cover
Contact Name
Nurdayati
Contact Email
fdati028@gmail.com
Phone
+6281392037831
Journal Mail Official
ojsjpp@gmail.com
Editorial Address
Jl Magelang Kopeng km 7 Tegalrejo Magelang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu
ISSN : 27145964     EISSN : 27145964     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan salah satu jurnal yang dikelola Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) yang berlokasi di Magelang yang terbit pertama kali pada tahun 2005. Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan jurnal ilmiah menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu-ilmu peternakan yang meliputi Penyuluhan Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Pakan ternak, Kesehatan hewan, dan produksi ternak.
Articles 95 Documents
Pengaruh Penyuluhan Pengobatan Penyakit Haemonchosis Pada Domba Menggunakan Serbuk Daun Mangga Terhadap Adopsi Peternak Melalui Video Motion Grafis Di Desa Ngipik Kecamatan Pringsurat Farkhan Ma’mun, Mukhammad; Nurdayati, Nurdayati; Akbarrizki, Muzizat; Mubarokah, Wida Wahidah; Purwono, Edi; Makmun, Lutfan
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1446

Abstract

Tugas Akhir (TA) dilaksanakan di Desa Ngipik, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung. Pengkajian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pengobatan penyakit haemonchosis pada domba menggunakan serbuk daun mangga terhadap adopsi peternak melalui video motion grafis di Desa Ngipik, Kecamatan Pringsurat. Responden yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sejumlah 35 orang dari peternak domba yang ada di Desa Ngipik diambil dengan metode purposive sampling. Hasil kajian penyuluhan ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design dalam mengukur pengaruh yang diambil data pretest sebelum penyuluhan dan diambil data posttest setelah dilakukan penyuluhan dengan cara anjangsana, pengambilan data menggunakan metode wawancara dan observasi dengan alat bantu kuisioner, Jenis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji wilcoxon. Nilai efektivitas penyuluhan dalam pembuatan serbuk daun mangga untuk penyakit haemonchosis melalui video motion grafis sebesar 68,15 pada kategori efektif, sedangkan nilai efektivitas perubahan perilaku peternak domba sebesar 33,83 pada kategori cukup efektif. Hasil analisis uji wilcoxon menunjukkan bahwa terjadi perubahan tahap adopsi (minat, sadar, menilai, mencoba, dan menerapkan) peternak secara sangat signifikan (p<0,01) sebelum dan sesudah penyuluhan dalam pembuatan serbuk daun mangga untuk pengobatan haemonchosis pada domba melalui video motion grafis di Desa Ngipik Kecamatan Pringsurat.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.) Terhadap Produktivitas Telur Tetas Ayam Strain Lohmann Brown Dengan Ayam Bangkok Melalui Inseminasi Buatan Mubarokah, Wida Wahidah; Rizky Muzaka, Muhammad Iqbal; Awaludin, Aan; Listyowati, Andang Andiani; Makmun, Lutfan; Purwono, Edi; Akbarrizki, Muzizat
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level yang tepat dalam pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap produktivitas telur hasil persilangan ayam strain Lohmann Brown dengan ayam Bangkok melalui inseminasi buatan. Penelitian ini dilakukan selama 10 minggu. Bahan penelitian meliputi 72 ekor induk ayam ras petelur, pejantan ayam Bangkok, dan ekstrak daun kemangi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0 (tanpa pemberian perlakuan), P1 (2,5 ml ekstrak daun kemangi), P2 (5 ml ekstrak daun kemangi), P3 (7,5 ml ekstrak daun kemangi). Variabel yang diamati adalah produksi telur dan berat telur tetas. Metode analisis data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan apabila terdapat perbedaan yang nyata maka dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produktivitas yaitu produksi telur dan berat telur tetas. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) dengan dosis 5 ml dapat meningkatkan produktivitas meliputi produksi telur dan berat telur tetas.
Pengaruh Pemberian Vitamin dan Antibiotik Post Partus Terhadap Efisiensi Reproduksi Sapi Perah Kusuma, Yudiani Rina; Saputro, Febrian Ardi; Nurdayati, Nurdayati
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vitamin dan antibiotik post partus terhadap efisiensi reproduksi sapi perah. Penelitian ini dilakukan 3 bulan. Bahan yang digunakan meliputi 12 ekor sapi perah post partus, vitamin, dan antibiotik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan masing-masing perlakuan 3 ekor sapi. Metode Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analysis of variance (ANOVA) apabila terjadi perbedaan hasil yang signifikan maka dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT). Perlakuan terdiri atas: P0 (Tanpa perlakuan), P1 (pemberian vitamin 5cc), P2 (pemberian antibiotik 5cc), P3 (pemberian vitamin 5cc dan antibiotik 5cc). Variabel yang diteliti meliputi: estrus pertama kali setelah kelahiran, perkawinan pertama setelah melahirkan, dan masa kosong. Hasil penelitian diketahui bahwa pemberian vitamin 5cc dan antibiotik 5cc berpengaruh sangat signifikan (P<0,01) terhadap estrus pertama kali setelah kelahiran serta berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap perkawinan pertama setelah melahirkan dan masa kosong. Hasil terbaik pemberian vitamin dan antibiotik yaitu pada P3 terhadap estrus pertama setelah kelahiran, perkawinan pertama setelah melahirkan, dan masa kosong. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pemberian vitamin ADE 5cc dan pemberian antibiotik 5cc yang paling berpengaruh terhadap efisiensi reproduksi meliputi estrus post partus 50 hari, perkawinan pertama setelah melahirkan 69 hari, dan masa kosong 82 hari.
Pengaruh Penambahan Tepung Indigofera (Indigofera zollingeriana) dalam Pakan Komplit Terhadap Kualitas Organoleptik dan Fisiologis Domba Lokal Jantan Listyowati, Andang Andiani; Pratama, Agna Widya; Nurdayati, Nurdayati
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1177

Abstract

Tujuan penambahan Indigofera (Indigofera zollingeriana) untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Indigofera dalam pakan komplit berpengaruh terhadap kualitas organoleptik dan mengetahui pengaruh penambahan tepung Indigofera dalam pakan komplit berpengaruh terhadap Fisiologis ternak domba lokal. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juni–29 Juni 2022 di kandang domba Selanjam Farm Desa Cokro, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang dan Laboratorium Pakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Barat Metode yang digunakan yaitu pertama membuat formulasi pakan terlebih dahulu, lalu pembuatan pakan komplit, persiapan kandang , penempatan domba, pemeliharaan domba, pengujian kualitas organoleptik pakan, perlakuan komposisi kimia pakan, Penelitian terhadap domba , dan pengujian fisiologis pada ternak. Rancangan percobaan yang digunakan untuk penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan penambahan tepung indigofera sebanyak 0%, 5%, 15%, dan 25%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Variansi (ANOVA) dan selanjutnya apabila ada perbedaan nyata pada perlakuan tersebut, maka diuji lanjut menggunakan Uji Duncan Muttiple Range Test (DMRT). Penambahan tepung Indigofera zollingeriana berpengaruh secara nyata terhadap kualitas organoleptik pada ternak. pengaruh pemberian tepung Indigofera (Indigofera zollingeriana) dapat mempengaruhi pada fisiologis domba lokal pada perlakuan 2 (P2 penambahan tepung Indigofera 15%) dalam campuran pakan komplit terbukti meningkatkan fisiologis bagi domba jantan.
Penggunaan Cupri Sulfat (CuSO4) pada Dosis yang Berbeda Terhadap Kemampuan Deteksi Kebuntingan pada Sapi Trimester Pertama Widiarso, Budi Purwo; Farida, Arifa; Suharti, Suharti
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1178

Abstract

Kebuntingan adalah proses bersatunya sel kelamin jantan (spermatozoa) dan sel kelamin betina (ovum) menjadi sel baru yang dikenal dengan zigot. Metode yang dapat diterapkan oleh peternak adalah metode deteksi kebuntingan menggunakan bahan kimia asam sulfat (H2SO4). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dan mengetahui dosis cupri sulfat (CuSO4) yang tepat dalam mendeteksi kebuntingan pada sapi trimester pertama. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah urin sapi bunting trimester pertama yang berjumlah 5 ekor sebanyak 2 ml kemudian dicampur dengan aquadest sebanyak 2 ml dan direaksikan dengan bahan kimia cupri sulfat (CuSO4) dengan dosis 1 ml, 2 ml, dan 5 ml. Variabel yang diamati adalah perubahan warna urin, waktu perubahan warna urin, dan adanya endapan urin. Data yang diperoleh dianalisis deskriptif dan analisis statistik dengan one way anova, dan diuji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deteksi kebuntingan sapi trimester pertama menggunakan cupri sulfat (CuSO4) dengan dosis yang berbeda memiliki presentase kebuntingan 100% dan memberikan pengaruh pada variabel perubahan warna dengan menghasilkan warna biru kehijau-hijaun. Pada variabel waktu perubahan warna tidak berpengaruh terhadap kemampuan cupri sulfat (CuSO4) dalam mendeteksi kebuntingan, pada setiap perlakuan tidak berbeda nyata dengan taraf signifikan 0,719 (P > 0,05) dengan hasil waktu 5 detik pada setiap perlakuan. Pada variabel endapan hasil analisis data berpengaruh sangat nyata dengan taraf signifikan 0,000 (P < 0,01). Berdasarkan penelitian dosis cupri sulfat (CuSO4) yang tepat dalam mendeteksi kebuntingan pada sapi trimester pertama yaitu dosis 1 ml (P1). Penggunaan cupri sulfat (CuSO4) dosis 1 ml menghasilkan warna biru kehijau-hijauan dengan waktu perubahan warna 5 detik dan tinggi endapan 3 cm.
Pengaruh Level Tepung Gamal (Gliricidia sepium) dan Lamtoro (Leucaena leucocephala) Terhadap Kandungan Nutrisi Complete Feed Daryatmo, Joko; Dayo, Falahi; Sumaryanto, Sumaryanto
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1179

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan nutrisi complete feed berbasis hijauan gamal dan lamtoro dengan penggunaan yang berbeda- beda dilihat dari kadar air, bahan kering, kadar abu, bahan organik, serat kasar, dan protein kasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan penelitian sebagai berikut. P0: Tepung Gamal 0% + Tepung Lamtoro 0% + Ransum basal, P1: Tepung Gamal 30% + Tepung Lamtoro 40% + Ransum basal, P2: Tepung Gamal 40% + Tepung Lamtoro 30% + Ransum basal, P3: Tepung Gamal 50% + Tepung Lamtoro 20% + Ransum basal, P4: Tepung Gamal 60% + Tepung Lamtoro 10% + Ransum basal. Beradasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung gamal dan lamtoro dengan leve berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan nutrisi complete feed dengan level tepung gamal dan lamtoro terbaik pada complete feed yaitu 40% tepung gamal + 30% tepung lamtoro (P2).
Pengaruh Dosis Hormon Gonadotropin Releasing Hormon pada Metode Ovsynch Protocol Terhadap Kualitas Estrus dan Tingkat Keberhasilan Kebuntingan pada Domba Ekor Tipis Dewi, Dias Aprita; Baihaqi, Lukfi; Daryatmo, Joko
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1180

Abstract

Sinkronisasi pada domba ekor tipis adalah secara intramuscular (IM) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Respons estrus, Intensitas estrus, Onset estrus dan keberhasilan kebuntingan dalam pemberian hormon prostaglandin yang di kombinasikan dengan hormon GnRH pada domba ekor tipis. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 16 ekor dengan kriteria umur 2 sampai 3 tahun, minimal sudah beranak 1 kali, bobot badan 20-30 kg. penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dan 4 pengulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu perlakuan kontrol yaitu dengan pemberian hormon PGF2α 1 ml. Perlakuan 1 yaitu dengan pemberian hormon PGF2α 1 ml dan GnRH 0,5 ml. Perlakuan 2 yaitu dengan pemberian hormon PGF2α 1 ml dan GnRH 1 ml. Perlakuan 3 yaitu dengan pemberian hormon PGF2α 1 ml dan GnRH 1,5 ml. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis staistik ANOVA. Deteksi estrus, intensitas estrus, onset estrus dilakukan pengamatan visual, perkawinan dilakukan dengan cara Inseminasi Buatan dan pemeriksaan kebuntingan dengan menggunakan deteksi kebuntingan H2so4. Hasil pengamatan berupa persentase respon estrus, keberhasilan kebuntingan ditabulasikan kemudian dideskripsikan, onset estrus dan lintensitas estrus data dianalisa dengan statistik ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan sangat nyata dalam penggunaan dosis berbeda, hal ini mampu mempengaruhi onset estrus 0,00 (P<0.01), dan juga terdapat perbedaan nyata (P<0.05) pada intensitas estrus. Hal ini berpengaruh pada tingkat keberhasilan kebuntingan, dimana semakin bagus kualitas estrus maka semakin tinggi tingkat keberhasilan kebuntingan pada domba yang di lakukan sinkronisasi estrus. Perlakuan dosis terbaik terdapat pada perlakuan 3 (P3) dengan dosis GnRH sebanyak (1,5 ml).
Kualitas Fisik Sosis Daging Kambing Beku Berdasarkan Level Subtitusi Tepung Tapioka Rokhayati, Umbang Arif
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1182

Abstract

Kambing merupakan salah satu ternak yang sangat berpotensi sebagai sumber pendapatan bagi peternak, karena pangsa pasarnya relatif tinggi. Daging kambing biasanya dibuat sate namun jarang diolah menjadi sosis. Sosis daging kambing beku merupakan daging kambing yang telah diolah, ditambahkan garam dan bumbu yang kemudian diaduk hingga merata kemudian dimasukkan dalam selongsong alami (usus sapi, usus kambing) atau menggunakan selongsong plastik kemudian dikukus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh level subtitusi tepung tapioka terhadap kualitas  fisik sosis daging kambing beku. Bahan utama yang digunakan yaitu daging kambing beku. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium jurusan peternakan fakultas pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan di Analisis menggunakan Analisis Of Varience.
Pengaruh Penambahan Trichoderma sp dan Lama Fermentasi Terhadap pH, Sifat Fisik dan Kandungan Nutrisi Jerami Kacang Tanah Fermentasi Sunardi, Sunardi; Seftian, Werdy; Daryatmo, Joko
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1183

Abstract

Jerami kacang tanah memiliki serat kasar yang tinggi dibangdingkan protein kasar, sehingga perlu dilakukan fermentasi dengan penambahan kapang Trichoderma sp yang bertujuan untuk mengubah serat kasar menjadi protein kasar yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pH, kualitas fisik, dan kandungan nutrisi yang terkandung dalam Jerami kacang tanah fermentasi dengan penambahan Trichoderma sp dan lama fermentasi yang berbeda. Penelitian dilaksanakan mulai pada tanggal 18 April 2022 sampai tangal 30 Juni 2022 yang berlokasi di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial (3x3) yaitu faktor A adalah level penambahan Trichoderma sp 0%, 5%, dan 10%. Faktor B yaitu lama fermentasi 0 hari, 21 hari, dan 28 hari dengan 3 ulangan. Variabel yang diamati yaitu pH, kualitas fisik (warna, tekstur, dan aroma), kandungan nutrisi (protein kasar, kadar air, kadar abu, bahan kering, dan bahan organic) dan Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika ada perbedaan secara nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penambahan dosis Trichoderma sp sebanyak 5% dengan lama fermentasi 21 hari sebagai metode pengolahan jerami kacang tanah yang efektif untuk menghasilkan protein kasar yang cenderung lebih tinggi.
Korelasi Antara Ukuran Tubuh dan Ukuran Ambing Terhadap Produksi Susu Kambing Sapera di UD. Mitra Agro Sunardi, Sunardi; Yustika, Dewi; Hartati, Puji
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1184

Abstract

Kegiatan tugas akhir dilaksanakan pada tanggal 12 April sampai 31 Mei 2022 di UD Mitra Agro Tengaran Semarang, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara ukuran tubuh dan ukuran ambing terhadap produksi susu kambing sapera. Materi yang digunakan dalam kajian ini adalah 30 ekor kambing sapera laktasi ke 2. Dengan 5 variabel yang diukur diantaranya pengukuran panjang badan, lingkar dada, lebar pinggul, lingkar ambing dan produksi susu. Analisis data menggunakan korelasi rank spearman untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel yang diukur terhadap produksi susu. Hasil penelitian menunjukan ukuran tubuh yaitu panjang badan dan lingkar dada tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap produksi susu dengan nilai korelasi sebesar -0,32 dan -0,30. Lebar pinggul memiliki hubungan yang tidak signifikan terhadap produksi susu dengan nilai korelasi 0,11. Dari hasil analisis statistik lingkar ambing memiliki tingkat hubungan yang cukup signifikan terhadap produksi susu dengan nilai korelasi 0,46*. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ukuran tubuh tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap produksi susu sedangkan yang memiliki hubungan yang signifikan terdapat pada ukuran ambing.

Page 8 of 10 | Total Record : 95