BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
98 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 4 (2022)"
:
98 Documents
clear
PEMBUATAN ALAT TES KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS BAGI GURU SMP KEMALA BHAYANGKARI BANDUNG
Sri Rohartati;
Reviandari Widyatiningtyas;
Cucu Lisnawati;
Elly Retnaningrum
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.255 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3072
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal merupakan organisasi yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengembangkan potensi peserta didik hingga maksimal. Pengembangan kemampuan peserta didik tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran di kelas. Peserta didik dapat berhasil di kelas tidak terlepas dari kemampuan guru dalam merancang pembelajaran, kemampuan dalam mengelola kelas, merancang pendekatan, model dan metode pembelajaran serta kemampuan melakukan evaluasi yang baik. Tuntutan kurikulum 2013 adalah kemampuan peserta didik dalam mencapai high order thinking skills (HOTS), sementara guru masih mengalami kesulitan dalam pembuatan alat evaluasi berupa instrumen tes. Salah satu kemampuan yang termasuk kemampuan HOTS adalah kemampuan berpikir kritis. Pembuatan alat evaluasi yang memenuhi HOTS merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh guru, begitupun dalam pembuatan instrumen tes kemampuan berpikir matematis yang merupakan bagian dari kemampuan HOTS. Penyelesaian masalah tersebut membutuhkan kajian teoritis ataupun empiris yang dapat disajikan dalam bentuk penulisan naskah instrumen evaluasi berupa tes kemampuan berpikir kritis.. Kemampuan berpikir kritis merupakan bagian dari keterampilan berpikir tingkat tinggi atau high order thinking skills (HOTS), permasalahan ini muncul sejak tahun 2017 bahwa pelaksanaan penyelenggaraan UNBK sudah menerapkan ujian dengan bentuk high order thinking skills (HOTS), keadaan ini menyebabkan peserta didik mengeluh dengan soal-soal yang diberikan terlalu sulit dan dipandang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan di kelas. Sementara di pihak lain banyak sekali permasalahan yang dihadapi guru selama melaksanakan pembelajaran, apalagi dalam pembuatan alat evaluasi tes HOTS khususnya soal kemampuan berpikir kritis, karena selama ini belum ada pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan instrumen tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Sekolah Menengah Pertama yang menjadi mitra merupakan sekolah yang terus berkembang dengan pendanaan untuk pengembangan fisik maupun untuk pengembangan guru-gurunya sangat bergantung dari dana yang berasal dari dana masyarakat khususnya dari siswa, maka sangat membutuhkan dorongan dan sekaligus bantuan dalam upaya meningkatkan kinerja para guru sehingga dapat menghasilkan pesera didik yang dapat dibanggakan. Hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan yang diinginkan pemerintah.
WORKSHOP DAN BIMTEK PENGANTAR SMKP BERBASIS DARING DENGAN APLIKASI RAISA-GISEL PPSDM GEOMINERBA
David Kusmawan;
Nendi Rohaendi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1201.354 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3095
Pandemi COVID-19 telah merubah berbagai macam sendi kehidupan secara mendasar, termasuk di bidang pendidikan. Perubahan pola proses pembelajaran yang sebelumnya dengan bertatap muka langsung, kemudian berubah menggunakan media video conference, synchronous-asynchronous learning, digital literation, dan sebagainya, menunjukan bahwa optimalisasi teknologi informasi dan komunikasi dalam belajar-mengajar memang hal yang perlu dilakukan. Tujuan pengmas sebagai sarana untuk mendapatkan kompetensi yang sudah di design pada mata kuliah K3 Pertambangan dan Perkebunan yaitu mengenalkan elemen SMKP dengan pendekatan blended learningdengan aplikasi GISEL dan RAISA PPSDM Geominerba. Pendekatan melalui pembelajaran daring ini sebagai salah satu solusi yang bisa dilakukan di masa pandemi COVID-19. Metodologi pelaksaaan pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk kuliah dan diskusi interaktif melalui platformpembelajaran secara kuliah daring interaktif (penjelasan training dan sesi diskusi atau pertanyaan) menggunakan synchronous-asynchronous learningmenggunakan Zoom dan LMS yakni Rumah Informasi Geominerba (RAISA) dan Gisel. Peserta workshop Pengantar SMKP mendapatkan pengalaman belajar melalui LMS yang user friendly. Berdasarkan dari hasil pre dan post testyang telah dilakukan sebelum dan sesudah workshop didapatkan gambaran peningkatan aspek pengetahuan dari setiap item yang ditanyakan. Pembelajaran dan workshop Pengantar SMKP dengan online learning dengan menggunakan LMS yang user friendlydapat dijadikan alternatif pembelajaran selama pandemi COVID-19 dengan hasil yang cukup bagus.
USAHA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENDESAIN MEDIA AUGMENTED REALITY BERBASIS BIM
Wahyu Noviansyah;
A.G Tamrin;
Taufiq Lilo Adisucipto;
Anis Rahmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (703.174 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3096
The world of education continues to be faced with the challenges of the industrial revolution 4.0 and society 5.0. Advances in technological development, require teachers to be able to develop innovative and creative learning. Digitization of learning is a must in learning activities. Especially the characteristics of the current generation which tends to be digital native. Changes in the educational paradigm are increasingly leading to efforts to integrate Information and Communication Technology (ICT) in learning activities. The Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) approach is relevant to be applied to learning in the digital era. Therefore, the best way to face these challenges is to increase the TPACK ability of teachers through digital learning media training. One of the digital learning media that is suitable for use in vocational learning is augmented reality. This service is carried out to increase the capacity of Mitra SMK teachers in designing augmented reality-based learning media. The service partners are teachers of SMKN Construction and Property Engineering Expertise (TKP) throughout Greater Solo, including: SMKN 5 and 2 Surakarta, SMKN 2 and 4 Sukoharjo and SMKN 2 Wonogiri. The training method uses face-to-face classical training with demonstration techniques and project-based tutorials. The results of the training show that teachers have a positive perception of training activities. This can be seen from the aspect of teacher satisfaction with the implementation of training, the suitability of the material with the learning needs of SMK, the available facilities and infrastructure and the clarity of the tutor in delivering the material.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT TEPAT GUNA DALAM MEMBANTU PROSES PRODUKSI KERUPUK UBI UNGU DI DESA PADAHANTEN
Budiman Budiman;
Whydiantoro Whydiantoro;
Engkos Koswara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1025.291 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3099
Kelompok wanita di Desa Padahanten mempunyai sebuah kegiatan produksi yaitu membuat kerupuk ubi yang terbuat dari ubi ungu. Ubi ungu yang dihasilkan merupakan hasil tani dari warga sekitar yang memang berprofesi sebagai petani. Harga ubi ungu yang relative lebih rendah membuat kelompok ini berinovasi untuk meningkatkan nilai jual dari ubi ungu tersebut. Dalam pembuatan kerupuk ubi ungu, masih dilakukan dengan peralatan seadanya. Dimulai pengupasan ubi hingga penjemuran masih menggunakan peralatan seadanya. Hal demikian mengakibatkan proses produksi belum dapat maksimal. Proses paling lama dalam pembuatan kerupuk ubi ungu adalah pemotongan adonan. Hal tersebut karena masing menggunakan pisau dan tenaga manusia. Pelatihan penggunaan alat/mesin tepat guna perlu dilakukan kepada kelompok tersebut. Hal demikian untuk menunjang proses produksi yang dilakukan hingga dapat meningkatkan kapasitas produksi. Karena bagaimana pun juga, tenaga manual dalam hal ini menggunakan tangan akan berbeda tiap waktunya. Berbeda dalam kecepatan, ukuran dan ketepatan pemotongan. Hasil evaluasi yang telah dilakuakan, alat bantu potong adonan dapat digunakan dengan baik oleh para pembuat kerupuk ubi ungu. Alat tersebut cukup membantu proses pemotongan karena dapat mempercepat proses pemotongan dan bentuk/ketebalan lebih teratur
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PENGISIAN BUKU KIA ANAK
Ratna Ariesta Dwi Andriani;
Yasi Anggasari Anggasari;
Ika Mardiyanti;
Firdaus;
Yati Isnaini Safitri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.135 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3111
Peran aktif kader besifat penting karena kader mempengaruhi keberhasilan program Posyandu khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Rendahnya pengetahuan, kemampuan kader dan kurangnya pemberdayaan menjadi penyebab berkurangnya fungsi Posyandu, sehingga minat masyarakat menjadi lebih rendah untuk menggunakan Posyandu sebagai pelayanan Kesehatan. Kader Posyandu Kelurahan Pacar Kembang kurang lebih berjumlah 30 orang, terdiri dari mayoritas adalah kader baru dan muda. Sebanyak 66% kader masih kurang paham mengenai cara pengisian buku KIA edisi terbaru 2020. Solusi dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan kepada para kader Kesehatan tentang pengisian buku KIA anak edisi 2020. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader dalam mengisi buku KIA anak edisi 2020. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan dengan metode ceramah menggunakan slide powerpoint dan penjelasan langsung menggunakan buku KIA edisi 2020 versi cetak. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pre tes dan post tes dengan menggunakan lembar kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan kader sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan kader setelah diberikan Pendidikan Kesehatan tentang pengisian buku KIA edisi 2020.
SOSIALISASI FISIOTERAPI TENTANG DETEKSI DINI AUTISME DI POSYANDU SIDOMULYO DESA KEDUNGMULYO BOYOLALI JAWA TENGAH
Muhammad Iqbal Yazid Fazry;
Arin Supriyadi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (396.671 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3143
Kedungmulyo Village is a village located in the district of Need, Purworejo, Central Java, Indonesia. Kedungmulyo Village is one of 41 villages in Need District which has a distance of 30 km from the district city. Kedungmulyo Village has an area of 169,320 Ha / 0.9 Km2. The population in Kedungmulyo Village is 1619 people (359 families) consisting of 736 men and 883 women spread over four hamlets. Various kinds of diseases can be experienced by a person, including newborn children, therefore in order to increase public knowledge and understanding of children's development which is very important for the future, it is necessary to carry out physiotherapy socialization in recognizing and preventing a symptom. One of the diseases that can be experienced by these children is Autism.
RANCANG BANGUN APLIKASI SINAR DESA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DI DESA BABATAN KUNINGAN
Ali Priyono;
Alan Agusnawan;
Rian Suryana;
Ajeng Priyani;
Davidly Herma Maulana;
Harun;
Abdullah Al Aziz;
Sismolojis;
Afif Saiful Atamma;
Indah Lestari;
Hamdan Nafais;
M. Anggi Alfian;
Rini Rubianti;
Kholif Rakhmawan;
Selvi Ratna Mayasari;
Ratu Ayu Badendha. P.S;
Rizky Herzando Pratama;
Moch Fadly Nurfadilah;
Nurhalimah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (671.55 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3176
Desa merupakan salah satu unit terkecil dalam suatu pemerintahan. Pelayanan di desa sangat dibutuhkan masyarakat untuk kemudian disalurkan kepada pihak-pihak terkait sesuai kepentingan masyarakat tersebut. Salah satu pelayanan yang biasa dan sering dilakukan adalah kebutuhan surat-menyurat. Saat ini metode konvensional masih sangat banyak digunakan, sebagai negara berkembang serta mengikuti perkembangan zaman, tentu hal ini perlu kita benahi. Maka dari itu, mahasiswa KKN Tematik LLDIKTI IV mencoba untuk melakukan inovasi dengan membuat aplikasi SINAR Desa (Sistem Informasi dan Administrasi Desa) di Desa Babatan. Penelitian dilakukan dengan cara research and development dengan tujuan agar aplikasi dibuat sesuai kebutuhan desa, mempermudah akses pelayanan desa dan meningkatkan kualitas pelayanan desa
PENYULUHAN MANAJEMEN RISIKO PADA UMKM TOKO MUARA DI KELURAHAN TALANG BUBUK KOTA PALEMBANG
Muhammad Bahrul Ulum;
Hamid Halin;
Muhammad Wadud
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.95 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3181
Toko Muara adalah UMKM yang bergerak di bidang pemasaran produk-produk pakan ternak dan juga beberapa produk kebutuhan rumah tangga. Dalam beberapa tahun terakhir usaha Toko Muara berangsur-angsur berkembang hal ini terbukti dari meningkatnya profit dan mulai merekrut beberapa karyawan. Tentunya perkembangan Toko Muara tak akan pernah lepas dari yang namanya risiko, contohnya seperti risiko pandemi covid-19 yang mengakibatkan melambatnya perkembangan usaha Toko Muara dan mungkin akan ada risiko lain yang dapat terjadi di kemudian hari. Hal tersebut menarik minat dari tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indo Global Mandiri untuk memberikan penyuluhan kepada Toko Muara mengenai manajemen risiko agar Toko Muara dapat meminimalisir dan menghindari risiko yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) IN OPTIMALIZATION MSME OWNED BY MEMBERS OF PAC ANSHOR AND FATAYAT GOMBONG THROUGH DIGITAL MARKETING TRAINING
Siti Fatimah;
M. Avicena Fatkhurrohman Al Hudri;
Fenika Yulianti;
Hanifatul Lutfiyah;
Fatikhaturrohmah;
Yuli Oktariyanti;
Birrotul Muttaqiyah;
Dini Istiqomah;
Laely Nur Rohmah;
Asis Kainanto;
Eris Wijayanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (328.417 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3189
This service aims to provide assistance and training on digital marketing to MSME owned by members of Ansor and Fatayat Gombong through the ABCD approach. The participants of this service were all members of PAC GP Ansor and Fatayat Gombong. This activity uses the Asset Based Community Development (ABCD) approach which focuses on utilizing the assets and potential of MSME owned by members of Ansor and Fatayat Gombong. This activity uses six steps consisting of preparing, discovery, dream, design, define, and destiny. The results of the service show that with this training, MSME owners can find out more about digital marketing strategies and platforms that can be developed for promotion. Some of the platforms that have been tested are using WhatsApp, Facebook, and Tokopedia. So that with digital marketing, the profit and public interest are increasing.
PELATIHAN PEMBELAJARAN BERBASIS KNOWLEDGE DAN ENTREPERENEURIAL LEARNING UNTUK MENGATASI PENGANGGURAN INTELEKTUAL DI SMA NEGERI 1 SUNGAI PENUH
Novia Sri Dwijayanti;
Rosmiati;
Iwan Putra;
Ahmad Nasori;
Nurmala Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (624.006 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3207
Pertumbuhan jumlah pengangguran intelektual terus mengalami peningkatan. Lulusan harus memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan yang berkepentingan, yaitu harus memenuhi kebutuhan profesional (professional need), kebutuhan masyarakat (social needs), kebutuhan kebutuhan dunia kerja (kebutuhan industri) dan kebutuhan generasi mendatang (aspek visi keilmuan). Kewirausahaan merupakan langkah konkrit untuk memecahkan masalah relevansi pendidikan dan model pendidikan lainnya yang menambah nilai produktivitas nasional agar dominasi paradigma lulusan pendidikan tidak lagi menjadi pencari kerja (job seeker) melainkan pencipta lapangan kerja (job creator). Selain itu transformation of knowledge berbasis an Entreprenurial learning serta Technopreneurship juga harus mengelaborasi budaya dan konsepsi yaitu budaya inovasi, kewirausahaan dan kreativitas serta konsep inkubator bisnis, penelitian, pengembangan, knowledge management dan learning organization, yang dilengkapi oleh kualitas dari wirausaha itu sendiri melalui koneksitas dan kolaboratif. Dalam proses kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMA Negeri 1 Sungai Penuh akan dilakukan melalui Metode Partisipatif melalui pemanfaatan local wisdom di Sungai Penuh. Melalui pemberdayaan dan edukasi tersebut diharapakan dapat menjadi solusi alternatif bagi siswa/i SMA Negeri 1 Sungai Penuh untuk meningkatkan kapasitas potensi lokal melalui penerapan transformation of knowledge mengenai an entrepreneurial learning dengan pemanfaatan market place dan learning organization serta platforma digital sebagai upaya terhindar dari potensi permasalahan pengangguran intelektual yang terjadi.