cover
Contact Name
M Ali Rusdi
Contact Email
saojurnal@iainpare.ac.id
Phone
+6285257099481
Journal Mail Official
saojurnal@iainpare.ac.id
Editorial Address
http://almaiyyah.iainpare.ac.id/index.php/almaiyah/about/contact
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan
ISSN : 1979245X     EISSN : 25489887     DOI : https://doi.org/10.35905/almaiyyah
Fokus Jurnal AL-MAIYYAH adalah mengintegrasikan isu-isu gender ke berbagai kalangan, khusususnya bagi pihak-pihak yang konsern dalam mengkaji, meneliti dan melakukan gerakan-gerakan pemberdayaan perempuan pada berbagai dimensi kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan. Sub tema yang terkait dengan gender dalam isu agama, pendidikan, hukum, politik, psikologi, sosiologi, sejarah, budaya dan bahasa.
Articles 243 Documents
ANALISIS PERBEDAAN RATA-RATA INDEKS PEMBERDAYAAN GENDER DI JAWA TIMUR Khaerun Nisa
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 12 No 2 (2019): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.52 KB) | DOI: 10.35905/almaiyyah.v12i2.691

Abstract

Tulisan ini mengkaji mengenai uji perbedaan rata-rata indeks pemberdayaan gender pada Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Timur periode tahun 2010-2015. Penelitian ini bertujuan untuk dapat dijadikan rujukan bagi pemerintah terkait di Provinsi Jawa Timur untuk mendeteksi Kota/Kabupaten yang memiliki nilai indeks pemberdayaan gender yang rendah dan mengidentifikasi indikator-indikator pembentuk yang menjadi penyebab rendahnya nilai indeks pemberdayaan gender di daerah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan indeks pemberdayaan gender pada Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Timur periode tahun 2010-2015 mengalami perbaikan. Hal ini mengindikasikan bahwa pencapaian peran wanita dalam politik dan ekonomi serta dalam pengambilan keputusan semakin membaik dari waktu kewaktu. Walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa kesenjangan antara penduduk laki-laki dan perempuan bahwa masih terjadi pada Kota/Kabupaten di JawaTimur.
PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA AL-FITYAN SCHOOL GOWA DITINJAU DARI GENDER Aras, Andi; Arifin, Sartika; Zahrawati B, Fawziah
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 12 No 2 (2019): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.555 KB) | DOI: 10.35905/almaiyyah.v12i2.695

Abstract

Pemecahan masalah adalah tingkatan berpikir tertinggi yang dibutuhkan siswa dalam belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari perspektif gender. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa SMAIT Al-Fityan School Gowa kelas X pada tahun pelajaran 2018/2019, yang terdiri dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan. Tahap penelitian dimulai dengan pemilihan subjek penelitian yang ditentukan berdasarkan tes kemampuan pemecahan masalah yang setara. Setelah pemilihan subjek, selanjutnya pemberian tugas pemecahan masalah, persamaan kuadrat, dan wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dengan wawancara dua kali yaitu memberi tes kepada siswa yang berbeda tetapi memiliki kemampuan yang sama dan jenis kelamin yang sama sehingga menghasilkan data yang konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang lebih baik dibandingkan dengan siswa laki-laki berdasarkan langka Polya: 1) memahami masalah, 2) perencanaan penyelesaian, 3) menyelesaikan masalah, dan 4) melihat kembali jawaban.
WAWASAN HADIS TENTANG HUBUNGAN MAHRAM KARENA PENYUSUAN Suarning, Suarning; Jalil, Abdul; Muliati, Muliati
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.629 KB) | DOI: 10.35905/almaiyyah.v13i1.696

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melakukan kajian wawasan hadis tentang hubungan mahram karena penyusuan. Metode yang digunakan yaitu metode tematik dengan pendekatan historis. Pendekatan lainnya digunakan adalah pedagogis, sosiologis, linguistik dan teologis normatif dalam memahami hadis.Teknik analisis menggunakan analisis tekstual, kontektual, dan intertekstual.Wawasan hadis Nabi tentang mahram sesusuan menunjukkan dengan adanya penyusuan memberikan kemutlakan terjadinya pengharaman perkawinan dari dan atas yang terkait dengan penyusuan.Semua anak yang menyusu secara langsung digolongkan anak sesusuan menyebabkan terjadinya hubungan mahram. Proses sampainya air susu ibu tersebut ke dalam rongga perut bayi, maka secara kontekstual air susu ibu yang telah menyenangkan sibayi dapat mengakibatkan status hukum mahram. Untuk itu seorang perempuan ketika hendak mengambil keputusan untuk anak susuan hendaknya berhati-hati dengan memperhatikan frekuensi susuan, kualitas ataupun kadar susuan, serta waktu atau batas umur susuan.
BUDAYA PATRIARKI DAN AKSES PEREMPUAN DALAM PENDIDIKAN Nursaptini, Nursaptini; Sobri, Muhammad; Sutisna, Deni; Syazali, Muhammad; Widodo, Arif
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 12 No 2 (2019): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.314 KB) | DOI: 10.35905/almaiyyah.v12i2.698

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan budaya patriarki dan akses perempuan dalam pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka yang berasal dari berbagai sumber seperti dari buku, jurnal, laporan dan data dari Badan Pusat Statistik. Hasil kajian ini adalah budaya patriarki sudah melekat dalam masyarakat yang menganggap bahwa yang harus mendapatkan pendidikan yang utama adalah anak laki-laki. Hal ini menyebabkan akses perempuan untuk mengenyam pendidikan terhambat karena masalah kultur yang ada dalam masyarakat. Keadaan ini dapat dilihat berdasarkan data persentase melek huruf untuk perempuan berjumlah 83,42 sedangkan laki-laki 91,86.  Data ini juga didukung data Index Pembangunan Manusia laki-laki mencapai 75,43 sementara Index Pembangunan Manusia perempuan sebesar 68,63. Data ini menunjukkan tingkat pendidikan perempuan terutama pada pendidikan tinggi rendah. Realitas ini tentunya bertentangan dengan tujuan pendidikan nasional yang tidak membedakan akses pendidikan berdasarkan jenis kelamin semuanya berhak mendapatkan pendidikan.
THE BASIC PRINCIPLE OF THE MAN TO ISLAMIC VIEW Musyarif, Musyarif; Ahdar, Ahdar
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 12 No 2 (2019): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.079 KB) | DOI: 10.35905/al-maiyyah.v12i2.699

Abstract

The concept of man according to the Qur'an is understood by paying attention to the words that each man is pointing at the meaning of Bechar, insane, and al - nas. God used the concept of Bechar in the Qur'an 37 times, the concept of Bechar is always connected to the biological properties of human origin such as clay or dry plate, the  human eating and drinking, Bechar is just a creature  being) static like animals. The word insan is mentioned in the Qur'an as much as 65 times. The concept of insane is always connected to the insane concept of psychological or spiritual nature of man as a creature who thinks, bear the mandate and given knowledge ( al - Ahzab : 72 ), human beings are becoming (becoming) and continues to move forward towards perfection. Said Al - Nas called 240 times, the concept of al - Nas refer to all human beings are social or collective.
KARAKTERISTIK IBU DAN POLA ASUH PRAKTEK PEMBERIAN MAKAN PADA ANAK USIA BAWAH DUA TAHUN Nurlan, Fausiah; Atika, Nur; Ulfia, Wiwik
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 12 No 2 (2019): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.006 KB) | DOI: 10.35905/almaiyyah.v12i2.700

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keterkaitan antara karateristik responden terhadap praktek pemberian makanan anak usia bawah dua tahun pada wilayah kerja Puskesmas Binamu Kec. Binamu Kab. Jeneponto. Penelitian ini merupakan studi potong lintang dengan penarikan sampel secara random sederhana. Sampel adalah ibu anak usia bawah dua tahun berjumlah 136 ibu. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung kepada responden. Uji hipotesis yang dilakukan menggunkan uji statistic Chi Square, dengan ?= 0,05 dan koefisien ? (phi). Hasi penelitian diketahui karateristik pendidikan ibu (p=0,030) dan pendapatan rumah tangga  (p=0,002) berhubungan dengan praktek pemberian makanan pada anak usia bawah dua tahun. Sementara itu tidak ditemukan keterkaitan pekerjaan ibu (p=0.514)  dan jumlah anggota keluarga (p=0,692)terhadap praktek pemberan makanan anak usia bawah dua tahun. Disarankan agar meningkatkan penyuluhan tentang praktek pemberian makan yang benar pada anak khususnya pada jumlah dan frekuensi makanan yang diberikan, selain itu informasi gizi yang diberikan tidak hanya pada ibu tetapi juga pada orang disekitar ibu.
ACTIVE COPING IBU YANG MEMILIKI ANAK TUNA GRAHITA DI KOTA SORONG Ituga, Almuhaimin Sarnav; Alman, Alman
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.849 KB) | DOI: 10.35905/almaiyyah.v13i1.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentangactive coping ibu yang memiliki anak tuna grahita di kota Sorong ditinjau dari kemampuan pengambilan keputusan, perbaikan situasi, pemaknaan, dan berpikir positifdalam mengatasi problem anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi yang melibatkan tiga orang responden yaitu ibu yang memiliki anak kandung dengan tuna grahita ringan, sedang, dan berat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa:1) Ditinjau dari kemampuan pengambilan keputusan, ibu memiliki keinginan besar merencanakan bimbingan intensif pada anak. 2) Ditinjau dari perbaikan situasi, ibu memasukkan anak ke sekolah umum setelah itu memindahkan ke sekolah luar biasa, memberikan terapi dan pemeriksaan dokter. 3) Ditinjau dari pemaknaan,ibu bisa menerima kondisi anak, memandang bahwa anaknya memiliki kekurangan, dan berkeyakinan bahwa semua pemberian Tuhan pasti ada hikmahnya. 4) Ditinjau dari berpikir positif, ibu berkeyakinan bahwa suatu saat anak dapat tumbuh normal, tetap optimis, berharap dengan kondisi anak bisa membuatnya masuk surga. Berdasarkan empat aspek active coping, ibu dengan anak tuna grahita ringan menunjukkan usaha lebih keras dalam mengoptimalkan kemampuan anaknya.Sedangkan untuk ibu yang memiliki anak tuna grahita sedang dan berat menunjukkan lebih banyak pemaknaan terhadap situasi yang dihadapinya.
POTENSI PEREMPUAN ACEH DALAM PENDIDIKAN Wirianto, Dicky
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.089 KB) | DOI: 10.35905/almaiyyah.v13i1.702

Abstract

Secara historis perempuan Aceh memainkan peranan penting baik sebagai pemimpin, panglima perang, budayawan maupun tokoh penting lainnya. Pasca konflik, tsunami dan perdamaian di Aceh, perempuan di Aceh tetap memainkan peranan penting dalam berbagai bidang, baik dalam pemerintahan, politik, budaya maupun pendidikan sehingga apa yang pernah berlaku sebelumnya tetap berkesinambungan hingga saat ini dengan pola dan model yang berbeda. Penulisan ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana potensi yang dimiliki perempuan Aceh khususnya dalam pendidikan sehingga didapatkan jawaban tentang peran dan fungsi perempuan di Aceh dalam kancah dunia pendidikan. Hasil penulisan ini menemukan bahwa perempuan Aceh memiliki potensi yang besar, tidak hanya sama dalam dunia pendidikan tetapi perempuan juga mampu mengakses lebih banyak secara kuantitas. Terbukti banyaknya perempuan Aceh yang memiliki akses menjadi guru, dosen, bahkan professor. Hal ini juga didukung oleh Qanun yang berlaku di Aceh saat ini tentang perlindungan dan pemberdayaan perempuan.Dalam penulisan ini dapat disimpulkan bahwa budaya Aceh dalam perlakukan antara anak perempuan dan laki-laki saat ini tidak berbeda dalam akses pendidikan sehingga masing-masing dapat menentukan arah pendidikan yang ingin ditempuh.
RELEVANSI KESETARAAN GENDER DAN PERAN PEREMPUAN BEKERJA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA DI INDONESIA (PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM) Fitriyaningsih, Putri Dyah Ayu; Munawan, Fita Nurotul Faizah
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.019 KB) | DOI: 10.35905/al-maiyyah.v13i1.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah terkait relevansi kesetaraan gender dan status perempuan bekerja terhadap kesejahteraan keluarga di Indonesia berdasarkan perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data sekunder yaitu dokumentasi. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa tidak ada dikotomi ruang publik bagi perempuan maupun laki-laki dalam pekerjaan. Keduanya memiliki hak dan kewajiban yang sama. Islam sebagai agama rahmatan lil alamin pun secara tegas menerangkan tentang kebebasan manusia berkarya dan bekerjasama dalam ?amar ma?ruf nahi munkar?. Di samping itu, dalam lingkup kenegaraan di Indonesia, perhatian atas kesetaraan hak dan kewajiban bekerja juga diatur dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Dengan adanya kesetaraan gender dalam pekerjaan ini, memberikan peluang bagi perempuan untuk ikut serta dalam memenuhi perekonomian keluarga. Sehingga secara langsung akan merubah sumber pendapatan rumah tangga yang awalnya hanya 1 (satu) sumber yaitu suami menjadi 2 (dua) sumber yaitu suami dan istri. Terbentuknya sinergitas antara laki-laki dan perempuan dalam sektor domestik maupun publik, akan meningkatkan kesejahteraan keluarga, baik material (keuangan) maupun non material.
PERLINDUNGAN PEREMPUAN MELALUI PERJANJIAN PRA NIKAH (RESPON TERHADAP ISU HUKUM DAN GENDER) Muttaqin, Muhammad Ngizzul; Rosadi, Miftah
Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): AL-MAIYYAH
Publisher : LP2M IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.664 KB) | DOI: 10.35905/al-maiyyah.v13i1.709

Abstract

Masalah dan kesalahpahaman dalam keluarga adalah suatu keniscayaan dan manusiawi. Cita-cita akan terciptanya sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia merupakan sebuah keharusan dan perintah dari Undang-undang. Salah satu amanat yang diberikan oleh Undang-undang dalam rangka menanggulangi problematika dalam rumah tangga adalah ?perjanjian pra nikah?. Dalam era kontemporer saat ini, perjanjian pra nikah diperlukan dalam rangka melindungi kepentingan perempuan. Dimana perempuan dalam isu gender kontemporer ini mempunyai peran dan kemampuan sebagaimana laki-laki. Kajian ini menggunakan analisa deskriptif-kualitatif melalui kajian pustaka (library research), dimana tulisan ini berupaya mengungkap pentingnya perjanjian pra nikah sebagai upaya melindungi kepentingan perempuan guna merespon isu hukum dan gender kontemporer, Temuan dalam penelitian ini menujukkan bahwa perlindungan perempuan bisa diminimalisir dan diantisipasi dengan perjanjian pra nikah. Sementara dalam isu hukum dan gender, perjanjian pra nikah bisa dilakukan sebelum dan sesudah pernikahan untuk mengatur semua hal yang dibutuhkan oleh kedua belah pihak guna menghilangkan diskriminasi dan penindasan terhadap perempuan.

Page 10 of 25 | Total Record : 243