cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
eko.pramudya@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agung.winarno.fe@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang 5 Malang 65145 Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Graha Pengabdian
ISSN : -     EISSN : 27155714     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Graha Pengabdian (JGP) focuses on articles on the results of community service in handling and managing various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in the community. Implementation of service activities also involves community and partner participation. Service activities are organized into activities that aim to improve the welfare of the region and the community. In addition, Jurnal Graha Pengabdian (JGP) also includes research results, the development of appropriate technology, innovation and community empowerment strategies.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2023)" : 10 Documents clear
LAYANAN UNIT KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SANGGAR BIMBINGAN SMP AN-NADHLOH MALAYSIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN SISWA Aini, Desti Nur; Ramadhani, Evada Mutiara
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p35-43

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang yang dilakukan di Sanggar Bimbingan SMP Pondok An-Nadhloh Tanjung Sepat, Selangor Malaysia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membimbing siswa Sanggar Bimbingan SMP An-Nadhloh agar bisa melakukan kegiatan belajar mengajar dengan baik selama menempuh Pendidikan pada Sanggar Bimbingan tersebut. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa kegiatan pengenalan layanan UKS (Unit Kesehatan Sekolah) kepada siswa Sanggar Bimbingan yang bertujuan agar para siswa mengetahui pentingnya menjaga Kesehatan pada lingkungan Sanggar Bimbingan. Dari kegiatan pengabdian tersebut ditemukan hasil jika beberapa siswa mempunyai masalah Kesehatan yang mayoritas adalah tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi akan menyebabkan masalah Kesehatan lanjutan yang serius apabila tidak segera dilakukan pencegahan. Dari hasil tersebut ada beberapa penyebab yang terjadi, seperti contohnya adalah kurangnya kegiatan olahraga dan konsumsi makanan yang tidak sehat. Beberapa solusi telah ditemukan untuk memperbaiki pola hidup di Sanggar Bimbingan tersebut antara lain adalah merubah menu makanan untuk sarapan, makan siang dan makan malam serta melakukan olahraga rutin minimal 1 minggu sekali. Saran untuk lanjutan kegiatan peningkatan derajat Kesehatan ini adalah dibentuknya ekstrakurikuler PMR(Palang Merah Remaja)  yang bisa membimbing para siswa untuk menerapkan pola hidup sehat di Sanggar Bimbingan SMP Pondok An-Nadhloh. Abstract: The community service activities carried out by the Malang State University community service team were carried out at the Pondok An-Nadhloh Tanjung Sepat Middle School Guidance Studio, Selangor Malaysia aim to improve students' abilities in guiding students of the An-Nadhloh Middle School Guidance Studio so they can carry out teaching and learning activities well while studying at the Guidance Studio. The community service activities carried out were in the form of an introduction to School Medical Room services for Guidance Studio students which aims to make students aware of the importance of maintaining health in the Guidance Studio environment. From these community service activities, it was found that some students had health problems, the majority of which were high blood pressure. High blood pressure will cause further serious health problems if it is not immediately prevented. From these results several causes occur, such as an example is the lack of sports activities and the consumption of unhealthy foods. Several solutions have been found to improve the lifestyle in the Guidance Studio, including changing the food menu for breakfast, lunch, also dinner and doing regular exercise at least once a week. Suggestions for continuing this activity to increase the degree of health is the establishment of the Youth Red Cross extracurricular which can guide students to adopt a healthy lifestyle at the Pondok An-Nadhloh Middle School Guidance Workshop.
Psychoeducation of Emotion Management Skills through Expressive Writing for Darul Falah Integrated Middle School Students Hernanda, Adella Trifanny
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p%p

Abstract

Emotion management is something that is needed in junior high school students because at that age students are in a phase of emotional instability. With good emotion management skills, the individual can change negative emotions into more positive reactions. Therefore, the expressive writing technique is an option for emotional management which aims to make emotional responses bring positive responses. With this psychoeducation, it is hoped that Darul Falah Junior High School students can manage emotions well by using the expressive writing method in managing emotions so that they do not give rise to negative responses. 
PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK JAHE BERSAMA IBU-IBU PKK DESA BELUNG Saputri, Anggi Martiningtyas Januwati; Angelicha, Windy; Irkham, Muhammad; Firdaus, Royyan
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p1-8

Abstract

Abstrak: Desa Belung terletak di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, yang memiliki hasil bumi melimpah berupa jahe. Pada musim panen raya, jahe dijual dengan harga murah. Oleh karena itu perlu adanya suatu tindakan untuk mendongkrak nilai ekonomis sehingga masyarakat Desa Belung, khususnya petani jahe tidak mengalami kerugian. Kegiatan pelatihan dalam rangka KKN UM di Desa Belung dilakukan dengan cara memanfaatkan hasil jahe dan mengenalkan olahan jahe sebagai olahan yang menarik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah Pemberian materi tentang pembuatan serbuk jahe dan Pelatihan pembuatan serbuk jahe. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi dan melatih warga desa Belung tentang pengolahan jahe. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Belung terampil membuat serbuk jahe, dimana nantinya ketrampilan tersebut dapat digunakan sebagai modal atau bekal membuka usaha di Desa Belung. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pengolahan jahe sebagai produk olahan memiliki nilai jual menjadi lebih tinggi. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan keuntungan tambahan sehingga meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat setempat. Abstract: Belung Village is located in Poncokusumo District, Malang Regency, which has abundant crops in the form of ginger. During the main harvest season, ginger is sold at a low price. Therefore it is necessary to have an action to boost the economic value so that the people of Belung Village, especially ginger farmers do not experience losses. Training activities within the framework of KKN UM in Belung Village are carried out by utilizing ginger products and introducing processed ginger as an attractive product and has a high selling value. The method used in this activity is the provision of material on the manufacture of ginger powder and training on the manufacture of ginger powder. The purpose of this activity is to educate and train Belung villagers about ginger processing. The result of this training is that the people of Belung Village are skilled at making ginger powder, where later these skills can be used as capital or provisions to open a business in Belung Village. With this activity, it is hoped that it can increase the knowledge and ability of the community about processing ginger as a processed product that has a higher selling value. So that the community can get additional benefits thereby improving the economic conditions of the local community.
OPTIMIZATION OF BUMDES MANAGEMENT THROUGH PRODUCT MARKETING ASSISTANCE BASED ON E-COMMERCE IN PONOROGO DISTRICT Rahma, Rezka Arina; Sucipto, Sucipto; Ishaq, Ishaq
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p44-54

Abstract

Abstrak: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah sebuah usaha yang dibangun oleh pemerintah sebagai wujud peningkatan kemampuan keuangan pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dalam usaha ini pengelolaan dan kepemilikan modal dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat. Pendirian BUMDes didasarkan oleh Permendagri Nomor 39 Tahun 2010 tentang Badan Usaha Milik Desa. Berdasarkan hal tersebut, tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) memberikan solusi untuk mengoptimalisaskan pengelolaan BUMDes dalam hal pemasaran produk, sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan eksitensi dari BUMDes di Kabupaten Ponorogo. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian adalah partisipasi aktif. Metode ini melibatkan pengelola BUMDes mulai dari penentuan prioritas masalah yang akan ditangani, pelatihan optimalisasi pengelolaan pemasaran, pengumpulan data atau informasi, hingga perancangan lapak online di e-commerce seperti Shopee, Bukalapak, Lazada, JD.ID dan Blibli. Gambaran IPTEK yang dilaksanakan meliputi empat tahapan, yaitu: (a) analisis kebutuhan; (b) persiapan; (c) pelaksanaan program; dan (d) pendampingan. Dari hasil pelaksanaan kegiatan, adanya kegiatan optimalisasi pengelolaan BUMDes ini berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, terutama dalam hal upgrading pengelolaan BUMDes. Selain itu juga dapat meningkatkan keterampilan pengelolaan anggota BUMDes dalam bidang pemasaran digital. Dengan demikian, masyarakat desa dapat menggerakkan roda perekonomian serta mampu menciptakan kondisi masyarakat yang lebih sejahtera. Abstract: Village-Owned Enterprises (BUMDes) are businesses built by the government to increase the financial capacity of village governments in administering government and increasing community income. In this effort, the village government and the community carry out the management and ownership of capital. The establishment of BUMDes is based on Regulation of Minister of Home Affairs Number 39/2010 concerning Village-Owned Enterprises. Based on this, the implementing team for community service at the Universitas Negeri Malang (UM) provides a solution to optimize the management of BUMDes in terms of product marketing so that it is expected to maximize the existence of BUMDes in Ponorogo Regency. The method used in the implementation of the service is active participation. This method involves BUMDes managers starting from determining the priority of problems to be handled, training in optimizing marketing management, collecting data or information, to designing online stalls in e-commerce such as Shopee, Bukalapak, Lazada, JD.ID, and Blibli. The description of science and technology carried out includes four stages, namely: (a) needs analysis; (b) preparation; (c) program implementation; and (d) assistance. From the results of the activity, the optimization of BUMDes management has succeeded in having a positive impact on village communities, especially in terms of upgrading the management of BUMDes. In addition, it can improve the management skills of BUMDes members in the digital field. Thus, rural communities can move the wheels of the economy and can create conditions for a more prosperous society.
Psikoedukasi Strategi Mengatasi Rasa Insecure pada Remaja Sandini, Adhisa Salsabilla
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p%p

Abstract

Penggunaan media sosial semakin meluas di kalangan remaja, menciptakan lingkungan yang kompleks dan menimbulkan dampak psikologis yang serius, terutama rasa insecure atau rasa yang menyebabkan perasaan tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak psikologis penggunaan media sosial terhadap remaja dan efektivitas psikoedukasi daring dalam mengatasi rasa insecure. Metode ceramah digunakan dalam kegiatan webinar yang dihadiri oleh 20 remaja usia 15-21 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan psikoedukasi secara daring mampu meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya self-love dan pemikiran positif dalam mengatasi rasa insecure. Evaluasi dari audiens menunjukkan bahwa sebagian besar merasa puas dengan penyampaian materi, meskipun ada saran untuk peningkatan dalam penggunaan diksi dan interaktivitas acara. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah untuk mengembangkan materi yang lebih kaya, meningkatkan interaktivitas, dan melakukan evaluasi dampak jangka panjang. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami pengaruh media sosial terhadap kesejahteraan mental remaja dan memberikan landasan untuk pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif. 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN DESAIN KONSEP DESA WISATA TAMAN JAMBU DI DESA NGINGIT, KABUPATEN MALANG Putri, Sheila Febriani; Ratnaningtyas, Lia; Febriansyah, Arsy; Ramadhany, Mohammad Anugrah
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p9-18

Abstract

Abstrak: Pemberdayaan masyarakat dapat diartikan sebagai upaya untuk menumbuhkan dan menciptakan keadaan masyarakat yang mau, mampu, dan sadar untuk mengatasi, melindungi, memelihara, dan meningkatkan kesejahteraannya. Sementara itu desain konsep desa wisata merupakan gambaran tentang rancangan bentuk suatu wisata pada suatu desa yang menunjukkan keunikannya. Tujuan dari kegiatan ini membantu masyarakat desa untuk menemukan embrio Desa Wisata. Hasil kegiatan ini adalah konsep wisata “Taman Jambu” yang bertema wisata alam edukatif. Dalam taman jambu ini terdapat wisata Petik Jambu dimana pengunjung bisa memetik buah jambu secara langsung dan fresh dari pohonnya secara langsung. Selain itu juga terdapat playground untuk anak-anak bermain yang terletak di belakang gazebo sehingga berhadapan langsung dengan kolam ikan koi untuk menambah kesan estetikanya. Dari hasil evaluasi dari pembuatan desain konsep desa wisata Taman Jambu di Desa Ngingit masih diperlukan lokasi yang lebih menjanjikan sehingga dalam implementasi tidak terkendala hak milik tanah. Selain itu sosialisasi secara berkesinambungan sangat diperlukan bagi warga Desa Ngingit, dan pengembangan masih diperlukan. Abstract: Community empowerment can be interpreted as an effort to grow and create conditions for people who are willing, able, and aware to overcome, protect, maintain, and improve their welfare. Meanwhile, the design of the tourism village concept is a description of the design of a tour in a village that shows its uniqueness. The purpose of this activity is to help the village community to find the embryo of the Tourism Village. The result of this activity is the concept of "Garden Guava" tourism with the theme of educative nature tourism. In this guava garden there is a guava picking tour where visitors can pick guava fruit directly and fresh from the tree directly. In addition, there is also a playground for children to play which is located behind the gazebo so that it is directly opposite the koi fish pond to add to its aesthetic impression. From the results of the evaluation of the design of the Taman Jambu tourist village concept in Ngingit Village, a more promising location is still needed so that the implementation is not constrained by land ownership rights. In addition, continuous socialization is very much needed for Ngingit Village residents, and development is still needed.
PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI ALAT PERAGA INOVASI BERBASIS RISET BAGI GURU IPA MTS KOTA MALANG Hartatiek, Hartatiek; Wuriantika, Maulia Ingganis; Yudyanto, Yudyanto; Supriana, Edi; Taufiq, Ahmad
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p%p

Abstract

Minimnya penggunaan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA disebabkan oleh jumlah alat peraga di sekolah yang terbatas. Penggunaan alat peraga inovasi dapat mengatasi masalah ini. Pelatihan mengenai pengembangan alat peraga sangat dibutuhkan bagi guru pengampu mata pelajaran IPA. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu guru IPA berinovasi menggunakan alat peraga sederhana. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah pembimbingan, pembuatan alat, uji coba alat, dan implementasi secara langsung dalam kelas. Hasil angket menunjukkan kesuluruhan peserta memberikan predikat sangat baik yang menunjukkan bahwa alat peraga yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan siswa dan layak digunakan. Nilai rata-rata yang didapatkan dari hasil angket yaitu 84.3, 95.1, dan 89,4 masing-masing untuk alat peraga Hukum Ohm, Resonansi, dan Hukum Hooke. Respon yang diberikan siswa pada implementasi alat peraga inovasi ini menunjukkan bahwa alat peraga inovasi ini layak digunakan dalam pembelajaran IPA.
PELATIHAN PENGGUNAAN OPEN EDUCATIONAL RESOURCES (OER) BAGI GURU BAHASA JERMAN DI MALANG Hidayat, Edy; Kharis, M; Ardiyani, Dewi Kartika
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p%p

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan guru tentang materi Open Educational Resources (OER) agar dapat memahami lebih baik konsep pembelajaran dan pengajaran dengan materi OER. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar dan workshop. Peserta kegiatan adalah para guru bahasa Jerman yang tergabung dalam kelompok kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jerman Malang dan anggota Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI) daerah Malang dan sekitarnya. Anggota yang telah mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 peserta. Dari kegiatan guru dapat lebih memahami baik keunggulan maupun kelemahan OER, dan dapat lebih efektif dalam memilih dan menggunakan sumber daya ini untuk mendukung proses pembelajaran Bahasa Jerman.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETERNAK LEMBU DESA BANYUMAS KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT DALAM MENGOLAH PAKAN TERNAK DARI LIMBAH PANEN PERKEBUNAN TEBU PTPN II SUMATERA UTARA Sari, Sri Adelila; Junaidi, Agus; Rahmah, Siti; Miswanda, Dikki; Saputra, Muhammad Fadhlan; Khairahmi, Khairahmi
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p19-26

Abstract

Abstrak: Masyarakat Desa Banyumas Kec. Stabat Kab. Langkat Sumatera Utara mayoritas berprofesi sebagai peternak lembu dan biasanya mengandalkan rumput sebagai sumber utama pakan ternak lembunya. Namun, ketersediaan rumput pakan semakin sedikit dengan bertambahnya areal pemukiman. Desa Banyumas berbatasan langsung dengan areal perkebunan tebu milik PTPN II Sumatera Utara. Setiap musim panen, dihasilkan limbah pucuk tebu sebanyak 560 ton perharinya. Limbah pucuk tebu ini berpotensi sebagai sumber pakan hijauan pengganti rumput. Namun, masyarakat peternak Desa Banyumas belum memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan limbah pucuk tebu sebagai pakan ternak, selain itu masyarakat belum memiliki teknologi tepat guna (TTG) alat pencacah limbah pucuk tebu. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini yaitu (1) Pendidikan: sosialisasi pemanfaatan limbah pucuk tebu sebagai pakan ternak, (2) Penyediaan alat TTG pencacah pucuk tebu, dan (3) Pelatihan pembuatan pakan ternak dari limbah pucuk tebu. Limbah pucuk tebu diolah menjadi produk silase melalui proses fermentasi. Sebelum dilakukan fermentasi, pucuk tebu terlebih dahulu dicacah menggunakan TTG alat pencacah pucuk tebu. Pada setiap tahap kegiatan ini, masyarakat peternak sangat antusias dan turut aktif. Pengetahuan masyarakat peternak juga telah meningkat yang semula belum mengenal produk pakan dalam bentuk silase kini mampu membuat silase secara mandiri. Abstract: Banyumas Village society, Stabat Districts, Langkat Regency, North Sumatra Province majority work as cattle breeders and usually rely on grass as the main source of their cattle feed. However, the availability of forage grass decreases with increasing residential area. Banyumas village is directly adjacent to the sugar cane plantation area belonging to PTPN II North Sumatra. Every harvest season, 560 tons of sugarcane shoots are produced per day. This sugarcane shoot waste has the potential as a source of forage substitute for grass. However, the farming community of Banyumas Village does not yet have knowledge about the use of sugarcane shoots waste as animal feed, besides that the community does not yet have appropriate technology for chopping sugarcane shoots waste. The implementation stages of this activity are (1) Education: socialization of the utilization of sugarcane shoots waste as animal feed, (2) Provision of sugarcane shoots chopper TTG equipment, and (3) Training on making animal feed from sugarcane shoots waste. Sugarcane shoot waste is processed into silage products through a fermentation process. Prior to fermentation, the shoots of sugar cane were first chopped using a TTG tool for chopping sugar cane shoots. At each stage of this activity, the farming community is very enthusiastic and actively participates. The knowledge of the farming community has also increased, those who were previously unfamiliar with feed products in the form of silage are now able to make silage independently.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MEMPERSIAPKAN INDUSTRI 4.0 DI ERA COVID-19 PADA UMKM GRASIMA Putro, Setiadi Cahyono; Sujito, Sujito; Irianto, Wahyu Sakti Gunawan; Wibawanto, Slamet; Falah, Moh. Zainul; Syah, Abdullah Iskandar; Milenia, Herpri
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p27-34

Abstract

Abstrak: Masih kurangnya pengetahuan terkait perizinan usaha dan kurangnya keterampilan dalam memasarkan sebuah produk bagi pelaku usaha mikro kecil menengah di komunitas Griya Rajut Agung Singosari Malang (GRASIMA). Maka dari itu perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam perizinan dan pemasaran sebuah produk. Bentuk kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan digital marketing untuk meningkatkan legalitas perijinan dan pemasaran guna mempersiapkan industri 4.0 di era COVID-19 bagi pelaku usaha mikro kecil menengah di komunitas Griya Rajut Agung Singosari Malang (GRASIMA). Perijinan yang dilaksanakan meliputi pendaftaran perijinan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pendaftaran merek dagang. Perizinan perlu dilakukan akar dalam menjalankan kegiatan usaha tidak bermasalah dengan hukum. Untuk mendapatkan sertifikat perizinan usaha dari Lembaga yang berwenang maka kegiatan pengabdian ini sangat penting guna mempersiapkan diri menuju industri 4.0. Pelatihan yang telah dilaksanakan meliputi pendaftaran merek dagang, pendaftaran NIB, pelatihan skill fotografi, pelatihan skill video grafi, dan pelatihan pemasaran produk. Dengan telah terlaksananya pelatihan tersebut diharapkan mitra mampu lebih baik dalam memasarkan produknya. Abstract: There is still a lack of knowledge related to business licensing and lack of skills in marketing a product for micro, small and medium enterprises in the Griya Rajut Agung Singosari Malang (GRASIMA) community. Therefore, it is necessary to conduct training and assistance to improve knowledge and skills in licensing and marketing a product. The form of this community service program activity is in the form of training and digital marketing assistance to improve the legality of licensing and marketing in order to prepare industry 4.0 in the COVID-19 era for micro, small and medium enterprises in the Griya Rajut Agung Singosari Malang (GRASIMA) community. Licensing carried out includes registration of licenses for Business Identification Numbers (NIB) and registration of trademarks. Permits need to be carried out root in carrying out business activities without problems with the law. To get a business licensing certificate from the authorized institution, this service activity is very important to prepare for industry 4.0. The trainings that have been carried out include trademark registration, NIB registration, photography skills training, videography skills training, and product marketing training. With the implementation of the training, partners are expected to be able to better market their products.

Page 1 of 1 | Total Record : 10