berbagai zat aktif seperti flavonoid, quercetin, saponin, minyak atsiri, aliin, allisin, kalsium, zat besi, magnesium dan lain sebagainya. Manfaat kulit bawang dapat diperoleh dengan cara ekstraksi, pengomposan dan fermentasi. Fermentasi Kulit bawang atau eko enzim dapat dimanfaatkan sebagai anti bakteria pada berbagai bahan yang digunakan sehari-hari seperti pada sabun pencuci piring. Sabun pencuci piring telah diproduksi oleh Komunitas Kerukunan Keluarga Pondok Dahlia Indah (KKPDI) di Perumahan Pondok Dahlia Indah RT 3 RW 12 Kelurahan Pebatuan Kecamatan Kulim, Pekanbaru. Namun produk sabun pencuci piring mengalami hambatan pemasaran karena bersaing dengan berbagai produk komersial sejenis lainnya. Oleh sebab itu diperlukan inovasi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sabun pencuci piring. Tim pengabdian memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan mengadakan pelatihan pembuatan eko enzim dari limbah kulit bawang sebagai antibakteri pada sediaan sabun pencuci piring. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan limbah organik berupa kulit bawang untuk diolah menjadi eko enzim sebagai anti bakteri pada sediaan sabun pencuci piring. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah transfer IPTEK dan pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta yang hadir mendapatkan pengetahuan tentang pemanfaatan dan cara mengolah limbah organik berupa kulit bawang menjadi eko enzim yang dapat dijadikan sebagai antibakteri. Peserta yang hadir mempraktekkan pembuatan eko enzim dari limbah kulit bawang dan mengaplikasikannya pada sediaan sabun pencuci piring
PELATIHAN PENDAMPINGAN KONFLIK PADA ANAK
Roswita, Maria Yang;
Bramanwidyantari, Maria
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2547
Pelatihan Pendampingan Konflik pada Anak dilakukan di Kampung Tambak Mulyo yang merupakan Daerah dampingan Lembaga Pendamping Usaha Buruh Tani dan Nelayan Keuskupan Agung Semarang (LPUBTN-KAS). Pelatihan ini diberikan untuk orangtua di Kampung Tambak Mulyo yang memiliki anak berusia 2 sampai dengan 12 tahun. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada para orang tua agar dapat mendampingi anak yang sedang mengalami konflik. Pelatihan dilakukan secara luring dengan peserta berjumlah 22 orang ibu-ibu. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode psikoedukasi, diskusi kelompok dan role playing. Pelatihan ini dilakukan selama dua kali pertemuan dan diantara dua kali pertemuan tersebut ada tugas yang perlu dilakukan oleh peserta pelatihan, yaitu menerapkan cara-cara yang diberikan dalam materi pelatihan pada pertemuan pertama untuk didiskusikan dalam pertemuan pada pertemuan berikutnya. Secara keseluruhan diperoleh hasil bahwa peserta mendapatkan manfaat dari pelatihan
SELA (SELF AWARENESS) CAMPAIGN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN MENTAL REMAJA DI DESA PAYA BAKUNG
Tarigan, Beby Astri;
Chowin, Nicholas;
F, Cornelissen;
Vebiani, Regina Yusvanila;
Panjaitan, Rio Fernando
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2560
Sejak pemberlakuan perubahan sistem edukasi selama pandemi covid 19, banyak dampak yang mempengaruhi kehidupan remaja khususnya pada kesehatan mental. Meskipun demikian, masih terdapat kurangnya perhatian akan hal tersebut khususnya dalam bidang pendidikan dimana masyarakat masih belum memahami pentingnya kesehatan mental di zaman sekarang. Terbentuknya SELA (Self Awareness) Campaign bertujuan untuk mengedukasi pentingnya edukasi kesadaran mental khususnya kepada remaja. Dalam pembahasannya, edukasi dan pemaparan informasi mengenai kesehatan mental sendiri tidak cukup untuk membuat remaja agar tertarik dan terdorong untuk mempelajarinya lebih lanjut. Dilihat dari keseluruhan permasalahan kesehatan mental remaja, dapat disimpulkan bahwa yang melatarbelakangi munculnya masalah kesehatan mental adalah kesadaran diri mereka yang kurang dalam mempelajari diri sendiri, dalam hal ini dikatakan dengan self awareness atau kesadaran diri. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan edukasi konvensional yang interaktif, santai dan tidak invasif dalam upaya meningkatkan kesadaran mental remaja Desa Paya Bakung. Tahapan kegiatan mulai dari pemberian pretest posttest, psikoedukasi, pemaparan edukasi dan terakhir evaluasi berlangsung selama 3 bulan yang diawali oleh sosialisasi program dan koordinasi dengan pihak Desa Paya Bakung. Metode penyuluhan bersifat konvensional yang melibatkan pelaksana langsung dengan mitra. Pada hasil kegiatan yang dilaksanakan, adanya peningkatan kesadaran mental melalui pengukuran dengan pretest dan postest yang mengalami kenaikan rata-rata 29%. Hal ini menunjukkan keantusiasan dari peserta untuk memperoleh informasi dan memahami lebih dalam mengenai kesadaran mental.
PANDU BANGKIT: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PANDAN DURI DENGAN PEMANFAATAN WEB SEBAGAI MEDIA PENGELOLAAN WISATA CAMPGROUND
Ari, Rolly Anggara;
Buana Sakti, Dwi Putra
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3125
Bendungan memiliki peranan strategis sebagai salah satu sumber daya alam yang mendukung kehidupan masyarakat. Peranan bendungan menjadi sangat penting, khususnya dalam upaya mempertahankan sumber daya air yang berkelanjutan. Bendungan juga dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi untuk menenangkan diri. Pada masa pandemi covid 19 ini orang-orang hanya berdiam di dalam rumah yang menimbulkan banyak sekali efek samping kepada kehidupan manusia seperti ekonomi menurun, sulitnya mencari pekerjaan, banyak pekerja yang diberhentikan dan masih banyak lagi. Hal tersebut juga terjadi di bendungan pandan duri dimana sebagian besar masyarakatnya juga menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Namun karena terdampak pandemi, banyak sekali masyarakatnya yang hanya menjadi pengangguran. Padahal jika kita lihat dengan seksama potensi wisata yang ada disana sangatlah besar. Ditambah dengan lokasi yang strategis serta pemandangan yang indah menambah kesan untuk berwisata ke bendungan desa Pandan Duri. Oleh karena itu diperlukan kegiatan Pandu Bangkit yang merupakan program pemberdayaan masyarakat desa Pandan Duri dengan pemanfaatan Web sebagai media pengelolaan wisata campground. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana pada pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melakukan penyuluhan, pelatihan, dan pembuatan sarana dan prasarana pendukung. Adapun hasil dari kegiatan Pandu Bangkit ini selain berupa adanya sarana dan prasarana, terjadi peningkatan potensi wisata yang dipromosikan serta terjadi peningkatan pengetahuan mitra terhadap pengelolaan website. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat membentuk pola pikir masyarakat desa Pandan Duri mengenai pentingnya potensi wilayah yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan ekonomi pada daerah tersebut.
PROFIL KEMAMPUAN KETRAMPILAN PROSES SAINS DASAR SISWA MADRASAH ALIYAH AL-FIRDAUS SAMARINDA SETELAH PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT UKUR
Yatnikasari, Santi;
Asnan, Muhammad Noor;
Zulkarnain, Isnaini
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1068
Keterampilan proses sains dikembangkan dengan tujuan untuk melatih kreativitas siswa agar dapat berpikir dan menemukan konsep secara mandiri, terampil dan ilmiah dalam memecahkan berbagai masalah. Penerapan keterampilan proses sains dasar adalah upaya untuk mengurangi kesulitan belajar khususnya di bidang sains dengan menggunakan praktikum dalam menggunakan alat ukur. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) Al-Firdaus Samarinda dengan tujuan sebagai sumbangsih ilmu pengetahuan terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Selain itu untuk melatih siswa menggunakan alat ukur sebagai penerapan keterampilan proses sains dasar. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 siswa, dimulai dengan presentasi, kemudian tim memberikan pendampingan kepada siswa untuk melakukan pengukuran dan pengisian LKS yang telah disediakan, kemudian diberikan angket. Respon siswa menyatakan bahwa materi pelatihan menambah pengetahuan, mudah dipahami dan diterapkan dengan persentase 84,64% dengan kriteria baik. Respon siswa terhadap pelatih dari tim Pengabdian Masyarakat adalah pelatih yang memberikan perhatian, pendampingan dan mempresentasikan materi dengan baik dengan persentase 86,21 dengan kriteria baik. Hasil evaluasi siswa menunjukkan nilai rata-rata 75,2% dengan kriteria cukup baik. Hal tersebut menjadi indikator ketercapaian pada kegiatan pengabdian ini dalam kemampuan penggunaan alat ukur
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH HASIL PENELITIAN BAGI GURU
Ulfa, Siti Maria;
Aisyah, Rasyidah Nur;
Setyowati, Yulis
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1439
Melakukan penelitian tidak semudah menulis artikel. Menulis sebuah artikel dari hasil penelitian mungkin menjadi sesuatu yang sangat sulit bagi mereka yang belum pernah mengenalnya. Dalam menyusun susunan bagaimana sebuah artikel harus dibuat atau disusun guru perlu disesuaikan dengan cara bagaimana mereka seharusnya bekerja melakukan sebuah artikel. Melalui workshop online ini, tim pengabdi mencoba membantu para guru agar terbiasa menyusun sebuah penelitian menjadi sebuah artikel yang siap dipublikasikan. Kegiatan ini dilakukan secara online di mana terlebih dahulu guru diberikan penjelasan bagaimana seharusnya sebuah artikel dibuat. Setelah itu, mereka dibagi menjadi beberapa kelompok dengan tutornya untuk membantu mereka mengerjakan lokakarya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan dan menambah wawasan pengetahuan tentang bagaimana menulis karya ilmiah utamanya menyusun artikel dari hasil penelitian. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan penyampaian materi. Hasilnya, salah seorang guru berhasil menyusun penelitiannya menjadi sebuah artikel yang siap dipublikasikan. Workshop ini sangat membantu para guru untuk membuka pikiran mereka tentang bagaimana artikel yang bagus dapat dibuat dari penelitian mereka sendiri. Sebagai kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan ini adalah hal yang memang dinantikan oleh semuanya walaupun kenyataannya menulis karya ilmiah adalah hal yang cukup berat mengingat guru dengan faktor usia dan pekerjaan sekolah lainnya. Maka perlu adanya kegiatan sejenis yang berkelanjutan dan terarahÂ
PENYULUHAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS BAGI TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS KABUPATEN MAMUJU
Ashari, Agus Erwin;
Askur, Askur
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1756
Pengelolaan limbah medis di puskesmas belum dilakukan secara baik sesuai ketentuan, berdampak terhadap gangguan kesehatan masyarakat dan lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan penyuluhan tentang pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan. Kegiatan ini ikuti sebanyak 36 orang tenaga kesehatan yang ada di puskesmas Binanga dan Puskesmas Tampa Padang yang dilaksanakan masing-masing selama 1 hari. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, sebelum dan setelah penyuluhan dilakukan pengukuran pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan tentang pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan sebesar 8,53. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan bahwa penyuluhan dengan metode cermah dan diskusi dapat meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan limbah medis di puskesmas.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN PADAT TRANSPARAN KOMBINASI MINYAK ATSIRI SEREH, LEMON DAN KAYU MANIS
Nafisah, Umi;
Antari, Ester Dwi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1912
Dusun Demangan Rt 18 Rw 6 Gabugan Tanon Sragen, mempunyai karakter masyarakat yang kreatif dan produktif. Salah satu penggerak produktifitas masyarakat sekitar adalah Karang Taruna Karya Remaja yang juga diwadahi oleh Karang Taruna, dan juga didukung oleh ibu-ibu PKK sebagai penggerak kreativitas masyarakat sekitar.  Tujuan dari kegiatan ini adalah supaya masyarakat lebih memahami tentang sabun padat transparan, masyarakat memahami tentang minyak atsiri yang dapat dimanfaatkan untuk dibuat dalam sediaan sabun padat transparan, masyarakat dapat mengetahui formulasi dan proses pembuatan sabun padat transparan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan menggunakan metode ceramah, metode demonstrasi dan pelatihan, dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi keberjalanan produk. Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan, peserta telah memahami proses pembuatan sabun padat transparan. Kelebihan dari kegiatan yang telah dilaksanakan adalah warga mendapatkan ilmu baru tentang produk yang bisa dikembangkan untuk dapat dikomersilkan selain produk yang telah warga punyai. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan, sehingga mampu menambah pengetahuan peserta tentang cara pembuatan sabun yang dapat dimanfaatkan dalam membuka cabang wirausaha kelompok ibu – ibu PKK dan Karang taruna desa Demangan, Tanon, Sragen. Tetapi warga perlu dilakukan pendampingan dalam proses perijinan untuk sediaan sabun padat transparan yang dihasilkan
PELATIHAN KARIR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGAMBILAN KUPUTUSAN KARIR SISWA
Faruq, Faruq;
Aziz, Muhammad Fahmi;
Sukmakarti, Laksmy Dewi;
Rahmawati, Siti;
Purwandari, Eny
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.2008
Perencanaan karir sangat dibutuhkan bagi siswa SMA untuk membantu dalam memilih jenis studi lanjut dan pemilihan rencana kerja, akan tetapi masih banyak siswa yang bingung akan karir apa yang akan dijalani di kemudian hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini memiliki tujuan sebagai upaya meningkatkan pengambilan keputusan karir siswa, dengan menggunakan metode pelatihan dengan kombinasi dari metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab serta adanya evaluasi program secara online diakhir sesi. Mitra kegitan PKM ini adalah siswa SMA Negeri 1 Plaosan Magetan dan SMA Negeri 3 Magetan yang belum memiliki gambaran karir, belum menentukan pilihan karir dan karir siswa masih diatur oleh orang tua/keluarga. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM ini adalah terjadi peningkatan pengambilan keputusan karir peserta PKM melalui pelatihan karir yang diberikan berdasarkan nilai rata-rata pada pengukuran awal adalah 63.38 dan nilai rata-rata pengukuran akhir 88.00 dan adanya perubahan pengambilan keputusan karir yang akan di jalankan peserta di kemudian hari. Dengan demikian pelatihan ini efektif untuk meningkatkan keputusan karir siswa dan berkontribusi untuk ranah pendidikan, khususnya pendidikan tingkat SMA untuk mempersiapkan karir siswa pasca lulus sekolah
PELATIHAN TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN PEMUKIMAN
Oktarina, Yosi;
Subandi, Andi;
Nurhusna, Nurhusna;
Mekeama, Luri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2365
Fase tanggap darurat diperlukan pada saat terjadi bencana diantaranya berupa kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, dan perlindungan. Keterlibatan masyarakat dalam fase mitigasi dan tanggap darurat bencana sangat diperlukan untuk meminimalisir dampak kerugian yang timbul akibat bencana baik kerugian yang bersifat materiil maupun immateriil. Mitra dalam kegiatan ini yaitu desa Pematang Rahim, yang terletak di Kecamatan Mendahara Ulu terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Permasalahan yang sering terjadi pada wilayah ini berupa kebakaran baik itu kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran pemukiman serta belum pernah dilakukan pelatihan tanggap darurat bencana kebakaran pemukiman. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam upaya mitigasi dan tanggap darurat bencana kebakaran pemukiman. Peserta dalam kegiatan ini yaitu warga Desa Pematang Rahim yang berjumlah 25 orang. Tahapan kegiatan pengabdian ini meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pengabdian didapatkan peningkatan pengetahuan warga mengenai tanggap darurat bencana kebakaran pemukiman (64%). Warga juga merasa antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan. Diharapkan kegiatan pelatihan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap upaya mitigasi dan tanggap darurat bencana kebakaran pemukiman