cover
Contact Name
Alfridus Gado
Contact Email
alfridusg@gmail.com
Phone
+6282144658484
Journal Mail Official
alfridusg@gmail.com
Editorial Address
Jurnal TEKNOSIAR Fakultas Teknik Universitas Flores Jl. Sam Ratulangi Ende Kelurahan Paupire Kecamatan Ende Tengah Kabupaten Ende NTT
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
TEKNOSIAR
Published by Universitas Flores
ISSN : 19075197     EISSN : 27212270     DOI : https://doi.org/10.37478/teknosiar
Core Subject : Engineering,
TEKNOSIAR: Journal of Engineering is a media publication published twice a year (in April and October) by the Faculty of Engineering, University of Flores. The aim is as a forum for scientific communication and also disseminates research results, literature studies, funds in the form of design results, study results, case studies and modeling in engineering and engineering management with the scope of: Civil Engineering (structure, transportation, development of water resources , geotechnical engineering, and construction / project management), Architecture (theory, architecture history and design; Architectural science and technology; Urban architecture and urban design; Home and residential architecture; Interior and exterior design; Flores cultural architecture).
Articles 116 Documents
Perancangan Sarana Kebugaran dan Relaksasi di Kota Ende dengan Pendekatan Arsitektur Post Modern Aroeboesman, Mohammad Arief Kurniawan; Dede, Petrus Jhon Alfred Depa
TEKNOSIAR Vol. 18 No. 2 (2024): Volume 18 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v18i2.4744

Abstract

Kota Ende, sebagai ibukota Kabupaten Ende di Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, fasilitas kebugaran dan relaksasi yang ada di Kota Ende saat ini masih terbatas dan belum memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, perkembangan arsitektur di Kota Ende cenderung monoton dan kurang inovatif. Mayoritas bangunan masih mengadopsi gaya arsitektur konvensional yang kurang memperhatikan aspek estetika dan fungsionalitas. Perancangan sarana kebugaran dan relaksasi dengan pendekatan arsitektur post modern di Kota Ende tidak hanya akan memenuhi kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan dan kebugaran, tetapi juga akan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan arsitektur kota. Oleh karena itu, perancangan sarana kebugaran dan relaksasi di Kota Ende dengan pendekatan arsitektur post modern menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan dan kebugaran, sekaligus memberikan warna baru dalam perkembangan arsitektur kota.
Villa Resort di Desa Manulondo Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende (Tema Arsitektur Vernakuler) Manggo, Sayful Ahmad; Mochdar, Dian Fitriawati; Kerong, Fabiola T. A.
TEKNOSIAR Vol. 18 No. 2 (2024): Volume 18 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v18i2.4833

Abstract

Kabupaten Ende memiliki banyak potensi wisata antara lain wisata alam seperti Danau Kelimutu, wisata budaya seperti rumah adat Nggela maupun wisata sejarah seperti Rumah Pengasingan Bung Karno serta wisata lainnya. Desa Manulondo sebagai salah satu desa di Kecamatan Ndona Kabupaten Ende juga mempunyai daya tarik wisata seperti wisata alam puncak Manulondo, hasil tenun ikat yang menjadi ciri khas budaya serta adanya rumah adat yang semuanya mencerminkan identitas masyarakat dan menjadi ciri khas budaya. Daya tarik wisata ini perlu didukung dengan adanya fasilitas-fasilitas wisata salah satunya yaitu Villa Resort mengingat banyaknya jumlah pengunjung wisatawan lokal maupun dari luar Kabupaten Ende. Penelitian ini digunakan sebagai langkah-langkah dasar proses perencanaan dan perancangan Villa Resort di desa Manulondo, dengan penerapan Tema Arsitektur vernakuler sebagai acuan desain yang menekankan pada konsep bentuk, orientasi, dan penggunaan material. Metode yang digunakan dalam perencanaan dan perancangan yaitu 1). metode pengumpulan data (data primer dan data sekunder); 2). metode analisa berupa uraian data lapangan, kriteria perancangan yang berisikan teori, analisa alternatif , serta tanggapan (pemilihan alternatif). Metode analisa meliputi analisa tapak; analisa fungsional, analisa aktifitas dan kebutuhan ruang, analisa ruangan meliputi sirkulasi, organisasi, hubungan, besaran dan zoning ruang, analisa bentuk dan analisa pola peletakan masa bangunan; analisa system bangunan meliputi struktur dan utilitas; dan regulasi daerah. 3). Metode perancangan dan konsep desain yaitu konsep arsitektur vernakuler. Hasil perancangan Villa Resort Manulondo dengan tema arsitektur vernakuler mengikuti bentuk rumah adat desa Manulondo, perubahan hanya pada struktur pondasi, kolom, balok, lantai dan pasangan dinding.
Evaluasi Rute Angkutan Pendesaan Ende – Nangapanda Ke, Hendriko Dodi; Sydin, Thomas Aquino Arif; Meo, Yohanes
TEKNOSIAR Vol. 18 No. 2 (2024): Volume 18 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v18i2.4870

Abstract

Penelitian ini bertujuaan untuk mengevaluasi rute angkutan pedesaan terhadap pola perjalanan penumpang dan pola pengunaan Lahan Ende-Kecamatan Nangapanda sesuai karakteristik penumpang. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah headway, waktu tunggu, faktor muat, jarak perjalanan, jumlah kendaraan, waktu perjalanan, kecepatan perjalanan. Hasil analisis headway yang diperoleh rata-rata berkisaran antara 31,8-58,5 menit, maka headway waktu rata-rata pada kinerja angkutan pedesaan Kecamatan Nangapanda – Ende Pulang Pergi sudah melebihi standar efektif. Waktu tunggu penumpang dengan trayek Kecamatan Nangapanda – Ende dan sebaliknya berkisar antara 5 menit-12 menit. Faktor Muat dengan angkutan pedesaan pada trayek Kecamatan Nangapanda-Ende Pulang Pergi dapat kisaran rata-rata antara 12% - 13%, maka faktor muat penumpang trayek Kecamatan Nangapanda – Ende Pulang Pergi belum efektif. Jarak Perjalanan yang ditempuh rute mini bus angkutan pedesaan Kecamatan Nangapanda – Ende dan sebaliknya berkisar 30 km. Jumlah kendaraan yang beroperasi Kecamatan Nangapanda – Ende dan sebaliknya berkisar antara 7 kendaraan. Waktu perjalanan yang dibutuhkan rute mini bus angkutan pedesaan Kecamatan Nangapanda – Ende dan sebaliknya berkisar 1,1 jam-1,9 jam, maka waktu perjalanan trayek Kecamatan Nangapanda – Ende Pulang Pergi sudah memenuhi standar. Kecepatan Perjalanan trayek Kecamatan Nangapanda – Ende Pulang Pergi berkisar rata-rata antara 27,2-27,8 km/jam. Untuk kecepatan perjalanan angkutan pedesaan trayek Kecamatan Nangapanda-Ende Pulang Pergi sudah memenuhi standar.
Penggunaan Pendekatan Arsitek Hijau Dalam Perancangan Apartemen di Kabupaten Ende Dimu, Anita Nensia; Mochdar, Dian Fitriawati; Kerong, Fabiola T. A.
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5440

Abstract

Di Kabupaten Ende kebutuhan tempat tinggal terbilang tinggi, banyak masyarakat yang belum memiliki rumah, banyak rumah yang belum layak huni dan terbatasnya lahan. Oleh karena itu perlu adanya alternatif tempat tinggal berupa apartemen. Apartemen memiliki peran yang penting dalam menunjang kebutuhan tempat tinggal. Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan dan perencanaan ini adalah 1). Menggunakan data primer dan sekunder; 2). Metode analisa yang membahas kedalam dua analisa yaitu analisa makro(kawasan) dan mikro(tapak perancangan) yang berisikan beberapa data antara lain analisa topografi, analisa pencapaian, analisa entrance dan exit, analisa klimatologi. 3). Metode perancangan memaparkan ide perancangan dan konsep desain yaitu konsep arsitektur hijau. Perancangan apartemen dengan pendekatan arsitektur hijau ini lebih memfokuskan pada bahan dan material yang didapat pada sekitar Kabupaten Ende. Adapun fasilitas utama berupa bangunan apartemen (berbagai tipe kamar), bangunan pengelola sampai fasilitas penunjang berupa GYM, minimarket, restoran, ruang outdoor dan parkiran.
Penerapan Konsep Arsitektur Hijau Pada Desain Bangunan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nagekeo Wula, Irenius Ceme; Dede, Petrus Jhon Alfred Depa; Mbuu, Alfons
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5472

Abstract

Perubahan iklim global dan krisis lingkungan yang semakin mengkhawatirkan telah mendorong berbagai sektor untuk mengadopsi pendekatan yang lebih berkelanjutan, termasuk sektor konstruksi dan arsitektur. Bangunan merupakan salah satu kontributor terbesar terhadap emisi karbon dunia, dengan mengkonsumsi sekitar 40% dari total energi global dan menghasilkan sekitar 30% emisi gas rumah kaca. Sebagai respons terhadap masalah ini, konsep arsitektur hijau (green architecture) telah berkembang sebagai paradigma yang menekankan desain bangunan yang ramah lingkungan, hemat energi, dan memberikan kenyamanan optimal bagi penggunanya. Penelitian ini membahas tentang desain Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nagekeo dengan menerapkan konsep arsitektur hijau. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan rancangan kantor pemerintahan yang tidak hanya fungsional tetapi juga ramah lingkungan, hemat energi, dan mencerminkan identitas lokal Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literatur review yang sistematis. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang desain bangunan pemerintahan di Kabupaten Nagekeo dan potensi penerapan konsep arsitektur hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep arsitektur hijau dengan memperhatikan aspek orientasi bangunan, penghawaan alami, pencahayaan alami, penggunaan material lokal, manajemen air, dan integrasi lanskap dapat menghasilkan desain kantor yang berkelanjutan dan responsif terhadap konteks iklim tropis Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perancangan bangunan pemerintahan di Kabupaten Nagekeo dan kawasan beriklim tropis lainnya.
Analisis Kritis Terhadap Klaim Pembangkit Energi Piramida Mesir: Tinjauan Sistematis Terhadap Bukti Desain Material Dan Arsitektur Luis, Andreas; Gare, Mansuetus; Tan, Valentinus; Kota, Ireneus
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5551

Abstract

Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan Dalam Perancangan Pembangunan Villa Resort Pada Kawasan Wisata Danau Rana Mese Desa Golo Loni Manggarai Timur Segar, Aventus; Mbuu, Alfons; Mochdar, Dian Fitriawati
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5600

Abstract

Danau Rana Mese adalah salah satu danau terbesar di Indonesia, khususnya Indonesia bagian Timur, kawasan ini menjadi objek wisata alam yang memiliki potensi besar namun pengembanganya belum sepenuhya menjadi objek wisata yang luar biasa, ini disebabkan karena belum adanya fasilitas-fasilitas penunjang seperti  penginapan dan Danau Rana Mese adalah kawasan hutan lindung, sehingga dalam pembangunanya harus mempertimbangkan ekosistem yang ada didalamnya.. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung di lapangan dan dengan wawancara langsung dengan responden untuk memberikan penilaian terhadap keindahan potensi wisata dan untuk memberikan penilaian terhadap fasilitas – fasilitas yang ada sebelumnya di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitas yang ada di Danau Rana Mese belum sepenuhnya lengkap. Oleh karena itu,  perancangan  fasilitas penginapan berupa Villa Resort di objek wisata Danau Rana Mese ini menerapkan tema Arsitektur Berkelanjutan yaitu merancang bangunan tidak permanen dengan menggunakan bahan alam, sehingga fasilitas yang dibangun seperti: tempat penginapan dan kantor pengelola serta beberapa fasilitas penunjang misalnya cafetaria, laundry, gudang, wc umum dan gajebo terkesan menyatu dengan alam. Selain itu, penerapan tema Arsitektur Berkelanjutan pada Site yaitu dengan mengoptimalkan penggunaan lahan serta tidak merubah bentuk dan vegetasi yang sebelumnya ada pada Site.
Analisis Pengaruh Bentuk Penampang Balok Baja Terhadap Kapasitas Beban Maksimum Pada Struktur Bangunan Ndale, Fransiskus Xaverius; Gado, Alfridus
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bentuk penampang balok baja terhadap kapasitas beban maksimum pada struktur bangunan melalui studi pustaka sistematis dari empat penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif terhadap hasil penelitian terkait, dengan fokus pada empat tipe penampang utama: IWF, Box, Channel, dan T-section. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas beban maksimum, efisiensi penggunaan material, dan mode kegagalan struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil IWF memiliki kapasitas beban maksimum tertinggi (285.6 kN) dengan efisiensi penggunaan material mencapai 100%, diikuti oleh profil Box (255.6 kN, 89.5%), Channel (188.4 kN, 66%), dan T-section (148.8 kN, 52.1%). Analisis mode kegagalan mengidentifikasi karakteristik spesifik untuk setiap penampang, dimana IWF cenderung mengalami tekuk lateral, Box dominan mengalami tekuk lokal, sementara Channel dan T-section rentan terhadap torsi dan torsi-lentur. Inovasi dalam bentuk penampang hibrid menunjukkan potensi peningkatan kapasitas hingga 22% dibanding penampang konvensional. Validasi hasil menunjukkan deviasi maksimum 3.08% terhadap perhitungan teoritis dan berada dalam rentang yang diijinkan oleh standar AISC 360-16. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman komprehensif tentang hubungan antara geometri penampang dan kapasitas struktur, serta menyediakan rekomendasi praktis untuk pemilihan bentuk penampang optimal dalam aplikasi struktural.
Analisis Kenyamanan Termal Dan Dampaknya Pada Stres Kerja Guru Di Wilayah Tropis Kering Kabupaten Sikka Hildegardis, Cornelia; Mendez, Martina Rudolfa Da
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5624

Abstract

Tingkat stres kerja guru lebih tinggi dibandingkan profesi lain berdasarkan penelitian RAND Corporation. Stres kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perilaku siswa, perubahan kurikulum, teknologi, dan kondisi fisik lingkungan sekolah. Sekolah sebagai tempat kerja guru rentan menimbulkan kelelahan yang memicu stres, terutama di wilayah beriklim tropis kering seperti Kabupaten Sikka yang memiliki curah hujan rendah dan vegetasi terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh stres kerja terhadap kinerja guru dalam konteks kenyamanan termal bangunan sekolah menggunakan metode Predicted Mean Vote (PMV). Variabel pengukuran meliputi suhu udara, kelembaban, kecepatan angin, serta aktivitas dan pakaian guru. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan sampel jenuh 28 guru di SMP Katolik Yapenthom 1 Maumere. Data dikumpulkan melalui wawancara lapangan, pemasangan alat ukur kenyamanan termal, dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh signifikan negatif terhadap kinerja guru melalui gangguan konsentrasi dan motivasi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor pada bangunan yakni dari sisi orientasi bangunan, arah hadap bukaan maupun ketiadaannya shading device pada gedung kelas sehingga berpengaruh secara langsung terhadap peningkatan suhu dan kelembaban udara yang terjadi di dalam kelas.
Perancanaan Tempat Budidaya Ikan Air Tawar Dengan Pendekatan Konsep Arsitektur Ekologi Di Kabupaten Ende Siso, Silvester Masias; Mbabho, Fedrik
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5591

Abstract

Budidaya ikan air tawar merupakan suatu upaya dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitaruntuk mencapai tujuan bersama dalam kelompok maupun individu. Kegiatan ini dilakukan dalam upayamemproduksi ikan dalam suatu wadah yang terkontrol dan berorientasi pada keuntungan. Kabupaten Endemerupakan sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Menurut data perikanan dankelautan Kabupaten Ende, tingkat perkembangan usaha perikanan, baik usaha penangkapan maupunbudidaya, masih rendah yang disebabkan karena keterbatasan modal atau sarana produksi, transportasi,keterampilan nelayan atau petani (ikan) yang masih rendah, dan juga penyediaan sarana pasca panen yangbelum memadai serta belum terjaminnya pemasaran dari hasil perikanan yang baik. Hal ini sangatdisayangkan, karena selain dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak, dari sektor ini juga dapatdiharapkan untuk memperbaiki tingkat asupan gizi bagi masyarakat Kabupaten Ende, serta mampumeningkatkan taraf ekonomi bagi pengusahanya. Arsitektur Ekologi merupakan sebuah konsep yangmemadukan ilmu lingkungan dan ilmu arsitektur. Arsitektur Ekologi memiliki orientasi utama pada modelpembangunan yang memperhatikan keseimbangan lingkungan alam dan lingkungan buatan yang harmonisantara lingkungan, manusia, dan bangunan.

Page 11 of 12 | Total Record : 116