cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2022)" : 39 Documents clear
Pemanfaatan Lahan Kosong Untuk Pembuatan Aquaponik Sebagai Dapur Hidup di Dusun Sambirejo 1 Desa Sambirejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Vivi Rulviana; Tatang Ridho Nurgiyanto; Siti Irfani Fergianti; Florianus Widia Catur; Wiwin Andriani; Citra Yulindasari; Merlian Ristama; Rendy Masga Putra Prakasa; Nuraeni Dwi Wardani; Okta Nur Wahyu Pratama; Yoga Adi Pratama; Fanny Ruzaini Rahmanna Ari; M. Kholifahudin; Diana Kartika Dewi; Susiani Ananda Hariyanti; Werly Ichwan Riantirta
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.186

Abstract

Dusun Sambirejo 1 memiliki potensi yang belum dikembangkan secara maksimal terutamanya tentang pemanfaatan dan pengelolaan lahan pekarangan rumah yang kebanyakan tidak dipergunakan sama sekali. Oleh sebab itu kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengembangan terhadap warga masyarakat Dusun Sambirejo 1 akan pentingnya pengelohan dan pengembangan lahan pekarangan rumah yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan aquaponik. Lahan yang kosong dapat dimanfaatkan menjadi dapur hidup dengan ketersediaan sayuran dan pemeliharaan ikan yang dikembangkan sendiri sehingga dapat dimanfaatkan atau didistribusikan untuk menggerakkan perekonomian. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif dan studi kasus untuk memecahkan masalah tersebut. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah warga Dusun Sambirejo 1 yang terdiri dari 5 RT dengan perwakilan setiap RT dengan dasawisma. Pengabdian ini dilaksanakan pada kegiatan KKN-T Kelompok 43 pada bulan Februari 2022 dengan dilakukannya sosialisasi dan demontrasi. Hasil pengabdian ini dapat memotivasi warga Dusun Sambirejo 1 untuk memanfaatkan lahan yang kosong untuk pembuatan aquaponik yang menciptakan dapur hidup yang lebih bermanfaat.
Peningkatan Kompetensi Manajemen Organisasi dan Administrasi Pengurus BUM Desa Lombo Kabupaten Sidenreng Rappang Sunandar Said; Aksal Mursalat; Asmila Asmila
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.188

Abstract

Desa merupakan satuan wilayah terkecil dari negara yang memiliki kedekatan secara nyata dengan masyarakat sehingga desa dapat menjadi perwakilan negara dalam mengelola masyarakat secara langsung. Keberadaan BUM Desa diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian di desa sehingga pembangunan di desa dapat terlaksana sesuai dengan nawacita pemerintah yaitu membangun dari Desa. Selanjutnya kedudukan BUM Desa lebih diperkuat dalam Undang-Undang Nomor; 11 Tentang Cipta Kerja pada pasal (117) yang menyatakan bahwa BUM Desa merupakan badan hukum yang didirakan oleh desa mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa. Dengan kedudukan BUM Desa sebagai badan hukum, maka pengelolaannya harus dilaksanakan secara profesional agar dapat betul-betul memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Profesionalisme dalam menjalankan sebuah organisasi, salah satu indikatornya adalah menjalankan fungsi-fungsi manajemen dengan baik. BUM Desa Karya Bersama Lombo sebagai mitra dalam pengabdian kepada masyarakat merupakan organisasi dalam masyarakat desa produktif secara ekonomi. Namun ada beberapa permasalahan yang dihadapi yaitu kemampuan manajemen organisasi pengurus yang masih kurang. Dengan permasalahan tersebut maka solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan manajemen kepada pengurus BUM Desa. Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Lombo Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidenreng Rappang dengan sasaran adalah pengurus BUM Desa Karya Bersama Lombo. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu, persiapan, penyuluhan, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Setelah kegiatan dilaksanakan pengurus BUM Desa telah memahami cara pengelolaan BUM Desa serta mampu membuat dokumen-dokumen penting dalam pengelolaan BUM Desa. Pelaksanaan pendampingan BUM Desa diharapkan bisa lebih diperluas lingkupnya serta perlunya peran serta pemerintah daerah dalam kegiatan pendampingan BUM Desa agar kinerjanya lebih baik lagi.
Pengembangan Desa Wisata Aan Klungkung Melalui Potensi Desa dan Pemberdayaan Masyarakat I Nyoman Abdi; Putu Adi Suprapto; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; Ni Ketut Pradani Gayatri Sarja
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.211

Abstract

Desa Aan merupakan desa wisata berlokasi di wilayah Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung Desa Aan memiliki potensi dibidang pariwisata dan perdagangan. Potensi pariwisata desa Aan salah satunya adalah Petapan Park yang menyajikan berbagai wahana permainan. Selain itu, Desa Aan juga dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil virgin coconut oil (VCO). Dalam pengembangan potensi desa, Desa Aan mengalami beberapa permasalahan dari segi penunjang pariwisata, promosi, pengelolaan keuangan serta pengolahan limbah. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari persiapan, pembuatan fasilitas penunjang pariwisata, pelatihan serta evaluasi. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membantu desa dalam mengembangkan potensinya serta meningkatkan pengetahuan masyarakat desa sehingga Desa Aan ini menjadi desa wisata yang unggul. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah menghasilkan fasilitas papan petunjuk arah, gate untuk jalur cycling dan hand sanitizer. Selain itu, peningkatan pengetahuan terkait dengan pengelolaan keuangan dan cara melakukan promosi desa melalui media sosial. Kegiatan pengabdian ini juga menghasilkan produk baru hasil dari pengolahan sampah organik berupa pupuk kompos yang dapat digunakan untuk kebun masyarakat dan juga menghasilkan produk bernilai jual berupa cookies yang dibuat dengan memanfaatkan limbah ampas kelapa.
Pemanfaatan Media Sosial pada Usaha Giri Klepon I Made Hendra Mahajaya Pramayasa; Putu Adi Guna Permana; Ni Putu Nanik Hendayanti; Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti; I Gusti Ngurah Ady Kusuma
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.212

Abstract

Usaha produksi Giri Klepon merupakan salah satu usaha industri rumah tangga yang cukup profitable karena tidak memerlukan modal yang terlampaui besar dan dapat dijalankan pada lokasi dengan ukuran yang kecil seperti dapur rumah. Salah satu usaha pembuatan kue klepon yaitu Giri Klepon yang beralamat di Banjar Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri, Tabanan. Berdasarkan kondisi produksi mitra yang dihadapi, maka permasalan yang ditemukan pada mitra Giri Klepon adalah dari sisi pemasaran mitra belum memiliki media sosial khusus untuk Giri Klepon yang dapat memperluas jangkuan pasar yang dimiliki mitra, dan mitra perlu menggunakan foto atau gambar yang menarik ketika nantinya produk dipasarkan di media pemasaran online. Berdasarkan uraian permasalahan tersebut, maka dilaksanakan kegiatan melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa pelatihan media sosial khusus untuk Giri Klepon yang nantinya dapat digunakan untuk memperluas jangkauan pemasaran mitra, namun sebelumnya akan ada kegiatan pendampingan mitra dalam mengambilan foto produk yang menarik yang dapat meningkatkan visualisasi atas produk yang akan diunggah, sehingga dapat menarik perhatian pembeli. Hasil dari pengabdian ini mitra sudah mampu melakukan pengambilan foto dengan latar yang menarik, sehingga dapat meningkatkan estetika dari foto yang diambil serta sudah memiliki cakupan pemasaran dalam media sosial khusus untuk Giri Klepon baik untuk Facebook dan Instagram, untuk memperluas area pemasaran produk mitra.
Gerakan PANDAI: Pelatihan Computational Thinking Guru MAN pada Mata Pelajaran Bahasa di Kabupaten Magelang Meidar Hadi Avizenna; Muhammad Resa Arif Yudianto; Ardhin Primadewi; R. Arri Widyanto; Tuessi Ari Purnomo
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.213

Abstract

Sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bahwa saat ini seorang pendidik diharuskan dapat menerapkan konsep Computational Thinking dalam memberikan pengajaran. Computational thinking merupakan sebuah metode penyelesaian masalah secara terstruktur, logis dan menyeluruh. Salah satu karakteristik penyelesaian masalah dengan konsep ini yaitu berpikir secara komputasi dalam menguraikan setiap masalah kompleks menjadi lebih kecil sehingga penyelesaian masalah lebih efektif dan efisien. Kemampuan tersebut harus dikuasai oleh guru dan siswa di Era Revolusi Industri 4.0 bahkan Society 5.0. Untuk mendorong kebijakan pemerintah maka dilakukan serangkaian kegiatan pelatihan untuk mewujudkan kemampuan berpikir secara komputasi kepada guru MAN yang mengampu mata pelajaran Bahasa di wilayah Kabupaten Magelang. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya yaitu: (1) Persiapan dan koordinasi dengan Kemenag Kabupaten Magelang terkait data guru-guru yang akan diikutkan sebagai peserta, (2) menyelenggarakan webinar untuk guru tentang gerakan Pandai dan Computational Thinking, (3) menyelenggarakan pelatihan untuk guru tentang Computational Thinking dan penyelesaian soal melalui konsep Computational Thinking, dan (3) Melakukan evaluasi terhadap pemahaman guru tentang Computational Thinking melalui tugas. Hasil dari kegiatan ini adalah diperoleh peningkatkan 88,3% pengetahuan dari guru tentang berpikir secara komputasi. Namun masih ada 9,3% yang tetap dan 2,3 % yang menurun. Hasil pelatihan ini akan diterapkan dalam proses pengajaran terhadap siswa, sehingga diharapkan siswa akan memahami mata pelajaran khususnya mata pelajaran Bahasa secara lebih mudah serta dapat menyelesaikan setiap soal lebih mudah dan cepat dengan konsep berpikir secara komputasional.
Penyuluhan Penanganan Biofouling Sebagai Upaya Peningkatkan Kualitas Rumput Laut Kepada Pembudidaya Rumput Laut di Desa Allumang Paulus Edison Plaimo; Imanuel Lamma Wabang; Efrin Antonia Dollu; Andri Permata Timung; Emirensiana Latuan; Isak Feridikson Alelang; Jublina Bakoil; Hemy Ratmas Djasibani; Anita Trisia Dimu Lobo; Elia Maruli; Fredrik Abia Kande; Setia Budi Laoepada; Thomas John Tanglaa
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.215

Abstract

Budidaya rumput laut yang dilakukan oleh petani rumput laut di Desa Allumang, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur, belum sepenuhnya memperhatikan biofouling yang tumbuh bersama rumput laut, baik pada thallus rumput laut maupun pada tali atau longline yang digunakan untuk mengikat benih rumput laut dari awal budidaya, serta setelah panen. Hal ini berdampak pada penurunan kualitas rumput laut karena pertumbuhannya terhambat akibat adanya kompetisi unsur hara antara rumput laut dan biofouling. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai penanganan biofouling sebagai pesaing dalam pengambilan sumberdaya (nutrisi) untuk meningkatkan mutu atau mutu rumput laut. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan, antara lain: (1) Tahap Persiapan; (2) tahap pelaksanaan kegiatan; (3) tahap evaluasi. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada pembudidaya rumput laut di Desa Alumang yang berjumlah 582 KK dan perkembangannya dikatakan berhasil secara signifikan yaitu 100% karena secara kognitif psikologis terjadi perubahan pola pikir petani mengenai penanganan biofouling. untuk meningkatkan mutu atau mutu rumput laut karena berkorelasi dengan mutu rumput laut yang dihasilkan. Selanjutnya untuk lebih memastikan pemahaman pembudidaya rumput laut, dilakukan contoh kegiatan demonstrasi penanganan biofouling di lokasi budidaya.
Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Filantropi Melalui Gerakan Sedekah Sampah Magelang (GEMMA) Anastasia Adiwirahayu; Aulia Widya Sakina; Oelin Marliyantoro
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.217

Abstract

Sebagian besar masyarakat masih menganggap sampah sebagai sesuatu yang tidak berguna, menjijikan sehingga berhubungan dengan sampah dianggap “rendah derajatnya.” Pola-pola pikir yang lain seperti kegemaran memproduksi sampah, menghilangkan sampah, dan kasus membuang sampah berbahaya tidak pada tempatnya, menambah rumit problematika sampah. Diperlukan upaya strategis untuk mengurai problematika sampah yang kompleks, salah satunya melalui inovasi pengelolaan sampah berbasis filantropi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan upaya strategis dengan memberikan motivasi, edukasi dan penyuluhan melalui focus grup disscussion, lokakarya, serta pendampingan secara berkelanjutan dalam rangka mengawal gagasan baru pengelolaan sampah berbasis filantropi hingga terbentuk gerakan sedekah sampah yang diharapkan bisa menciptakan iklim “eco-innovation” dan “eco-sociopreneurship” di masyarakat. Metode yang digunakan adalah melalui kolaborasi aksi multi stakeholders dengan menggunakan strategi Integrated Community Development. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman masyarakat bahwa pengelolaan sampah berbasis filantropi memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Transformasi pengetahuan dan kecakapan 3R dalam pengelolaan sampah berbasis filantropi telah tersampaikan dan menginspirasi masyarakat untuk bersedekah atas dasar keikhlasan membantu sesama. Hal ini kemudian memunculkan komitmen masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi langsung dalam mengawal keberadaan Gerakan Sedekah Sampah Magelang (GEMMA) yang dimotori oleh kelompok pemuda (JPK) dan dibina oleh Yayasan Al Fath Islamic Centre.
Optimalisasi Manajemen Bisnis Kobamie Jaya Kendal (Koperasi Bakery Dan Mie) Melalui Peningkatan Kompetensi Wirausaha Koperasi Nina Farliana; Khasan Setiaji; Rusdarti Rusdarti
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.218

Abstract

Koperasi membutuhkan manajemen yang baik agar tujuan koperasi tercapai dengan efektif efisien. Permasalahan yang dihadapi oleh Kobamie Jaya (Koperasi Bakery dan Mie) Kendal, diantaranya: rendahnya kualitas SDM koperasi, kurangnya jejaring kerjasama, serta rendahnya ketertarikan pelaku UMKM di Kabupaten Kendal untuk menjadi wirausaha koperasi. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk menganalisis dan optimalisasi kapabilitas SDM dan manajemen bisnis koperasi melalui pengembangan kompetensi wirausaha koperasi agar memiliki kemandirian dan mampu mengembangkan usahanya. Solusi yang ditawarkan adalah: pengembangan cooperative entrepreneur, yaitu memunculkan dan meningkatkan jumlah wirausaha koperasi melalui pengelolaan bisnis yang baik dan benar. Peserta kegiatan pengabdian adalah pengurus dan pengawas koperasi dan anggota Kobamie Jaya Kendal sejumlah 20 orang. Metode pelaksanaan pengabdian berupa pendampingan yang menghasilkan keterampilan melalui diskusi dan workshop. Optimalisasi manajemen bisnis Kobamie Jaya Kendal melalui peningkatan kompetensi wirausaha koperasi dilakukan dengan workshop, yang dimulai dari koordinasi awal dan pemetaan kebutuhan mitra, workshop pembelajaran, diskusi, pendampingan berkala serta diakhiri dengan monitoring dan evaluasi kegiatan. Pengabdian ini telah dikatakan berhasil, dengan indikator: keberhasilan target jumlah peserta pelatihan, ketercapaian tujuan workshop, ketercapaian target materi yang telah direncanakan, dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Saran pengembangan pengabdian selanjutnya adalah adanya program yang berfokus pada pengembangan kompetensi pemasaran berbasis digital.
Sosialisasi dan Pelatihan Pengembangan e-Book Berekstensi e-Pub sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) Shalom Semarang Siska Narulita; Prihati Prihati; Aji Priyambodo; Ninik Dwi Atmini; Martinus Apun Heses
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.219

Abstract

Dalam dunia pendidikan, kemajuan teknologi informasi sangat bermanfaat dalam kegiatan pembelajaran. Sumber informasi konvensional dalam bentuk buku yang tersedia belum dapat memenuhi dan memberikan kepuasan bagi peserta didik untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan sebagai referensi belajar. Selain itu, ketersediaan buku yang yang masih terbatas atau belum memadai. e-Book dapat menjadi salah satu solusi dalam menumbuhkan budaya literasi digital di dunia pendidikan. Dengan berbagai daya tarik dan keunggulan dari e-Book, diharapkan dapat menumbuhkan minat membaca sehingga mampu meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan dan mengembangkan ketrampilan para pendidik dalam penyusunan media pembelajaran berbentuk digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para peserta didik, selain itu juga sebagai upaya meningkatkan literasi digital di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi, pelatihan, dan diskusi. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu masih rendahnya minat membaca para siswa terhadap materi pelajaran, keterbatasan informasi bagi para pendidik atau guru terkait penggunaan teknologi dalam pembuatan media pembelajaran digital, dan budaya literasi digital yang masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan ketrampilan para pendidik dalam penyusunan media pembelajaran berbentuk digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para peserta didik, meningkatkan literasi digital di lingkungan sekolah, menumbuhkan minat membaca sehingga mampu meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia pada umumnya, memberikan kontribusi pada bidang pendidikan dalam memfasilitasi sarana kegiatan belajar mengajar yang dilakukan baik secara online maupun secara offline, dan membantu Pemerintah dalam upaya meningkatkan budaya melek literasi digital.
Transformasi Internet Marketing dan Labeling Produk Pada Usaha Frozen Food di Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember Dessy Putri Andini; Oktanita Jaya Anggraeni; R. Alamsyah Sutantio; Amar Subagiyo; Alwan Abdurrahman
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.220

Abstract

Kondisi sektor perdagangan, indutri dan berbagai sektor lainnya sedang mengalami penurunan sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Para pelaku UMKM seperti makanan kemasan dan oleh-oleh, souvenir, batik, dan berbagai industri rumahan di beberapa kabupaten di Jawa Timur terpaksa gulung tikar. Pengembangan bisnis UMKM saat ini sangat memerlukan kreativitas terutama bagi para pelaku UMKM agar lebih semangat untuk menciptakan inovasi dimasa pandemi ini sehingga akan membantu dalam pertumbuhan ekonomi dan agar dapat bertahan. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan manajemen pemasaran melalui labeling produk dan internet marketing. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan, tahap evaluasi. Kegiatan untuk menyelesaikan permasalahan mitra yaitu dengan meningkatkan kemampuan manajemen pemasaran melalui penyuluhan pentingnya labeling sebagai identitas produk dan pemasaran melalui internet marketing antara lain media sosial (WhatsApp, Facebook, Instagram) serta platform yang lainnya serta pelatihan pembuatan label produk dan cara pemasaran melalui internet marketing. Mitra pengabdian sangat terbantu dengan kegiatan pengabdian yang dilakukan. Kegiatan pengabdian telah memberikan wawasan baru akan pentingnya promosi produk melalui labeling dan internet marketing. Penggunaan media sosial dan platform lainnya dalam promosi dan pemasaran produk dapat mempercepat penyerapan produk dan memperluas jangkauan pasar.

Page 1 of 4 | Total Record : 39