Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Articles
416 Documents
Agresi Verbal pada Penggemar K-Pop di X (Twitter): Adakah Pengaruh Kontrol Diri di Dalamnya?
Widayanti, Dini;
Mubina, Nuram;
Leometa, Citra Hati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.473
Fanwar umumnya terjadi pada kalangan penggemar K-Pop, media sosial yang biasanya digunakan untuk melakukan hal tersebut yaitu X (Twitter). Hal tersebut biasanya terjadi karena penggemar yang merasa marah dan kesal ketika melihat postingan yang menjelek-jelekkan idolanya. Pada saat terjadi fanwar, beberapa penggemar sering mengirimkan komentar yang merujuk pada tindakan agresi verbal kepada sesama penggemar K-Pop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri terhadap perilaku agresi verbal pada penggemar K-Pop yang pernah melakukan fanwar di X (Twitter). Populasi pada penelitian ini yaitu penggemar K-Pop yang pernah mengaku terlibat fanwar di X (Twitter) yang berusia 18-40 Tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain bersifat asosiatif kausalitas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu convenience sampling, mendapatkan sebanyak 100 partisipan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah skala adopsi Brief Self Control Scale (BSCS) versi De Ridder dan Verbal Aggressiveness Scale (VAS) oleh Infante dan Wigley. Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini didapatkan hipotesis diterima, yang berarti ada pengaruh dengan nilai signifikansi 0,0270,05 dengan pengaruh sebesar 0,049 sehingga terdapat pengaruh kontrol diri terhadap agresi verbal pada penggemar K-Pop di X (Twitter) dengan pengaruh sebesar 4,9% dan 95,1% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.
Self-Efficacy and Interpersonal Communication Skills in College Students
Azkia, Zulfa Azka;
Purnami, Sri;
Muqowim, Muqowim;
Athiyah, Atina Husna
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.529
This study aims to determine the relationship between self-efficacy and interpersonal communication skills in students and to determine how accurate the self-efficacy variable is as a predictor of the interpersonal communication skills variable in students . This type of research is an ex post facto study with a correlational type. The subjects of this study were 89 PAI students from the 2022 intake. The variables in this study consist of the dependent variable, namely interpersonal communication skills and the independent variable, namely self-efficacy. The data collected is an analysis of self-efficacy and interpersonal communication skills using a questionnaire instrument. The data analysis used is simple regression analysis and product moment correlation. The results of the correlation coefficient analysis for the self-efficacy variable with interpersonal communication skills = 0.784 with a significance of 0.000 (p 0.01). The results of data analysis show a significant positive relationship between self-efficacy and interpersonal communication skills in students with a determination coefficient of 61.5% and the remaining 38.5%, and 139.140 3.95, which means there is a positive and significant relationship between self- efficacy and interpersonal communication skills in students.
Hubungan antara Pola Asuh Permisif dan Self-Esteem dengan Intensi Perilaku Cyberbullying pada Remaja
Alia, Fawzia Duta;
Agustina, Laelatus Syifa Sari
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.427
Maraknya penggunaan media sosial patut menjadi perhatian, khususnya pada remaja. Selain dampak positif, dampak negatif dari penggunaan media sosial sangat mudah untuk terpaparkan, salah satunya adalah cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara pola asuh permisif dan self-esteem dengan intensi cyberbullying pada remaja. Sebanyak 207 remaja berusia 13-18 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan teknik convenience sampling. Skala yang digunakan dalam penelitian ini ada 3, yaitu skala pola asuh permisif dengan reliabilitas 0.734, skala self-esteem dengan reliabilitas 0.846, dan skala intensi cyberbullying dengan reliabilitas 0.884. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan Software SPSS versi 25.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh permisif dan self-esteem dengan intensi cyberbullying pada remaja. Remaja dengan pola asuh permisif dan memiliki self-esteem tinggi maka akan cenderung memiliki intensi cyberbullying yang tinggi pula.
Hubungan Antara Trait Mindfulness dengan Loneliness Pada Pekerja Usia Emerging Adulthood yang Merantau
Rachel, Emanuella;
Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.511
Masa emerging adulthood dipenuhi dengan transisi termasuk merantau untuk bekerja sehingga rentan untuk mengalami kesepian. Individu perlu memiliki strategi untuk meminimalisir dampak negatif dari kesepian salah satunya adalah dengan memiliki trait mindfulness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara trait mindfulness dengan loneliness pada pekerja usia emerging adulthood yang merantau. Sebanyak 201 orang usia 18-29 tahun yang berpartisipasi dalam penelitian ini melalui teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan skala multidimensi Five-Facets of Mindfulness Questionnaire (FFMQ) milik Baer, Smith, Hopkins, Krietemeyer dan Toney (2006) yang diadaptasi ke bahasa Indonesia oleh Meindy dkk. (2022) dan The University of California, Los Angeles Loneliness Scale Version 3 (UCLA) oleh Russell (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa trait mindfulness memiliki hubungan yang negatif dan signifikan dengan nilai r = 0,310 dengan signifikansi sebesar 0, 001 (p 0,05). Dari hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi trait mindfulness pada individu, semakin rendah kecenderungan untuk mengalami kesepian.
Nomophobia Pada Dewasa Awal: Bagaimanakah Peran Kontrol Diri Dan Kesepian?
Febrianto, Helmi;
Dimala, Cempaka Putrie;
Maulidia, Ananda Saadatul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.457
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari kontrol diri dan kesepian terhadap nomophobia pada dewasa awal. Sampel diambil dengan non-probability dengan teknik kuota sampling pada dewasa awal di Kabupaten Karawang dengan jumlah 391 partisipan diantaranya 157 laki-laki dan 234 wanita serta rentang usia 18-40 tahun, dengan analisis data menggunakan regesi linier berganda. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan skala R-UCLA milik Russell yang di adaptasi ke Bahasa Indonesia, dan Skala NMP-Q yang dikembangkan oleh Yildirim dan Correia yang telah di adaptasi ke Bahasa Indonesia serta skala kontrol diri milik Tangney yang sudah diadapatasi. Analisis data menggunakan SPSS Statistics 25 for Windows. Hasil hipotesis menunjukkan nilai pengaruh langsung variabel kontrol diri terhadap nomophobia dengan nilai p= 0,000 (p < 0.05). Di sisi lain, tidak ada pengaruh antara kesepian terhadap nomophobia dengan nilai (p> 0.05.) Namun, melalui hasil analisis regresi berganda diketahui bahwa kontrol diri dan kesepian secara bersama-sama memiliki peran terhadap nomophobia pada dewasa awal sebesar 16% dengan 84% dipengaruhi variabel lainnya yang tidak ada dalam variabel penelitian yang diteliti oleh peneliti.
Stres dan Regulasi Emosi Remaja Perempuan: Intervensi Kelompok dengan Pendekatan Cognitive-Behavioral Therapy
Syazwani, Farras;
Boediman, Lia Mawarsari
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.483
Remaja mengalami berbagai perubahan dan tantangan pada aspek perkembangannya yang berpengaruh terhada kondisi emosionalnya. Pada salah satu SMP di Jakarta, sebagian besar remaja menghadapi permasalahan di aspek akademik dan pertemanan serta memiliki indikasi emosi negatif yang tinggi akibat permasalahan tersebut, salah satunya yaitu stres. Remaja perempuan terbukti memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap stres dibandingkan dengan laki-laki. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat stres pada remaja yaitu melalui intervensi kelompok yang menyasar pada kemampuan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah intervensi kelompok yang menyasar kemampuan regulasi emosi dengan pendekatan CBT efektif untuk menurunkan tingkat stres remaja perempuan pada salah satu SMP di Jakarta. Desain penelitian ini yaitu quasi experimental one-group pre-test post-test design yang mengukur tingkat stres (DASS-21) dan disregulasi emosi (DERS-SF). Terdapat tujuh partisipan yang mengikuti intervensi kelompok sebanyak 5 sesi. Berdasarkan hasil yang didapatkan melalui analisis kuantitatif dan kualitatif, intervensi ini efektif dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi dan menurunkan tingkat stres pada remaja perempuan. Hal ini terlihat dari tren penurunan skor tingkat stres dan disregulasi emosi yang memenuhi indikator keberhasilan. Selain itu, analisis kualitatif juga menunjukkan bahwa partisipan merasakan berbagai manfaat dari intervensi yang diberikan.
Asesmen Potential Review pada Pegawai PT. ZYX
Naoval, Ahmad Robeth Felasufia;
Mastuti, Endah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.603
Penilaian potensi karyawan (asesmen potensial) merupakan langkah penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, karena memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi kapasitas kognitif dan kepribadian karyawan secara komprehensif. Dengan strategi ini, organisasi dapat mengidentifikasi individu yang berpotensi memberikan kontribusi optimal dalam mencapai tujuan perusahaan. Subjek dalam asesmen ini merupakan seorang pegawai PT. ZYX dengan jabatan Manajer Informasi dan Teknologi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat potensi subjek pada jabatan Manajer Informasi dan Teknologi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes (alat tes psikologi) dan non tes (behavioral event interview). Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil asesmen menunjukkan bahwa subjek tidak memenuhi standar potensi yang diharapkan mengisi posisi Manajer Informasi dan Teknologi. Kesimpulan dari asesmen potensial pada posisi Manajer Informasi dan Teknologi menunjukkan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk mengoptimalkan kemampuan kepemimpinan individu. Pengembangan ini dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti coaching, program pengembangan manajemen dan kepemimpinan, serta penerapan goal setting. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan Manajer Informasi dan Teknologi mampu menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya secara efektif sebagai pemimpin dalam unit kerjanya.
Self-Disclosure Generasi Z Pengguna Second Account Ditinjau dari Self-Esteem
Sutrisnawati, Wulan Meida;
Rohayati, Nita;
Minarsih, Yulyanti
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.411
Beragam perilaku self-disclosure generasi Z melalui second account instagram yaitu dengan membagikan kegiatan sehari-hari berupa foto atau video dan curahan hatinya melalui story dengan postingan yang lebih dari satu kali. Penelitian ini memfokuskan pada pengaruh antara self-esteem terhadap self-disclosure pada generasi Z pengguna second account instagram di Karawang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain kausalits asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi Z pengguna second account instagram dengan rentang usia 15-29 tahun yang berdomisi di Karawang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling, dengan metode samplingnya snowball sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 151 responden. Skala yang digunakan untuk mengukur self-esteem adalah Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Sedangkan skala yang digunakan untuk mengukur self-disclosure adalah Rosenberg Self-Disclosure Scale (RSDS). Uji analisis aitem dengan menggunakan correct aitem-total correlation. Uji normalitas menggunakan uji kolmogorov-smirnov. Uji linearitas menggunakan uji anova dengan signifikansi 0,200 0,05. Hasil uji regresi linear sederhana pada penelitian ini 0,001 0,05 yang berarti hipotesis pada penelitian ini diterima yaitu ada pengaruh self-esteem terhadap self-disclosure pada generasi Z pengguna second account instagram di Karawang. Hasil uji koefisien determinasi dengan R square 0,118, maka besaran pengaruh variabel self-esteem terhadap self-disclosure adalah 11,8%.
Peran Perceived Social Support dan Optimism Terhadap Subjective Well-being Generasi Sandwich di Karawang
Aeni, Alfi Nur;
Rohayati, Nita;
Maulidia, Ananda Saadatul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.462
Generasi sandwich merupakan individu yang memiliki peran ganda terhadap orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh perceived social support dan optimism terhadap subjective well-being generasi sandwich. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain asosiatif kausalitas. Sampel penelitian berjumlah 100 orang, diperoleh melalui teknik purposive sampling pada 100 orang generasi sandwich berusia 29-43 tahun di Karawang. Perceived social support diukur menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), optimism diukur menggunakan Psychological Capital Questionnaire (PCQ-24), sementara subjective well-being diukur menggunakan The Satisfaction With Life Scale (SWLS) serta Scale of Positive and Negative Experience (SPANE). Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 23. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa perceived social support dan optimism secara signifikan mempengaruhi subjective well-being, baik secara parsial maupun simultan (nilai sig. 0,05). Nilai adjusted R square sebesar 0,635 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut menyumbang 63,5% terhadap variabel dependen. Perceived social support memiliki koefisien 0,419 dan optimism memiliki koefisien 1,147, menunjukkan pengaruh positif terhadap subjective well-being. Kesimpulannya, peningkatan perceived social support dan optimism secara signifikan meningkatkan subjective well-being pada generasi sandwich di Karawang.
Peran Occupational Self-efficacy sebagai Moderator pada Hubungan antara Persepsi Dampak Perubahan dan Job Crafting
Karimawati, Restiana;
Radikun, Tulus Budi Sulistyo
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.547
Fenomena penyederhanaan birokrasi di instansi pemerintahan menjadi suatu bentuk perubahan organisasi yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Untuk menghadapi dampak penyederhanaan birokrasi, Pegawai Negeri Sipil (PNS) perlu melakukan job crafting yang akan menjadi lebih efektif bila didukung dengan occupational self-efficacy (OSE). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran OSE sebagai moderator pada hubungan antara persepsi dampak perubahan organisasi dan job crafting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 304 PNS yang bekerja di instansi pemerintahan yang terdampak penyederhanaan birokrasi. Persepsi diukur menggunakan Perceived Impact of Change Scale, OSE diukur menggunakan OSE Scale – Short Form, dan Job Crafting diukur menggunakan Job Crafting Scale. Hasil analisis moderasi menunjukan bahwa OSE secara signifikan memoderasi hubungan antara perceived impact of change dengan salah satu dimensi job crafting, yaitu meningkatkan sumber daya kerja sosial. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran kepada instansi pemerintahan bahwa OSE yang tinggi serta perilaku meningkatkan sumber daya kerja sosial merupakan faktor penting bagi PNS dalam menghadapi dampak dari perubahan organisasi.