Articles
52 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 3 (2023)"
:
52 Documents
clear
Kampung KB Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Penanggulangan Stunting di Kelurahan Mugarsari Kota Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya
Mumu Mumu;
Yus Darusman;
Lilis Karwati;
Nurlaila Nurlaila;
Muhammad Rafli Alviansyah
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.536
Pemberdayaan masyarakat dalam program kampung KB merupakan suatu program dalam upaya penanggulangan stunting melalui pembinaan gizi masyarakat di Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberdayakan masyarakat melalui kader Kampung KB Cipasung sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi dan komunikasi kepada masyarakat, yang tujuannya memberikan pengetahuan dan penanggulangan tentang bahaya stunting. Kurangnya asupan gizi ibu hamil, menyebabkan pertumbuhan bayi dalam kandungan terhambat karena penyebab stunting bisa diakibatkan oleh kurangnya gizi saat masa pertumbuhan yang tidak terpenuhi dengan baik, termasuk makanan pendamping ASI yang berkualitas dan makanan yang bergizi tinggi. Stunting juga dapat diakibatkan oleh beragam kondisi dan keadaan, yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tubuh seseorang menjadi terhambat sehingga terlihat kurus, kecil dan kurang tinggi. Upaya pencegahan terjadinya stunting dapat dilakukan dengan beragam cara, yaitu dengan membiasakan diri untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, terpenuhinya makanan yang memiliki kandungan gizi yang baik, tercukupinya nutrisi bagi tubuhnya agar tidak terjadi stunting pada balita dan ibu hamil. Oleh karena itu, memahami budaya hidup sehat dapat menunjang penanganan dan pencegahan stunting melalui program kesehatan bagi masyarakat, dan memulihkan trauma permasalahan yang dihadapi oleh penderita stunting, sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri serata dapat kembali kemasyarakat untuk melakukan aktivitas sebagaimana mestinya.
Pendampingan Pengurusan Jenazah Putri di Dukuh Ngentak Jumapolo Karanganyar
Daliman Daliman;
Baehaqi Baehaqi;
Linda Evy Oktaviani;
Izdihar Nadifatun Nisa;
Nafiah Nur Husnaini;
Millati Azka Zen
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.537
Islam menganjurkan umatnya untuk memperlakukan jenazah sesuai dengan anjaran Islam. Maka PKM diadakan untuk memberikan kontribusi pengetahuan dalam perawatan jenazah yang benar, serta menghilangkan rasa takut masyarakat pada saat penanganan jenazah di Dusun Ngentak, Jumapolo, Karanganyar dengan metode sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, diskusi, dan wawancara kepada masyarakat terkait. Media yang digunakan dalam PKM adalah perlengkapan pemakaman berupa alat untuk memandikan dan perangkat alat untuk mengkafani. Pada tahap pendampingan pengurusan jenazah, tim menghadirkan perwakilan dari masing-masing RT di dusun Ngentak. Terbukti masyarakat masih antusias mendengarkan dan menerima masukan dari berbagai sumber serta mempelajari hal-hal baru terkait jenazah. Pada tahap praktik mengurus jenazah, warga juga dapat memahami apa saja yang harus dilakukan saat memandikan jenazah, bagaimana cara mengafani jenazah, dan menghilangkan rasa takut ketika berhadapan dengan jenazah. Generasi baru perlu dikader mengingat minimnya petugas pengelola jenazah di Dusun Ngentak, Jumapolo, Karanganyar.
Edukasi Green Computing di Lingkungan Madrasah Aliyah Nihayatul Amal
Euis Nurlaelasari;
Hilda Yulia Novia
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.538
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai Green Computing kepada siswa kelas XII di Sekolah MA Nihayatul Amal dengan fokus pada pemahaman dan penerapan konsep tersebut. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dengan melibatkan 60 peserta dari kelas XII IPA dan XII IPS. Materi disampaikan dalam bentuk presentasi yang mencakup pengenalan dan manfaat Green Computing, serta langkah-langkah adopsi dalam kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi post-test menunjukkan pemahaman yang baik, dengan 29 peserta mendapatkan nilai 100, 5 peserta mendapatkan nilai 80, dan 2 peserta mendapatkan nilai 60. Kegiatan ini berhasil menghasilkan pemahaman mendalam serta antusiasme yang positif dari peserta terkait konsep Green Computing. Manfaatnya meluas dari siswa ke masyarakat, dengan meningkatkan kesadaran lingkungan, penyebaran pengetahuan, dan potensi pengurangan dampak lingkungan melalui penerapan Green Computing. Kontribusi teoritis mencakup integrasi konsep lingkungan dan teknologi dalam pendidikan serta efektivitas pendekatan penyuluhan. Rekomendasi ke depan meliputi diversifikasi materi, kolaborasi lintas disiplin, dan pemantauan jangka panjang untuk mengukur dampak nyata. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkenalkan, mengedukasi, dan mendorong penerapan Green Computing pada siswa dan masyarakat.
Pelatihan Pembelajaran Berbasis Daring Melalui Metode Interaktif di Desa Pineleng, Kabupaten Minahasa
Meike Paat;
Yohanes Bery Mokalu
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.540
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan workshop pembelajaran berbasis daring melalui metode interaktif dalam menunjang program pembelajaran jarak jauh dimasa pandemi Covid-19 pada Guru-guru di Desa Pineleng, Kabupaten Minahasa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi hasil kegiatan. Pada tahap persiapan dilaksanakan penentuan tujuan kegiatan, melaksanakan analisis situasi, merumuskan pelaksanaan serta menentukan jadwal pelaksanaan. Pada tahap pelaksanaan diadakan penyuluhan dan pelatihan perancangan dan penerapan pembelajaran berbasis daring melalui metode interaktif dalam menunjang program pembelajaran jarak jauh. Pada tahap evaluasi dilaksanakan evaluasi hasil kegiatan dengan menggunakan kuesioner. Tim pengabdian masyarakat membagikan kuesioner kepada peserta. Berdasarkan kuesioner yang dibagikan kepada guru dapat disimpulkan bahwa pembelajaran ini bermanfaat, efektif dan efisien serta memudahkan dan meningkatkan keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan 60% memilih sangat setuju, 8% netral dan 32% memilih setuju. Aktivitas pembelajaran berbasis daring bermanfaat untuk membantu guru agar proses pembelajaran dapat terus berlangsung dimasa pandemi Covid-19.
Pelatihan Penulisan Artikel Penelitian Tindakan Kelas Untuk Meningkatkan Minat Literasi Guru
Muhammad Ihsan;
Muhammad Mutakhir;
Muhammad Irsal;
Rudi Rudi;
Ismail Ismail
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.541
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan maksud tujuan para guru SMP dan MTs di kecamatan Kindang Kabupaten Bulukumba terampil dalam hal penulisan Artikel Penelitian tindakan kelas. Dengan terlaksananya kegiatan ini, maka diharapkan Penelitian Tindakan kelas tidak lagi menjadi menjadi penghalang bagi guru untuk naik pangkat dan yang paling utama adalah meningkatnya minat guru dalam literasi khususnya membaca yang berimbas pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.Hasil kegiatan pelatihan secara umum berjalan dengan sangat baik, ditandai dengan antusiasme yang sangat tinggi dari para peserta pelatihan. Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang berlangsung selama tiga hari, hari pertama pemberian materi subtansi artikel dan cara mencari artikel secara online sebagai sumber referensi disampaikan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Hari kedua praktek pembuatan artikel Penelitian tindakan kelas dilakukan secara berkelompok yang masing-masing beranggotakan 5 orang. Pada hari terakhir diberikan materi cara mengirim jurnal ke OJS disertai dengan praktek langsung. Sebelum kegiatan ditutup para peserta pelatihan diberikan angket respon serta tanggapan berupa saran terhadap kegiatan ini. kegiatan ini dapat mencapai hasil yang maksimal jika para peserta pelatihan dapat mengimplementasikan penulisan artikel penelitian tindakan kelas sehingga mampu meningkatkan kompetensi guru sehingga literasi membaca dan menulis dapat semakin lebih baik.
Peningkatan Teknologi Pemotongan Asam Gelugur di Tingkat Perajin
Healthy Aldriany Prasetyo;
Apip Gunadi;
Mahliza Nasution
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.542
Teknologi pemotongan dan pengeringan asam gelugur di tingkat perajin khususnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang masih dikategorikan sebagai teknologi sederhana. Irisan asam gelugur dengan ketebalan tertentu diperoleh dengan teknik mengiris menggunakan pisau atau ketam dengan tenaga penggerak tangan pekerja. Penggunaan cara ini mengakibatkan efek negative kepada tangan pekerja. Tingkat keasaman yang tinggi dari buah asam gelugur menyebabkan iritasi pada permukaan kulit tangan pekerja dan luka. Selain itu sering terjadi kecelakaan akibat tangan ikut teriris oleh pisau dan ketam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan teknologi pemotongan asam gelugur dengan pemotongan lebih cepat, aman bagi tangan pekerja dan mutu potongan asam gelugur berwarna cerah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dengan tahap persiapan, meliputi survey lapangan dan wawancara kepada perajin asam gelugur. Setelah itu, tahap perancangan alat pemotong, dilanjutkan dengan tahap rekayasa alat pemotong. Kemudian tahap pengujian alat dan tahap sosialisasi dan pelatihan pengoperasian alat pemotong. Tahap akhir adalah monitoring dan evaluasi terhadap kinerja alat. Kegiatan pengabdian diikuti oleh kelompok perajin sebagai mitra sebanyak 12 orang; peserta meningkat pengetahuan dan ketrampilan dalam mengoperasikan alat potong, terjadi peningkatan kapasitas potong asam gelugur dibandingkan dengan menggunakan pisau atau ketam dengan waktu potong selama 2,14 detik per buah, pekerja lebih bersih dan terhindar dari iritasi kulit dan luka serta warna potongan tetap cerah.
Digitalisasi Pariwisata di Desa Ake Bay, Pulau Maitara
Halida Nuria;
Sulmi Magfirah;
Ikmal Muhammad
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.543
Perkembangan industri pariwisata Indonesia menjadikan kegiatan kepariwisataan tidak hanya melayani kebutuhan tersier dengan dampak baru bagi pemangku kepentingan pariwisata, tetapi juga berdasarkan kepentingan lain seperti pendidikan, agama, industry dan manfaat lainnya. Desa Ake bay sebagai salah satu desa wisata di pulau Maitara yang memiliki beberapa potensi objek wisata bahari, wisata alam, wisata religi, dan juga wisata budaya. Potensi ini sudah dikelola dan dalam proses pengembangan. Dalam pengembangannya, desa ini membutuhkan peran promosi wisata untuk dapat dikenal oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Sehingga, perlu adanya kesadaran untuk mempromosikan wisata budaya lewat internet pada masyarakat di Pulau Maitara. Memanfaatkan fasilitas yang dimiliki dengan mengenalkan produk budaya adalah sebagai upaya agar masyarakat di Pulau Maitara dapat dikenal oleh masyarakat luas. Program kemitraan masyarakat oleh PkM Unkhair, dapat mensosialisasikan tentang pentingnya peran digitalisasi pariwisata oleh Desa Wisata melalui social media seperti Instagram, Facebook dan Tiktok, khususnya di Desa AkeBay.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Produksi dan Pemasaran Digital Keripik Durian dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Kreatif
Hardianto Hardianto;
Siaulhak Siaulhak;
Mariyam Mangkunegara
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.544
Mitra dalam PKM ini adalah kelompok petani durian di Desa Tulak Tallu Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara dengan luas area produksi mencapai 10 Hektar dengan total produksi mencapai 10 ton persekali musim. Masalah yang dihadapi oleh mitra adalah inovasi, manajemen pengelolaan industri, dan pemasaran digital, dan legalitas seperti: tidak memiliki cetakan permanen dan kemasan yang memadai untuk dijual lebih luas, minimnya pengetahuan akan pemanfaatan manajemen dalam proses produksi, rendahnya pengetahuan untuk memasarkan produk akibat kurangnya pengetahuan dunia teknologi, dan belum memiliki P-IRT dan sertifikat halal. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra maka tim pengusul menawarkan solusi yaitu: menerapkan inovasi teknologi dalam proses produksi (cetakan permanen, pengering, dan kemasan produk) yang didesain sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Dinas Kesehatan, menerapkan pendekatan manajemen pada proses produksi keripik durian, pendampingan pemasaran digital produk, dan pendampinagan pengurusan P-IRT dan sertifikat halal sehingga keripik durian dapat dijual lebih luas. Target luaran program yaitu: 1) menerapkan penggunaan inovasi teknologi dalam menjalankan proses produksi, 2) meningkatnya produksi dengan pendekatan manajemen pengelolaan industri, 3) memiliki pengetahuan tentang pemasaran digital, dan 4) memiliki P-IRT dan sertifikat halal.
Pelatihan Bahasa Inggris Kepada Guide Cilik dengan Menggunakan Media Flash Card Berbasis Kearifan Lokal Pada Lokasi Wisata Ke’te’ Kesu’ Toraja Utara
Shilfani Shilfani;
Astriwati Biringkanae;
Nilma Taulabi;
Elim Trika Sudarsi
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.545
Ke’te’ Kesu merupakan salah satu situs warisan budaya tertua adat Toraja. Terletak di wilayah Lembang La’bo’, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara. Terletak tidak jauh dari jantung kota Rantepao. Meskipun menjadi salah satu objek wisata primadona khususnya para wisatawan mancanegara dengan akses dan sarana yang memadai, Ke’te’ Kesu’ tidak luput dari kekurangannya. Setelah melakukan observasi di lokasi mitra yaitu lokasi wisata Ke’te’ Kesu’, kami menemukan beberapa permasalahan berdasarkan pengalaman pengajar terhadap peserta didik, antara lain rendahnya kemampuan bahasa Inggris bagi mitra dan warga setempat dalam berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara. Atas permasalahan ini, tim PKM dari UKI Toraja berinisiatif berkoordinasi dengan pengelolah objek wisata setempat untuk melakukan kegiatan pelatihan bahasa Inggris dengan metode yang telah disiapkan tim pengajar yaitu melalui media flash card. Metode ajar yang efesien, menyenangkan dan mudah dipahami melalui sebuah kartu bergambar. Permasalahan peserta didik dalam mengikuti pelatihan bahasa Inggris yaitu: 1) terbatasnya pengetahuan dan wawasan mengenai metode pembelajaran melalui media; dan 2) rendahnya pengetahuan terkait akses sumber belajar bahasa Inggris. Oleh Karena itu melalui kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi para guide cilik dalam hal ini sebagai target peserta untuk menambah referensi/literasi mereka khususnya literasi dalam bentuk media pembelajaran. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah mitra adalah: 1). Memberikan pelatihan terkait akses sumber belajar bahasa Inggris menggunakan flash card berbasis kearifan lokal; 2). memberikan pelatihan mengenai penggunaan flash card dalam pembelajaran bahasa Inggris. Metode unik untuk pengenalan kosakata. Kegiatan ini akan dilaksanakan tahun 2022 selama 6 bulan dengan banyaknya pertemuan 3 kali dalam seminggu.
Edukasi dan Sosialisasi Perubahan Perilaku Pada Peserta Didik Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar Sebagai Upaya Strategi Penerapan Perilaku Nonfood Waste di Indonesia
Yusnarida Eka Nizmi;
Winna Sarikusumaningtyas;
Ahmad Ibrahim Roni Surya Hasibuan;
Mandataris Mandataris
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.550
Perilaku membuang-buang makanan dengan beragam alasan menjadi isu kekinian yang mengkhawatirkan bagi keberlangsungan pangan yang layak konsumsi bagi populasi dunia. Mengadopsi perilaku food waste menjadi tren yang terjadi hampir di seluruh belahan bumi termasuk di Indonesia. Perilaku ini sangat merisaukan karena erat berkaitan dengan keberlangsungan ketersediaan pangan di Indonesia sebagai negara yang masih harus berhadapan dengan persoalan kemiskinan dan kelaparan. Tanpa adanya pengendalian terhadap isu food waste atau biasa disebut dengan sampah makanan, maka Pemerintah Indonesia pada tahun 2045, memperkirakan akan ada 344 kg/kapita/tahun sampah makanan di Indonesia. Angka ini tentu harus diwaspadai dan membutuhkan serangkaian tahapan strategi dalam penyelesaiannya. Untuk mengimplementasikan satu dari lima strategi dalam pengelolaan sampah makanan, tepatnya strategi perubahan perilaku menjadi basis utama yang sangat esensial untuk dipertimbangkan karena sampah makanan terbesar terjadi pada tahapan konsumsi. Strategi perubahan perilaku menjadi elemen tahapan yang krusial dalam mengatasi persoalan food waste (sampah makanan) di Indonesia. Inilah yang menjadi alasan utama kegiatan penyuluhan dan edukasi terhadap peserta didik di jenjang Pendidikan dasar tepatnya di Sekolah Dasar Islam As- Shofa Pekanbaru dilakukan. Menanamkan nilai-nilai agar perilaku food waste bisa berubah menjadi perilaku yang nonfood waste, sekaligus memberi pemahaman betapa bahayanya food waste bagi lingkungan menjadi prioritas dari kegiatan edukasi dan sosialisasi ini.