BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
98 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 4 (2022)"
:
98 Documents
clear
PENINGKATAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA DENGAN MELAKUKAN PELATIHAN PEMBUATAN YOGURT PADA GURU SD AL-ISLAH SURABAYA
Endah Budi Permana Putri;
Rachma Rizqina Mardhotillah;
Heni Agustina;
Marselli Widya Lestari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (505.719 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3394
Knowledge related to entrepreneurship very necessary in pandemic conditions, where various sectors experience financial problems due decreased or loss of income sources. The way to solve problem is training entrepreneurship. This entrepreneurship training is one of the solutions that can be offered to realize this. Therefore, it is necessary to have other sources of income not only by hanging income from the main job, it is expected that teachers can have insight and entrepreneurial ability. One form of business that can be done from home is selling yogurt. Yogurt is a functional food that is rich in antioxidants, so it can increase the body's immunity if consumed regularly. The implementation community service is in the form of training to partners related to nutritional content, the benefits of consuming yogurt, how to make yogurt, packaging and marketing so that in future it is expected to be alternative entrepreneurship for Al-Islah Elementary School Teachers in Surabaya. The target outputs of this program are national journals/ proceedings, videos published activities, news of activities published in online/offline mass media and reports on improving skills and knowledge related to yogurt and its business opportunities
INOVASI DESA WISATA KREATIF BERBASIS SPORT TOURISM
Alimuddin Alimuddin;
Fahmil Haris Fahmil Haris;
Donal Syafrianto Donal Syafrianto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (566.727 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3395
The tourism potential found in West Sumatra, especially in the Danau Kembar District area, is very much if developed properly, it can improve the economy and reduce community poverty. The area is surrounded by 3 lakes that stretch around the area. Job growth and economic growth can increase rapidly through tourism growth. However, the reality on the ground, many village Pokdarwis still complain about the lack of creativity in developing tourism and the tourism offered is still monotonous in certain photo spots. The purpose of implementing this service is to make the area a creative tourist location based on sports tourism. The implementation method is through training on the use and guidance of paddle as one of the creative tours based on sport tourism.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BAGI PENGRAJIN GERABAH DI KAMPUNG KOSAMBI DESA BUMIJAYA
Sulaeman Deni Ramdani;
Haris Abizar;
Ahmad Fauzi;
Herlina Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.089 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3398
Gerabah menjadi salah satu karya seni yang sangat bernilai ditengah pesatnya perkembangan teknologi yang begitu pesat. Hal ini semakin menjadi tantangan yang sangat berat bagi pengrajin gerabah yang mulai ditinggalkan karena dirasa kurang relevan dengan perkembangan abad milenilal saat ini, baik dalam pemasaran maupun keberlanjutan usaha di masa mendatang. Tujuan pengabdian ini yaitu melatih keterampilan digital marketing para pengrajin gerabah untuk dapat memperluas pemasaran produk gerabah. Metode pelatihan menggunakan ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan marketplace online. Pelaksanaan kegiatan di Kampung Kosambi, Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang merupakan kampung sentra kerajinan gerabah. Karakteristik tanah yang ada di Kampung Kosambi memiliki tekstur tanah liat yang memang sangat cocok untuk dijadikan bahan baku gerabah sehingga masyarakat memanfaatkan potensi tersebut untuk membuat berbagai kerajinan dari tanah liat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 19 September 2022 dengan melibatkan 21 pengrajin gerabah. Berdasarkan hasil kegiatan mendapatkan data informasi peserta pelatihan memiliki rentang usia yang beragam dari umur 19 tahun sampai 54 tahun. Pengalaman menjadi pengrajin dari yang baru 1 tahun sampai 30 tahun berkecimpung di industry gerabah dengan pengalaman yaitu 11 tahun. Hasil pelatihan menunjukan adanya peningkatan keterampilan dan pengetahuan tentang digital marketing khususnya dalam pemanfaatan marketplace online. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan melalui penyebaran angket keefektifan kegiatan pelatihan menghasilkan data yaitu Kriteria keefektifan mendapatkan skor 3,50 dan masuk kriteria sangat efektif sehingga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para pengrajin untuk memasarkan produk mereka secara digital.
PROGRAM PELATIHAN PELAYANAN PRIMA DI ERA NEW NORMAL BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Shandra Rama Panji Wulung;
Endah Fitriyani;
Ilma Indriasri Pratiwi;
Oce Ridwanudin;
Riko Arrasyid;
Andreas Suwandi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (673.717 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3399
Pandemi Covid-19 berdampak mendorong para pelaku usaha pariwisata untuk menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Penyesuaian pelayanan prima dalam industri pariwisata sangat dibutuhkan di era new normal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang upaya peningkatan kapasitas pelayanan prima di era new normal dan implementasinya. Untuk menunjang tujuan tersebut, maka tujuan lainnya yaitu mengidentifikasi persepsi guru sekolah menengah kejuruan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMKN 2 Pangandaran menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode action research. Tahapan kegiatan ini mencakup persiapan, inisiasi, implementasi, dan sosialisasi program. Hasil kegiatan focus group discussion dengan guru-guru sekolah menengah kejuruan menunjukan bahwa persepsi guru sekolah menengah kejuruan mendukung dalam penyusunan panduan pelayanan prima di era new normal, hal tersebut diindikasikan oleh terbatasnya bahan ajar yang sesuai dengan kondisi saat ini. Luaran dari kegiatan focus group discussion berupa media pembelajaran buku saku dan video tentang pelayanan prima di era new normal. Sosialisasi program pengabdian dilakukan di SMKN 2 Pangandaran melalui simulasi sesuai jurusan yang ada yaitu perhotelan, tata boga, dan usaha perjalanan wisata.
SOSIALISASI DAN EDUKASI DALAM RANGKA PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN NON TUNAI
Ade Fadillah FW Pospos
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1488.771 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3402
Abstrak : Kegiatan ini dilatar belakangi semakin banyaknya kasus kejahatan seperti perampokan, pencurian, uang palsu ditengah masyarakat dalam melakukukan transaksi keuangan. Oleh karena itu peneliti merasa perlu untuk melakukan sosilaisasi dan edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai transaksi non tunai. Sosialisasi ini juga sejalan dengan program pemerintah yang bertujuan untuk menciptakan system pembayaran yang aman, efisien dan lancar, yang pada gilirannya akan dapat mendorong system keuangan nasional bekerja secara efektif dan efisien. Sosialisasi ini dilakukan dalam bentuk workshop. Hasil kegiatan ini adalah adanya pemahaman peserta tentang cara penggunaan QRIS dan E Wallet (LinkAjA) dalam melakukan transaksi keuangan non tunai. Peserta juga mengetahui manfaat yang didapat dengan menggunakan QRIS dan E Wallet (LinkAja). Kata Kunci : Uang Palsu, Transaksi Non Tunai, QRIS, LinkAja
MELITERASI MINAT MEMBACA MASYARAKAT MELALUI TAMAN BACAAN MASYARAKAT
Muhammad Rizqi Fadhlillah;
Hendra Sudrajat;
Neneng Anjarwati;
Amanda Herawaty;
Bayu Ramadan Baskoro
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (677.772 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3404
Membaca buku adalah kegiatan yang dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, dengan membaca buku dapat meningkatkan kemampuan berfikir akal dan motorik kita dalam berbagai hal. Saat ini membaca buku sudah jarang kita temui di kalangan masyarakat, minat baca di masyarakat seiring waktu semakin rendah. Rendahnya minat membaca masyarakat juga dirasakan warga Desa Gunung Kaler menjadi perhatian dan perbincangan di kalangan pegiat literasi maupun pendidikan. Lebih seringnya anak-anak disana bermain dibandingkan membaca buku, selain itu orang dewasa juga masih ditemui buta huruf. Minimnya sarana dan prasarana seperti perpustakaan belajar. Membaca pada era globalisasi ini merupakan suatu keharusan yang mendasar dalam membentuk karakteristik seseorang. Membaca merupakan langkah utama menuju pencerahan. Kegiatan membaca dapat menciptakan generasi muda yang produktif, kreatif, dan inovatif sehingga mampu menghadapi tantangan di masa mendatang. Pada dunia pendidikan diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas dan terampil. Untuk itu perlu diadakannya pembukaan taman baca. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk program kerja berkelanjutan oleh Mahasiswa Kelompok 12 Kuliah Kerja Kemasyarakatan (KKK) UNIS Tangerang di Desa Gunung Kaler Kabupaten Tangerang dengan mendonasikan buku serta pembuatan rak buku sebagai Langkah awal memutus ranta buta huruf di Desa Gunung Kaler Kabupaten Tangerang.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI UNTUK GURU MATA PELAJARAN IPA SMP/SEDERAJAT BERORIENTASI ESD
Muhamad Arif Mahdiannur;
Erman Erman;
Martini Martini;
Tutut Nurita;
Laily Rosdiana;
Ahmad Qosyim
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.529 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3409
Ide No Child is Left Behind (NCLB) yang dilanjutkan dengan program Education for Sustainable Development (ESD) telah menjadi agenda global yang harus dicapai tahun 2030. Pembelajaran berdiferensiasi adalah konsep yang telah lama dikenal sejak NCLB (2002-2015), kemudian dikuatkan kembali dalam Kurikulum Merdeka. Tujuan kegiatan pendampingan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para guru IPA SMP/Sederajat dalam mengembangkan modul ajar berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi erat kaitannya dengan agenda pendidikan global, yakni menekankan pada literasi sains yang berasosiasi dengan isu-isu sosiosaintifik. Peserta kegiatan ini adalah 38 guru yang tergabung dalam satu Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA di salah satu Kabupaten yang ada di Jawa Timur. Kegiatan pendampingan menggunakan one-group pre-and post-test workshop design dengan sesi paparan materi dan sesi praktik dengan metode peer instruction. Kegiatan pendampingan ini disimpulkan efektif karena mampu meningkatkan gain peserta pada kategori sangat memuaskan. Selain itu, para guru juga mengalami pemahaman, kemampuan beradaptasi, dan fleksibilitas dalam mengembangkan modul ajar berdiferensiasi. Implikasi dari kegiatan ini adalah para guru IPA harus memunculkan kesadaran kolektif untuk terus belajar secara mandiri, sesuai prinsip ESD.
OPTIMALISASI PROGRAM PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) DI WILAYAH KECAMATAN PINANG KOTA TANGERANG
Muhammad Rizqi Fadhlillah;
Retno Susilowati;
Lily Kalyana;
Joko Rianto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1369.276 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3415
Optimalisasi program Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Di Wilayah Kecamatan Pinang Kota Tangerang. Kegiatan tersebut dilakukan guna memberikan informasi kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pinang untuk mengetahui bagaimana bentuk alur pelayanan dari kebijakan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) apabila terjadi kekerasan yang dialamai khususnya oleh Wanita dan anak. Melihat maraknya kejadian kekerasan sesksual pada perempuan dan anak pada tahun 2021 lalu serta banyak masyarakat yang belum mengetahui kebijakan yang dibuat oleh Dinas Perlindungan dan Anak melalui kebijakan P2TP2A dalam rangka melindungi perempuan dan anak dari kekerasan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Pinang Kota Tangerang. Target khusus kegiatan ini adalah masyarakat kecamatan Pinang di Kota Tangerang.
PENDAMPINGAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI MEDIA GENIAL PASCA PANDEMI COVID PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH 2 WATES
Anita Dewi Astuti;
Endah Rahmawati;
Atika Dwi Evitasari;
Siwi Utaminingtyas;
Faridl Musyadad
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.368 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3416
Abstract (Tahoma, 9pt Bold) The spread of the COVID-19 virus, which began to decline, caused the goverment to hold limited Face-to-face Learning (PTM) activities in several areas to fulfill children's learning rights. One of the problems faced in Limited Face to Face Learning (PTM) is that many students have low learning motivation as a result of the previous online learning implementation. The objectives of this mentoring program are (1) to determine the implementation of the mentoring program; (2) to find out the advantages and disadvantages of the genial media used in the mentoring program; (3) to find out the participants' responses regarding the genial media application; and (4) to find out the participants' responses to the mentoring program. The method applied by the servant as a supporter of success in the implementation of this mentoring is multi-method, namely lectures, questions and answers, demonstrations, and practice. The results obtained from this mentoring program can be concluded that the activities can run smoothly, getting a fairly good response in the use of genial media applications as well as positive responses from participants who take part in the mentoring program. Keywords: Learning Motivation; Genial Media; Post Covid Pandemic Abstrak Penyebaran virus covid 19 yang mulai menurun menyebabkan pemerintah menyelenggarakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di beberapa daerah guna memenuhi hak belajar anak. Salah satu permasalahan yang dihadapi pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas adalah banyak siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah hal ini sebagai dampak dari pelaksanaan pembelajaran sebelumnya yang diselenggarakan secara daring. Tujuan dari program pendampingan ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan program pendampingan; (2) untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari media genial yang digunakan dalam program pendampingan; (3) untuk mengetahui tanggapan peserta terkait aplikasi media genial; dan (4) untuk mengetahui respon peserta terhadap program pendampingan. Metode yang diterapkan pengabdi sebagai penunjang keberhasilan dalam pelaksanaan pendampingan ini adalah multimetode, yaitu ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik. Hasil yang diperoleh dari program pendampingan ini dapat disimpullkan bahwa kegiatan dapat berjalan lancar, mendapatkan respon yang cukup baik dalam penggunaan aplikasi media genial sekaligus respon yang positif pula dari peserta yang mengikuti program pendampingan. Kata Kunci: Motivasi Belajar; Media Genial; Pasca Pandemi Covid
PENGENALAN GEOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH KEPADA SISWA SMK MOJOSONGO, BOYOLALI
Vidya Nahdhiyatul Fikriyah;
Nirma Lila Anggani;
Umar El Izzudin Kiat;
Umrotun Umrotun
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (568.267 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3417
Sektor perkebunan dan pertanian patut menjadi perhatian di Indonesia. Terutama kaitannya dalam mendukung salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yakni untuk mengakhiri kelaparan (zero hunger). Salah satu jenis Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia adalah SMK yang berbasis pertanian. Di sisi lain, ilmu geografi dan khususnya penginderaan jauh diketahui dapat diaplikasikan untuk kajian perkebunan dan pertanian. Untuk itu, dalam rangka memberikan gambaran kepada siswa tentang ilmu geografi dan penginderaan jauh serta aplikasinya untuk aspek perkebunan dan pertanian, maka kegiatan pengabdian ini dilaksanakan. Sasaran peserta kali ini adalah siswa- siswi SMK Mojosongo di Kabupaten Boyolali. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi dan diskusi. Diketahui peserta memberikan kesan positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Diharapkan dengan kegiatan pengabdian ini, siswa dapat mengenal pendekatan ilmu geografi dan mengetahui penggunaan penginderaan jauh untuk kajian perkebunan dan pertanian.