cover
Contact Name
Asep Iwan Setiawan
Contact Email
iwanfidkom@uinsgd.ac.id
Phone
+6281320120415
Journal Mail Official
jurnaltadbir@uinsgd.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fdk.uinsgd.ac.id/index.php/tadbir/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
ISSN : 26232014     EISSN : 26543648     DOI : https://doi.org/10.15575/tadbir
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sejak tahun 2016. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian Manajemen Dakwah meliputi: manajemen modern masjid dan pesantren, lembaga zakat dan keuangan Islam, haji, umrah dan ziarah, dan organisasi masyarakat Islam.
Articles 145 Documents
Implementasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dalam Transparansi Informasi kepada Calon Jemaah Haji Herni Yuliani; Ahmad Sarbini; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.132 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i2.130

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk mengetahui peran dan fungsi Siskohat, program Siskohat dan sosialisasi yang dilakukan oleh Siskohat dalam memberikan transparansi informasi kepada calon jemaah haji. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Siskohat yang utama adalah sebagai pemberi informasi. Implementasi Siskohat dapat dilihat dari layanan program yang dijalankan oleh Siskohat sehingga mengsilkan informasi yang relavan sesuai dengan kebutuhan jemaah haji. Selain itu, hasil penelitian ini memperlihatkan proses transparansi yang dilakukan oleh Siskohat yang berada dibawah lembaga pemerintahan itu berarti menunjukan usaha dari pemerintah dalam upaya memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat khusnya dalam hal ini adalah jemaah haji. This study focuses on knowing the role and function of Siskohat, the Siskohat program and the socialization carried out by Siskohat in providing information transparency to prospective pilgrims. The method used in the research is descriptive method. The results show that the main role of Siskohat is as a provider of information. The implementation of Siskohat can be seen from the program services run by Siskohat so as to produce relevant information in accordance with the needs of pilgrims. In addition, the results of this study show that the transparency process carried out by Siskohat which is under government institutions means showing the efforts of the government in an effort to provide optimal services for the community especially in this case is the pilgrims.
Pelayanan Prima KBIH dan Kepuasan Jemaah Haji Iis Sumiati; Asep Muhyiddin; Arif Rahman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.384 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i2.131

Abstract

penelitian untuk mengetahui bagaimana pelayanan prima KBIH Al-Waritsah, bagaimana kepuasan jemaah hajinya, dan bagaimana hubungan pelayanan prima KBIH Al-Waritsah terhadap kepuasan jemaah hajinya. Menurut Parasuraman, Zeithmal dan Bitner pelayanan prima harus meliputi 5 dimensi yaitu: tangibles, reliabillity, responsiveness, assurance dan emphaty.Apabila semua unsur ini terpenuhi maka tujuan perusahaan yaitu kepuasan para pelanggannya akan tercapai yang akhirnya pelanggan akan loyal terhadap perusahaan. Loyalitas pelanggan inilah yang menentukan maju mundurnya suatu perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai, Dari hasil penelitian mengenai hubungan pelayanan prima terhadap kepuasan jemaah haji yang dilakukan dan dilanjutkan dengan menganalisis data dengan menggunakan SPSS For Windows Versi 20.0, maka hasilnya adalah terdapat hubungan yang positif dan kuat antara pelayanan prima terhadap kepuasan jemaah sebesar 0,620 atau 62%, berdasarkan uji determinasi diketahui bahwa pelayanan prima mempengarui kepuasan jemaah dengan tingkat pengaruh sebesar 0,720 atau 72%. Sehingga hipotesis yang menyatakan ada hubungan antara pelayanan prima terhadap kepuasan jemaah dapat diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif dari pelayanan prima KBIH (Al-Waritsah) terhadap kepuasan jemaah haji. The research objective was to find out how the KBIH Al-Waritsah excellent service, how satisfied the pilgrims were, and how the relationship between KBIH Al-Waritsah's excellent service to the satisfaction of the pilgrims. According to Parasuraman, Zeithmal and Bitner excellent service must include 5 dimensions, namely: tangibles, reliabillity, responsiveness, assurance and empathy. If all these elements are fulfilled, the company's goal is the satisfaction of its customers will be achieved which ultimately customers will be loyal to the company. This customer loyalty determines the progress of a company. The research method used in this study is a survey method, from the results of research on the relationship of excellent service to the satisfaction of pilgrims conducted and continued by analyzing data using SPSS For Windows Version 20.0, the result is a positive and strong relationship between excellent service to congregation satisfaction is 0.620 or 62%, based on the determination test it is known that excellent service affects the satisfaction of the congregation with a level of influence of 0.720 or 72%. So the hypothesis that there is a relationship between excellent service and satisfaction of the congregation can be accepted. Thus it can be concluded that there is a positive influence of the KBIH prime service (Al-Waritsah) on the satisfaction of pilgrims.
Strategi Pengelolaan Dana Zakat BMT ItQan dalam Pengembangan UMKM Yhogie Rhanwa Soegiar Jr; Nanih Machendrawaty; Yuliani Yuliani
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.314 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i2.132

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui strategi pengelolaan BMT ItQan dalam mengembangkan UMKM di Cicahem Bandung. Penelitian ini menggunakan model dengan cara melakukan strategi pada produk, strategi harga, strategi distribusi dan strategi promosi selain itu strategi yang dilakukan adalah strategi pengelolaan dana zakat yang berkaitan dengan visi dan misi serta target pencapaian sebuah lembaga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Implementasi BMT ItQan berkontribusi melalui program PERMATA (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dhuafa) melalui tiga bidang Program yaitu, Pembiayaan, Simpanan, dan Sinpanan Investasi. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa adanya peningkatan yang dilakukan oleh BMT ItQan dalam mengembangkan UMKM di Cicahem. Hasil dari penelitian ini bahwa BMT ItQan berhasil menjalankan tugasnya dalam pengembangan UMKM, karena telah merancang stratedi pengelolaan zakat dalam mengembangkan UMKM Cicahem kota bandung. Hal ini tercermin dari misi yang dilaksanakan oleh BMT ItQan terhadap peningkatan pemberdayaan UMKM. Dari proses survey, wawancara, pelatihan, pembinaan dan motivasi telah dilaksanakan sesuai strategi yang dirancang. This research is to find out the Management Strategy of BMT ItQan in developing MSMEs in Cicahem Bandung. This study uses a model by conducting strategies on products, price strategies, distribution strategies and promotion strategies, in addition to the strategy that is carried out is the management strategy of zakat funds related to the vision and mission as well as the achievement target of an institution. The method used in this study is a descriptive analysis method with a qualitative approach. The ItQan BMT implementation contributes through the PERMATA program (Community Economic Empowerment of Dhuafa) through three Program areas namely, Financing, Deposits, and Investment Sinpanan. This is one proof that there was an increase made by ItQan BMT in developing MSMEs in Cicahem. The results of this study that the ItQan BMT succeeded in carrying out their duties in the development of MSMEs, because they had designed the management of zakat in developing the Cicahem UMKM in Bandung. This is reflected in the mission carried out by the ItQan BMT towards improving the empowerment of MSMEs. From the survey process, interviews, training, coaching and motivation have been carried out according to the strategies designed.
Strategi Marketing Dompet Dhuafa dalam Peningkatan Kepercayaan Muzakki Ziyan Lutfiani Noor Falah; Ahmad Sarbini; Yuliani Yuliani
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.273 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i2.133

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi marketing dan rangkaian kegiatan yang digunakan dompet dhuafa dalam hal kepercayaan muzakki dan peningkatan donasi setiap tahunnya. Peneliti ini menggunakan model S-O-S-T-A-C, model ini pada dasarnya merupakan teori pemasaran yang dijelaskan tentang poin-poin berikut: situasi yang berkaitan dengan keberadaan dimana dan bagaimana sebuah lembaga atau instansi. Objektive yaitu yang berkaitan dengan visi dan misi serta target pencapaian sebuah lembaga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Implementasi Dompet Dhuafa berkontribusi melalui empat bidang Program yaitu Pendidikan, Kesehatan, Sosial Development, Ekonomi dan program incidental di bulan Ramadan. Dari program tersebut terlihat perkembangan jumlah donator setiap tahunnya. Hasil dari Penelitian ini adanya peningkatan yang dilakukan oleh marketing Dompet Dhuafa dalam meningkatkan kepercayaan muzakki dengan menggunakan strategi yang telah dirancang oleg marketing dompet dhuafa. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dompet dhuafa yang berhasil menjalankan tugasnya dalam menambah jumlah muzakki dan donasi, telah merancang strategi dari marketing dan peningkatan kepercayaan muzakki di kota bandung. Hal ini tercermin dari misi yang dilaksanakan oleh marketing dompet dhuafa terhadap peningkatan kepercayaan muzakki. Dari proses rekrutmen, sleksi, pelatihan, pembinaan dan motivasi telah dilaksanakan sesuai strategi yang dirancang marketing. The purpose of this research is to find out the marketing strategy and the series of activities used by Dhuafa wallet in terms of muzakki trust and increased donations each year. This researcher uses the S-O-S-T-A-C model, this model is basically a marketing theory which is explained about the following points: situations related to where and where an institution or agency is. Objective, which is related to the vision and mission as well as the achievement target of an institution. The method used in this study is a descriptive analysis method with a qualitative approach. Dompet Dhuafa implementation contributes through four program areas namely Education, Health, Social Development, Economics and incidental programs in the month of Ramadan. From the program, the number of donors is seen every year. The results of this study are the improvements made by marketing Dompet Dhuafa in increasing muzakki trust by using strategies that have been designed by marketing dhuafa wallet. The conclusion of this study that dhuafa wallet that succeeded in carrying out its duties in increasing the number of muzakki and donations, has devised a strategy of marketing and increased muzakki trust in the city of Bandung. This is reflected in the mission carried out by the dhuafa marketing wallet towards increasing the muzakki trust. From the recruitment, slection, training, coaching and motivation processes have been carried out according to the marketing designed strategy
Perencanaan Pondok Pesantren dalam Membentuk Kader Ulama Hasan Munawar; Yusuf Zaenal Abidin; Nase Nase
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.318 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i2.134

Abstract

Perencanaan merupakan starting point dari aktivitas manajerial, karena bagaimana sempurnanya suatu aktivitas manajemen tetap membutuhkan sebuah perencanaan. Perencanaan merupakan langkah awal bagi sebuah kegiatan dalam bentuk memikirkan hal-hal yang terkait agar menentukan hasil yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk memahami aspek menentukan tujuan, aspek menentukan kebijakan, aspek menentukan prosedur, dan aspek menentukan program di pondok pesantren wahdatut tauhid yang terletak di Jl SGB. Bojongreungas, Majalaya, Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa aspek menentukan tujuan di pesantren wahdatut tauhid bertujuan untuk membentuk kader ulama, dalam hal mencetak imamal muttaqin, muttaqin , dan solihin. Aspek menentukan kebijakan di pesantren wahdatut tauhid lebih kepada perjanjian antara pihak orang tua santri dengan pihak pesantren. Aspek menentukan prosedur di pondok pesantren wahdatut tauhid meliputi empat bagian,: kelas Ibtida (selama 3 tahun), kelas Tsanawy (selama 3 tahun), kelas Ma’had Aly (selama 2 tahun), dan pengabdian selama 1 tahun. Aspek menentukan program di pondok pesantren wahdatut tauhid bertujuan menciptakan kader-kader dai dan juga ulama di masa yang akan datang. Dalam menciptakan semua ini maka di diajarkan ilmu-ilmu yang berhubungan dengan keislaman seperti ilmu fiqih, tauhid, akhlak, bahasa arab dan keilmuan lainnya. Planning is the starting point of managerial activity how perfect a management activity still needs a planning Planning is the first step for a tan in the form of thinking things related to determine optimal hasa The purpose of this study to understand aspects of determining the objectives, aspects of determining procedures, and aspects of programming in pesantren wvahdatut tauhid boarding school located on Jl SGB. Bojongreungas, Majalaya, city of Bandung The method used in this research is descriptive method. This research finds that the aspect of determining the goals in pesantren Wahdatut Tauhid aims to form ulama cadres, in terms of printing imamal muttaqin, muttaqin and solihin Aspects determine the policy in pesantren wahdatut tauhid more to the agreement between the santri parent with the boarding board Aspe stop the procedure at boarding school wahdatut tauhid includes four Ibnda classes for 3 years), Tsanaww class (for 3 years, Mahad class for 2 years), and devotion for 1 year. The aspect of the program in pesantren Wahdatut Tauhid cottage aims to create cadres of dai and luga ulama d in the future. In creating all this then in taught science that deals with Islamic such as the science of jurisprudence, monotheism.
Implementasi Fungsi Manajemen dalam Pelayanan Bimbingan Manasik Haji di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Iseu Susilawati; Ahmad Sarbini; Asep Iwan Setiawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.278 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi fungsi manajemen di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Bustanul Wildan dalam pelayanan bimbingan manasik haji, untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Bustanul Wildan dalam pelayanan bimbingan manasik haji, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat bimbingan manasik haji di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Bustanul Wildan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data secara deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan, memaparkan, dan menjelaskan data-data mengenai manajemen pelayanan pada KBIH Bustanul Wildan dalam meningkatkan kualitas calon jamaah haji dan umrah yaitu melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi kepada objek penelitian tersebut. Dari hasil temuan penelitian ini dapat diketahui bahwa implementasi fungsi manajemen dalam pelayanan yang diberikan oleh KBIH Bustanul Wildan terhadap tingkat kualitas calon jamaah terdiri dari fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaa, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Upaya yang dilakukan KBIH Bustanul Wildan dalam melayani jamaah yaitu dengan cara melayani setiap calon jamaah haji dalam pengurusan semua administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji dan umroh, berusaha terbuka dalam setiap proses pendaftaran haji dengan cara mempertemukan jamaah dengan bank, memberikan bimbingan manasik. Selain itu, KBIH Bustanul Wildan tidak terlepas dari faktor pendukung dan faktor penghambat dalam melayani calon jamaah haji. The purpose of this research is to know how the implementation of management function in Bustanul Wildan Hajj Guidance Group (KBIH) Bustanul Wildan in guidance service of Hajj manasik, to know the effort done by Bustanul Wildan Hajj Guidance Group (KBIH) Bustanul Wildan in guidance service of Hajj manasik, and to know factor advocates and inhibiting factors of hajj pilgrimage in the Hijrah Guidance Group (KBIH) Bustanul Wildan. The research method used is qualitative method with descriptive data collection aimed to describe, describe, and explain data about service management at KBIH Bustanul Wildan in improving the quality of hajj and umrah candidates through interview, observation, documentation study to the object of research the. From the findings of this study it can be seen that the implementation of management functions in services provided by KBIH Bustanul Wildan to the quality level of candidates have met the needs of prospective pilgrims by applying management functions, which consists of perencanaa, organizing, implementation and evaluation efforts made KBIH Bustanul Wildan in serving the pilgrims is by serving every candidate pilgrims in the administration of all administration related to the implementation of pilgrimage and umroh, trying to open in every process of hajj registration by meeting together with the bank, providing guidance manasik. KBIH Bustanul Wildan can not be separated from supporting factors and inhibiting factors as much as possible listening to the complaints of prospective pilgrims for the inconvenience when before hajj and after hajj.
Peningkatan Disiplin Kerja Pegawai melalui Pengawasan Atasan di Kantor Kementerian Agama Kota Bandung Usup Supriatna; Irfan Sanusi; Asep Iwan Setiawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 3 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.104 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i3.136

Abstract

Tulisan ini menggambarkan peranan pemimpin atau atasan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam fungsi pengawasan disiplin kerja pegawai, bentuk pengawasan yang diterapkan pimpinan kepada bawahannya, serta tahapan-tahapan pengawasan yang digunakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif yang mengungkapkan fakta-fakta yang nampak di lapangan dan mendeskripsikannya secara sistematis, faktual dan akurat. Adapun teknik pengumpulan datanya dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian di Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Bandung diketahui bahwa peranan pengawasan dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai mengacu pada bentuk-bentuk dan tahapan-tahapan pengawasan yang diterapkan oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Bandung. This paper describes the role of leaders or superiors in carrying out their duties and responsibilities in the supervisory function of the employee's work discipline, the forms of supervision applied by the leader to his subordinates, as well as the monitoring stages used. The method used in this study is a descriptive method that reveals the facts that appear in the field and describes them systematically, factually and accurately. The data collection techniques are by observing, interviewing and documenting. From the results of research in the Islamic Community Guidance Section, the Ministry of Religion Office in Bandung City found that the role of supervision in improving employee work discipline refers to the forms and stages of supervision applied by the Head of Islamic Community Guidance Section of the Ministry of Religion Office in Bandung.
Manajemen Pendidikan dan Pelatihan Santri Siap Guna dalam Membentuk Karakter Santri “Baku” Kikin Sakinah; Fisher Zulkarnaen; Dewi Sadiah
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 3 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.344 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i3.137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pendidikan dan pelatihan Santri Siap Guna (SSG) dalam membentuk karakter santri Baku (Baik dan Kuat). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, bertujuan untuk menggambarkan, memaparkan, dan menjelaskan data-data mengenai manajemen pendidikan dan pelatihan SSG dalam membentuk karakter santri Baku, yaitu melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi kepada objek penelitian tersebut. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa manajemen diklat yang dilakukan SSG dalam membentuk karakter santri Baku telah memenuhi kebutuhan diklat. Hal ini terlihat dari pengelolaan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang sejalan dengan panduan diklat pada umumnya. Selain itu keberhasilan dalam membentuk karakter Baku terlihat dari perubahan peserta usai mengikuti diklat serta adanya program berkelanjutan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa manajemen pendidikan dan pelatihan SSG dalam membentuk karakter santri Baku telah berhasil dan peserta mampu menerapkan nilai-nilai yang berkarakter Baku. This study aims to find out the management of education and training of Santri Siap Guna (SSG) in shaping the character of santri Baku (Baik and Kuat). The research method used is descriptive method with qualitative approach, aims to describe, describe, and explain data about management education and training SSG in shaping character of santri Baku, that is through interview, observation, documentation study to object of the research. From the results of this study it can be seen that the training of training done by SSG in shaping the character of santri Baku has fulfilled the training requirement. This is evident from the management of planning, implementation and evaluation in line with the training manual in general. In addition, the success in shaping the character of Baku is seen from the change of participants after attending the training and the continuity of the program. Based on this research, it can be concluded that SSG education and training management in shaping the character of santri Baku has been successful and the participants are able to apply the values ​​of Baku character.
Perencanaan dalam Penghimpunan Dana Sedekah dengan Menggunakan Teknologi Informasi Paytren Kurniawan Kurniawan; Fisher Zulkarnaen; Asep Iwan Setiawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 3 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.521 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i3.138

Abstract

Tujuan penelitian ini menggambarkan peramalan (forecasting) perencanaan dalam penghimpunan dana sedekah dengan menggunakan teknologi informasi, kebijakan perencanaan dalam penghimpunan dana sedekah dengan menggunakan teknologi informasi, dan gambaran proses penyusunan perencanaan PayTren dalam penghimpunan dana sedekah dengan melelui teknologi informasi secara maksimal. Dengan metode deskriptif penelitian dilakukan di Veritra Sentosa Internasional melalui observasi, wawancara dan studi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa perencanaan program penghimpunan pengumpulan dana sedekah Veritra Sentosa Internasional. Langkah-langkah dalam proses penyusunan perencanaan dalam penghimpunan/pengumpulan dana melalui: rapat evaluasi, kebijakan, rekomendasi, perencanaan program, pengajuan program, pengesahan program dan penghimpunan dana sedekah dengan merumuskan dan menetapkan tujuan, mengumpulkan data, informasi, dan fakta, penyusun rencana, pelaksanaan rencana dan penilaian rencana. The purpose of this research is to know the forecasting planning in accumulating alms fund by using information technology, planning policy in accumulating alms fund by using information technology, and description of planning process of PayTren in accumulating alms fund by melelui information technology maximally. The researcher describes, describes and explains the information data about the planning of fundraising of alms in international venous verosi through observation, interview and study. From the results it can be that the planning of fund raising program of charity verses sentosa international fund of alms donation. Steps in the process of preparing planning in the collection / collection of funds through: evaluation meetings, policies, recommendations, program planning, program submission, approval of the program and the collection of alms funds by formulating and setting goals, collecting data, information and facts, Implementation of plan and plan assessment.
Strategi Pelayanan Prima Kelompok Bimbingan Ibadah Haji terhadap Calon Jamaah dalam Meningkatkan Bimbingan Kualitas Ibadah Haji Pusti Lestari; Dadang Kuswana; Yuliani Yuliani
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1 No 3 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.952 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v1i3.139

Abstract

Tujuan penelitian mengungkapkan konsep pelayanan prima, rancangan pemberian pelayanan, dan bentuk pelayanan KBIH Maqdis terhadap jamaah dalam meningkatkan kualitas bimbingan ibadah haji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun langkah-langkah penelitian yang ditempuh; penentuan lokasi penelitian, pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, studi kepustakaan, dokumentasi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa konsep pelayanan prima KBIH Maqdis dalam meningkatkan kualitas bimbingan ibadah haji dilihat dari konsep pelayanan prima yang diterapkan KBIH Maqdis meliputi: kemampuan, sikap, penampilan, perhatian, tindakan dan tanggungjawab. Kemudian rancangan pemberian pelayanan prima KBIH Maqdis diantaranya: regulasi layanan, fasilitas layanan, peranan tim pengarah dan budaya pemberian pelayanan. Selain itu bentuk layanan KBIH Maqdis terhadap jamaah dalam meningkatkan kualitas bimbingan ibadah haji diantaranya KBIH Maqdis menyediakan pembimbing haji yang profesional dan materi bimbingan ibadah haji. The purpose of this study is to determine the concept of excellent service, the design of service delivery, and the form of KBIH Maqdis service to the congregation in improving the quality of pilgrimage guidance. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach. The research steps taken; determination of research location, data collection by using observation technique, interview, literature study, further documentation of data analysis by means of data reduction, data classification and drawing conclusion. From the result of the research, it is concluded that the concept of excellent service of KBIH Maqdis in improving the quality of Hajj guidance from the concept of excellent service applied by KBIH Maqdis include: ability, attitude, appearance, attention, action and responsibility. Then the design of service delivery prime KBIH Maqdis include: service regulation, service facility, role of steering team and culture of service delivery. In addition, the form of KBIH Maqdis service to pilgrims in improving the quality of haj pilgrimage services such as KBIH Maqdis provides professional hajj guide and pilgrimage guidance material.

Page 2 of 15 | Total Record : 145