cover
Contact Name
Cucuk Evi Lusiani
Contact Email
lusiani1891@polinema.ac.id
Phone
+6282140565353
Journal Mail Official
lusiani1891@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 9, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
ISSN : 19788789     EISSN : 27147649     DOI : http://dx.doi.org/10.33795/distilat
Core Subject : Engineering,
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi is an Open Access Journal with manuscripts in the form of research articles, literature review, or case reports that have not been accepted for publication or even published in other scientific journals.
Articles 879 Documents
EVALUASI KINERJA ALAT JACKETED VESSEL (E-240) PADA PEMBUATAN HAND AND BODY LOTION DI SECTION MAKING PT SEJAHTERA UTAMA Ennada, Sabrina Asyrofa Aulia; Suharti, Profiyanti Hermien; Prasetyo, Bowo Pujo
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6606

Abstract

Alat penukar panas merupakan alat untuk memindahkan energi dalam bentuk panas antar fluida dengan suhu berbeda. Efisien pertukaran panas dipengaruhi oleh laju pertukaran panas, koefisien perpindahan panas keseluruhan, dan luas bidang perpindahan panas. Alat penukar panas yang cocok untuk industri kosmetik yaitu jacketed vessel. Jacketed vessel merupakan tangki yang dilengkapi pengaduk dengan pemanas berupa jacket yang mengelilingi tangki. Prinsip kerja dari jacketed vessel yaitu fluida masuk dalam tangki untuk dipanaskan menggunakan pemanas yang berasal dari jacket berupa steam. Kinerja jacketed vessel di industri perlu diperhatikan dengan tujuan menjaga efisiensi perpindahan panas berjalan secara normal. Perhitungan evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi jacketed vessel (E-240) berdasarkan nilai koefisien perpindahan panas (U) dalam proses pembuatan hand and body lotion di PT Sejahtera Utama. Tahapan yang dilakukan adalah mengumpulkan data design dan suhu operasi selama 12 hari kerja. Hasil perhitungan yang didapat untuk nilai U data design sebesar 9,375 Btu/hr.ft2.oF, sedangkan nilai U rata-rata didapatkan 8,100 Btu/hr.ft2.oF dengan efisiensi 86,40 %. Hal tersebut disimpulkan bahwa alat jacketed vessel (E-240) masih dalam kinerja yang baik karena efisiensi perpindahan panas <70 %.
PENGARUH KECEPATAN PENGADUKAN TERHADAP PENYISIHAN PARAMETER NILAI TSS DAN TURBIDITY PADA PROSES PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI KRIMER Fadila, Dini Fitria Marta; Mustain , Asalil; Dandel, Bernardete Ferdinata
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6607

Abstract

Limbah cair hasil proses industri merupakan bahan sisa operasi pabrik yang mempunyai karakteristik tertentu   dan tersuspensi dalam air. Limbah cair termasuk jenis polutan berbahaya dan beracun. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kekeruhan limbah cair dari industri krimer melalui penambahan koagulan, sehingga kandungan Total Suspended Solid (TSS) dapat dianalisis. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis koagulan dan kecepatan pengadukan terhadap efektivitas penyisihan pada air limbah industri krimer. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi dengan pengumpulan data secara langsung pada sampel limbah cair industri krimer. Flocculant Tester FP4 digunakan untuk proses pengolahan limbah cair industri krimer. Sampel limbah cair sebanyak 500 ml ditambahkan koagulan Aluminium Chlorohydrate (ACH), Poli Aluminium Chlorida (PAC), dan Polydadmac dengan dosis sebesar 0,0024 ; 0,0032 ; 0,0040 ; 0,0044 ; dan 0,0052 v/v. Dengan variasi dosis tersebut, dosis yang paling optimum yaitu 2 ml pada masing-masing koagulan dengan kecepatan pengadukan yang optimal pada 100 rpm selama 1 menit untuk koagulan dan 20 rpm selama 30 detik untuk flokulan. Dari beberapa koagulan yang telah dianalisis, koagulan Aluminium Chlorohydrate (ACH) menunjukkan hasil kemampuan penurunan nilai TSS yang paling efektif dari koagulan lainnya. Kecepatan pengadukan pada proses pengolahan limbah cair krimer yang paling efektif sekitar 100 rpm selama 1 menit.  Pengaruh kecepatan pengadukan yang optimal dapat membantu pembentukan flok cukup besar sehingga dapat meningkatkan efektifitas proses pengendapan. Selain itu, kecepatan pengadukan sangat berpengaruh terhadap efesiensi proses pengolahan air limbah.
EVALUASI KONSUMSI BAHAN BAKAR GAS TURBIN GENERATOR PADA UNIT UTILITAS INDUSTRI PUPUK MENGGUNAKAN METODE SIKLUS BRAYTON DENGAN KAPASITAS 23,5 MW Azhari, Achmad Naufal; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6611

Abstract

Perkembangan tenaga listrik di Indonesia berlangsung dengan cepat. Hal ini seiring dengan bertambahnya permintaan beban masyarakat ataupun pada suatu industri, khususnya industri pupuk. Di dalam sistem turbin gas digunakan bahan bakar gas tentunya akan mempengaruhi unjuk kerja pada turbin gas salah satunya adalah terhadap performa sistem turbin gas. Pada turbin gas di unit utilitas industri pupuk yang menjadi permasalahan yaitu tidak mampu menyimpulkan konsumsi bahan bakar gas yang digunakan sudah tepat atau berlebih. Kebutuhan bahan bakar akan berpengaruh terhadap pengeluaran dari pabrik, semakin sedikit bahan bakar yang digunakan akan menghemat pengeluaran pabrik. Hal tersebut perlu dilakukan penelitian evaluasi dari proses produksi daya yang dihasilkan gas turbin. Metode siklus brayton digunakan untuk menentukan beban daya dengan menghitung efisiensi kompressor dan turbin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan bahan bakar gas alam pada gas turbin generator. Evaluasi ini dilakukan dengan cara observasi lapangan pada Gas Turbin Generator Unit Utilitas Industri Pupuk untuk pengumpulan data, data yang diperoleh berupa data tekanan, temperatur dan laju alir massa. Pada analisa daya yang dihasilkan Gas Turbin Generator digunakan siklus brayton untuk mengevaluasi bahan bakar gas. Hasil dari perhitungan diperoleh untuk daya net yang tetap 23,5 MW, konsumsi bahan bakar gas dapat dikurangi dari 8,50 MMSCFD menjadi 8,33 MMSCFD dengan cara menaikkan tekanan bahan bakar gas dari 108 psig menjadi 170 psig. Jadi hasil perhitungan dan evaluasi tersebut bahwa penggunaan bahan bakar gas alam pada gas turbin bisa dikurangi sehingga bisa menghemat pengeluaran.
PERANCANGAN TANGKI FERMENTOR PADA PROSES PRODUKSI KOMBUCHA DENGAN KAPASITAS 2.000 TON/TAHUN Massimiliano, Kevin; Dewi, Ernia Novika
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6614

Abstract

Kombucha dikenal sebagai minuman fermentasi yang terbuat dari teh dan gula dengan kandungan vitamin organik dan asam amino yang tinggi sehingga sangat baik untuk kesehatan. Produksi kombucha membutuhkan alat utama berupa tangki fermentor. Tangki fermentor merupakan alat dimana tempat terjadinya proses utama dalam pembuatan kombucha yaitu proses fermentasi dari daun teh. Pada prarancangan pabrik kombucha dengan kapasitas 2.000 ton/tahun, tangki fermentor yang dibutuhkan sebanyak 10 tangki agar proses dapat berjalan secara semi kontinyu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tangki fermentor dengan kapasitas 2.000 ton/tahun pada prarancangan pabrik kimia produksi minuman kombucha dari teh hijau. Pada perancangan tangki fermentor ini menggunakan metode perhitungan desain bejana. Hasil dari perhitungan didapat tangki yang akan dirancang berbentuk silinder tegak dengan tutup atas dan tutup bawah berbentuk standard dished head. Spesifikasi tangki fermentor meliputi tutup atas dan bawah standard dishedhead dengan tinggi tutup atas 0,49 m, tutup bawah 0,49 m, tinggi tangki 5,3 m, diameter luar tangki 2,84 m, serta penambahan 3 buah nozzle, 4 buah leg, 1 buah bucket strainer, thermocouple dan pH sensor. Dengan jenis material yang digunakan yaitu SA-240, grade M, type 316 (high alloy steel). Tangki fermentor dapat dirancang menyesuaikan kebutuhan dari proses produksi kombucha, karena setiap fermentor memiliki spesifikasi penambahan bagian dan kapasitas tangki yang berbeda.
EFEKTIVITAS BENTUK PADATAN KAPORIT DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BAHAN ADITIF INDUSTRI KONSTRUKSI TERHADAP TURBIDITY DAN TOTAL SUSPENDED SOLID Ladini, Azizah; Buwono, Haris Puspito; Arta, I Komang Budi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6619

Abstract

Limbah cair industri konstruksi mempunyai kandungan turbidity, total dissolved solid (TDS) dan total suspended solid (TSS) yang tinggi dan dapat berdampak negatif pada lingkungan jika tidak diolah dengan baik. Pengolahan air limbah konstruksi yang efektif diperlukan untuk menurunkan kadar turbidity, TDS dan TSS agar memenuhi baku mutu dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengurangi dampak lingkungan dengan mengembangkan metode efektif untuk polusi air dan tanah akibat limbah industri. Metode ini dilakukan secara koagulasi flokulasi dengan penambahan kaporit, tawas, dan lempung pada limbah PT Additon Karya Sembada, Tbk. Limbah cair bahan aditif memiliki nilai derajat keasaman (pH) yang konstan yaitu 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kaporit dan tawas berbentuk padatan lebih efektif dalam menurunkan turbidity, TDS, dan TSS. Serbuk kaporit yang ditambahkan menunjukan nilai turbidity, TDS, TSS secara berturut-turut  mencapai nilai 4,47 NTU, 1960 ppm, 8 mg/L pada 0,75 gram kaporit dan 1 gram tawas, dan pada penambahan larutan kaporit menunjukan nilai turbidity, TDS, TSS secara berturut-turut mencapai nilai 11,7 NTU, 3360 ppm, 2 mg/L pada 110 mL kaporit dan 10 mL tawas. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa kualitas air limbah telah memenuhi PP No. 02 Tahun 2021 golongan 2 kecuali pada parameter TDS.
PENGARUH KONSENTRASI TERPENTIN PADA PROSES PEMURNIAN GETAH PINUS (P. merkusii) TERHADAP KUALITAS GUM ROSIN Wahyuningsih, Waqida Aprillia Sri; Dewajani, Heny; Prasetya, Desta Enggar Dwi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6620

Abstract

Gum rosin merupakan hasil distilasi getah pinus yang terdiri dari asam rosin. Semakin baik kualitas gum rosin maka harganya akan semakin tinggi. Kualitas gum rosin yang dihasilkan PT Inhutani V masih memiliki tipe Water White (WW) sehingga perlu adanya perbaikan proses produksi agar kualitas dan harga gum rosin dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi terpentin pada proses pemurnian getah pinus terhadap kualitas gum rosin. Proses pembuatan gum rosin melalui dua tahapan, yaitu pemurnian getah dan distilasi. Tahap pemurnian getah menggunakan pelarut terpentin bertujuan untuk menghasilkan larutan getah murni yang disebut Oleo Pine Resin (OPR). Tahap ini dilakukan dengan pemanasan pada suhu 85 oC disertai pengadukan dengan variabel konsentrasi terpentin 28,5%; 30,5%; dan 32,5% dari getah. Kemudian dilanjutkan dengan tahap distilasi pada suhu 175 oC selama 3 jam untuk menghasilkan gum rosin. Gum rosin hasil proses distilasi diuji warna, bilangan asam, titik lunak, dan komponen tidak menguapnya kemudian dibandingan dengan SNI 7636:2020. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa semakin tinggi konsentrasi terpentin maka  bilangan asam, titik lunak, dan komponen tidak menguap gum rosin semakin menurun. Hasil gum rosin terbaik yang memenuhi standar SNI 7636:2020 diperoleh pada penambahan terpentin 28,5% dengan warna 6,9, bilangan asam 193,19 mg KOH/g, titik lunak 81,5 oC, dan komponen tidak menguap 98,22%.
EVALUASI KINERJA ALAT HIGH PRESSURE HEATER PT PLN NUSANTARA POWER UP TANJUNG AWAR – AWAR Sinaga, Paska Maryanti; Naryono, Eko; Effendi, Rizqi Rajiv
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6623

Abstract

PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar – Awar merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap di Indonesia dengan bahan bakar utama batubara. Prinsip kerja dari pembangkit listrik ini adalah memanaskan air dan mengubah air menjadi uap kering dalam boiler menggunakan panas dari pembakaran batubara. Sebelum air memasuki boiler, air dipanaskan pada alat penukar panas yaitu high pressure heater (HPH). Pada PLTU ini, terdapat tiga alat high pressure heater (HPH) yaitu HPH 1, HPH 2, dan HPH 3. Pemanasan air umpan sebelum menuju boiler bertujuan untuk meningkatkan kinerja boiler dan mengurangi penggunaan batubara pada produksinya. Dengan tujuan tersebut, maka menjadi penting untuk menjaga efektifitas kinerja dari alat HPH. Penurunan efisiensi efektivitas kinerja alat HPH dapat menyebabkan suhu air umpan yang masuk boiler lebih rendah, sehingga dibutuhkan pemanasan yang lebih besar dalam boiler. Evaluasi ini bertujuan untuk menghitung kinerja alat HPH dengan menggunakan metode The American Society of Mechanical Engineers Performance Test Codes (ASME PTC) 12.1.  Pada Evaluasi ini dilakukan perhitungan nilai TTD (Terminal Temperature Difference), DCA (Drain Cooler Approach), dan TR (Temperature Rise) yang kemudian dibandingkan dengan data desain dari setiap alat HPH. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kinerja alat high pressure heater di PLTU Tanjung Awar – Awar masih berfungsi dengan baik karena nilai TTD, DCA, dan TR berada pada batas desain. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai TTD untuk HPH 1, 2, dan 3 masing-masing adalah 5.35°C; 4.37°C; dan 3.5°C, sedangkan nilai DCA masing-masing adalah 6.3°C; 8°C; dan 4.2°C. Adapun nilai TR untuk HPH 1, 2, dan 3 berturut-turut adalah 35.4°C; 35°C; dan 23.3°C.
SELEKSI PROSES DAN PENENTUAN KAPASITAS PABRIK KIMIA PEMBUATAN BAHAN AKTIF NANOPARTIKEL EKSTRAK LIGNIN DARI JERAMI PADI Lestari, Sherly Ayu; Anggerta, Lintang Alivia
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6624

Abstract

Indonesia berada di garis khatulistiwa dan merupakan negara agraris yang memiliki paparan sinar matahari cukup tinggi. Paparan sinar matahari dapat merusak kulit diakibatkan karena adanya radiasi sinar ultra violet (UV). Indonesia ialah negara agraris yang memiliki sektor pertanian cukup besar salah satu tanaman yang ditanam adalah padi. Jerami padi memiliki kandungan lignin sebesar 5-24% yang dapat dimanfaatkan sebagai tabir surya karena sifat antioksidan yang tinggi. Dalam pembangunan suatu industri harus memilih proses produksi yang efektif dan efisien serta mempertimbangkan bahan baku, metode, dan proses produksi. Selain seleksi proses, perhitungan kapasitas pabrik juga dibutuhkan sebelum mendirikan pabrik. Perhitungan kapasitas produksi menggunakan data BPS pada tahun 2018-2022 dengan menghitung kenaikan rata-rata pertahun untuk mendirikan pabrik pada tahun 2026. Metode yang digunakan pada penentuan seleksi proses ialah factor rating, yaitu dengan cara memberikan nilai berupa angka 1-5 pada faktor-faktor yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini ialah untuk menyeleksi metode produksi agar menghasilkan produk yang maksimal, serta menentukan kapasitas produksi pabrik Bahan Aktif Nanopartikel Ekstrak Lignin dari Jerami Padi. Hasil penelitian ini yaitu metode terpilih untuk ekstraksi lignin adalah metode refluks yang membutuhkan waktu singkat, biaya rendah serta keamanan yang baik karena tidak memerlukan suhu tinggi. Hasil perhitungan kapasitas pabrik yang akan didirikan pada tahun 2026 sebesar 2.150 ton/tahun.
KINETIKA REAKSI KOAGULAN ALUMUNIUM CHLOROHIDRAT TERHADAP TOTAL SUSPENDID SOLID PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI KRIMER Aprilia, Fani Wahyu; Chalim, Abdul; Dandel, Bernardete Ferdinata
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6626

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT. LNK merupakan pengolahan air limbah dikawasan industri yang ada di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Proses pengelolaan air limbah pada PT. LNK merupakan sistem pengolahan air limbah dengan menggunakan Integrated Fix Film Activated (IFFAS) atau lumpur aktif yang berfungsi sebagai pengolahan mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinetika reaksi koagulan Alumunium Chlorohidrat (ACH) terhadap Total Suspended Solid (TSS) dalam pengolahan limbah cair industri krimer. Limbah cair industri ini mengandung polutan beracun yang menyebabkan tingginya kekeruhan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung dengan variasi dosis koagulan ACH sebesar 1.2, 1.4, 1.6, 1.8, dan 2 mL, dengan proses koagulasi flokulasi. Konsentrasi koagulan yang digunakan adalah 32% w/v atau setara dengan 5.498 mol/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TSS influent sebesar 1073,54 mg/L berhasil dikurangi menjadi 24,74 mg/L pada TSS effluent. Penggunaan dosis koagulan ACH terbukti efektif menurunkan TSS dengan pH optimal antara 6 hingga 7, yang memisahkan padatan tersuspensi dari air limbah secara efisien. Kinetika reaksi koagulasi dirumuskan dengan persamaan -rA = (1.8492) CA⁰¹¹³⁹, menunjukkan keefektifan koagulan dalam mengurangi pencemaran lingkungan perairan.
PENENTUAN DESAIN TRAY DAN PLATE PADA KOLOM DISTILASI UNTUK PEMISAHAN ALPHA TERPINEOL DARI TERPENTIN DENGAN KAPASITAS 4.500 TON/TAHUN Virnanda, Alfida Bella; Irfin, Zakijah; Ariani, Ariani
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6627

Abstract

Menara distilasi memainkan peran vital dalam industri kimia untuk memisahkan campuran berdasarkan perbedaan titik didih komponen-komponennya. α-terpineol merupakan senyawa turunan dari α-pinene yang membutuhkan kemurnian tinggi untuk berbagai aplikasi industri. Oleh karena itu α-terpineol yang sudah dihasilkan perlu dilakukan distilasi lebih lanjut untuk mendapatkan kemurnian yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain menara distilasi kolom untuk pemurnian α-terpineol dari terpentin dengan kapasitas 4.500 ton/tahun yang dimana difokuskan pada perhitungan tray dan plate. Metode perancangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada persamaan Antoine dan Van der Waals yang mana dilakukan untuk melakukan pendekatan dalam segi termodinamika. Pendekatan ini meliputi perhitungan keseimbangan materi, energi, desain tray, serta bejana luar. Proses perancangan dimulai dengan pengumpulan data awal seperti laju alir, tekanan operasi, dan temperatur. Perhitungan dilakukan menggunakan aplikasi miicrosoft excel untuk menentukan kondisi operasi pada feed, distilat, dan bottom yang diperoleh dari neraca massa. Spesifikasi menara distilasi yang dirancang meliputi penggunaan tray tipe sieve dengan bahan konstruksi carbon steel SA-167 grade 10 type 310. Berdasarkan hasil perhtiungan, didapatkan diameter kolom distilasi adalah 1,16 meter dengan flooding velocity sebesar 1,053 m/s dan area aktif sebesar 1,01 m2.