cover
Contact Name
Irma Fidora, S.Kep., Ns., M.Kep
Contact Email
irma.fidora@gmail.com
Phone
+628126751654
Journal Mail Official
redaksi.menaramedika@gmail.com
Editorial Address
Jl. By Pass No.9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Menara Medika
ISSN : 2622657X     EISSN : 27236862     DOI : https://doi.org/10.31869
Core Subject : Health,
Jurnal Menara Medika hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus dan konsep pemikiran inovatif yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit).
Articles 235 Documents
TRANSFORMASI PENDIDIKAN KESELAMATAN PASIEN BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN: TINJAUAN LITERATUR (2014-2024) Adelia, Gita; Malfasari, Eka; Febtrina, Rizka; Azhar, Bayu; Saputra, Candra; Febriyeni, Cindy
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6810

Abstract

Pendahuluan. Keselamatan pasien merupakan kompetensi inti yang harus dimiliki oleh mahasiswa keperawatan. Pandemi COVID-19 telah memengaruhi proses pendidikan, termasuk metode pembelajaran dan akses ke praktik klinik, sehingga berpotensi memengaruhi pencapaian kompetensi tersebut. Evaluasi terhadap pendidikan keselamatan pasien sebelum, selama, dan setelah pandemi diperlukan untuk memastikan kesiapan lulusan dalam memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas. Tujuan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi transformasi pendidikan keselamatan pasien bagi mahasiswa keperawatan pada tiga periode utama: sebelum, selama, dan setelah pandemi COVID-19. Metode. Tinjauan literatur dilakukan melalui penelusuran pada tujuh basis data, yaitu ScienceDirect, PubMed, Wiley, Taylor Francis, National Library of Medicine, Wolters Kluwer, dan Sage Journals. Kata kunci yang digunakan adalah nursing students AND patient safety. Penyaringan dan pembatasan relevansi dilakukan untuk memastikan artikel yang diperoleh memenuhi kriteria inklusi, meliputi: publikasi antara tahun 2014 hingga 2024, berbahasa Inggris atau Indonesia, berfokus pada mahasiswa keperawatan, serta terindeks Scopus pada kategori Q1, Q2, Q3, atau Q4. Hasil. Sebanyak 46 artikel memenuhi kriteria inklusi. Analisis menunjukkan bahwa Patient Safety dan Patient Safety Competencies merupakan dua kategori yang paling sering ditemukan pada publikasi di ketiga periode waktu sebelum, selama, dan setelah pandemi COVID-19. 
PEMAHAMAN MENDALAM TENTANG 'LOST TO FOLLOW UP' TERAPI ANTIRETROVIRAL: PERSPEKTIF FENOMENOLOGI PASIEN HIV/AIDS Qomariyah, Zaenatun; Purwito, Dedy
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6740

Abstract

Latar Belakang: Lost to follow-up (LTFU) pada pasien HIV/AIDS menyebabkan berhentinya terapi dan meningkatkan risiko kematian.Lost to follow up dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor,seperti karateristik pasien , usia , pekerjaan, stadium klinis, keterjangkauan klinik VCT, efek samping obat, tingkat pengetahuan , dukungan sosial dan penyebab yang lainnya.Lost to follow up menjadi penghalang utama untuk mencapai  manfaat klinis dan kesehatan masyarakat dari obat Antiretroviral (ARV).Untuk meningkatkan tingkat retensi dalam program ARV, perlu diambil langkah langkah yang berfokus pada kesadaran masyarakat, pendidikan, dukungan sosial, ketersediaan pelayanan dan pemantauan.Tujuan: Mengidentifikasi faktor yang menyebabkan seorang ODHIV tidak melanjutkan pengobatan ARV atau lost to folow up ARV. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif: fenomenologi dengan jumlah partisipan kunci sebanyak 5 orang pasien HIV/AIDS yang menghentikan pengobatan ARV yang sebelumnya sudah pernah mengkonsumsinya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara,observasi dan studi dokumentasi. Hasil: Terdapat enam tema: 1) Pengalaman diagnosa dan reaksi emosional, 2) Dukungan dan pendampingan, 3) Pengetahuan dan pemahaman tentang ARV, 4) Tantangan dalam penggunaan ARV, 5) Keinginan untuk melanjutkan pengobatan dan 6) Dukungan dan informasi tambahan. Diskusi: Edukasi yang berkelanjutan,dukungan dari keluarga dan komunitas,serta pengalaman positif dengan tenaga kesehatan adalah kunci untuk memastikan pasien HIV/AIDS tetap termotivasi dan patuh dalam menjalani terapi ARV untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
EFESIENSI PENDAYAGUNAAN TEMPAT TIDUR BERDASARKAN INDIKATOR PELAYANAN KESEHATAN DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT Mariana, Cristin; Rois, Amika; Mukhsin, Ahmad; Syarif, Mulkan
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6562

Abstract

Pendahuluan: Mutu rumah sakit ditentukan oleh efisien indikator rawat inap dengan standarisasi Depkes RI meliputi : Bed Occupancy Rate / BOR (65-85%), Average Length of Stay / AvLOS (6-9 hari), Turn Over Interval / TOI (1-3 hari), dan Bed Turn Over / BTO (40-50 kali). Pelaporan pelayanan rawat inap yang mengelola dan menganalisis pendayagunaan tempat tidur dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan supaya jumlah tempat tidur yang digunakan tidak terjadi overload ataupun tidak pernah terpakai sehingga perlu adanya pengaturan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui tingkat efisiensi pada pendayagunaan tempat tidur berdasarkan indikator pelayanan kesehatan rawat inap di rumah sakit pada periode April 2023 sampai dengan Maret 2024 pada setiap bangsal yang tersedia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi dokumentasi metode observasi deskriptif dengan desain kunatitatif. Sampel penelitian dengan metode ini yaitu total seluruh populasi dengan data berupa hasil rekapitulasi sensus harian rawat inap pada setiap bangsal periode April 2023 hingga Maret 2024 melalui instrumen cohort, analisis data univariat pengolahanan distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari total 7 bangsal yang tersedia  ditemukan : BOR mayoritas tidak efisien (57%), efisien (43%). AvLOS seluruh bangsal tidak efisien (100%), dikarenakan hasil perhitungan di bawah 6 hari. TOI mayoritas memiliki nilai efisien (57%) yaitu 1 hari, tidak efisien (43%). BTO pada periode tersebut tidak efisien (100%) menunjukkan lebih dari 50 bahkan mencapai 160. Diskusi: dari hasil penelitian pada indikator pendayagunaan tempat tidur di rumah sakit menunjukkan mayoritas belum efisien dikarenakan penambahan ataupun pengembangan sarana dan prasarana tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah penggunjung pasien di setiap harinya.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PERMAINAN BINGO TERHADAP PENGETAHUAN DIARE ANAK SEKOLAH DASAR Putri, Syafira Bayu; Aulya, Yenny; Widowati, Retno
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6301

Abstract

Latar belakang: Kejadian diare di Indonesia masih tergolong tinggi. Berdasarkan data Kemenkes RI pada tahun 2018 jumlah penderita diare sebanyak 255.909. Diare merupakan masalah kesehatan umum yang terjadi pada anak-anak, dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang pencegahan. Pendidikan kesehatan dengan metode permainan interaktif seperti bingo dapat menjadi salah satu media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan. Metode: Desain penelitian ini adalah quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Intervensi berupa pendidikan kesehatan dengan permainan bingo. Uji statistik yang digunakan yaitu Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh terdapat pengaruh permainan bingo terhadap pengetahuan tentang diare dengan nilai p=0,001 0,05. Diskusi: Pendidikan kesehatan menggunakan metode permainan bingo efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang diare.
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN PASAR REBO JAKARTA TIMUR Lestari, Ratih; Putri, Rima Berlian; Iksan, Ricky Riyanto
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6609

Abstract

Pendahuluan: Suatu keadaan dimana balita mempunyai tinggi serta panjang yang tidak sesuai dibandingkan pada usianya disebut dengan stunting. Berdasarkan penilaian WHO, anak yang terkena stunting biasanya mempunyai tinggi atau badan yang lebih kecil dari standar pertumbuhannya. Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo memiliki kejadian stunting sebanyak 44 balita pada tahun 2023. Pemberian pola makan merupakan salah satu dari berbagai faktor penyebab stunting. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai hubungan stunting pada balita dengan pemberian pola makan di kawasan kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Revo Jakarta Timur. Metode: penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional dengan tehnik cluster sampling. Hasil: Penelitian ini didapatkan hasil bahwa lebih dari setengah responden dengan pola pemberian makan yang sesuai dan balita tidak terkena stunting sebanyak 68 orang (68,7%). Responden dengan pola pemberian makan tidak sesuai dan balita tidak stunting yaitu berjumlah 9 orang (9,1%). Sebanyak 15 orang (15,2%) didapati responden dengan pola pemberian makan tidak sesuai dan balita yang terkena stunting. Sementara responden dengan pola pemberian makan sesuai dan balita terkena stunting berjumlah 7 orang (7,1%). Berdasarkan uji statistic chi square didapatkan nilai p=value sebesar .001 yang mana nilai tersebut lebih rendah dari 0,05. Diskusi: Sehingga pada penelitian ini bisa disimpulkan bahwa secara signifikan terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur.
EFEKTIVITAS PIJAT TUI NA TERHADAP NAFSU MAKAN BALITA STUNTING Agni, Masila; Risnawati, Risnawati; Hayati, Ida; Sulistyorini, Chandra
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan masalah gizi yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 21,5%. Pijat tui na adalah metode pijat yang khusus dirancang untuk membantu balita yang mengalami masalah makan. Pijat tui na dapat merangsang sistem pencernaan dan meningkatkan aliran darah ke organ-organ vital, sehingga membantu memperbaiki nafsu makan. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui efektivitas pijat tui na terhadap nafsu makan balita stunting usia 2-3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Wonorejo. Metode Penelitian: adalah quasy experimental dengan rancangan penelitian two group pre-postest design. Sampel berjumlah sebanyak 32 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Dengan 2 kelompok intervensi yaitu intervensi I (sebanyak 6x perminggu) dan intervensi II (sebanyak 3x perminggu). Pengamatan nafsu makan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Wilcoxon uji Mann Withney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada kelompok intervensi I dan intervensi II terhadap nafsu makan balita stunting dengan nilai p sebesar 0,000 (p 0,05).  Sedangkan perbedaan efektivitas pada kelompok Intervensi I setelah diberikan pijat tui na adalah 21,19, sementara pada kelompok Intervensi II setelah intervensi hanya sebesar 11,81. Hasil ini menunjukkan bahwa pijat tui na pada kelompok intervensi I lebih efektif dalam meningkatkan nafsu makan balita stunting. Diskusi: Pijat tui na terbukti efektif dalam meningkatkan nafsu makan balita stunting, yang diharapkan dapat membantu mencegah kejadian stunting lebih lanjut. Penelitian ini menyarankan penerapan pijat tui na sebagai intervensi tambahan dalam program peningkatan gizi balita.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, KUALITAS TIDUR, DAN PENERAPAN ISI PIRINGKU DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KUTA UTARA Wulandari, Ni Luh Putu Sinta; Teja, Ni made Ayu Yulia Raswati; Dewi, Ni Wayan Ervianan Puspita
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6798

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terjadi pada 56 juta wanita di seluruh dunia, dengan dua pertiga kasus berada di Asia. Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi anemia diatas rata-rata prevalensi dunia yang disumbangsihkan dari salah satu laporan kasus di UPTD Puskesmas Kuta Utara yang termasuk tiga besar kasus anemia tertinggi di Kabupaten Badung. Kondisi ini berdampak serius terhadap kematian pada ibu dan janin, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian anemia. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kualitas tidur, dan penerapan isi piringku dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah UPTD Puskesmas Kuta Utara. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross- sectional. Jenis sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan jenis consecutive sampling dengan jumlah sampel 110 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan, form pencatatan dan pelaporan puskesmas serta kuesioner PSQI untuk kualitas tidur dan kuesioner isi piringku melalui metode wawancara. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: penelitian menunjukan sebagian besar responden berusia ≤ 27 tahun, berpendidikan SMA/Sederajat, memiliki status ekonomi berkecukupan, bekerja sebagai karyawan swasta, hamil kehamilan pertama, tidak mengalami anemia, memiliki status gizi normal, mengalami gangguan tidur ringan, dan telah menerapkan isi piringku serta adanya hubungan status gizi (p=0,008), kualtias tidur (p0,001), dan penerapan isi piringku (p=0,048) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Diskusi: Perlu dilakukan intervensi gizi, edukasi kualitas tidur dan penerapan isi piringku untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. 
PENGARUH CHAIR BASED EXERCISE TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PANTI WERDHA MARFATI TANGERANG BANTEN Lestari, Puji Ardi; Iksan, Ricky Riyanto; Putri, Rima Berlian
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6208

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus memiliki masalah yaitu tingginya kadar gula darah di dalam tubuh atau hiperglikemia. Penyakit diabetes melitus jika tidak ditangani dengan baik dan tepat dapat menimbulkan berbagai komplikasi akut dan kronik. Diabetes melitus dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi atau kegagalan beberapa organ tubuh terutama pada ginjal, syaraf, jantung dan pembuluh darah. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengindetifikasi pengaruh intervensi Chair Based Exercise terhadap penurunan kadar glukosa darah pada lansia Diabetes Melitus di Panti Werdha Marfati Tangerang Banten tahun 2023. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif desain penelitian eksperimental dengan metode pre ekperimental dan rancangan pre and post test control group desain. Analisis statistik yang digunakan adalah deskriptif. Hasil: Sebelum diberikan CBE dengan rata-rata 253,76 dan setelah diberikan CBE dengan rata-rata 160,29. Pada Uji Wilcoxon didapatkan hasil bahwa p=0,000, dimana a0,05. Diskusi: Ada pengaruh Chair Based Exercise terhadap kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus di Panti Werdha X Tangerang Banten.
HUBUNGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DAN KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN STUNTING DI KABUPATEN PASAMAN BARAT Nusantri Rusdi, Pagdya Haninda; Mariyona, Kartika; Nugrahmi, Mega Ade; Angellina, Shinta; Putri, Rilly Yane
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6992

Abstract

Pendahuluan Stunting adalah masalah status gizi balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Salah satu faktor penyebab kejadian stunting yaitu riwayat kunjungan Antenatal care (ANC) dan konsumsi tablet Fe. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Kunjungan Antenatal Care (ANC) dan Konsumsi Tablet Fe. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Kabupaten Pasaman Barat dengan jumlah 6.143 balita. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 106 responden. Hasil : Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa bahwa dari 106 responden yang ada didapatkan kunjungan antenatal care lengkap sebanyak 6 (24,0%) pada kelompok kasus dan 78 (96,3%) pada kelompok kontrol. Hasil analisis statistik didapatkan p-value 0.001, artinya ada hubungan antara kunjungan ANC dengan kejadian stunting. Selanjutnya didapatkan hasil konsumsi tablet Fe lengkap sebanyak 12 (84,0%) pada kelompok kasus dan 39 (60%) pada kelompok kontrol. Hasil analisis statistik didapatkan p-value 0.809, artinya tidak ada hubungan antara konsumsi tablet Fe dengan kejadian stunting. Diskusi : Kesimpulan dari penelitian ini adalah riwayat kunjungan ANC berhubungan dengan kejadian sunting dan riwayat konsumsi tablet Fe tidak berhubungan dengan kejadian stunting. 
PENGARUH TERAPI SENI MENGGAMBAR PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU Meidilah, Enjelika; Ramadia, Arya; Margiastuti, Epu; Rahmaniza, Rahmaniza
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6935

Abstract

Pendahuluan: Skizofrenia adalah gangguan mental serius yang mempengaruhi cara seseorang berfikir serta kesulitan dalam mengendalikan keinginan dan aktivitas fisik. Salah satu gejala positif skizofrenia ialah halusinasi, Prevalensi halusinasi menurut WHO (2022) terdapat sekitar 24 juta orang (2,5%) diseluruh dunia, dengan 1 dari 222 orang (0,45%) diantaranya ialah orang dewasa. Salah satu terapi mengurangi halusinasi adalah terapi seni menggambar. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi seni menggambar terhadap halusinasi pendengaranpasien dengan skizofrenia. Metode: penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperiment dengan desain penelitian one group pretest-posttest, Sampel penelitian ini berjumlah 16 orang dengan kriteria inklusi pasien dengan halusinasi pendengaran bersedia untuk mengikuti penelitian serta Kooperatif. Halusinasi diukur menggunakan kuesioner Auditory Hallucination Rating Scala (AHRS) dan Analisa data menggunakan Uji Paired Sampel T Test. Diskusi: Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh terapi seni menggambar pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran di rumah sakit jiwa tampan provinsi riau. Terapi seni menggambar memberikan pengaruh positif dalam mengurangi gejala skizofrenia terutama pada halusinasi, sehingga dapat diaplikasikan sebagai terapi nonfarmakologis pada pasien skizofrenia.