cover
Contact Name
Febry Ichwan Butsi
Contact Email
ichwan.butzi@gmail.com
Phone
+6283161745174
Journal Mail Official
ejurnal@stikpmedan.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi "Pembangunan" Jalan Sisingamangaraja No. 84 Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
ISSN : -     EISSN : 26227290     DOI : -
Jurnal Communique ini memuat artikel ilmiah yang berasal dari hasil penenelitian dan kajian komunikasi. Kajian ini berasal dari berbagai macam cakupan yakni kajian media , jurnalisme, humas, komunikasi organisasi, komunikasi pemasaran, dan kajian yang relevan dengan ilmu komunikasi. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yakni pada bulan April, dan Otober.
Articles 172 Documents
Pengaruh Social Media Engagement Tiktok Terhadap Brand Image Somethinc Martha, Abyan Dwi; Sari, Wina Puspita; Fadhlurrahman, Ahmad Rifqi; Putriana, Muria; Putri, Amelinda Septia; Widy, Alisya Sasqia; Fahrizky, Ibnu Arya; Febriyani, Nadira Syfha
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten pada Social Media Engagement TikTok terhadap Brand Image Somethinc. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatif. Populasi penelitian mencakup followers aktif akun TikTok @somethinc yang berjumlah 3.245.000 pada tanggal 20 maret 2024 dengan sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden, yang terdiri dari 21% laki-laki dan 79% perempuan, memberikan respon positif terhadap Brand Image Somethinc berdasarkan dimensi Kekuatan, Kepentingan, dan Keunikan. Analisis data menunjukkan nilai rata-rata responden pada variabel Social Media Engagement sebesar 2,985 dan pada variabel Keputusan Pembelian sebesar 3,275. Hasil uji korelasi menggunakan SPSS menunjukkan bahwa Social Media Engagement TikTok memiliki pengaruh yang kuat terhadap Brand Image Somethinc dengan nilai korelasi sebesar 0,792. Koefisien determinasi sebesar 0,627 menunjukkan bahwa 62,7% variabel Brand Image dipengaruhi oleh Social Media Engagement, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa t-hitung > t-tabel, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga mengonfirmasi pengaruh signifikan antara Media Sosial TikTok terhadap Brand Image Somethinc. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat respon positif secara keseluruhan, ada kelemahan dalam dimensi kontribusi pengguna yang perlu ditingkatkan melalui sistem penghargaan yang lebih efektif dan mekanisme umpan balik yang konstruktif. Untuk meningkatkan keterlibatan pengguna, platform media sosial perlu mengembangkan sistem penghargaan yang lebih baik, menyediakan umpan balik yang membangun, serta mengadakan kampanye atau program yang mendorong partisipasi aktif. Selain itu, meningkatkan kesadaran pengguna akan pentingnya kontribusi mereka dan membentuk komunitas khusus yang lebih terfokus dapat membantu pengguna merasa lebih dihargai. Penyesuaian algoritma juga diperlukan untuk memastikan tampilan kontribusi yang lebih adil dan merata. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan engagement dan memotivasi pengguna untuk lebih aktif berkontribusi, sehingga membawa dampak positif bagi platform dan komunitas secara keseluruhan.
REPRESENTASI NORMALISASI KORUPSI DALAM FILM PENDEK “RECEH” KARYA LULA STUDIO Rochman, Arif Nur; Urfan, Noveri Faikar
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.399

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Representasi Normalisasi Korupsi Film Pendek “Receh” Karya Lula Studio. Film tersebut menceritakan tentang kehidupan masyarakat didesa yang sedang melakukan transaksi jual beli. Namun dalam transaksi jual beli itu terselip indikasi tindakan korupsi walaupun nilainya kecil. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai normalisasi korupsi yang muncul pada film pendek “Receh” tersebut. Korupsi tak hanya muncul dalam lingkungan politik saja seperti banyak yang di beritakan di stasiun televisi serta media sosial, namun faktanya masih banyak kasus korupsi yang muncul pada lingkungan masyarakat menengah kebawah. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif disertai dengan pendekatan analisis Roland Barthes. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara menganalisis scene yang menunjukkan representasi pesan moral yang muncul. Proses analisis data menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes serta dipadukan sengan teori representasi Stuart Hall. Pada penelitian ini subjek yang difokuskan kepada Tokoh Mbah Karsono yang dapat dilihat dari segi denotasi (Signifier) yang menjelaskan hubungan penanda dan pertanda pada realitas menghasilkan makna eksplisit. Konotasi (signified) menjelaskan hubungan penanda dan pertanda pada non realitas, sehingga mendapatkan makna implisit dan mitos (myth) yang menjelaskan kebiasaan dan kepercayaan yang berlaku dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi pesan moral pada film pendek Receh ini ialah, Pertama masyarakat menjadi kurang percaya dengan penegak hukum, kejujuran yang semakin langka, dan sifat mengelabuhi.
Analisis Strategi Komunikasi Penghulu Pada Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Tenggarong Azhari, Encik Muhammad Naufal
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.409

Abstract

Analisis Strategi Komunikasi Penghulu Pada Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Tenggarong. Mengenai rumusan masalah yang akan dibahas dalam skripsi ini yaitu : Bagaimana strategi komunikasi penghulu pada pelaksanaan Bimbingan Perkawinan di Kantor Urusan Agama Kecamatan TenggarongJenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan komunikasi. Sumber data pada penelitian ini adalah Penghulu Kantor Urusan Agama Kecamatan Tenggarong dan sepasang Calon Pengantin. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Serta teknik analisis data dan pengolahan data dilakukan dengan tiga tahap yaitu penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi penghulu mengacuh pada komunikasi kelompok yang teknik penyampaian pesannya secara informatif dan persuasif.Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menarik kesimpulan bahwa dalam menetapkan strategi atau metode yang dipakai Kantor Urusan Agama Kecamatan Tenggarong telah menggunakan metode informatif dan edukatif. Hal tersebut bisa dilihat dari informasi yang diberikan pada saat bimbingan perkawinan.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN LADANG BUDAYA TENGGARONG DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA MELALUI MEDIA DIGITAL Effendi, Muhammad Ilham Nur; ., Erwiantono; ., Hairunnisa
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.411

Abstract

Strategi Komunikasi Pemasaran Ladang Budaya Tenggarong Dalam Mempromosikan Wisata Melalui Media Digital. Mengenai rumusan masalah yang akan dibahas dalam skripsi ini yaitu : Bagaimana strategi komunikasi pemasaran Ladang Budaya Tenggarong dalam mempromosikan wisata melalui media digital. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan komunikasi. Sumber data pada penelitian ini adalah pihak pengelola Ladang Budaya Tenggarong dan pengunjung yang datang berkunjung ke Ladang Budaya Tenggarong. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Serta teknik analisis data dan pengolahan data dilakukan dengan tiga tahap yaitu penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Ladang Budaya Tenggarong sudah sangat efektif dan berjalan dengan baik yaitu dengan mempromosikan wisata melalui media digital seperti menyebarluaskan informasi dimedia sosial dengan empat tahap dari bauran pemasaran 4Ps yaitu Product, Price, Place dan Promotion.
MAKNA TRADISI TAWUR DI DESA WANAJAYA KECAMATAN TAMBAKDAHAN KABUPATEN SUBANG Chikawidya, Chikawidya; Utamidewi, Wahyu; Nayiroh, Luluatu
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.443

Abstract

Tradisi Tawur di Desa Wanajaya merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang didapatkan. Tradisi ini melibatkan sanak saudara, kerabat, dan tetangga sekitar rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi untuk memahami motif, makna, dan simbolisme tradisi Tawur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif masyarakat melakukan tradisi Tawur didasari oleh motif sebab (rasa tanggung jawab atas janji) dan motif tujuan (harapan, permohonan, dan pembersihan diri). Masyarakat memaknai tradisi Tawur sebagai ungkapan rasa syukur, bersedekah, dan kebahagiaan. Simbol-simbol dalam tradisi Tawur memiliki makna: beras kuning (keselamatan, pencapaian, dan penghilang kesialan), uang recehan (rasa syukur dan penghargaan), dan permen (pemanis kehidupan). Tradisi Tawur merepresentasikan rasa syukur masyarakat atas rezeki, memperkuat hubungan sosial, dan mengandung nilai-nilai budaya yang luhur.
PENERAPAN AMPLIFIED WORD OF MOUTH ANTARA KONSULTAN JAFRA DENGAN CUSTOMER DALAM PEMBENTUKAN CUSTOMER LOYALTY Simanjuntak, Tasya Irwanty
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.451

Abstract

The beauty industry is increasing and has many competitors, so every beauty industry must have a strategy to build and maintain customer loyalty. As was done by JAFRA Cosmetics, in this research, the researchers were interested in seeing how consultants implemented amplified word of mouth to form customer loyalty. Customer loyalty plays a vital role in the company so that it can help the company's development. The writing of this research discusses how JAFRA Cosmetics implements amplified word of mouth to form customer loyalty. This research aims to determine how JAFRA Cosmetics implements amplified word of mouth to form customer loyalty. This research uses a descriptive qualitative approach with phenomenological methods. Data collection was carried out using structured interviews. The data sources used are primary through interviews with several JAFRA consultant sources and secondary through documentation. The data analysis technique in this research is the interactive analysis model by Miles and Huberman, who state that qualitative data analysis activities are carried out continuously. The results of the data analysis show that there are several ways to spread amplified word of mouth, such as through social media by carrying out regular branding, skin checks to customers, and providing education and testimonials. Therefore, any information supplied by JAFRA consultants gives customers confidence and can attract customers to make purchasing decisions, thereby forming customer loyalty.
ANALISIS PENERAPAN GAYA KOMUNIKASI SUPERVISOR DI DIVISI PRODUKSI Wijaya, Dian; Purnomo, Agustina Multi; Fitriah, Maria
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.463

Abstract

Salah satu komponen yang mempengaruhi kondusifitas dan kelancaran di tempat kerja adalah gaya komunikasi yang digunakan oleh supervisor. Gaya komunikasi yang digunakan oleh setiap supervisor dapat berpengaruh secara berbeda terhadap komunikasi yang dilakukan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui gaya komunikasi yang diterapkan supervisor di divisi produksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan data primer yang dilakukan melalui kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari referensi ilmiah yaitu buku, jurnal artikel dan media website. Populasi dari penelitian ini yaitu karyawan dari Unit Percetakan Al-Quran dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yaitu karyawan yang bekerja di divisi produksi dan di bawahi oleh koordinator dan sujpervisor yang ada di divisi produksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator "the relinguishing style" mendapatkan nilai tertinggi dengan kategori Baik. Penelitian ini menyatakan bahwa gaya komunikasi yang memungkinkan karyawan untuk berinisiatif dan bekerja secara mandiri dianggap lebih disukai dan lebih produktif. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa para karyawan merasa nyaman dan percaya diri ketika supervisor menggunakan gaya komunikasi the relinguishing style yang menunjukkan bahwa ada banyak kepercayaan dan kerja sama di lingkungan komunikasi mereka.
ANALISIS PEMAKNAAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PADA LIRIK LAGU BTS BERJUDUL “00.00” (ZERO O’CLOCK) nuraini, deviyanti; Fitriah, Maria; ., Sukarelawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.467

Abstract

Musik sebagai media komunikasi yang sering digunakan untuk menyampaikan pesan emosional dan social. Penelitian ini menganalisis lirik lagu BTS yang berjudul “00.00” (Zero O’Clock) dengan menerapkan teori semiotika Roland Barthes untuk mengindentifikasi makna denotasi, makna konotasi, dan makna mitos. Pendekatan kualitatif digunakan dengan desain deskriptif dan teknik analisis semiotika. Metode pengumpulan data mencakup wawancara dengan penggemar BTS serta analisis dokumen tertulis, foto, gambar dan video terkait. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa makna denotasi dari lirik mencerminkan perasaan ragu dan sedih terhadap kehidupan yang tampak lebih rumit dari orang lain, tetapi dengan afirmasi positif dan doa, diri sendiri yakin bahwa kesulitan bersifat sementara dan segera menemukan kebahagiaan. Makna konotasi menekankan pentingnya tetap berfikir positif dan menggunakan kesuksesan orang lain sebagai motivasi. Makna mitos menegaskan keyakinan bahwa Tuhan selalu ada mendengarkan doa, dan fase sulit dapat diatasi dengan semangat baru dan motivasi dari pencapaian orang lain.
PENGALAMAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA RANTAU DI STIK-P MEDAN Raja, Menti; Vita, Nadra Ideyani; Barus, Remaja Putra
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i1.512

Abstract

Perbedaan budaya terwujud dalam berbagai bentuk dalam komunikasi antarbudaya, yang memberikan pengaruh besar pada pertukaran budaya. Pertama terdapat perbedaan dalam Bahasa dan gaya komunikasi. Individu dari latar belakang budaya yang berbeda menggunakan Bahasa dan cara komunikasi yang beragam untuk mengekspresikan pikiran, emosi dan niat. Misalnya, beberapa budaya menekankan ekspresi tidak langsung, sedangkan yang lain cenderung kepada keterusterangan. Hal ini dapat menyebabkan kesalah pahaman dan kebingungan dalam komunikasi antarbudaya. Kedua perbedaan nilai dan keyakinan sangat menonjol peran, kekuasaan dan perbedaan-perbedaan ini mempengaruhi pola perilaku, proses pengambilan Keputusan dan prioritas Masyarakat. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pengalaman komunikasi antar budaya mahasiswa Rantau yang sedang menempuh Pendidikan di STIK-P. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengalaman komunikasi mahasiswa Rantau saat berada di tempat baru dengan budaya baru,apa hambatannya dan bagaimana cara mereka untuk beradaptasi. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi, teori yang digunakan teori fenomenologi dari Alfred Schut dan teori adaptasi antarbudaya dari Gudykunts dan Kim. Penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data yaitu observasi,wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dari keseluruhan informan menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya melibatkan penyesuaian dan keterbukaan terhadap perbedaan, serta proses adaptasi yang memerlukan sikap positif dan penghargaan terhadap budaya lain.
ANALISIS FRAMING ROBERT N. ENTMAN PADA BERITA KEPUTUSAN MAHKAMA KONSTITUSI DALAM PENGATURAN PERENCANAAN KEPALA DAERAH PADA EPAPER MEDIA INDONESIA DAN KOMPAS PRIODE 23-24 AGUSTUS 2024 sasena, Ardi dwi; Urfan, Noveri Faikar
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i2.473

Abstract

Jurnal ini mengulas tentang Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan pencalonan kepala daerah dalam Pilkada 2024 telah menjadi perhatian publik dan media, terutama mengenai putusan ambang batas pencalonan serta penetapan usia calon kepala daerah. Media memiliki peran penting dalam membingkai keputusan tersebut dan bagaimana hal itu diterima oleh masyarakat. Analisis ini bertujuan untuk memahami bagaimana masing-masing media membingkai peristiwa politik penting ini dan dampaknya terhadap opini publik, menggunakan pendekatan framing menurut Entman. Metode yang digunakakan pada penelitia ini menggunkan pendekatan kualitatif berfokus pada analisis deskriptif teks melalui ePaper media Indonesia dan kompas. Teknik pengumpulan data dalam artikel ini khususnya Media Indonesia dan Kompas Penulis akan mengumpulkan data dari kedua media tersebut untuk dianalisis menggunakan metode framing Robert Entman, yang mencakup empat elemen: define problems (mendefinisikan masalah), diagnose causes (mendiagnosis penyebab), make moral judgement (membuat penilaian moral), dan treatment recommendation (rekomendasi penanganan). Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa pendekatan Entman menjadi pedoman yang relevan dan tepat dalam memahami framing berita yang disajikan oleh media. Dari analisis pemberitaan di Kompas dan Media Indonesia pada tanggal 23-24 Agustus 2024 terkait isu revisi UU Pilkada menunjukkan bahwa kedua media cenderung berpihak kepada kepentingan rakyat dalam menghadapi upaya revisi Undang-Undang Pilkada oleh DPR yang bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).