cover
Contact Name
Bambang Somantri
Contact Email
akun.imwi@gmail.com
Phone
+6281352435283
Journal Mail Official
akun.imwi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Cakrawala Repositori Imwi
ISSN : 26208490     EISSN : 26208814     DOI : https://doi.org/10.52851/cakrawala.
Core Subject : Economy,
Jurnal Cakrawala Repositori IMWI focuses on publishing original research articles, reviewing articles from contributors, and current issues relating to Economics, Business and Management. The main purpose of the journal is to provide a platform for scholars, academics, and researchers to share contemporary thinking in the field. The work should not be published or submitted for publication elsewhere. The official language of the manuscript that will be published in Jurnal Cakrawala Repositori IMWI is Indonesian. For information and registration, contact cakrawala@imwi.ac.id. Jurnal Cakrawala Repositori IMWI is a peer-reviewed journal which is published six times a year. This journal is an open-access that publishes research outcomes with significant contributions to the understanding and improvement of management science. The review process in this journal employs a double-blind peer-review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa.
Articles 1,122 Documents
Makna Employee Engagement bagi Generasi Milenial: Pendekatan Fenomenologi Hidayat, Agus; Amelia, Amelia; Budiwidodo, Sidik; Suherli, Eli; Chandrasari, Farika
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 2 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i2.791

Abstract

Perubahan dinamika tenaga kerja global telah menimbulkan tantangan baru dalam manajemen sumber daya manusia, terutama dalam memahami keterlibatan kerja generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna employee engagement dari perspektif generasi milenial dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali secara mendalam makna employee engagement dari perspektif generasi milenial. Menggunakan wawancara mendalam terhadap 15 informan dari berbagai perusahaan di Jakarta, ditemukan bahwa keterlibatan kerja generasi milenial sangat dipengaruhi oleh makna pekerjaan, apresiasi dari manajemen, hubungan interpersonal positif, fleksibilitas kerja, serta peluang pengembangan diri. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam memahami keterlibatan karyawan milenial, yang bermanfaat untuk merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif. Hasil penelitian juga menegaskan bahwa organisasi perlu beradaptasi dengan karakteristik khusus generasi milenial agar dapat mempertahankan keterlibatan mereka di tempat kerja. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa organisasi perlu mengadaptasi strategi manajemen sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan generasi milenial. Dengan menciptakan lingkungan kerja yang fleksibel, memberikan penghargaan, serta menyediakan jalur pengembangan karir yang jelas, organisasi dapat meningkatkan employee engagement secara berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perubahan paradigma dalam pengelolaan karyawan milenial, yang lebih berorientasi pada kesejahteraan emosional dan profesional mereka. Penelitian ini berkontribusi terhadap literatur employee engagement dengan memberikan wawasan baru mengenai bagaimana generasi milenial memahami dan mengalami keterlibatan kerja.
The Dynamics of Student Protests: Analyzing Public Sentiment and Policy Implications of Indonesia’s VAT Increase in 2025 Dwi Savandha, Septien; Azzahra, Adelia
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 3 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i3.792

Abstract

In March 2025, Indonesia witnessed nationwide student-led protests against fiscal austerity measures, including a VAT hike and military reforms. These demonstrations, organized under the #IndonesiaGelap movement, reflected deepening public discontent over economic inequality and democratic backsliding. This study examines the root causes of the protests, maps public sentiment through digital and ethnographic data, and assesses their implications for Indonesia’s governance framework. A qualitative approach combining social media analysis (2,000 posts) and semi-structured interviews with 15 protest organizers was employed, using thematic decomposition and sentiment analysis. The protests were driven by the VAT increase’s regressive impact (cited by 78% of participants) and amendments to the TNI Law, which enabled military encroachment into civilian roles (62% of social media criticism). Sentiment analysis revealed 65% negative discourse, emphasizing terms such as “oppressive” and “unfair,” while 22% expressed solidarity with the protesters. Demands focused on tax justice, military depoliticization, and agrarian reforms, though government responses prioritized fiscal stability over equity. The movement’s digital strategies, including encrypted apps and viral anthems, bridged urban-rural divides but faced algorithmic censorship. In conclusion, the 2025 protests underscore systemic tensions between fiscal reforms and democratic accountability, highlighting the need for policies that address youth disillusionment and rural marginalization.
Global Strategies to Enhance Higher Education Participation: Lessons from ASEAN and Beyond in Addressing Enrollment Challenges and Workforce Demands Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti; Dwi Savandha, Septien; Amelia, Amelia
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 3 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i3.794

Abstract

Widening access to higher education remains a global priority, particularly for regions facing socioeconomic disparities and labor market misalignments. In the ASEAN region, enrollment challenges and workforce demands continue to pose significant obstacles to inclusive and effective higher education systems. This study aimed to explore global and regional strategies that enhance higher education participation and align educational outcomes with workforce needs, specifically focusing on rural and village-based contexts. Using a qualitative comparative design, the study analyzed 25 policy documents and 30 peer-reviewed articles from ASEAN countries and globally. Data were collected through structured document analysis and coded thematically to identify key trends in policy instruments, institutional innovations, digital learning pathways, and international cooperation. The findings reveal that countries achieving high participation and employability rates implement targeted financial aid, flexible learning models, industry-academic collaboration, and decentralized management systems. However, in many ASEAN states, these strategies have yet to reach rural communities due to infrastructural and managerial limitations. This study contributes a novel framework that links higher education participation to village development through adaptive education management and localized workforce integration. The results underline the need for inclusive, context-sensitive policy reforms and institutional accountability mechanisms to ensure sustainable impacts. Practical implications include strengthening local education governance and expanding access to digital and vocational programs in underserved areas.
Pengaruh Store Atmosphere terhadap Proses Keputusan Pembelian pada Resto Jepang “Sushi Tei” Jalan Sumatera Bandung Kurniawan, Ryan; Rachmawati, Mariana; Suganda, Uce
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 3 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i3.802

Abstract

Dalam penelitian ini objek penelitiannya adalah di Resto Sushi Tei yang merupakan semacam restoran Jepang dengan pelayanan cepat . Penelitian ini menganalisis mengenai minat beli konsumen Resto Sushi Tei dilihat dari penerapan store atmosphere. Adapun yang menjadi objek penelitian sebagai variabel bebas (independent variable) yaitu store atmosphere yang memiliki dimensi Exterior, General interior, Store layout, Interior display dasar Masalah penelitian yang merupakan variabel terikat (dependent variable) yaitu minat beli. Objek yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah konsumen Resto Sushi Tei Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan sampel 100 responden yang diambil melalui teknik simple random sampling. Hasil tersebut menunjukan bahwa Penerapa Store AtmosphereResto The Milk Bandung memiliki tanggapan dan penilaian yang baik dari pengunjung yang melakukan kunjungan dan melakukan pembelian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan store atmosphere yang baik dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan untuk memperhatikan elemen-elemen store atmosphere dalam upaya meningkatkan minat beli konsumen.
Analisis Hubungan Word of Mouth (WOM) dan Instagram sebagai Media Marketing terhadap Minat Beli (Studi Kasus Pada Es Puter Khas Penang di Purwokerto) Br Ginting, Angel Piliminita
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 4 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i4.809

Abstract

Pesatnya pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), maka persaingan bisnis juga semakin kompetitif. Beriringan dengan itu, perkembangan teknologi juga semakin maju, maka dari itu para pelaku usaha harus memaksimalkan strategi pemasarannya yang efektif bagi usahanya. Penelitian ini berfokus pad bagaimana Pengaruh Strategi Pemasaran dengan Word Of Mouth (WOM) dan Instagram yang berperan dalam membentuk Minat Beli konsumen pada salah satu UMKM di Purwokerto, Vanyumas yaitu produk ES Puter Khas Penang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dengan cara memberikan kuesioner yang disebarkan kepada konsumen dan calon konsumen ES Puter Khas Penang yang juga merupakan pengguna aktif Media Sosial Instagram. Sampel pada penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling, dengan minimal responden 120, dan pada penelitian ini menggunakan 172 responden orang yang memenuhi kriteria. Operasional variabel mencakup pengukuran aspek-aspek Word Of Mouth, penggunaan Instagram sebagai media pemasaran, dan Minat Beli. Dengan teknik analisis non-parametrik, dan pengujian menggunakan uji Korelasi Rank Spearman untuk melihat hubungan dari masing-masing variabel, serta uji Kendall’s W untuk menilai konsistensi juga keselarasan variabel yang diteliti. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan kuat serta signifikan antara Word Of Mouth (WOM) dengan Minat Beli juga Instagram dengan Minat beli. Dan uji Kendall’s W juga yang memperkuat hasil tersebut dengan menunjukkan tingkat keselarasan persepsi yang sangat tinggi di antara variabel-variabel tersebut. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur terutama bagi pelaku Usaha, UMKM UMKM yang ada, terlebih yang berdomisili di Purwokerto, Banyumas.
Potensi Asam Lemak Omega-3 dari berbagai Sumber Perairan: a Mini Review Nasution, Amalia; Nurjanah, Nurjanah
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 4 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i4.810

Abstract

Asam lemak omega-3 merupakan kelompok asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids/PUFA) yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia. Pada penggunaan omega-3 sangat luas, baik dalam bidang kesehatan, pangan, maupun industri farmasi dan kosmetik. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui potensi kandungan asam lemak omega-3 dari berbagai sumber perairan. Hal ini menjadi penting untuk diketahui karena asam lemak omega-3 sangat berpotensi untuk digunakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan penelusuran pustaka yang dirangkum dalam bentuk review. Dari hasil penelusuran pustaka tersebut didapatkan hasil bahwa Secara keseluruhan, optimalisasi pemanfaatan berbagai jenis ikan dan limbah perikanan dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam pengembangan produk omega-3 di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa ikan bandeng memiliki kandungan EPA dan DHA tertinggi (46,38% dan 37,40%), diikuti kepala ikan tuna (4,85% EPA dan 27,33% DHA), sementara ikan air tawar seperti lele menunjukkan kandungan yang lebih rendah (0,48% EPA dan 1,01% DHA). Limbah perikanan seperti kepala dan tulang tuna terbukti mengandung omega-3 signifikan yang dapat dimanfaatkan untuk produk bernilai tambah. Kesimpulannya, optimalisasi pemanfaatan berbagai jenis ikan laut, air tawar, dan limbah perikanan dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam pengembangan produk omega-3 di Indonesia, dengan implikasi penting untuk ketahanan pangan, ekonomi sirkular, dan industri pangan fungsional nasional.
Tingkat Kepatuhan Pajak Freelancer: Studi Deskriptif pada Pekerja Kreatif di Sukabumi Nurlela, Siti; Zulkarnain, Zulkarnain
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 4 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i4.811

Abstract

This study analyzes the level of tax compliance among freelancers, focusing on four key indicators: tax payment compliance, tax reporting compliance, compliance with overdue tax obligations, and tax legal compliance. Data were collected through an online questionnaire from respondents working as freelancers (including content creators, photographers, MCs, and wedding organizers) in Sukabumi. The research findings indicate that freelancers generally exhibit a good to very good level of tax compliance across all indicators. The average scores for tax payment compliance, tax reporting compliance, and compliance with overdue obligations were all 72.67%, while tax legal compliance reached 80.00%. These findings suggest adequate awareness and practices in fulfilling tax obligations among the majority of freelancers. However, further analysis revealed variations in compliance levels and interesting gender differences. Males showed slightly higher scores in payment and reporting compliance, while females scored slightly higher in compliance with overdue obligations. Tax legal compliance showed equally high scores for both genders, although there was an indication of a minority of female respondents with a history of tax-related criminal offenses. This study concludes that while freelancer tax compliance is generally positive, there is a need for more specific and gender-responsive tax socialization. It is recommended that tax authorities enhance educational programs focusing on financial literacy, ease of access to digital platforms, and tailored communication strategies for each gender, to strengthen the consistency and quality of tax compliance in the future.
The Effect of Participatory Leadership Style and Non-Physical Work Environment on Employee Job Satisfaction at CV. Citra Nusantara Bukittinggi Setiawan, Renaldi; Andriani , Chichi
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 4 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i4.812

Abstract

This study aims to analyze and determine the influence of participative leadership style on employee job satisfaction, and (2) the influence of the non-physical work environment on employee job satisfaction at CV. Citra Nusantara Bukittinggi. This study was conducted on employees of CV. Citra Nusantara Bukittinggi. The type of research is quantitative descriptive research. The population in this study comprises employees of CV. Citra Nusantara Bukittinggi, with the sampling technique being total sampling, involving all employees a total of 46 individuals. The data used are both primary and secondary data. Data collection techniques include questionnaires. The data analysis methods utilize descriptive analysis, classical assumption tests, multiple linear regression, F tests, t tests, and determinant coefficients. The analysis was conducted using SPSS 22 with an alpha of 0.05. The results of the study show that participative leadership style has a significant effect on employee job satisfaction, and the non-physical work environment has a significant effect on employee job satisfaction at CV. Citra Nusantara Bukittinggi.
Implementasi Work-life balance terhadap Kinerja Karyawan Ritel: Studi Kasus di Toko Indomaret Cabang Kendangsari Krisnamurty, Shanti; Anisa, Nur Aini
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 5 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i5.813

Abstract

Perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi dalam era globalisasi menuntut karyawan ritel untuk bekerja dengan intensitas tinggi, sehingga sering memunculkan ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi. Kondisi ini dapat berdampak pada menurunnya produktivitas, meningkatnya absentisme, dan melemahnya kualitas kehidupan pribadi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi work-life balance terhadap produktivitas, absentisme, dan kualitas kehidupan pribadi karyawan di Toko Indomaret Cabang Kendangsari. Investigasi ini menggunakan metodologi studi kasus kualitatif. Lima pekerja dipilih secara acak untuk wawancara mendalam, dan data dikaji menggunakan metode analisis tematik. Program Work-life balance memberikan dampak positif terhadap semangat kerja, fokus, dan produktivitas karyawan. Namun, ketidakseimbangan waktu kerja dan kehidupan pribadi akibat jadwal shift dan lembur mendadak masih menjadi tantangan yang mempengaruhi absentisme dan kualitas kehidupan pribadi. Fleksibilitas penjadwalan dan komunikasi yang baik dari manajemen terbukti dapat mengurangi konflik peran dan meningkatkan kepuasan kerja. Penelitian ini merekomendasikan penerapan kebijakan kerja yang lebih fleksibel dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan guna meningkatkan kinerja dan loyalitas kerja.
Deglobalisasi dan Kesejahteraan Negara Berkembang di Era Fragmentasi Ekonomi Global Nurhaliza, Nurhaliza; Dwi Putri Pramesti, Ginna Novarianti; Amelia, Amelia; Melinda, Vivi
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 3 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i3.806

Abstract

Deglobalisasi telah menjadi fenomena ekonomi global yang semakin menonjol pasca pandemi COVID-19, ditandai dengan pergeseran rantai pasok, meningkatnya proteksionisme, dan fragmentasi perdagangan internasional. Kondisi ini membawa tantangan serius bagi negara berkembang yang selama ini sangat bergantung pada pasar global untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial. Beberapa laporan lembaga internasional menunjukkan bahwa fragmentasi ekonomi dunia berpotensi memperlebar ketimpangan kesejahteraan antar negara, serta memicu stagnasi ekonomi di kawasan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak deglobalisasi dan fragmentasi ekonomi global terhadap kesejahteraan negara berkembang, khususnya di kawasan Asia Tenggara, serta merumuskan strategi ketahanan ekonomi yang adaptif dalam menghadapi perubahan pola perdagangan dan investasi global. Metode yang digunakan adalah mixed-method dengan pendekatan sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh dari laporan UNCTAD, World Bank, dan ASEAN Statistics terkait perdagangan, investasi asing langsung (FDI), dan indeks kesejahteraan sosial periode 2018–2024. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pakar ekonomi dan pembuat kebijakan di Indonesia dan Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deglobalisasi menyebabkan penurunan signifikan nilai ekspor negara berkembang hingga 18% dalam tiga tahun terakhir, disertai pelemahan daya beli masyarakat. Selain itu, terjadi peningkatan ketimpangan kesejahteraan akibat terbatasnya akses pasar internasional bagi UMKM dan tenaga kerja sektor informal. Studi ini merekomendasikan diversifikasi pasar domestik, peningkatan konektivitas antar-negara berkembang, serta reformasi kebijakan ketenagakerjaan sebagai strategi adaptif menghadapi era fragmentasi ekonomi global.