Journal of Midwifery
The Journal of Midwifery is a peer reviewed free open access Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu, Indonesia. Midwifery publishes the latest peer reviewed international research to inform the safety, quality, outcomes and experiences of pregnancy, birth and maternity care for childbearing women, their babies and families. The journals publications support midwives and maternity care providers to explore and develop their knowledge, skills and attitudes informed by best available evidence. Midwifery provides an international, interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Midwifery articles cover the cultural, clinical, psycho social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems. This professional journal provides a venue for the publication of research relevant to midwifery and reproductive health practice by specialists and researchers in various disciplines including midwifery, reproductive health, maternal and child health, obstetrics and gynecology, sexual health promotion, womens health and nursing. It publishes quantitative and qualitative original articles, review articles, short communications, case reports and letters to the editor in a broad range of clinical and interdisciplinary topics including sexual and reproductive health, maternal and child health, safe pregnancy and normal childbirth, adolescent health, family planning, menopause, screening of gynecological cancers, infertility holistic care, womens mental health, psychosocial and ethical aspects of womens health, counseling and educational interventions in reproductive health and midwifery, womens empowerment and reproductive rights. The journal welcomes the highest quality scholarly research that employs rigorous methodology. Midwifery is a leading international journal in midwifery and maternal health and employs a double blind peer review process.
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol 12 No 1 (2024)"
:
19 Documents
clear
PENGARUH AROMATERAPI PEPPERMINT TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I
WILANDA, FILKA;
PURNAMA EKA SARI, WENNY INDAH;
SUSANTI, EVA
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6196
Pendahuluan: Kehamilan merupakan rangkaian alamiah dari seorang perempuan. Pada masa kehamilan terjadi perubahan sebagai penyesuaian tubuh ibu dengan kondisi kehamilan. Perubahan yang terjadi karena adanya pengaruh hormone progesteron dan estrogen yang diproduksi HCG dalam serum dari plasenta menyebabkan ketidaknyamanan fisiologis seperti emesis gravidarum. Salah satu penatalaksaan emesis gravidarum dengan aromaterapi peppermint. Peppermint memiliki kandungan menthone dan menthol yang khusus bekerja di saluran gastrointestinal dengan menghambat kontraksi otot sehingga dapat meminamalisir mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi peppermint terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Metode: Desain penelitian pre-eksperimen dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel penelitian ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum berjumlah 25 orang dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan PUQE. Analisis data uji Wilcoxon. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis diperoleh p-value = 0.000 (<0,05), hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skor emesis sebelum dan setelah diberikan aromaterapi peppermint dengan rata-rata penurunan 4,88. Ada pengaruh pemberian aromaterapi peppermint terhadap emesis gravidarum pada ibu trimester I. Kesimpulan: Aromaterapi peppermint terbukti mengurangi keluhan mual muntah ibu hamil trimester I dengan memberikan rasa rileks, tenang dan kesegaran yang meminimalisir mual.
KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS CUGUNG LALANG
YUNITA, YUNITA;
PURNAMA EKA SARI, WENNY INDAH;
PUSPITA, YENNI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6197
Pendahuluan: Selama masa kehamilan ibu mengalami perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan terutama pada trimester III seperti gangguan tidur. Kualitas tidur ibu hamil mempengaruhi kondisi ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Cugung Lalang dengan Teknik pengambilan sample total sampling berjumlah 33 responden. Instrument penelitian menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan persentase untuk menggambarkan variabel. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh responden berusia 20-35 tahun (75,8%), lebih dari sebagian responden multigravida 54,5% dan sebagian besar responden tidak bekerja (69,7%). Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas tidur ibu hamil baik sebesar 42,4% dan kualitas tidur ibu hamil buruk sebesar 57,6%. Kesimpulan: Gangguan pola tidur pada ibu hamil trimester III terjadi karena perubahan adaptasi fisiologis dan psikologis. Kualitas tidur buruk akan menimbulkan komplikasi pada ibu dan janin.
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KUNYIT ASAM DAN MASSAGE EFFLEURAGE MENGGUNAKAN MINYAK AROMA THERAPY TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA: STUDI KASUS PADA REMAJA PUTRI DENGAN DISMENOREA
MAHFUJIAH, FUJI;
BR GINTING, AGUS SANTI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6204
Peluruhan dinding rahim yang terdiri atas darah dan jaringan tubuh dikenal dengan istilah haid atau menstruasi. Wanita yang sudah mengalami peristiwa haid, masing-masing memiliki pengalaman yang berbeda. Pengalaman itu pada umumnya berupa keluhan yang salah satunya sering dijumpai adalah dismenore. Angka kejadian dismenore di dunia cukup tinggi, diperkirakan 50% dari seluruh wanita di dunia menderita dismenore dalam sebuah siklus menstruasi. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus, dimana penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu objek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar checklist/ observasi tentang penurunan intensitas nyeri pada remaja yang mengalami disminor. Cara penilaian penurunan skala nyeri dismenorea yaitu menggunakan Wong Baker FACES Pain Rating Scale dan didokumentasikan pada lembar observasi. Penelitian ini membuktikan bahwa ada perbedaan antara remaja yang diberikan Minuman Kunyit Asam dan remaja yang diberikan massage effleurage menggunakan minyak aromaterapi terhadap penurunan skala nyeri haid. Pada responden yang diberikan Minuman Kunyit Asam mengalami penurunan skala nyeri setelah 1 minggu diobservasi lebih cepat dari yang diberikan massage effleurage menggunakan minyak aromaterapi. Saran pada penelitian ini adalah memberikan Minuman Kunyit Asam pada ramaja yang mengalami dismenore.
PENGARUH TERAPI WUDHU, AROMATERAPI SCHHUABEFFIN LAVENDER DAN TERAPI BENSON TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI TPMB H SUNGAILIAT BANGKA TAHUN 2023
ROHMAWATI, ROHMAWATI;
SUGESTI, RETNO;
ANGGRAENI, MILKA
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6207
Pendahuluan: Selama kehamilan akan mengalami beberapa perubahan baik itu perubahan fisiologis maupun perubahan psikologis. Perubahan tersebut merupakan hal yang wajar bagi ibu hamil. Ketika memasuki trimester III atau umur kehamilan semakin bertambah, semakin banyak keluhan yang dirasakan oleh ibu baik keluhan yang bersifat psikis maupun fisik dan memiliki dampak pada kualitas tidur ibu hamil. Beberapa faktor seperti semakin membesarnya ukuran perut ibu, gerakan janin di dalam kandungan yang semakin aktif, yang membuat ibu hamil kesulitan untuk tidur di malam hari, maka dari itu untuk mengurangi keluhan ketidaknyaman ibu diberikan terapi wudhu, aromaterapi schhuabeffin lavender dan terapi benson terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III.Metode: Penelitian ini dilaksanakan dengan metode quasy experiment (One Group Pre Test and Post Test). Kelompok kontrol tidak diberikan intervensi sedangkan kelompok perlakuan diberikan intervensi yaitu dengan menggunakan birth ball. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 20 responden kelompok perlakuan dan 20 responden kelompok control.Hasil dan Pembahasan: Hasil Analisa didapatkan terdapat 20 orang (50.0%) ibu hamil yang diberikan terapi wudhu, aromaterapi schhuabeffin lavender dan terapi benson dan terdapat 20 orang (50.0%) ibu hamil yang tidak diberikan terapi wudhu, aromaterapi lavender dan terapi benson. kualitas tidur pada kedua kelompok adalah pada kelompok perlakuan semua responden kualitas tidur yang baik , yaitu kualitas tidur yang baik sebanyak 90%. Hal ini menunjukkan bahwa lebih dari dua pertiga responden berada pada kondisi normal. Diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,001 lebih kecil dari taraf signifikasi 5% (Pvalue = 0,001 < 0,05) maka dapat dinyatakan terdapat pengaruh terapi wudhu, aromaterapi schhuabeffin lavender dan terapi benson terhadap kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan nilai yang signifikan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari terapi wudhu, aromaterapi schhuabeffin lavender dan terapi benson terhadap kualitas tidur pada ibu hamil trimester III.
PENGARUH SENAM KEGEL TERHADAP LASERASI PERINEUM IBU BERSALIN YANG TELAH MELAKUKAN SENAM KEGEL SAAT HAMIL DI RSUD CIMACAN PERIODE SEPTEMBER-FEBUARI 2024
PUTRI, SITI RAFIKA;
ROSITAWATI, ROSITAWATI;
NURZAKIYAH, WAVIQ SITI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6208
Pendahuluan: Luka perineum adalah luka perineum karena adanya robekan jalan lahir baik karena ruptur maupun episiotomi pada waktu melahirkan janin. Kejadian rupture perineum pada ibu bersalin di dunia pada tahun 2019 terdapat 2,7 juta kasus dimana angka ini di perkirakan akan mencapai 6,3 juta pada tahun 2050 jika tidak mendapatkan penaganan yang baik.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian univariat. Populasi pada penelitian ini sebanyak 158 responden dengan jumlah sampel 10 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan lembar wawancara dan informed consent.Hasil dan Pembahasan: Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 10 sampel yang diteliti terdapat responden yang melakukan senam kegel diantara 5 responden terdapat 3 responden yang tidak mengalami rupture dan 2 mengalami rupture. Pada responden yang tidak melakukan senam kegel diantara 5 responden terdapat 4 responden yang mengalami rupture dan 1 tidak mengalami rupture. Senam Kegel memiliki pengaruh terhadap terjadinya ruptur perineum.Kesimpulan: Ibu hamil primigravida memiliki resiko lebih besar mengalami ruptur perineum karena belum pernah terjadi peregangan pada otototot dasar panggul yang di sebabkan oleh kepala janin pada saat persalinan. Cara untuk melatih kekuatan otot dasar panggul adalah dengan melakukan Senam Kegel.
PENGARUH LATIHAN BIRTHBALL DENGAN PROSES PERSALINAN
HILINTI, YATRI;
YULIANTI, SYAMI;
PUTRI, YESI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6550
Pendahuluan: Penyebab komplikasi dalam persalinan yang menyebabkan meningkatnya mortalitas dan morbiditas pada ibu dan janin adalah partus lama. Kejadian partus lama disebabkan oleh beberapa faktor seperti letak janin, kelainan panggul, kelainan his, pimpinan partus yang salah, janin besar, kelainan kongenital, grandemultipara,dan ketuban pecah dini. Birthball dapat merangsang refleks postural dan menjaga postur tulang belakang dalam keadaan baik, sehingga memfasilitasi penurunan kepala janin, mengurangi lamanya kala 1. Tujuan penelitian ini yaitu Pengaruh Latihan Birthball Dengan Proses Persalinan. Metode: Metode penelitian yang diambil merupakan jenis penelitian kuantitatif yaitu quasi-experimental design dengan rancangan two-group pre test-post test control group design. Hasil dan Pembahasan: Hasil Penelitian menunjukkan terlihat ada perbedaan yang signifikan terhadap percepatan pembukaan servik selama proses persalinan pada kelompok perlakuan yang diberikan latihan Birthball selama kehamilan dibandingkan dengan kelompok kontrol dan tidak ada perbedaan antara kejadian laserasi perineum pada kelompok perlakuan yang diberikan latihan Birthball selama kehamilan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan : Terdapat perbedaan signifikan percepatan pembukaan servik antara kelompok perlakuan yang diberikan latihan Birthball selama hamil dibandingkan dengan kelompok kontrol, namun tidak ada perbedaan yang signifikan pada kejadian laserasi perineum pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN METODE PERSALINAN GENTLE BIRTH PADA IBU HAMIL DI PMB GRIYA BUNDA SEHAT BALIKPAPAN TAHUN 2023
WIJAYANTI, ENDAH;
SIPASULTA, GRACE C;
KUSUMAYANTI, ITA;
ASTIKA, VIMA EKA
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6552
Latar Belakang: Hampir semua ibu hamil mengalami rasa khawatir, cemas dan takut baik pada saat hamil, saat melahirkan maupun setelah melahirkan. Faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan pada ibu hamil adalah umur, pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, lingkungan, pengalaman, informasi dan sosial budaya. proses persalinan dapat berupa persalinan spontan, yaitu proses melahirkan bayi dengan tenaga ibu sendiri tanpa bantuan atau alat, dan tanpa melukai ibu bayi, yang berlangsung kurang dari 24 jam; persalinan dibantu, yaitu persalinan pervaginam dengan alat atau melalui dinding perut dengan operasi caesar; serta Anjuran Kekuatan Persalinan yang dilakukan terhadap persalinan yang disebabkan dari luar melalui rangsangan seperti beberapa metode dalam gentlebirth. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan hemat pada ibu hamil di PMB Griya Bunda Sehat Balikpapan Tahun 2023. Metode: Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan menggunakan teknik Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 79 orang ditambah 10% untuk mengantisipasi dropout sampel. Hasil: menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan gentlebirth pada ibu hamil di PMB Griya Bunda Sehat Balikpapan yaitu Pengetahuan, Pengalaman, Minat dan Persepsi ibu hamil dimana nilai p-value < 0,0.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY Y DI PMB BIDAN N DESA PEJATEN KECAMATAN CIBUAYA KABUPATEN KARAWANG
AMANDA, SARAH;
APRININGRUM, NELLY;
SOPIAH, OON
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6553
Pendahuluan: Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan dampak pada meningkatnya kebutuhan masyarakat akan mutu pelayanan kebidanan. Melalui asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada Ny Y ini, bidan dan penulis dapat memberikan asuhan sesuai kompetensi dan wewenangnya sehingga dapat memberikan kontribusi dalam menurunkan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi khususnya di PMB bidan N. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus, dengan instrumen penelitian berupa panduan wawancara, panduan observasi format asuhan kebidanan. Asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas dan BBL secara keseluruhan dalam kondisi baik. Permasalahan jarak yang terlalu jauh antar kehamilan dan persalinan merupakan kondisi diluar kendali penulis maupun bidan, namun dengan koordinasi yang baik dan klien yang kooperatif, resiko dan masalah yang mungkin terjadi dapat diminimalisir dan ditangani dengan baik. Dengan asuhan kebidanan berkelanjutan ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan klien, terlaksananya program kesehatan ibu dan bayi bagi tenaga kesehatan serta didapatkannya ilmu pengetahuan dan keterampilan penulis dalam memberikan asuhan kebidanan.
PATH ANALISYS DETERMINAN KEJADIAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA PASANGAN USIA SUBUR DI KOTA BENGKULU
ANARKIE, BELLA;
YULIANTI, SYAMI;
KURNIA, HALIZA
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v12i1.6779
Latar Belakang: IMS masih menjadi issue secara global, ada peningkatan yang signifikan kasus IMS di kota Bengkulu pada 3 tahun terakhir yaitu 2020 hingga 2022. Peningkatan kasus IMS berdampak semakin terbuka luas jaringan penyebaran IMS dan memberikan banyak dampak buruk untuk Negara, keluarga maupun sosial. Metode Peneltian: Penelitian analitik dengan pendekatan case control, dengan menyebarkan kuisioner pada 42 responden yang mengalami IMS dan 42 orang yang tidak mengalami IMS di kota Bengkulu, teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil Penelitian: Hasil univariat bahwa responden berumur < 35 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan rendah, berpengetahuan baik, pekerjaan termasuk berisiko, sikap favorable, usia pertama berhubungan seksual saat berusia > 18 tahun, perilaku seksual favorable, personal hygiene baik. Hasil bivariat ada hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, sikap, usia pertama kali berhubungan seksual, perilaku seksual, personal hygiene dengan kejadian IMS. Hasil multivariat sikap merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian IMS. Hasil analisis Fathway ada pengaruh langsung sikap dan perilaku seksual terhadap kejadian IMS dan ada pengaruh tidak langsung sikap terhadap kejadian IMS melalui perilaku seksual. Saran : Untuk pihak terkait seperti Dinkes kota Bengkulu maupun puskesmas yang ada diharapkan untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang IMS.