Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227"
:
30 Documents
clear
Sosialisasi Budaya Hidup Sehat dengan Herbal di Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya
Maryani Maryani;
Nursiah Nursiah;
Asri Pudjirahaju;
Mohamad Rozik
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.534
Program pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan manfaat berbagai jenis tanaman obat, dan pendampingan serta praktek pemanfaatan bahan alam untuk kesehatan. Melalui program ini diharapkan warga desa memahami manfaat herbal yang mudah tumbuh di lingkungan tempat tinggal mereka untuk mengobati penyakit, mencegah penyakit, meningkatkan daya tahan tubuh untuk meningkatkan kesehatan. Melalui program ini peserta kegiatan dapat mempraktekkan metode pemanfaatan herbal bagi anggota keluarga sebagai cara yang sederhana dan sudah terbukti efektivitasnya untuk meningkatkan kesehatan. Metode yang dilakukan dengan menggunakan cara penyuluhan bahan tanaman yang ada disekitar rumah yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Penyuluhan meliputi pengenalan tanaman obat, manfaat serta kegunaan tanaman obat, cara pembuatan obat herbal berdasarkan literatur yang ada. Selain itu pada penyuluhan ini juga diberikan materi mengenai herbal (tanaman obat) khas Kalimantan Tengah. Hasil kegiatan menunjukkan dari hasil pretest dan posttest terdapat peningkatan pengetahuan dari ibu-ibu peserta penyuluhan.
Penguatan Pembelajaran Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Antikorupsi
Kamarudin Kamarudin;
Nurmin Aminu;
Suarti Suarti
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.535
Penyuluhan penguatan pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan antikorupsi terhadap guru merupakan hal yang sangat penting untuk disampaikan kepada siswa-siswi, karena guru sebagai ujung tombak dalam memberikan pengajaran di sekolah. Penyuluhan ini sebagai peguatan pembelajaran untuk mendesain pelaksanaan pendidikan yang utuh dan memposisikan siswa agar aktif dan membangun gerakan anti korupsi melalui kegiatan-kegiatan individu maupun kelompok yang ada di sekolah maupun di masyarakat. Tujuan penanaman nilai-nilai pendidikan anti korupsi pada siswa untuk membentuk karakter antikorupsi seperti; kejujuran, tanggung jawab, ksederhanaan, kepedulian, kemandirian, disiplin, keadilan, kerja keras dan keberanian. Penyuluhan ini sangat direspon baik oleh guru-guru, terutama mengigat marak korupsi di Indonesia. Tim instruktur dalam penyuluhan dapat memberikan langka-lamgka penguatan kepada guru, mulai dari proses pembelajaran di kelas sampai dengan pengungkapan fakta-fakta dan contoh kreatif yang didesain oleh guru dalam maupun di luar kelas yang berkaitan dengan prilaku karakter terhadap anti korupsi. Melalui penyuluhan ini terbentuk pembiasaan dan pengamalan aturan secara konsisten terhadap penerapan aturan dalam kehidupan sosial yang lebih luas.
Penguatan Nilai Karakter Siswa melalui Tari Pendet di Sekolah Dasar
Irwan Irwan;
Samritin Samritin;
Wa Ode Riniati;
Acoci Acoci;
Jufri Agus;
Mansur Mansur;
Ida Bagus Swanika;
Adus Sabiran
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.538
Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memahami dan memaknai penguatan nilai karakter siswa melalui tari Pendet di Sekolah Dasar 35 Buton. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode participatory action dalam bentuk small group discussion yang kegiatannya persiapan dan pelaksanaan penyuluhan. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa tari Pendet digunakan bukan sekadar untuk penyambutan dan tari hiburan yang secara formil datang dan berkunjung akan tetapi di dalamnya tari Pendet terdapat penebaran nilai-nilai moral kaitannya dengan pendidikan karakter sebagai pembelajaran di sekolah, yang memberikan ruang, mendekatkan dan mengarahkan ke arah yang lebih positif terhadap lingkungan kehidupan siswa. Tari pendet mengandung makna dan nilai pendidikan karakter yang tercermin dalam beberapa ragam gerak diantaranya pepeson, ngeseh, pengawak, ngelung, pengecet, pengadeng, pekaad. Makna ragam gerak tersebut terdiri dari makna religius, toleransi, disiplin, kerja keras dan komunikatif. Rekomendasi tari Pendet memiliki kemungkinan sebagai alternatif materi dalam pendidikan karakter di Sekolah Dasar, sebagai pembentukan pribadi dan pembumian nilai-nilai karakter. Simpulan kegiatan bahwa peserta penyuluhan berperan akftif dalam memberikan respon yang positif untuk memahami makna penguatan nilai karakter siswa melalui tari Pendet di Sekolah Dasar untuk dilaksanakan siswa dalam kehidupan sehar-hari.
Motivasi Siswa dalam Mempersiapkan Diri Mengenal Dunia Kewirausahaan di Tingkat SMA
Suci Etri Jayanti S;
Rakhmawati Purba;
Sri Winda Hardiyanti Damanik;
Rumiris Siahaan;
Fitrianingsih Fitrianingsih;
Aisyah Siregar;
Rika Zaluku;
Rodi Syafrizal;
Rusmewahni Rusmewahni;
Kumala Vera Dewi;
Cia Cai Cen;
Rapat Piter Sony H;
Abednego Ketaren;
Limega Candrasa;
Ayu Zurlaini Damanik
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.545
Hal yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini adalah motivasi yang belum maksimal dari siswa - siswi, baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar diri untuk menjadi seorang wirausaha diusia belia. Tujuan dari kegiatan ini adalah Mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi, Khususnya Pengabdian Kepada Masyarakat, Membekali wawasan berwirausaha bagi siswa SMA Katolik Cinta Kasih Tebing Tinggi dan Memotivasi dalam pengembangan wirausaha yang ada di SMA Katolik baik dari segi manajemen dan pemasarannya.Adapun Metode dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah yaitu dengan memberian materi dan diskusi tanya jawab secara langsung serta menjawab post test tentang minat berwirausaha. Dan simpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah Dosen – dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bina Karya Tebing Tinggi mampu menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang Pengabdian Kepada Masyarakat dengan pengaplikasian ilmu yang dimiliki di bidang Manajemen dan Kewirausahaan. Bagi siswa – siswi SMA Katolik Cipta Kasih Tebing Tinggi memperoleh ilmu yang bermanfaat dan dapat diterapkan di masyarakat dalam kehidupan kedepannya serta dapat menimbulkan jiwa kewirausahaan serta mengembangkan bakat siswa dalam berwirausaha dan Pengabdian ini juga akan dilakukan bertahap dan berkesinambungan untuk mengantarkan siswa – siswi SMA Katolik Cinta Kasih Tebing Tinggi tetap berkarya dan mau menjadi sukses diusia belia.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Matematika Menggunakan Aplikasi Geogebra pada Guru Sekolah Dasar
Ardi Lestary Awaluddin Rasyid;
Andi Lely Nurmaya G;
Irsan Irsan
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.546
Media pembelajaran dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi proses belajar mengajar dikelas. Penggunaan media dalam pembelajaran matematika bertujuan untuk membantu peserta didik dalam memahami konsep dan materi pelajaran sehingga dapat diterima dengan mudah serta mampu meningkatkan prestasi peserta didik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan aplikasi Geogebra sebagai aplikasi yang bersifat open source untuk membantu pembelajaran matematika. Selain itu, untuk meningkatkan keterampilan guru untuk membuat dan mengembangkan media pembelajaran matematika dengan visualisasi yang menarik. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru SDN 1 Wameo Kota Baubau. Metode yang digunakan adalah metode demonstrasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap, yakni tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini guru dapat mengembangkan media pembelajaran untuk membantu proses pembelajaran matematika yang lebih menarik.
Pelatihan Randai, Tata Rias Wajah dan Pembuatan Video Profil pada Program Nagari Binaan
Firdaus Firdaus;
Oktavianus Oktavianus;
Hery Sasongko;
FX Yatno Karyadi
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.547
Masyarakat nagari Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung memiliki sumber daya manusia, budaya dan sumber daya alam untuk pengembangan kemajuan ekonomi. Program nagari binaan berupaya mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan tari randai, tata rias dan pembuatan video profil. Metode yang dilakukan terdiri dari observasi, interview dan studi dokumen. Hasil yang diperoleh berupa peningkatan kemampuan menari, keterampilan merias wajah dan tersedianya materi publikasi tentang potensi nagari. Kesimpulannya bahwa pelatihan yang dilakukan menjadikan masyarakat terlatih dan terampil dalam mengembangkan karakter kelokalan dalam usahanya memajukan nagari.
Penyuluhan Alat Penyaringan Arang Aktif Batok Kelapa untuk Mengurangi Kadar Merkuri pada Air Buangan Gelondong Emas
Nurlaila Agustikawati;
Lina Eta Safitri;
Dea Lestari
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.548
Kemajuan industri antara lain pembukaan lahan untuk pertambangan tradisional yang tidak didukung dengan teknologi dan pengetahuan yang baik akan menyebabkan pencemaran lingkungan oleh limbah pertambangan tersebut. kegiatan usaha pertambangan emas tradisional, pengolahan biji emas dilakukan dengan proses amalgamasi dimana merkuri (Hg) digunakan sebagai pengikat emas. Merkuri yang dihasilkan dari limbah PESK akan masuk ke dalam lingkungan perairan dan mengalami pengendapan, pengenceran, dispersi, kemudian diserap oleh organisme yang hidup diperairan tersebut. Untuk mencegah dan menanggulangi perairan dan sumur yang tercemar akibat merkuri perlu dilaksanakan tindakan pengolahan dan pengelolaan limbah merkuri dari air buangan gelondong salah satunya dengan teknik adsorpsi menggunakan karbon aktif. Maka perlu dilakukan penyuluhan alat penyaringan arang aktif batok kelapa dengan tujuan untuk mengurangi kadar merkuri pada air buangan gelondong emas di Desa Padesa sehingga mampu menurunkan pencemaran lingkungan yang diakibatkan dari aktivitas pertambangan emas skala kecil. Metode yang dilakkukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dengan teknik ceramah dan demonstrasi. Hasil dari kegiatan pengabdaian ini adalah aadanya kesepakatan antara warga dan Kepala Desa Padesa untuk memproduksi sendiri dan mengimplemntasikan alat penyaringan limbah merkuri ini pada masing-masing gelondong warga Desa Padesa.
Penyuluhan Budi Daya Porang Sebagai Upaya Pembentukan Sikap Positif Petani di Desa Gemblegan Kalikotes Klaten Jawa Tengah
Shine Pintor Siolemba Patiro;
Hendrian Hendrian;
Surya Adi Sasmita;
Ramdhan Kurniawan;
Lasando Lumban Gaol;
Vegananda Yansaputra;
Hety Budiyanti
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.549
Desa Gemblegan Kalikotes Klaten memiliki masyarakat yang mayoritas pekerjaannya adalah petani. Namun, pekerjaan tersebut belum mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga sehingga masih banyak masyarakatnya yang tergolong miskin. Oleh karena itu penyuluhan budidaya porang dilakukan untuk mengubah pola pikir dan pola tindak masyarakatnya sehingga tercipta peningkatan kesejahteraan ekonomi. Tulisan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai penyuluhan yang dilakukan dalam mengungkap faktor-faktor yang membentuk sikap terhadap pelaksanaan budidaya porang. Penyuluhan ini dihadiri oleh 35 orang masyarakat desa tersebut. Focus Group Discussion dilakukan setelah penyuluhan untuk mengungkap mengenai sikap masyarakat dan faktor-faktor pembentuknya. Hasil penyuluhan ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki sikap yang positif terhadap pelaksanaan budidaya porang. Berdasarkan hasil FGD yang dilakukan, terdapat dua faktor penting yang mampu membentuk sikap masyarakat yaitu norma subyektif dan perilaku masa lalu yang berhubungan dengan penanaman porang. Hasil dari penyuluhan ini diharapkan dapat djadikan masukan bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk senantiasa mempertimbangkan latar belakang dan kelompok referensi yang dapat membentuk sikap masyarakat yang dituju untuk pelaksanaan pemberdayaan.
Pengenalan Nilai-nilai Karakter Berbasis Budaya Lokal pada Anak Sejak Dini Melalui Dunia Dongeng
Hijrawatil Aswat;
Manan Manan;
Eka Rosmitha Sari;
Fitriani B;
Mitra Kasih La Ode Onde
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.550
Pengenalan karakter po-5 ini senantiasa digencarkan ditengah-tengah masyarakat, baik itu melalui salam po-5, pembuatan tugu po-5, hingga sosialisasi oleh pejabat pemerintahan. hal ini dianggap belum belum menyasar generasi emas secara khusus, sehingga tujuan dari kegiatan ini ialah mengenalkan nilai-nilai karakter po-5 sejak dini melalui dunia dongeng yang diintegrasikan dalam kegiatan belajar anak sehingga dapat menyampaikan pesan moral atau petuah yang terkandung dalam dongeng karakter. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahap yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan karakter yang menunjukkan perilaku yang diharapkan. Pengetahuan baru yang dimiliki anak ini melalui dunia dongeng memberikan pemahaman kepada anak akan dampak dari sikap yang dilakukannya, selain dari itu, melatih minat baca anak, memicu daya kreatifitas anak, serta mengenalkan pada anak kecerdasan emosional.
Pendampingan Akreditasi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Gugus Himpaudi Kecamatan Montong Gading Lombok Timur
Najamuddin Najamuddin;
Sahrip Sahrip;
Abdul Latif
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.551
Akreditasi PAUD adalah sebuah upaya penilaian dari pemerintah untuk mengukur kelayakan program dalam satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Selain itu merupakan bagian dari upaya penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan oleh Pemerintah. Dalam menambahkan bahwa akreditasi Helps determine if an institution meets or exceeds minimum standards of quality (membantu menentukan apakah suatu institusi memenuhi atau melampaui standar kualitas minimum). Metode yang digunakan adalah Memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pentingnya akreditasi dalam peningkatan mutu Pendidikan, Praktek pembuatan dokumen akreditasi dan Pendampingan guru upload dokumen di aplikasi sispena.