cover
Contact Name
Salamun
Contact Email
salamun@univrab.ac.id
Phone
+6281378735511
Journal Mail Official
jpm@univrab.ac.id
Editorial Address
Jl. Riau Ujung No. 73 Pekanbaru Riau Telp.(0761) 38762 - 0811 771 4800
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 27158187     EISSN : 26147106     DOI : https://doi.org/10.36341/jpmm
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Jurnal Layanan Masyarakat), dengan ISSN: 2715-8187 (Print), 2614-7106 (Online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Abdurrab mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, memuat berbagai kegiatan staf pengajar dan peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. berikut kami sertakan lnk home page jurnal kami
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
PELATIHAN PENGEMBANGAN WEBSITE UNTUK PENINGKATAN DIGITAL PROFILE REMAJA Anggy Trisnadoli; Indah Lestari; Istianah Muslim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1535

Abstract

Coding saat ini menjadi sebuah term menarik dikalangan milenial. Istilah coding sebenarnya istilah dalam penulisan program yang biasanya dikenal dengan programming. Dikalangan remaja milenial, sekarang ini banyak yang berusaha untuk menjadi seseorang yang dikenal melalui media sosial. Atau biasa disebut dengan influencer, selebgram, youtuber dan sebagainya. Dalam proses tersebut biasanya para remaja menunjukkan kemampuannya terlebih dahulu dalam berbagai hal, berkarya dalam seni, olahraga, kuliner semua yang diarahkan sebagai bisnis. Sehingga perlu untuk meningkatkan nilai profilnya dalam bentuk yang lebih menarik. Salah satu yang dapat meningkatkan hal tersebut adalah dengan membuat profil digital yang menarik sehingga dapat mempermudah follower dan calon client nya untuk mendapatkan informasi. Peserta dalam kegiatan ini adalah remaja kalangan SMA/SMK sederajat yang diundang dari berbagai sekolah dan komunitas yang ada di Kota Pekanbaru. Terdapat beberapa sesi acara. Sesi pertama adalah memberikan seminar tentang pengetahuan umum terhadap teknologi WebBlog dan motivasi blog sebagai sarana media promosi yang efektif. Sesi yang kedua adalah pelatihan untuk membuat dan merancang sebuah personal website yang baik dan menarik. Teknologi pengembangan web yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah WIX.com
AKSESBILITAS KAMPUS RAMAH DIFABEL Ahmad Zaki; Yessi Jusman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1548

Abstract

Sering kali kita mendengar istilah ramah difabel dilekatkan pada berbagai sarana prasarana maupun layanan publik. Sehingga sering kali pula kita jumpai istilah puskesmas ramah difabel, sekolah atau kampus ramah difabel, kantor pemerintah ramah difabel, dan sebagainya. Salah satu ciri kampus ramah difabel adalah terbukanya dengan luas akses belajar dengan baik, misalnya, tersedianya jalur pedestrian dengan guiding block, ramp (jalan miring) untuk masuk ke sebuah gedung, adanya tangga dengan pegangan tangan (hand-rail), lift dengan tombol huruf braille, dan toilet khusus difabel di setiap gedung. Syarat-syarat mengenai sarana prasarana ramah difabel secara detail telah diatur pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PermenPUPR) Republik Indonesia No 14 Tahun 2017. Untuk membangun aksesbilitas yang prioritas bagi mahasiswa difabel UMY akan dilaksanakan beberapa kegiatan seperti survei untuk pendataan mahasiswa difabel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), diikuti dengan seminar, dan dilanjutkan dengan evaluasi dan sarana prasarana untuk aksesbilitas mahasiswa difabel UMY melalui survei lapangan. Melalui survei tersebut, Gedung kembar AR Fachruddin UMY memang sudah mempunyai akses jalan miring, tangga dengan hand-rail, dan lift dengan tombol huruf braille, namun belum memiliki toilet khusus difabel yang sesuai standar untuk mereka yang mempunyai kebutuhan khusus sesuai PermenPUPR No 14 Tahun 2017 tersebut. Survei juga dilakukan pad Gedung Admisi, Gedung Siti Walida F3, serta jalur pedestrian antara Gedung AR Fachruddin, Gedung Admisi, dan Gedung Siti Walida.
OPTIMALISASI PERKEMBANGAN REMAJA MELALUI TKT (TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK) DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS DAN MEDAN JOHOR Wardiyah Daulay; Sri Eka Wahyuni; Mahnum Lailan Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1552

Abstract

Remaja adalah makhluk sosial yang sedang belajar keterampilan sosial. Tugas-tugas perkembangan pada masa remaja harus dioptimalkan agar tidak mudah mengalami gangguan pikiran, perasaan maupun perilaku. Stres, kesedihan, kecemasan, kesepian, keraguan pada diri remaja membuat mereka mengambil resiko dengan melakukan kenakalan. Kenakalan remaja yang ada di Kecamatan Medan Amplas dan Medan Johor sangat bervariasi. Berdasarkan wawancara dengan kepala lingkungan IX Medan Amplas dan kepala lingkungan XIII Medan Johor, bentuk kenakalan remaja mulai dari yang ringan seperti terlambat, membolos, merokok, menyontek sampai yang tindak kriminal seperti mencuri, perkelahian dan membully teman. Untuk menangani masalah perkembangan yang dihadapi remaja diperlukan pendekatan terapi kelompok terapeutik. Terapi kelompok terapeutik merupakan pilihan ideal dan penting bagi kelompok umur ini. Mereka menjadi mampu belajar antar satu sama lain sesuai perkembangan mereka (Wood, 2009), dapat membantu remaja dalam memenuhi kebutuhannya secara positif, bermakna bagi kelompok sebaya dan pembentukan identitas diri (Stuart & Laraia, 2005)
SOSIALISASI PENDAMPING PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP ANAK enjang pera irawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1562

Abstract

Mengingat perkembangan teknologi komunikasi dan informasi semakin pesat ditandai dengan maraknya penggunaan smartphone, hal ini tentu memiliki berbagai dampak baik positif maupun negatif. Untuk itu, program sosialisasi penggunaan smartphone ini sangat tepat untuk dilakukan dengan tujuan meminimalisir dampak negatif dan mengoptimalkan dampak positif dari penggunaan smartphone. Program sosialisasi ini dilaksanakan untuk mengedukasi anak-anak dilingkungan Rt 001 Rw 01 Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan Jakarta Barat sejumlah 30 peserta. Metode sosialisasi dengan ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan diskusi. Hasil kegiatan ini diharapkan para orang tua menyadari akan pentingnya cara mendampingi dan mengawasi anak dalam menggunakan smartphone dengan tepat. Selain itu, peserta dapat memberikan edukasi kepada dan mengontrol penggunaan smartphone. Melalui sosialisasi para peserta dapat menglaksanakan proses pendapingan penggunaan smartphone pada anak dengan baik dan benar
AMF COPING STRESS PADA IBU RUMAH TANGGA Alnisa Min Fadlillah; Renny Husniati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1622

Abstract

This service activity is motivated by many problems that occur in housewives, especially housewives who do not work and young mothers who just had a child. Often, many of them felt bored and complain that their task is never end. As a result, housewives experience stress to depression. This has a negative impact on the mother's physical and mental health and can be affect to their relationships with spouses and childcare. Therefore, this activity aims to educate housewives about the importance of managing stress from an early age. The target of this service is housewives, parents of students at MI Raudhatul Athfal, Limo District, Depok. Several methods were used in this activity, including lecture, evaluation and question and answer, and counseling methods. In general, the enthusiasm of the participants was seen in this activity.
SOSIALISASI INSEKTISIDA NABATI SEBAGAI RAPELLENT VEKTOR KECOAK AMERIKA YANG RAMAH LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR yessi harnani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1645

Abstract

Kecoa adalah salah satu jenis serangga yang sering ditemui disekitar lingkungan tempat tinggal kita. Untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya masalah kesehatan pada manusia maka di lakukan upaya pengendalian dengan menggunakan bahan alami yang berfungsi sebagai insektisida nabati yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bahaya kesehatan nantinya, yaitu dengan menggunakan Daun Sirih (Piper betle,L). Metode pelaksanaan dalam bentuk penyuluhan dan demonstrasi pembuatan insektisida nabati. Tujuannya adalah Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat bagaimana cara membuat insektisida nabati yang murah dan ramah lingkungan. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang bahaya kecoa Amerika bagi Kesehatan dan manfaat daun sirih sebagai insektisida nabati. Masyarakat bisa mempraktekkan di rumah cara membuat insektida nabati yang murah dan ramah lingkungan dari daun sirih. Sebelum diberikan penyuluhan peserta tidak mampu menjawab pertanyaan yang diberikan tetapi setelah diberikan penyuluhan hampir 90 % peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Rekomendasi : Diharapkan masyarakat mampu mengantisipasi pengendalian kecoa Amerika dengan menggunakan insektisida nabati yang murah, mudah dan ramah lingkungan. Masyarakat juga dapat menjadikan produk serbuk daun sirih ini sebagai usaha rumah tangga yang bisa di jual
PENTINGNYA KETERLIBATAN ORANG TUA DI LEMBAGA PAUD DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Evi Desmariani; Muzayyanah Muzayyanah; Jendriadi Jendriadi; Widdya Rahmalina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1663

Abstract

There are still many parents who take their children to go to kindergarten institutions with the aim that their children can learn to read, write, count and be good at (reading) the Koran. Like what happened in Hauriyah Halum Integrated Kindergarten. Since the learning process is implemented, parents only fulfill all the needs of the children requested by the institution for the learning process including completing school administration. After that, the parents are only tasked with taking the child to school in the morning and picking up the child from school after the learning process, and sometimes asking how many stars the child's work got. Parents do not think at all about the child's behavior while at school, such as annoying friends, making noise during the learning process, hitting friends, and saying bad words to friends. This is often conveyed by the teacher every time the child comes home from school with the hope that the parents advise the child while at home. However, every day there is no visible change and even more protracted. For this reason, it is necessary to do counseling on the importance of parental involvement in kindergarten institutions in stimulating children's socio-emotional development from an early age. Therefore, it is necessary to carry out community service in the form of counseling. The extension method is in the form of lectures and questions and answers. This community service aims to ensure that teachers always involve parents in educating children, especially in stimulating children's social-emotional development from an early age. So that children can follow the learning process and behave well to teachers and friends while they are at school. As a result of this community service, it is hoped that all parents can train themselves or get used to behaving well in front of children at all times while at home as teachers have been accustomed to while the child is in school.
DETAIL ENGINERING DESIGN GEDUNG NAHDLATUL ULAMA RANTING BRINGIN BATEAIT JEPARA Yayan Adi Saputro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1680

Abstract

Perumusan Detail engineering design pada pembangunan gedung nahdlatul ulama Ranting Bringin Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara merupakan kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi. Adapun tim pengabdian masyarakat ini adalah dosen dan mahasiswa program studi Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. Proses yang ditempuh dalam kegiatan ini adalah : survey, perumusan desain, gambar kerja, gambar 3D, dan rencana anggaran biaya, hal ini disebut Detail engineering design (DED). Pentingnya dilakukan perumusan ini adalah sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi yang berkelanjutan. Beberapa pembangunan yang tampa memperhatikan dan merumuskan Detail engineering design ini sering menuai masalah baik itu tata letak, arsitektural, dan struktural. Hasil yang diperoleh yakni gambar kerja dengan luasan bangunan utama 25 m x 12 m yang terpisah dari bangunan GOR. Adapun biaya yang telah diestimasi yakni senilai Rp. 1.224.499.000. Desain yang diusung adalah desain yang merepresentasikan budaya jawa yakni pewayangan.
PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK DALAM UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN GAPOKTAN DESA SAMBIREMBE Sri Hilmi Pujihartati; Roby Delji; Raka Nenggala Sukma; Shifa Parama Dita Adzani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1694

Abstract

Tujuan riset pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan praktik pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran sapi kepada Gapoktan Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Pengabdian dilakukan sebagai upaya penunjang perekonomian masyarakat, khususnya anggota Gapoktan di masa pandemi Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan dengan melakukan penyuluhan sebagai tahap awal pemahaman kelompok tani terkait pentingnya pengolahan limbah kotoran sapi yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. Metode pelaksanaan selanjutnya adalah pembuatan pupuk berupa penaburan stardeck dan dolomit beserta proses lanjutan berupa pembalikan. Hingga pupuk sudah siap, dilakukan branding dan pemasaran. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat pada penyuluhan, membuat masyarakat memahami pentingnya pengolahan limbah kotoran sapi untuk diolah menjadi pupuk kadang. Pelaksanaan kegiatan tersebut berlanjut pada pelatihan dan praktik pembuatan pupuk. Serangkaian kegiatan pembuatan pupuk organik dilakukan dengan hasil yang sesuai dengan perencanaan dan pencanangan pengabdian masyarakat, yaitu produk pupuk organik siap pakai dan siap jual untuk menunjang perekonomian kelompok tani di masa pandemi.
PEMBUATAN RUMAH SINGGAH SEBAGAI BENTUK PENINGKATAN MINAT BELAJAR GENERASI Z DI KELURAHAN MUARA FAJAR BARAT Fitra Ramdhani; Rizki Ramadhan Husaini; Sukri Sukri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1699

Abstract

ABSTRACT Conditions in Muara Fajar Barat sub-district, especially RW 03, still have a number of problems, especially in children of Generation Z. This Generation Z is a child born in an age that is all in technology. This is what causes children in generation Z to use digital gadgets that are not accompanied by knowing the proper use of gadgets and filtration of gadget use and supervision from parents. So that children addicted to gadgets are not for positive things but rather negative things. This gadget addiction has influenced the academic and educational and social emotions of children in Generation Z. This can be seen by the lack of interest in children's learning, the failure of children in school, and many children who drop out of school. Following this up, the dedication team had a proposal by creating a Shelter House program. This shelter program aims as a place for children in generation Z to increase interest in learning and doing assignments and discussions with friends and can develop talents of creativity and innovation. The result of this service is the realization of a shelter that is very useful for the community, especially children in Generation Z in Muara Fajar Barat sub-district. This can be seen by the crowds of shelters from the group of children who use the shelter as a haven, gather, study groups and read. Key words: Generation Z, Shelter house, Interest in Learning ABSTRAK Kondisi di kelurahan Muara Fajar Barat khususnya RW 03 masih terdapat beberapa permasalahan terutama pada anak-anak generasi Z. Generasi Z ini adalah anak yang lahir di zaman yang serba dengan teknologi. Hal ini yang menyebabkan anak-anak pada generasi Z menggunakan digital yaitu gadget tanpa diringi dengan pengetahuaan penggunaan gadget yang tepat dan filtrasi penggunaan gadget dan pengawasan dari orang tua. Sehingga anak-anak kecanduan dengan gadget bukan untuk hal yang positif tetapi lebih ke hal yang negative. Kecanduan gadget inilah yang mempengaruhi akademik dan pendidikan serta sosial emosi anak-anak pada generasi Z. Hal ini dapat dilihat dengan kurangnya minat belajar anak, ketidakberhasilannya anak-anak di sekolah, dan banyak anak-anak yang putus sekolah. Menindak lanjuti hal ini, maka tim pengabdian mempunyai usulan dengan membuat program Rumah Singgah. Program rumah singgah ini bertujuan sebagai wadah bagi anak-anak pada generasi Z ini untuk meningkatkan minat belajar dan mengerjakan tugas serta diskusi dengan teman-temannya serta dapat mengembangkan bakat kreativitas dan inovasi. Hasil dari pengabdian ini terwujudnya rumah singgah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnnya anak-anak pada generasi Z di Kelurahan tersebut. Hal ini dapat dilihat dengan ramainya pengunjung rumah singgah dari golongan anak-anak yang menggunakan rumah singgah sebagai tempat singgah, berkumpul, belajar kelompok dan membaca. Kata kunci: Generasi Z, Rumah Singgah, Minat Belajar

Page 11 of 22 | Total Record : 220