cover
Contact Name
Asrul Ismail
Contact Email
asrul.ismail@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285255912413
Journal Mail Official
jurnal.farmasi@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Kabupaten Gowa Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal farmasi UIN Alauddin Makassar
ISSN : 23559217     EISSN : 27215210     DOI : 10.24252/jfuinam
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi diterbitkan oleh Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun dengan tema seputar ilmu kefarmasian, yang mencakup Sains Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, serta Manajemen Farmasi.
Articles 220 Documents
IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA ANTIBAKTERI FRAKSI POLAR DAN NON POLAR KULIT BATANG KEMIRI (Aleurites moluccana L. Willd) DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI KONTAK Mukhriani Mukhriani; Asrul Ismail; Haeria Haeria; Syamsuri Syakri; Nurfitra Fadiyah
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v6i1.5272

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai identifikasi golongan senyawa antibakteri fraksi polar dan non polar kulit batang kemiri (Aleurites moluccana L. Willd) dengan metode bioautografi kontak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fraksi yang memiliki aktivitas antibakteri dan golongan senyawa dari kulit batang kemiri yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut metanol kemudian dilakukan partisi dengan menggunakan pelarut n-hexan. Ekstrak yang diperoleh kemudian dilakukan skrining aktivitas antibakteri hingga diketahui jika partisi tidak larut n-hexan mempunyai aktivitas antibakteri tertinggi kemudian dilanjutkan ke fraksinasi. Fraksinasi dilakukan dengan menggunakan Kromatografi Cair Vakum. Hasil fraksinasi yang diperoleh kemudian diuji kembali aktivitas antibakterinya dengan menggunakan berbagai konsentrasi yaitu 1000, 750, 500, dan 250 ppm. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fraksi II merupakan fraksi teraktif yang memiliki aktivitas antibakteri paling baik pada konsentrasi 1000 ppm. Fraksi teraktif diuji kembali menggunakan KLT-Bioautografi dan diidentifikasi golongan senyawanya. Dari pengujian diperoleh fraksi dari partisi tidak larut n-hexan memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli, Salmonella thypi, dan Vibrio colera dimana senyawa flavonoid dari kulit batang kemiri yang berperan sebagai antibakteri.
APLIKASI KIMIA KOMPUTASI DALAM HUBUNGAN STRUKTUR AKTIVITAS SENYAWA ANALOG TURUNAN QUINOLIN DARI Cinchona ledgeriana Moens SEBAGAI ANTIMALARIA Nur Syamsi Dhuha; Muhammad Aswad; Haeria Haeria
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v2i2.2199

Abstract

Study of QSAR explains quantitative relation between molecular structure and biological activity of molecule. QSAR analysis to the 16 analogues of quinoline compound as antimalarial agents had been done by using physicochemical properties like netto atom charge, total energy, binding energy, electronic energi, heat of formation, moment dipol, volume, hydration energi, log P, refractivity, polarisability, mass, HOMO energy, and LUMO energy as predictors. Calculation of the physicochemical properties was conducted with semiempirik AMI method, while the compound activity obtained from literature. Statistical analysis and the best valid equation based on statistical criteria of analytical regression and leave-one-out cross validation. The result showed that physicochemical properties of Quinoline Analogues which correlate to antimalarial activities are partial charge in several atoms and LUMO energy.
UJI AKTIVITAS FRAKSI EKSTRAK BIJI BELIGO (Benincasa hispida Thunb. Cogn) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT M. Rusdi
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Farmasi Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v8i1.15276

Abstract

This research aims to determine the faction activity of n-hexane, ethyl acetat, and 70% beligo seeds (Benincasa hispida Thunb. Cogn) on the decrease in blood glucose levels in mice. The research method includes extraction of samples by macerasion using 96% liquid of ethanol filter. This research used 25 male mice as he test animals which were divided into 5 treatment groups. Mice were fasted for 8 hours before treatment, then measurement of initial glucose levels, after that they were induced with 10% glucose and glucose levels were measured after induction. Group I was given 0,5% Na-CMC suspense as negative control, group II was given the n-hexane fraksion, group III was given ethyl acetate fraction, group IV was given 70% ethanol fraction and group V was given 0,013 mg/20 g BB glibenclamide suspension as positive control. Giving is done perorally with a volume of 1 ml. The results showed that the faction of n-hexane, ethyl acetate, and 70% ethanol extracts of beligo seeds (Benincasa hispida Thunb. Cogn) with a dose 28 mg/20 g BB had activity in decreasing blood glucose levels in mice (Mus musculus).
ANALISIS EFEKTIVITAS DAUN BOTTO-BOTTO (CHROMOLAENA ODORATA L) TERHADAP ARTEMIA SALINA LEACH YANG BERPOTENSI SEBAGAI AGEN ANTIKANKER Mukhriani Mukhriani; Andi Armisman Edy; Muh Fitrah Ilyas; Dwi Wahyuni Leboe
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v4i1.2243

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis efektivitas daun botto-botto (Chromolaena odorata L) terhadap Artemia salina Leach yang berpotensi sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan menentukan LC50 ekstrak,  fraksi, dan isolat daun botto-botto  dengan terhadap larva Artemia salina Leach dengan metode brine shrimp lethality test (BST). Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dengan konsentrasi 1000 ppm, 100 ppm dan 10 ppm memiliki efek yang paling besar terhadap Artemia salina Leach dengan nilai LC50 = 295,7μg/ml, selanjutnya ekstrak etil asetat difraksinasi menggunakan kromatografi Cair Vakum menghasilkan 4 fraksi dan fraksi C memiliki toksisitas 4,697 μg/ml. Selanjutnya fraksi C difraksinasi kembali menggunakan kromatografi Cair Vakum menghasilkan 5 fraksi dan diperoleh fraksi  C3 memiliki toksisitas sebesar 0.044 μg/ml dan fraksi C10 memiliki toksisitas sebesar 2.05 μg/ml.  Selanjutnya fraksi C3 di isolasi mengunakan metode KLTP mendapatkan isolat A dan C8 mendapatkan isolat B. Isolat A dan B diuji kembali aktivitas antikankernya dengan konsentrasi 100 ppm, 10 ppm, dan dan 1 ppm. Diperoleh LC50  isolat A sebesar 0,601 μg/ml dan aktivitas antikanker isolat  B  sebesar 1,060 μg/ml . Hasil uji fitokimia isolat A dengan pereaksi Liebermann-Burchard menunjukkan positif  terpenoid. Identifikasi isolat A dengan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan satu pita serapan pada panjang gelombang 307 nm. Identifikasi isolat dengan inframerah menunjukkan gugus OH pada daerah bilangan gelombang 3444,87 cm-1, gugus CH alifatik pada bilangan gelombang 2929,87 cm-1 dan 2862,36 cm-1, gugus C=O pada bilangan gelombang 1768,72 cm-1, C=C pada bilangan gelombang 1651,07 cm-1 , CH2 bending dan CH3 bending pada bilangan gelombang 1448,54 cm-1 dan 1369,46 cm-1 dan gugus CO alkohol pada bilangan gelombang 1192,01 cm-1. Berdasarkan hasil uji fitokimia dan analisis spektrofotometri, diduga isolat dari daun botto-botto adalah senyawa golongan terpenoid yang berpotensi sebagai antikanker, dengan gugus fungsi OH, CH alifatik, C=O, C=C, dan C-O alkohol.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN LABU PUTIH (Lagenaria siceraria) TERHADAP BEBERAPA BAKTERI PATOGEN Asrul Ismail; Gemy Nastity Handayany; Sitti Hartina
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i2.3290

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai aktivitas antibakteri ekstrak Daun Labu putih (Lagenaria siceraria) Terhadap Beberapa Bakteri Patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun labu putih terhadap 8 bakteri patogen (Escherchia coli, Vibrio sp, Streptococcus mutans, Stapylacoccus aureus, Salmonella thypi, Pseudomonas aeroginosa, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus epidermidis.) Penelitian dilakukan dengan mengekstraksi daun labu putih dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Selanjutnya dilakukan uji skrining menggunakan mikroba  uji terhadap ekstrak etanol dari daun labu putih dengan menggunakan konsentrasi 0,5% dan 1 % (b/v) dengan kontrol negatif piper disk. Hasil yang diperoleh adalah pada konsentrasi 0,5% dapat menghambat 4 bakteri patogen diantaranya Escherchia coli, Streptococcus mutans, Stapylacoccus aureus, dan Staphylacoccus epidermidis. Setelah dilakukan uji pendahuluan kemudian dilakukan uji konsentrasi hambat minimum (KHM) dan uji konsentrasi bunuh minimum (KBM), dimana hasil yang diperoleh adalah pada konsentrasi 0,5 % ekstrak daun labu putih mampu menghambat 4 bakteri patogen yang diperoleh pada uji skirining dan konsentrasi 2 % ekstrak daun labu putih mampu membunuh 4 bakteri patogen. Pengujian lanjutan yaitu uji daya hambat dengan metode difusi agar terhadap beberapa bakteri patogen yang menghambat pada hasil skrining (Escherchia coli, Streptococcus mutans, Stapylacoccus aureus, dan Staphylacoccus epidermidis) dengan konsentrasi 0,5%, 1% dan 2 % . Dimana, kloramfenikol sebagai kontrol positif. Hasil yang diperoleh diameter zona hambatan terbesar terhadap bakteri Escherchia coli, Streptococcus mutans, Stapylacoccus aureus, dan Staphylacoccus epidermidis berturut-turut adalah 2,2 cm; 4,1 cm; 2,43 cm dan 3,73 cm. 
AKTIVITAS INHIBISI PERTUMBUHAN MICOBACTERIUM TUBERCULOSIS DAN PLASMODIUM FALCIPARUM DARI EKSTRAK METANOL DAUN BOTTO-BOTTO (Chromolaena odorata Linn) Nursalam Hamzah; Nurfadilah Absa; St Rahmah Akbar; Syamsuri Syakri; Nur Syamsi Dhuha; Isriany Ismail
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 4 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i4.4470

Abstract

Tuberkulosis dan malaria merupakan dua penyakit infeksi berbahaya yang menyebabkan kematian jutaan orang, hampir setiap tahun. Pengobatannya mengalami kendala sebab terjadinya resistensi antituberkulosis dan antimalaria saat ini. Untuk itu dibutuhkan obat baru untuk mengatasi resistensi oleh penyakit-penyakit infeksi tersebut. Salah satu sumber obat baru Indonesia adalah tumbuhan botto-botto. Tumbuhan ini telah dimanfaatkan dalam etnofarmakologi sebagai obat antibakteri. Untuk itu perlu diteliti kemampuan tumbuhan botto-botto sebagai obat antituberkulosis dan malaria. Prosedur dimulai dengan ekstraksi daun botto-botto yang telah kering dengan pelarut metanol. Ekstrak yang diperoleh diuji aktivitas antiplasmodium dengan metode Desjardins dan antituberkulosis dengan metode MODS. Hasilnya bahwa ekstrak metanol daun botto-botto menghambat pertumbuhan Plasmodium falciparum dan mungkin menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis.
PENENTUAN KADAR TOTAL FENOLIK, FLAVONOID, DAN KAROTENOID EKSTRAK METANOL KLIKA ANAK DARA (Croton oblongus Burm.f.) Haeria Haeria; Surya Ningsi; Adilah Daeng Riaji
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 2 No 4 (2014): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v2i4.2161

Abstract

A study concerning the determination level total of phenolic, flavonoid, and carotenoid of methanol extract anak dara’s cortex (Croton oblongus Burm.f.). Anak dara (Croton oblongus Burm.f.) is native to Indonesia, which is known have antioxidant activity. The purpose of this study was to determine the levels total phenolics, flavonoids, and carotenoids  methanol extract in cortex anak dara (Croton oblongus Burm.f.). Extraction of chemical constituents of anak dara (Croton oblongus Burm.f.) performed by maceration method using methanol until the filtrate was clear. Total phenolic content was tested using standard gallic acid, total flavonoid quercetin was tested using a standard, and total carotenoid content was tested using standard β-carotene To determine the total concentration of compounds in the methanol extract of cortex anak dara (Croton oblongus Burm.f.), compound analysis is carried out using Uv-Vis spectrophotometer. The results were obtained with concentrations of total phenolic of 5,47%, total flavonoid of 1,92%, and the total carotenoid of 0, 044%.
PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH SEMANGKA MERAH (Citrullus lanatus(Thunb.) Matsum. & Nakai) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes Syamsuri Syakri; Muh. Ikhlas Arsul; Nurlina Nurlina
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v7i2.11574

Abstract

Telah dilakukan Pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% kulit buah semangka merah (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum. & Nakai) Terhadap Bakteri  Propionibacterium acnes . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  kemampuan kulit buah semangka merah yang diekstraksi dengan etanol 96% sebagai agen antibakteri, khususnya terhadap bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acne. Metode difusi kertas cakram digunakan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol 96% kulit buah semangka merah. Antibiotik klindamisin sebagai kontrol positif dan DMSO digunakan sebagai pembanding aktivitas antibakteri. Digunakan 4 konsentrasi yaitu 250, 500, 750, dan 1000 pmm. Kulit buah semangka merah menunjukan adanya aktivitas antibakteri terhadap  Propionibacterium acne pada konsentrasi optimum yang digunakan yaitu 1000 ppm dengan rata-rata diameter zona hambat 0,5 mm. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah semangka merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne dengan kategori lemah.
Formulasi dan Evaluasi Granul Gastroretentive Mukoadhesif Amoksisilin Hamsinah Hamsinah; Jufri Jufri; Ermina Pakki
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 4 No 3 (2016): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v4i3.2228

Abstract

Amoxicillin is a semisynthetic antibiotic, belonging to the β-Lactam family, which is effective for bacterial infection treatment, especially for Helicobacter pylori infection. In this research, Amoxicillin was formulated as mucoadhesive granules dosage form to improve their effectivenesses by increasing the residence time of dosage form in the stomach. Mucoadhesive granules were prepared by wet granulation method in ten formulas using HidroxypropylMethyl cellulose, Methyl cellulose and Ethyl cellulose as mucoadhesive polymers. Granules were evaluated for moisture content, flow rate, angle of repose, density, mucoadhesive strength with wash off test, and dissolution.The results of this researchshowed that formula IB with 50% HPMC has best mucoadhesive strength with percentage of mucoadhesion 20% in 90 minutes of wash off test, and also formula IB is slowest formula in releasing of drug, with percentage of drug released is 55,76% in 15 minutes and 104,01% in 180 minutes.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT KORTEKS KAYU JATI (Tectona grandis L.F.) TERHADAP BEBERAPA BAKTERI UJI Mukhriani Mukhriani; A.Armisman Edy Paturusi; M.Reza Harsal
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i1.2373

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antibakteri fraksi korteks kayu jati (Tectona grandis L.F.) terhadap beberapa mikroba uji. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek, konsentrasi dan golongan senyawa dari fraksi korteks kayu jati yang memberikan aktivitas antibakteri terhadap beberapa bakteri uji.  Korteks kayu jati diekstraksi dengan metode refluks menggunakan pelarut etil asetat dan  difraksinasi menggunakan Kromatografi Cair Vakum, fraksi yang memiliki noda yang sama digabung dan menghasilkan 3 fraksi gabungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi gabungan I pada uji KLT-Bioautografi memiliki aktifitas antibakteri terbaik dibanding dengan fraksi lain dengan menghambat bakteri Bacillus subtilis, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella typhi, Staphylococcus epidermidis, Streptococcus mutans, dan Vibrio colera dan menunjukkan adanya kandungan senyawa steroid pada nilai Rf 0,14. Hasil uji potensi dengan uji hambat minumum dan bunuh minium antimikroba pada konsentrasi 1000 ppm dan 750 ppm  menunjukkan fraksi I gabungan termasuk bakteriostik.

Page 6 of 22 | Total Record : 220