cover
Contact Name
Eko Sumartono
Contact Email
ekosumartono@relawanjurnal.id
Phone
+6282138129668
Journal Mail Official
ekosumartono@relawanjurnal.id
Editorial Address
Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu Jl. Merapi Raya No.Kel, Kebun Tebeng, Kec. Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu 38226
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
ISSN : 23387033     EISSN : 27220613     DOI : https://doi.org/10.37676/jnph.v8i1
Core Subject : Health,
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year.  Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ).  It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles 420 Documents
ANALISIS FAKTOR RISIKO STRES KERJA PADA PEKERJA DI UNIT PRODUKSI PT. BORNEO MELINTANG BUANA EXPORT Habibi, Julius; ., Jefri
Journal of Nursing and Public Health Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.366 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v6i2.658

Abstract

Latar belakang: Stres kerja sampai saat ini masih menjadi salah satu pemasalahan yang sering dikeluhkan oleh pekerja di berbagai sektor industri. Stres kerja selain berdampak negatif bagikesehatan pekerja, juga akan menghambat kegiatan produksi di suatu industri. Secara umum penyebab stres kerja di industri berkaitan dengan faktor pekerjaan dan faktor individual dari pekerja.Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor individual (jenis kelamin, umur, masa kerja) dan faktor pekerjaan (jadwal kerja, beban kerja, konflik peran, konflik interpersonal) terhadap stres kerja pada pekerja di PT. Borneo Melintang Buana Export.Metode penelitian: Penelitian kuantitatif studi crosssectional dengan menggunakan NIOSH Generic Job Stress Questionnaire sebagai alat ukur pada penelitian.Hasil penelitian: Dari hasil analisis chi-square dengan menggunakan taraf signifikasi (p) ≤ 0,05 maka variabel independen yang berhubungan dengan stres kerja yaitu; jenis kelamin (p = 0,00), jadwal kerja (p = 0,00), konflik peran dan ketaksaan peran (p = 0,00), serta konflik interpersonal (p = 0,00). Sedangkan untuk variabel independen yang tidak berhubungan dengan stres kerja yaitu; umur (p = 0,28), masa kerja (p = 0,35), serta beban dan kecepatan kerja (p = 0,61). Hasil analisis mutivariabel dengan uji regresi logistik diketahui bahwa variabel independen yang paling dominan mempengaruhi stres kerja adalah konflik interpersonal dengan nilai odds rasio sebesar 13,145. Nilai Pseudo R2 sebesar 0,5124 bermakna bahwa varibel independen yang disertakan pada penelitian mempengaruhi variabel dependen sebesar 51,24 %.Kesimpulan: Berdasarkan hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa variabel independen seperti jenis kelamin, jadwal kerja, konflik peran, serta konflik interpersonal mempengaruhi stres kerja. Sedangkan variabel independen seperti umur, masa kerja, serta beban kerja tidak berpengaruh terhadap stres kerja.
PENGARUH  BUAH BIT (BETA VULGARIS) TERHADAP  INDEK ERITROSIT PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA Ikawati, Kartika; ., Rokhana
Journal of Nursing and Public Health Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.328 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v6i2.659

Abstract

Prevalensi Anemia pada remaja putri di Indonesia masih tinggi dan umumnya disebabkan defisiensi zat gizi mikro. Buah bit banyak mengandung zat gizi mikro yang dibutuhkan untuk perbaikan anemia. Indek Eritrosit digunakan untuk mengetahui derajad dan jenis anemia berdasarkan morfologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah bit terhadap indek eritrosit pada remaja putri dengan anemia. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel penelitian 30 orang dari populasi mahasiswi AAK 17 Agustus 1945 Semarang dengan teknik sampling quota. Obyek penelitian digunakan darah vena EDTA. Asupan buah bit sebanyak 200 gr yang dikonsumsi dalam bentuk sari buah bit 250 ml/hari selama 7 hari. Nilai Indek eritrosit diperhitungkan dari kadar Hb, jumlah eritrosit dan nilai hematokrit yang diperiksa dengan alat hematology analyzer. Data kemudian dianalisis dengan uji beda Paired T-test dan Wilcoxon test. Rata-rata kadar Hemogobin meningkat sebesar 1,3 g/dl (12%), hematokrit meningkat sebesar 4 vol% (13%), jumlah eritrosit meningkat sebanyak 310.329 sel/µl (8,4%). Untuk Indek Eritrosit terjadi peningkatan nilai rata-rata MCV sebesar 3fl (3,5%), nilai MCH meningkat 1 pg (3%) dan nilai MCHC meningkat 1 point atau 3%. Hasil uji beda didapatkan nilai P<0.05. Terdapat peningkatan yang bermakna terhadap nilai Indek Eritrosit setelah mengonsumsi buah bit. Konsumsi buah bit berpengaruh terhadap peningkatan nilai indek eritrosit remaja putri dengan anemia.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN SELF EFFICACY MENYUSUI DALAM MEMBERIKAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI RUMAH SAKIT DR. SOBIRIN KAB. MUSI RAWAS TAHUN 2018 Aminah, Siti; Samidah, Ida; ., Mirawati; Aprianti, Delta
Journal of Nursing and Public Health Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.491 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v6i2.660

Abstract

Secara statistik sekitar 3% balita tidak dapat mencapai perkembangan motorik mereka tepat waktu. Namun dari jumlah itu, hanya sekitar 15-20% anak-anak mengalami perkembangan abnormal, sedangkan sisanya masih bisa berkembang normal meski sedikit lebih lambat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh dengan perkembangan anak usia 4-6 tahun di Puskesmas Muara Kulam di Kecamatan Ulu Rawas tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 4-6 tahun di Puskesmas Muara Kulam di Kecamatan Ulu Rawas pada tahun 2018 yang berjumlah 135 anak, dengan total sampel sebanyak 58 responden diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian kecil responden (24,1%), memiliki perkembangan yang tidak dapat diuji, hampir separuh dari responden (39,7%), tidak memiliki pola asuh dan analisis bivariat yang baik menunjukkan bahwa ada hubungan asuh dengan perkembangan anak usia 4-6 tahun di Puskesmas Muara Kulam di Ulu Rawas Tahun 2018 (p = 0,001. Kepada pihak Puskesmas diharapkan berperan dalam mendeteksi perkembangan anak usia dini secara optimal dan memberikan pemahaman kepada orang tua dalam perkembangan anak-anaknya.
ANALISIS KOLESTEROL LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) PADA PENGKONSUMSI PRODUK MINUMAN HERBAL “X” KOTA BENGKULU TAHUN 2017 ., Susiwati; RS, Sunita; Farizal, Jon
Journal of Nursing and Public Health Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.248 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v6i2.661

Abstract

Latar Belakang : Lipoprotein merupakan gabungan antara lemak (trigliserida), fosfolipida, kolesterol (bebas ester-kolesterol) serta Protein. Terdapat empat macam lipoprotein yaitu : kilomikron yang dibentuk dalam usus yang didaportasikan ke hati, Very Low Density Lipoprotein (VLDL) yang merupakan hasil perubahan dari kilomikron di dalam hati yang berfungsi untuk mentransportasikan trigliserida ke jaringan, Low Density Lipoprotein (LDL) yang terbentuk dari VLDL setelah melepaskan trigliserida ke jaringan, dan High Density Lipoprotein (HDL) yang disintesis oleh hati. Hiperlipidemia merupakan suatu keadaaan terjadinya peningkatan kolesterol dan trigliserida diatas batas normal. Peningkatan kolesterol serum yang terjadi, terutama mencerminkan peningkatan kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL). Kolesterol yang berlebihan di dalam darah dapat membentuk plak pada dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan penyempitan lumen yang dinamakan aterosklorosis. keadaan ini akan mengakibatkan terjadinya penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian : untuk mengetahui gambaran kadar kolesterol LDL pada pengkonsumsi produk minuman herbal “X” Kota Bengkulu Tahun 2017. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakkan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di masyarakat. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 33 Responden dengan Metode purposive samping. Responden diambil darah vena kemudian darah disentrifuge lalu diukur kadar kolesterol dengan menggunakan Architec C4000. Hasil : dengan mengkonsumsi herbal “X” secara teratur dan disertai dengan aktivitas fisik dapat menyebabkan kolesterol dalam darah menjadi normal. Kesimpulan : dari hasil penelitian didapatkan kadar kolesterol norma pada semua responden.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAIS TAHUN 2018 Herlayati, Witi
Journal of Nursing and Public Health Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.592 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v6i2.662

Abstract

Latar belakang dan tujuan: Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (2016) menunjukkan bahwa cakupan imunisasi dasar untuk bayi adalah 4,337,411 91,1 (91,1%) sedangkan untuk Provinsi Bengkulu ada 30.243 (82,9%). Hubungan antara pengetahuan, pendidikan dan sikap ibu dengan imunisasi dasar lengkap untuk bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Tais Tahun 2018. Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasinya adalah seluruh bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Tais Bengkulu sebanyak 243 bayi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampling kebetulan dan ukuran sampel menggunakan rumus dan sebanyak 71 bayi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer, dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas (53,5%) responden dengan pendidikan menengah, sebagian besar (87,3%) responden dengan pengetahuan baik tentang imunisasi, hampir separuh (60,6%) responden dengan sikap tidak beralasan terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Ada hubungan yang bermakna antara pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Tais Tahun 2018. Kesimpulan dan Saran: untuk Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan konseling dan frekuensi konseling tentang risiko balita yang tidak diimunisasi sepenuhnya terhadap ibu yang memiliki bayi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu yang dapat berdampak pada peningkatan imunisasi bayi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) PILAR PERTAMA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PERAWATAN RATU AGUNG KELURAHAN PEMATANG GUBERNUR KOTA BENGKULU Marwanto, Andriana; ., Netrianis; ., Mualim
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.594 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v7i1.754

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan program STBM dimulai dari pilar pertama yaitu Stop BABs yang merupakan pintu masuk sanitasi total dan merupakan upaya memutuskan rantai kontaminasi kotoran manusia terhadap air baku minum, makan dan lainnya. STBM diharapkan dapat merubah perilaku kelompok masyarakat dalam upaya memperbaiki keadaan sanitasi lingkungan mereka, sehingga tercapai kondisi Open Defecation Free (ODF). faktor penentu perilaku terdiri dari faktor predisposisi (pengetahuan, tindakan), faktor pemungkin (sosialisasi, sarana-prasarana), faktor penguat (dukungan keluarga dan petugas kesehatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dengan pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Wilayah Kerja Puskesmas Ratu Agung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 96 responden. Data diperoleh dari hasil wawancara dan observasi tentang pengetahuan dan sikap terhadap pelaksanaan STBM. Hasil: sebanyak 66,7% masyarakat memiliki pengetahuan baik dan 51,1% memiliki sikap mendukung dalam pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar pertama. dalam pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar pertama. sebanyak 60 % respondenpada kelompok kasus mempunyai riwayat pajanan pestisida dan kadar. Tingkat pengetahuan dan sikap secara signifikan berhubungan tindakan STBM pilar pertama. (p-value 0,006; 0,025). Simpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan dan sikap berhubungan dengan tindakan STBM pilar pertama.
PENGOLAHAN LIMBAH MEDIS MENGGUNAKAN INCINERATOR BIOMASSA RAMAH LINGKUNGAN Saputra, Arie Ikhwan
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.968 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v7i1.755

Abstract

Klinik medis maupun Pusat pelayanan Kesehatan Masyarakat sejak dulu sampai sekarang adalah sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, karena Fasilitas pelayanan kesehatan tersebut langsung bersentuhan dengan masyarakat terutama di pedesaan atau masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Bentuk pelayanan itu dapat penanganan langsung kepada pasien atau dalam tahap membuka wacana kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan. Pengendalian pencemaran udara pada incinerator ini menggunakan technology After Burner yang berlaku sebagai Second Chamber, sedangkan untuk pengendalian pencemaran udaranya menggunakan Technology Wet Scrubber dengan solvent air. Penelitian ini bertujuan untuk membuat prototype alat incinerator biomassa yang dapat digunakan dalam pengolahan limbah medis. Adapun jenis penelitian ini adalah bersifat eksperimen. Metode penelitian ekperimen diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis Biomassa yang digunakan dalam proses pembakaran limbah medis B3. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan pencapaian suhu tertinggi didapat pada jenis biomasa tempurung kelapa yaitu didapatkan suhu puncak 705 oC. Sedangkan efesiensi reduksi/penghancuran tertinggi didapatkan pada variable jenis biomassa tatal kayu/ serbuk gergaji dengan efesiensi penyisihan mencapai 98%.
PENURUNAN KEKERUHAN DAN TSS PADA UNIT SEDIMENTASI DENGAN APLIKASI GRANITE PLATESETLLER DAN TANPA SETTLER INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH Ermayendri, Defi; Adeko, Riang
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.496 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v7i1.756

Abstract

Pengolahan air sederhana, sebenarnya sudah cukup lama pernah disosialisasikan. Namun, sampai saat ini akses air minum (bersih) di Indonesia masih saja rendah.Unit pengolahan air yang sangat penting adalah bak sedimentasi, karena unit ini berpengaruh besar terhadap unit proses sebelum dan setelahnya. Pengolahan air di perdesaaan, biasanya hanya menggunakan unit filtrasi sederhana berupa pasir dan ijuk. Jika kekeruhan air baku tinggi, penggunaan media pasir dan ijuk tidak efisien digunakan karena membutuhkan waktu lebih untuk pencucian ulang atau backwash media filternya.Penelitianinibertujuanmendesain model unit sedimentasi menggunakan settler modifikasi granite tile dan untuk mengetahui pegaruh “granite tile settler” dalam menurunkan total suspended solid dan kekeruhan pada unit sedimentasi pengolahan air bersih.HasilpenelitianmenunjukkanbahwaModel unit sedimentasi menggunakan settler modifikasi granite tiledapat dibangun dengan murah dan mudah diaplikasikan.Penambahan granite tile sebagai settler memberikan pengaruh terhadap penurunan kekeruhan dan TSS masing-masing dengan efisiensi 54,62% dan 61,82% sedangkan tanpa settler memberikan penurunan masing-masing dengan efisiensi 43,61% dan 43,83%.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN  SALEP KULIT GENTAMICYN TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERINGIN RAYA KOTA BENGKULU TAHUN 2018 ., Emilia
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.353 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v7i1.757

Abstract

Pasien Infeksi ulkus kaki diabetik memerlukan penggunaan salep kulit gentamicyn, salep kulit gentamicyn yang sering digunakan mempunyai sensitifitas rendah dan beberapa pasien pada penggunaannya dalam keadaan resistensi, evaluasi efektifitas salep kulit gentamicyn perlu dilakukan untuk mengatasi masalah luka Diabetik grade I dan II saat ini agar tidak berlanjut ke grade berikutnya. Penelitian ini dilakukan dengan studi longitudinal dan teknik pengambilan sampel secara prospektif. Paramater yang diamati adalah keadaan leukosit, tanda infeksi dan demam seteleh pemberian salep kulit gentamicyn. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menentukan efektifitas salep kulit gentamicyn berdasarkan literatur yang mendukung. Hasil perolehan sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 19 sampel pasien infeksi ulkus kaki diabetik yang memenuhi kriteria dari 28 orang populasi terdiri dari 63,16% pasien laki-laki dan 36,84% pasien perempuan, 68,42 % usia 45-60 tahun dan lama diabetes terbanyak adalah > 10 tahun. Hasil evaluasi efektifitas salep kulit gentamicyn yaitu ditemukan 8 orang pasien yang menggunakan salep kulit gentamicyn secara dugaan (empiris) dan 11 orang pasien menggunakan salep kulit gentamicyn berdasarkan sensitifitas (definitif). salep kulit gentamicyn efektif pada 15 orang subjek penelitian yaitu dapat memberikan respon pada leukosit, tanda infeksi dan parameter demam seteleh pemberian salep kulit gentamicyn 2-3 hari dan hasil terapi maksimal pada hari ke 7 sampai 21.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KEJADIAN GANGGUAN KESEHATAN PADA PETANI PENGGUNA PESTISIDA DI DESA SIMPANG PINO KECAMATAN ULU MANNA TAHUN 2018 Gustina, Mely; Rahmawati, Ullya; ., Mualim; Zolendo, Nano Setiawan
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.084 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v7i1.758

Abstract

Para petani sering menggunakan pestisida bukan atas dasar keperluan pengendalian hama secaraindikatif,mereka melakukan penyemprotan tanaman tanpamemperhatikan ada tidaknya serangan hama,penggunaan semacam ini telah banyak menimbulkan masalah adanya kandungan residu pestisida pada produk pertanian dan pencemaran lingkungan,khususnya pencemaran udara yang dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan pada para petani.Indonesia sebagai salah satu negara di dunia,sangat berkepentingan terhadap masalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan penggunaan APD dengan kejadian gangguan kesehatan pada petani penggunaan pestisida di Desa Simpang Pino Kecamatan Ulu Manna Tahun 2018. Jenis penelitian adalah Deskriptif dengan metode penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional, yaitu untuk menilai Hubungan pengetahuan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian gangguan kesehatan pada petani pengguna Pestisida. Hasil penelitian 50 sampel pada petani pengguna pestisida di Desa Simpang Pino Kecamatan Ulu Manna Tahun bahwa lebih dari sebagian responden 31 (62%) yang memiliki pengetahuan kurang, lebih dari sebagian responden 34 (68%) yang menggunakan APD lengkap, dan lebih dari sebagian responden 29 (58%) mengalamigangguan kesehatan sedang.

Page 7 of 42 | Total Record : 420