cover
Contact Name
Febri Giantara
Contact Email
almutharahah@diniyah.ac.id
Phone
+6281365687847
Journal Mail Official
febrigiantara@diniyah.ac.id
Editorial Address
LPPM STAI Diniyah Pekanbaru Jl. Kuau No.001/ Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
ISSN : 20880871     EISSN : 27222314     DOI : http://doi.org/10.46781/al-mutharahah
Published by LPPM STAI Diniyah Pekanbaru, since Volume 1 Issue 1 June 2011. Al-Mutharahah is a magazine run by the LPPM STAI Diniyah Pekanbaru, which is regularly published every June and December. The magazine focuses on the latest topics on education, sharia economics, sharia banking, psychology, and the development of Islamic society. The writings in this journal are open to academics, researchers, and professionals to education. The scope of the Al-Mutharahah Journal focuses on the publication of scientific research results on: 1. Islamic religious education, 2. Islamic banking, 3. Islamic community development, 4. Islamic economy, 5. Islamic psychology, and 6. Islamic education for young children.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
Eksplorasi Strategi Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Peserta Didik di Abad 21 di SD Diniyyah Pekanbaru Mursal Mursal
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v23i01.1750

Abstract

Abstrack This study explores Islamic Religious Education (IRE) strategies in building student character in the 21st century. Social and technological transformations necessitate adapting IRE approaches to remain relevant to contemporary needs and challenges. Through a descriptive qualitative method with case studies in several educational institutions, this research identifies various innovative strategies, such as the integration of Islamic values into multidisciplinary curricula, the utilization of digital technology for interactive learning, and the development of community-based projects that foster empathy and social responsibility. The findings indicate that effective IRE in the digital age requires a shift from dogmatic approaches to pedagogies that facilitate critical reflection, dialogue, and the application of religious values in real-life contexts. The implications of this research highlight the importance of continuous IRE teacher training, the development of contextual teaching materials, and collaboration among schools, families, and communities to shape students with excellent and adaptive character. Keywords:, Student Character, 21st Century, Education Strategies, CurriculumIntegration, Digital Technology, Innovative Pedagogy Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi strategi pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun karakter peserta didik di abad ke-21. Transformasi sosial dan teknologi menuntut adaptasi pendekatan PAI agar relevan dengan kebutuhan dan tantangan kontemporer. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus di beberapa lembaga pendidikan, penelitian ini mengidentifikasi berbagai strategi inovatif, seperti integrasi nilai-nilai keislaman dalam kurikulum multidisiplin, pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran interaktif, serta pengembangan proyek berbasis komunitas yang menumbuhkan empati dan tanggung jawab sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI yang efektif di era digital memerlukan pergeseran dari pendekatan dogmatis ke pedagogi yang memfasilitasi refleksi kritis, dialog, dan aplikasi nilai-nilai agama dalam konteks kehidupan nyata. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan guru PAI yang berkelanjutan, pengembangan materi ajar yang kontekstual, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, serta masyarakat untuk membentuk peserta didik berkarakter unggul dan adaptif. Kata Kunci: Karakter Peserta Didik, Abad ke-21, Strategi Pendidikan, Integrasi Kurikulum, Teknologi Digital, Pedagogi Inovatif.
Pengaruh Metode Drill and Practice Dengan Time Limit Terhadap Kelancaran Membaca Al-Qur’an Siswa Kelas IX Di MTS NU Miftahul Huda Ledug murikhatul akhsani; askhabul kirom; wiwin fachrudin yusuf; m. jamhuri
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v23i01.2068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode drill and practice yang dipadukan dengan batas waktu terhadap peningkatan kelancaran membaca Al-Qur'an siswa kelas IX di MTs NU Miftahul Huda Ledug. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kelancaran membaca Al-Qur'an siswa yang ditandai dengan kurang tepat pelafalan makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, serta kurang stabilnya tempo membaca. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test post-test design . Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IX. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes membaca Al-Qur'an yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji peered sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 71,44 meningkat menjadi 88,52 pada post-test . Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pre-test sebesar 0,952 dan post-test sebesar 0,941 (> 0,05). Selanjutnya hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test . Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode latihan dan latihan dengan batas waktu yang efektif dalam meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur'an siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) yang lebih terstruktur, disiplin waktu, dan berorientasi pada peningkatan keterampilan membaca Al-Qur'an secara optimal.
Strengthening Islamic Education in the Era of Global Disruption: Integrating Science, Religion, and Pedagogical Innovation at Al-Ittifaqiah Indralaya Islamic Boarding School Ulfa Hoyriah; Muhammad Wahyudi; Novi Ulfa Safitri; Agus Rifki Ridwan; Dinda Putri Januarta Putri Januarta
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the challenges of globalisation, technological developments, and the dichotomy between religious studies and science that still influences Islamic education practices. This study is important to show how Islamic boarding schools respond to these challenges while maintaining their Islamic identity. This study aims to analyse strategies for strengthening Islamic education in an era of global disruption through the integration of science, religion, and pedagogical innovation at the Al-Ittifaqiah Indralaya Islamic boarding school. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data was collected through in-depth interviews with pesantren leaders, teachers, and students, participatory observation of the learning process, and analysis of curriculum documents and institutional policies. Data analysis techniques were carried out thematically with stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, accompanied by triangulation of sources and techniques to maintain the validity of the findings. The results of the study indicate that the integration of science and religion at Al-Ittifaqiah Islamic Boarding School has been implemented contextually through value-based learning, strengthening scientific ethics, and adaptive pedagogical innovations. This integration contributes to strengthening the character of students, increasing the relevance of learning, and preparing them to face global challenges, despite limitations in the formal curriculum and digital literacy of educators. This study is limited to one pesantren location, so the generalisation of the findings is limited. However, the results of this study have important implications for the development of an adaptive integrative Islamic education model for the era of global disruption. This study offers a conceptual and empirical framework for the integration of science, religion, and pesantren-based pedagogical innovation that can be used as a reference for the development of Islamic education and further research. Keywords: Islamic education, integration of science and religion, pedagogical innovation, Islamic boarding schools, global disruption
Implementasi Fungsi Manajemen Dalam Penyambutan Jamaah Pasca-Haji Studi Tawur dan Nasi Adep-Adep di desa Pesarean, Kabupaten Tegal Khoerunnisa Nur Alya; Kurnia Muhajarah
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v23i01.2097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan tradisi penyambutan jamaah pasca haji di desa Pesarean, serta untuk mengetahui bagaimana implementasi fungsi manajemen dalam tradisi penyambutan jamaah pasca-haji di desa Pesarean, kabupaten Tegal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuali tati deskriptif dengan menggunakan pendekatan Etnografi yang bertujuan untuk menggambarkan budaya yang dipandang dari sisi pelaku atau anggota kelompok. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil temuan penelitian ini dapat diketahui bahwa pelaksanaan tradisi penyambutan jamaah pasca-haji dalam meng-implementasikan fungsi manajemen diterapkan atau diimplementasikan dengan baik seperti prinsip perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan, selain itu ditemukan juga makna dari nasi adep-adep selain sebagai simbol sedekah, terdapat arti lain menurut masyarakat desa Pesarean. Nasi adep-Adep berarti berhadapan, antara jamaah dengan masyarakat dan juga antara dua jamaah suami istri yang kembali berhadapan setelah terpisahkan dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji. Sementara tawur merupakan bahasa jawa dari kata awur yang artinya menabur dalam bahasa indonesia dapat diartikan juga menyebarkan.
Hibridasi Pendidikan Islam: Strategi Muhammad Abduh dan Ahmad Dahlan dalam Integrasi Kurikulum Tradisional dan Modern Randi Pratama; Wilaela Wilaela
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v23i01.2177

Abstract

Modernisasi pendidikan Islam merupakan respons terhadap dominasi sistem pendidikan Barat yang rasional dan terstruktur. Namun, proses tersebut tidak selalu berbentuk adopsi total, melainkan melalui strategi hibridasi yang memadukan tradisi keilmuan Islam dengan sistem pendidikan modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji gagasan hibridisasi pendidikan dan metode yang digunakan oleh para reformis, khususnya Muhammad Abduh dan Ahmad Dahlan, untuk menggabungkan kurikulum tradisional dan kontemporer. Dengan menggunakan metodologi kualitatif, penelitian ini mengkaji dan menganalisis literatur klasik dan modern dari perpustakaan. Temuan menunjukkan bahwa hibridisasi pendidikan berfungsi sebagai taktik epistemologis yang menggabungkan pengetahuan umum dan agama menggunakan tiga metode utama: transformasi budaya, integratif-epistemologis, dan selektif-adaptif. Integrasi kurikulum mencakup paradigma dan nilai keilmuan serta perubahan struktural, seperti yang ditunjukkan oleh reformasi Muhammad Abduh di Al-Azhar dan Ahmad Dahlan di Muhammadiyah. Dengan demikian, hibridasi pendidikan menjadi paradigma moderat yang relevan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan transformasi pendidikan kontemporer
Legal Fiction of Corporate Zakat: Ontological Paradox and Functional Hypocrisy in Islamic Financial Reporting rhonny riansyah; Iskandar Arnel; Alchudri Alchudri; Novi Yanti; Sofiandi Sofiandi
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v23i01.2178

Abstract

This study aims to examine the ontological paradox and systemic inconsistency of the corporate status as a legal subject of zakat (muzakkī) in contemporary Islamic jurisprudence. Adopting a critical interpretive paradigm and abductive design, this study synthesizes Foucauldian genealogy, John Searle's "Institutional Facts," Gunther Teubner's "Legal Hypocrisy," and the epistemic decomposition of the AAOIFI FAS 39 zakat-based accounting equation to deconstruct the corporate status. It is revealed that the recognition of the corporate status as muzakkī is an incoherent legal fiction. Genealogically, a corporation is an institutional fact that lacks the spiritual instruments of taklīf prerequisites, namely ʿaql (reason) and niyyah (intention). The epistemic decomposition of the zakat-based accounting equation proves the occurrence of an ontological paradox. Formally, a corporation is recognized as muzakkī, but operationally it is treated only as an agent (wakīl) of shareholders. This incoherent legal fiction is identified as "legal hypocrisy," intended to maintain religious legitimacy amidst economic pragmatism. Classical Islamic jurisprudence is substantively far more "honest" and anticipatory than modern legal theory in responding to the corporate phenomenon. This study recommends ontological reconstruction to end this functional hypocrisy by returning the position of zakat to the human subject (natural person) and affirming the pure position of corporations as wakīl (agent), without any pretensions to being legal subjects with independent taklīf obligations.
Optimalisasi Hak Pendidikan Inklusif dan Psychological Well-being Penyandang Disabilitas Pasca Implementasi Perda Kota Dumai Nomor 1 Tahun 2020 Renny Rahmalia; Basir; Willytiyo Kurniawan
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v23i01.2279

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya pemenuhan standar sarana, prasarana, dan tenaga pendidik pada Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Dumai, yang menyebabkan ketidaksesuaian antara mandat Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor 1 Tahun 2020 dengan realitas di lapangan, kondisi ini mencerminkan kegagalan dalam Tata Kelola Pemerintahan yang secara langsung mengancam pemenuhan hak dan berdampak negatif pada School Well-being (SWB) yang merupakan komponen dari Psychological Well-being (PWB) penyandang disabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis optimalisasi pemenuhan hak pendidikan inklusif dan kesejahteraan psikologi atau psychological well being (PWB) bagi penyandang disabilitas di Kota Dumai, serta mengetahui upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Dumai dalam memenuhi hak-hak tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum sosiologis atau empiris dengan pendekatan efektivitas hukum yang bersifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka, dan dokumentasi di Dinas Pendidikan Kota Dumai serta empat Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Dumai. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memberikan gambaran mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak pendidikan inklusif dan psychological well being (PWB) penyandang disabilitas di Kota Dumai belum terselenggara secara optimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa hambatan utama, yaitu: 1) keterbatasan anggaran pemerintah; 2) kurangnya tenaga pendidik baik secara kuantitas maupun kualitas (banyak guru yang tidak linier dengan kejuruannya); dan 3) belum optimalnya kontribusi Dinas Pendidikan dalam penyediaan sarana prasarana yang spesifik sesuai kebutuhan adaptif setiap jenis disabilitas, seperti keterbatasan buku khusus dan ruang terapi. Meskipun telah ada bantuan berupa Dana BOS, Program Indonesia Pintar (PIP), dan Bantuan Siswa Miskin (BSM), namun fasilitas fisik dan kualitas pendidik masih menjadi kendala utama dalam mencapai standar pendidikan inklusi yang memadai dan psychological well being penyandang disabilitas itu sendiri. Kata kunci: Hak Pendidikan, Penyandang Disabilitas, Pendidikan Inklusif, Psychological Wellbeing, Efektivitas Hukum
Metode Dakwah Da’i Dalam Pembinaan Keagamaan Pemakai Narkoba Di Pondok Rehabilitasi Narkoba Daarusy Syifaa Sumatera Utara Affan Saifullah Ahmad; Sahrul
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v23i01.2360

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang dan konsep dasar rehabilitasi di pondok rehabilitasi Daarusy Syifaa, juga mengetahui sistem rehabilitasi yang diterapkan di pondok rehabilitasi tersebut. Diharapkan penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi peran kegiatan keagamaan dalam rehabilitasi untuk mendukung proses rehabilitasi berdasarkan nilai-nilai spiritual. Lebih lanjut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendekatan da'i dan pembina terhadap peserta, faktor serta pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program rehabilitasi, hingga mengetahui indikator keberhasilan rehabilitasi di pondok rehabilitasi narkoba Daarusy Syifaa Sumatera Utara. Tingginya angka penyalahgunaan narkoba serta pentingnya pendekatan spiritual dalam rehabilitasi adalah masalah penelitian. Penelitian ini melakukan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan dakwah yang digunakan menggabungkan pendekatan spiritual dan tradisional melalui amalan keagamaan seperti shalat, dzikir, puasa, dan qiyamul lail, serta penggunaan terapi herbal. Metode ini tidak hanya berkonsentrasi pada pemulihan fisik peserta, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental dan spiritual mereka. Selain itu, pembina menggunakan pendekatan persuasif berbasis persaudaraan untuk membuat peserta terbuka dan nyaman. Tempat yang bersifat keagamaan dan fasilitas yang berkemampuan adalah faktor pendukung dalam proses rehabilitasi, sedangkan faktor penghambat utama adalah kurangnya dukungan dari keluarga peserta. Perubahan perilaku, peningkatan kedisiplinan, dan peningkatan kesadaran spiritual peserta merupakan indikator keberhasilan rehabilitasi. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan dakwah sangat membantu dalam rehabilitasi pemakai narkoba, terutama dalam membangun perubahan perilaku yang berkelanjutan.

Filter by Year

2018 2026