cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddin@staff.uma.ac.id
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
ISSN : 27215393     EISSN : 27215385     DOI : -
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
Stunting Cases Based on Demographic Factors and Maternal Pregnancy Examination History in Ogan Ilir Regency in 2024 Ramadhona, Syifa Aulia; Razak, Rahmatillah; Ermi, Nurmalia; Sunarsih, Elvi; Ramadhanti, Inas Tri
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus stunting berdasarkan faktor demografis dan riwayat pemeriksaan kehamilan ibu. Jumlah sampel sebanyak 129 responden dengan perbandingan 1:2 yang terdiri dari 43 kasus dan 86 kontrol di Kabupaten Ogan Ilir. Kasus merupakan balita yang terdiagnosis stunting menurut catatan bidan desa dan Dinas Kesehatan Ogan Ilir, sedangkan kontrol diambil dari balita tidak stunting berdasarkan kriteria inklusi penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yang diambil dengan cara wawancara, pengisian kuesioner, pengambilan titik koordinat, dan observasi secara langsung. Analisis data yang digunakan, yaitu univariat dan spasial untuk melihat gambaran dan distribusi variabel, dan bivariat dengan uji chi square. Hasil bivariat menunjukkan, faktor demografis yang memiliki hubungan dengan kasus stunting adalah status pekerjaan ibu p-value 0,049 (OR 0,27; CI 0,08-0,88) dan pendapatan rumah tangga p-value 0,034 (OR 2,27; CI 1,05-4,88) serta faktor demografis yang tidak memiliki hubungan adalah tingkat pendidikan formal ibu, rata-rata pengeluaran rumah tangga, kepemilikan JKN, dan keikutsertaan program Bansos. Sedangkan faktor riwayat pemeriksaan kehamilan ibu yang memiliki hubungan dengan kejadian stunting adalah kunjungan ANC p-value 0,032 (OR 0,18; CI 0,04-0,83) dan faktor riwayat pemeriksaan selama kehamilan yang tidak memiliki hubungan adalah status IMT ibu dan konsumsi TTD oleh ibu.
Menyibak Makna Hidup Kuncen Petilasan Ramadhani, Annissa Naurah; Nurjaman, Tabah Aris
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.313

Abstract

Perubahan budaya yang terus berlangsung mengancam keberlanjutan budaya tradisional dan profesi sebagai juru kunci. Studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk mendalami pengalaman juru kunci di Purworejo, Indonesia, dengan fokus pada pencarian makna hidup dalam konteks pelestarian budaya. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, dengan kerangka teoritis Bastaman (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna hidup menjadi landasan bagi juru kunci dalam mempertahankan peran mereka dan menghadapi perubahan budaya. Subjek-subjek penelitian telah berhasil menemukan makna hidup mereka melalui peran sebagai juru kunci, yang memengaruhi persepsi mereka terhadap hidup dan kondisi eksternal yang sulit. Penelitian ini berpotensi memberikan wawasan berharga terkait pemeliharaan budaya tradisional. Temuan ini memiliki implikasi bagi pemelihara budaya dan peneliti psikologi budaya dan indigenous.
Optimalisasi Potensi Sistem Penjadwalan Janji Temu Online di Rumah Sakit Anggriasti, Eufrasia Victa Swastika; Junadi, Purnawan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.428

Abstract

Salah satu penyebab utama ketidakpuasan pasien dalam penjadwalan layanan rawat jalan adalah waktu tunggu yang terlalu lama, sehingga diperlukan penjadwalan yang adil berdasarkan kompetensi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jurnal-jurnal terkait dengan optimalisasi penjadwalan janji temu dalam konteks rawat jalan. Dengan melakukan tinjauan komprehensif terhadap artikel-artikel yang diterbitkan antara 20s hingga 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan pencarian sistematis dan terarah menggunakan basis data akademik yang relevan, seperti Science Direct. Sebanyak 100 artikel diidentifikasi awalnya, namun hanya 14 yang paling relevan yang dipilih untuk analisis mendalam. Jurnal-jurnal tersebut dievaluasi untuk menilai berbagai metode optimalisasi yang digunakan, termasuk algoritma pembelajaran mesin, simulasi, dan teknologi IoT. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai metode tersebut telah berhasil meningkatkan efisiensi penjadwalan dan kepuasan pasien. Penelitian literatur yang di temukan menekankan pentingnya penggunaan berbagai pendekatan optimalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien dalam layanan kesehatan. Temuan ini menunjukkan potensi besar teknologi seperti pembelajaran mesin, simulasi, dan IoT dalam memperbaiki kualitas layanan kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa temuan ini menegaskan pentingnya terus mengembangkan dan menerapkan strategi optimalisasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik dari masing-masing konteks layanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan kepuasan pasien.
Pengambilan Keputusan Dalam Melakukan Self-Diagnosis Pada Individu Dewasa Awal Abrahamsz, Jazzy; Ambarwati, Krismi Diah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan pada individu dewasa awal yang melakukan self-diagnosis. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan wawancara. Jumlah partisipan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah dua orang. Partisipan dalam penelitian ini merupakan individu yang secara aktif melakukan self-diagnosis terkait kesehatan mental, pada individu dewasa awal dengan rentang usia 18-30 tahun. Penelitian ini menggunakan teori dari Janis dan Mann (1987) yang membahas tentang tahapan pengambilan keputusan. Proses pengambilan keputusan oleh dewasa awal yang dinilai dapat berpikir kritis dengan mempertimbangkan berbagai macam faktor sebagai bagian dari self-diagnosis, seringkali mencocokan gejala dengan informasi kesehatan dan menghubungkan dengan masalah psikologis. Kedua partisipan dapat dikatakan mampu melewati tahapan dalam pengambilan keputusan pada proses self-diagnosis yaitu bagaimana individu mampu menilai informasi baru, melihat alternatif-alternatif yang ada, mempertimbangkan alternatif, membuat komitmen, dan bertahan meskipun ada feedback negatif. Hal ini membuktikan bahwa pengambilan keputusan memiliki peranan penting bagi individu dewasa awal dalam proses self-diagnosis.
Penerimaan Diri Orang Tua Yang Memiliki Anak Tunagrahita: Adakah Pengaruh Dukungan Sosial? Badriah, Elih; Rahman, Puspa Rahayu Utami; Aisha, Dinda
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.468

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh dukungan sosial terhadap penerimaan diri orang tua yang memiliki anak tunagrahita. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiasi kausal. Populasi dalam penelitian ini merupakan orang tua dari siswa tunagrahita SLB X di Karawang. Teknik sampling menggunakan nonprobability sampling dengan teknik sampel jenuh sebanyak 122 responden. Skala yang digunakan yaitu Multidimensional Scale of Perceived Sosial Support (MSPSS) dan Berger’s Self-Acceptance Scale. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya ada pengaruh dukungan sosial terhadap penerimaan diri orang tua yang memiliki anak tunagrahita di SLB X karawang. Pengaruh dukungan sosial terhadap penerimaan diri orang tua yang memiliki anak tunagrahita pada SLB X di Karawang sebesar 34,4%, sisanya 65,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Terapi Kelompok Berbasis ACT untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis pada Dewasa Muda dengan Riwayat ACE Ilham, Rhajiv Nur; Saraswati, Ina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.523

Abstract

Kekerasan terhadap anak merupakan masalah yang umum terjadi di lingkungan rumah tangga di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Masalah ini telah menjadi isu kesehatan mental komunitas yang mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian khusus. Kekerasan pada anak seringkali menyebabkan trauma berkepanjangan dan berpotensi menurunkan kesejahteraan psikologis individu di masa dewasa. Rendahnya kesejahteraan psikologis tersebut dapat mempengaruhi kemampuan individu untuk berfungsi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari dan dapat meningkatkan risiko individu mengalami berbagai masalah psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas terapi kelompok berbasis Acceptance and Commitment Therapy (ACT) untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis individu dewasa muda yang memiliki riwayat trauma masa kecil. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental, melibatkan 10 partisipan (n laki-laki = 4; n perempuan = 6) yang memiliki riwayat Adverse Childhood Experiences (ACE) dalam berbagai bentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi kelompok dengan pendekatan ACT mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis partisipan dengan riwayat ACE secara signifikan (p 0,05). Temuan ini dapat menjadi acuan bagi para praktisi kesehatan mental dalam merancang intervensi yang efektif bagi individu dengan riwayat trauma masa kecil.
Hubungan Citra Tubuh dan Dukungan Sosial dengan Penerimaan Diri Perempuan Pengguna Instagram Razani, Athiyyah Rafi; Setiasih, Setiasih
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.402

Abstract

Era kehidupan modern selalu mengalami perkembangan salah satunya dengan adanya sosial media terutama instagram. Instagram bisa dijadikan sebagai tempat untuk individu menampilkan diri. Adapun permasalahan psikologis yang muncul dalam penelitian ini adalah kurangnya penerimaan diri sehingga merasa kurang pada bentuk tubuhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan citra tubuh dan dukungan sosial dengan penerimaan diri perempuan pengguna instagram. Metode penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Partisipan yang digunakan yaitu 386 perempuan dewasa awal yang menggunakan instagram yang berdomisili di berbagai wilayah Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 25 tahun di Indonesia melalui survei pada google form. Adapun telah didapatkan hasil koefisien korelasi diperoleh sebesar 0,440 dimana citra tubuh dan dukungan sosial memiliki hubungan dengan penerimaan diri sebesar 44%.
Bagaimana Perceived Social Support dan Resiliensi Memprediksi Kesejahteraan Psikologis pada Emerging Adulthood di Karawang Gojali, Ahmad Paisal; Rohayati, Nita; Leometa, Citra Hati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.475

Abstract

Emerging adulthood merupakan fase perkembangan seorang individu yang berumur 18 -25, dalam periode ini, individu melakukan fase eksplorasi identitas yang tidak jarang menyebabkan krisis, yang berimplikasi pada rentannya individu untuk terpapar stres, cemas, depresi dan masalah mental lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki dampak yang dihasilkan perceived social support dan resiliensi terhadap kesejahteraan psikologis pada emerging adulthood di Karawang, penelitian ini menerapkan metode kuantitatif, responden pada penelitian sebanyak 248 emerging adulthood yang lahir dan tinggal di Karawang. Instrumen penelitian ini adalah skala psikologi yaitu : Ryff Psychological Well Being Scale untuk mengukur kesejahteraan psikologis, skala Multidimentional Perceived Social Support untuk mengukur perceived social support (PSS) dan Skala Resiliensi yang diadopsi dari Skala Psychological Capital Quettionnaire dengan teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi yang dimuat dalam bentuk formulir online yang disebar kepada responden dengan kriteria yang sesuai. Hasil penelitian menunjukan bahwa, secara parsial perceived social support dan resiliensi memberikan pengaruh kepada kesejahteraan psikologis. Secara simultan menunjukan bahwa perceived social support dan resiliensi memiliki dampak terhadap kesejahteraan psikologis pada emerging adulthood di Karawang dengan nilai signifikansi 0,05, secara simultan perceived social support dan resiliensi memberikan dampak sebesar 15% pada kesejahteraan psikologis.
Keadilan Organisasi pada Kepemimpinan Transformasional dan Perilaku Kerja Inovatif Karyawan di Startup Company Mahardhika, Bernanda Terra; Selendu, Alice
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.560

Abstract

Perusahaan startup berkembang dan terus bertumbuh. Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah perusahaan startup terbanyak di Asia Tenggara. Banyaknya perusahaan startup ini tentunya harus memiliki strategi bertahan agar dapat bertahan dan terus bersaing dengan melakukan inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih lanjut hubungan kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kerja inovatif yang dimoderasi oleh keadilan interpersonal dan keadilan informasional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dan teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi moderasi berdasarkan model 2 by Hayes dengan prosedur PROCESS. Subjek penelitian adalah karyawan perusahaan startup yang telah bekerja minimal 1 tahun dan memiliki atasan langsung. Subjek yang didapat adalah sebanyak 277 responden dengan perbandingan 103 laki-laki dan 174 perempuan serta metode sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling yaitu convenience sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan keadilan interpersonal tidak dapat memoderasi hubungan kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kerja inovatif. Keadilan interpersonal tidak cukup relevan untuk memperkuat hubungan antara kepemimpinan transformasional dan perilaku kerja inovatif. Karyawan tetap dapat menunjukan perilaku kerja inovatif tanpa dipengaruhi bagaimana organisasi memperlakukannya secara interpersonal. Sedangkan pada keadilan informasional diketahui dapat memoderasi dan berhubungan secara positif dengan kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kerja inovatif. Karyawan dapat merasa adil apabila menerima informasi yang transparan ditempat kerjanya.
Orang Tua Tempat Mencari Bantuan Kesehatan Mental pada Mahasiswa Kota Tangerang Lawrentia, Tasya; Sokang, Yasinta Astin
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.321

Abstract

Mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan mental, hal itu disebabkan oleh banyaknya pemicu stres yang mereka alami. Masalah kesehatan mental yang tidak berhasil ditanggulangi dapat berisiko menjadi lebih serius. Keengganan mencari bantuan karena adanya stigma serta kurangnya fasilitas layanan konseling dapat menjadi salah satu faktor yang serius sampai dapat mengakibatkan terjadinya bunuh diri. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui intensi mencari bantuan kesehatan mental pada mahasiswa. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 308 mahasiswa di Kota Tangerang. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Data diambil menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form yang kemudian dianalisis secara statistik. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa di Kota Tangerang memiliki peringkat intensi yang tinggi terhadap sumber bantuan informal seperti orang tua, teman dan pasangan sebagai sumber bantuan ketika mengalami gangguan kesehatan mental. Mahasiswa cenderung memilih sumber bantuan tersebut karena merupakan orang-orang yang paling dekat dan dipercaya oleh individu sehingga memberikan perasaan aman untuk menceritakan permasalahan yang mereka alami.