cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 685 Documents
ANALISIS HOLISTIK KESALAHAN MORFOLOGIS DALAM MEDIA SOSIAL SERTA RELEVANSINYA UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Sri Maryani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan morfologis dalam penggunaan bahasa Indonesia di media sosial serta relevansinya terhadap pembelajaran bahasa. Dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analitik, data dikumpulkan dari platform media sosial seperti Quora, Instagram, Threads.net, dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% kesalahan morfologis terkait dengan afiksasi, seperti penggunaan prefiks "nge-" alih-alih "me-" dan sufiks "-in" yang tidak baku. Kesalahan lain meliputi penyingkatan morfem, reduplikasi, klitik, dan penggunaan kata tidak baku. Temuan ini mencerminkan kecenderungan pengguna media sosial untuk memprioritaskan efisiensi dan kecepatan komunikasi, yang mengakibatkan penyimpangan dari kaidah bahasa baku. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan materi pembelajaran bahasa yang kontekstual, dengan memadukan contoh nyata dari media sosial untuk memperkuat pemahaman siswa tentang perbedaan bahasa formal dan informal. Implikasi penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada kajian linguistik terkait evolusi bahasa di era digital tetapi juga menjadi dasar bagi inovasi strategi pembelajaran yang responsif terhadap perubahan sosial-budaya masyarakat modern.
GASTRONOMI NUSANTARA SEBAGAI STRATEGI PENGENALAN DAN PELESTARIAN BUDAYA INDONESIA PADA PEMELAJAR BIPA Wahyu Dian Andriana; Suyatno Suyatno; Dianita Indrawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13597

Abstract

Tujuan penelitian ini 1) mendeskripsikan keberagaman gastronomi Nusantara, dan 2) mendeskripsikan strategi pengenalan dan pelestarian gastronomi Nusantara sebagai budaya Indonesia pada pemelajar BIPA. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan sumber data dari tujuh buku cerita anak terbitan 2018–2020. Data yang dikumpulkan mencakup kata, frasa, kalimat hingga wacana tentang nama kuliner Nusantara, daerah asal, dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Kemudian, data dianalisis dengan teknik alir yang mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gastronomi Nusantara merepresentasikan dinamika sosial, sejarah, dan budaya masyarakat Indonesia. Integrasi dalam pembelajaran BIPA membuat pemelajar memahami bahasa dalam konteks budaya, memperkaya wawasan, dan meningkatkan keterampilan komunikasi. Promosi melalui media sosial dan festival kuliner dapat memperluas daya tarik gastronomi Nusantara di tingkat global. Mahasiswa BIPA berperan sebagai agen budaya yang memperkenalkan gastronomi Nusantara melalui gastrodiplomasi di negara asal. Gastronomi Nusantara dapat terus dikenalkan, dilestarikan, dan diperkuat sebagai sarana diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.Kata kunci: Gastronomi Nusantara, budaya, Indonesia, BIPA
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU CERITA BUTET DAN ORANG RIMBA KARYA BENNY RHAMDANI SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SD Riska Ayuning Tiyas; Much Arsyad Fardani; Rani Setiawaty
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pendidikan karakter dalam buku cerita Butet dan Orang Rimba karya Benny Rhamdani dan mengetahui upaya guru dalam mengimplementasikan nilai karakter sebagai materi ajar bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Buku cerita Butet dan Orang Rimba karya Benny Rhamdani sebagai sumber data pada penelitian ini. Data berupa kalimat atau dialog dari buku cerita Butet dan Orang Rimba yang mengandung nilai pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik catat, studi dokumentasi dan studi literatur. Teknik analisis data dapat 4 tahapan yang mencakup pengumpulan data, klasifikasi data, interpretasi data dan penarikan simpulan. Adapun teknik keabsahan data menggunakan 2 triangulasi yakni triangulasi teori dan triangulasi peneliti. Hasil dari penelitian ini terdapat 3 nilai pendidikan karakter yakni nilai karakter sabar, nilai karakter kerja keras, dan nilai karakter peduli sosial. Serta upaya guru dalam mengimplementasikan nilai pendidikan karakter (1) bergiliran membaca ulang buku cerita Butet dan Orang Rimba,(2) memberikan tugas menganalisis amanat dari buku cerita Butet dan Orang Rimba  dan (3) membuat kelompok diskusi.Kata kunci: Nilai karakter, materi ajar, buku cerita
ANALISIS TANTANGAN GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA TANGERANG Ikha Rezeki Wulandari; Muhamad Sofian Hadi; Samsul Arifin
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13618

Abstract

Pada tingkat sekolah dasar, keterampilan membaca yang baik sangat penting, namun banyak siswa menghadapi kesulitan seperti lemah dalam kemampuan fonemik, kesulitan mengenali huruf dan kata, serta rendahnya motivasi dan minat terhadap membaca. Hal ini diperburuk oleh penurunan rasa percaya diri siswa, keterbatasan buku bacaan yang menarik, dan minimnya dukungan orang tua dalam kegiatan membaca di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan internal dan eksternal dalam pengembangan keterampilan membaca, mengkaji dampak dari tantangan tersebut, serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara dengan guru, siswa, dan orang tua. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan internal, seperti rendahnya motivasi membaca dan kesulitan mengenali kata, serta tantangan eksternal, seperti keterbatasan fasilitas bacaan dan kurangnya dukungan orang tua, memengaruhi perkembangan keterampilan membaca siswa. Dampaknya terlihat pada rendahnya pemahaman teks, lambatnya penyelesaian tugas, dan penurunan rasa percaya diri siswa. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa penyediaan bahan bacaan yang sesuai dengan minat siswa serta peningkatan pendampingan dari guru dan orang tua. Simpulan penelitian ini antangan internal dan eksternal menghambat keterampilan membaca siswa, yang memerlukan intervensi dalam bahan bacaan dan pendampingan. Kata Kunci: Tantangan, Keterampilan Membaca, Sekolah Dasar.
CAMPUR KODE PIDATO HAEDAR NASHIR DALAM MILAD MUHAMMADIYAH KE–108 DAN 109: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Nenden Wulan Septianning Tiyas; Sudaryanto Sudaryanto
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk dan jenis campur kode yang terdapat dalam pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah yang disampaikan oleh Haedar Nashir. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap. Setelah data diperoleh kemudian diklasifikasikan berdasarkan kategori bentuk dan jenis campur kodenya melalui analisis secara deskriptif menggunakan teori Suandi. Pada proses analisis data digunakan teknik padan intralingual. Triangulasi waktu digunakan untuk keabsahan data dengan cara pengecekan secara berulang data yang telah diperoleh melalui sumber asli data berupa video dan teks tertulis pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah dengan waktu yang berbeda hingga mendapatkan data yang valid dan lebih kredibel. Dalam proses keabsahan data juga dilakukan pemeriksaan sejawat melalui diskusi untuk pemeriksaan data yang telah diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan adanya unsur campur kode dalam pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah yang disampaikan oleh Haedar Nashir yang berupa bentuk campur kode yang terdiri atas campur kode pada tataran klausa, campur kode pada tataran frasa, dan campur kode pada tataran kata. Selain bentuk, adapun jenis campur kode yang terdapat pada pidato milad Muhammadiyah yang terdiri atas campur kode ke dalam (inner code mixing), campur kode keluar (outer code mixing), dan campur kode campuran (hybrid code mixing). Kata kunci: Campur Kode, Pidato, sosiolinguistik
NILAI-NILAI SOSIAL KASIH SAYANG DALAM NOVEL MENUNGGU BEDUK BERBUNYI KARYA HAMKA Fazera Puspita Sari; Dimas Anugrah Adiyadmo; Yusra D
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial kasih sayang yang terkandung dalam Novel Menunggu Beduk Berbunyi karya Hamka. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa kutipan yang menunjukkan nilai sosial pada novel Menunggu Beduk Berbunyi karya Hamka. Sumber data utamanya adalah novel novel Menunggu Beduk Berbunyi karya Hamka, artikel dan buku terkait nilai sosial. Teknik pengambilan data dengan memilih data yang relevan sesuai tujuan penelitian, yaitu mengkaji nilai sosial berdasarkan teori Zubaedi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi teori dan divalidasi dengan membandingkan berbagai sumber. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil dari analisis novel ini, ditemukan beberapa nilai sosial kasih sayang meliputi, 7 nilai pengabdian seperti semangat generasi muda dalam berkontribusi untuk kemerdekaan bangsa, 8 nilai kepedulian seperti rasa ingin terikat dengan orang lain atau rasa ingin menunjukkan perhatian kepada orang lain, 9 nilai kekeluargaan yakni masyarakat pada saat itu mempunyai nilai kekeluargaan yang sangat erat, 6 nilai kesetiaan seperti kesetiaan masyarakat pada waktu itu terhadap negara dan 3 nilai tolong-menolong yang menunjukkan bahwa banyak masyarakat pada waktu itu yang masih mau membantu terhadap sesama.Kata kunci: Novel, Nilai, Sosial, Kasih Sayang
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DRAMA BERBASIS VIDEO ANIMASI ADOBE ANIMATE UNTUK KELAS VIII SMP IBNU MAS’UD GARUM Nur Ahmad Awaludin; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah; Saptono Hadi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran teks drama berbasis video animasi menggunakan Adobe Animate untuk siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas’ud Garum. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE untuk merancang dan mengevaluasi media pembelajaran secara sistematis, valid, dan efisien. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan tanggapan para ahli; serta data kuantitatif yang diperoleh melalui kuesioner kepada ahli media, ahli materi, ahli pembelajaran, dan siswa sebagai pengguna. Validasi media dilakukan oleh para ahli berdasarkan tampilan, kesesuaian isi dengan kurikulum, dan efektivitas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada teks drama. Uji coba media dilakukan terhadap 21 siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas'ud Garum. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif (persentase kelayakan) dan deskriptif kualitatif (masukan dan perbaikan terhadap media). Hasil validasi menunjukkan media ini sangat layak digunakan, dengan skor dari ahli media sebesar 95,9%, ahli materi 79,86%, dan ahli pembelajaran Bahasa Indonesia 91,3%. Siswa juga memberikan respons positif sebesar 85,71%. Temuan ini membuktikan bahwa media berbasis Adobe Animate efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap unsur intrinsik teks drama, serta dapat menjadi referensi dalam peningkatan kualitas pembelajaran teks drama bagi siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas’ud Garum.Kata kunci: media pembelajaran, drama, video animasi, Adobe Animate
PUISI-PUISI MISTIS SITOR SITUMORANG: REPRESENTASI EKO-TEOLOGI MASYARAKAT BATAK TOBA Kodrat Eko Putro Setiawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13735

Abstract

Masyarakat Batak Toba di Indonesia memiliki puisi-puisi yang menceritakan tentang kepercayaannya terhadap lingkungan alam ada yang menguasai. Sitor Situmorang adalah penyair besar Indonesia yang berasal dari Batak Toba. Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan eco teologi masyarakat Batak Toba yang terdapat dalam puisi-puisi mistis Sitor Situmorang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi dan model interaktif untuk teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan alam dipercayai ada yang menguasai yakni Debata Mulajadi Nabolon dan Si Boru Deakparujar (Dewa Bumi, Tanah, Hutan) yang mengajarkan kepada keturunannya untuk memelihara bumi dan isinya. Masyarakat Batak Toba menganggap tanah, air, dan hutan adalah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Puisi-puisi mistis Sitor Situmorang menjadi literatur transformatif yang digunakan untuk mengeskplorasi kesadaran lingkungan alam sesuai dengan visi ekologi tentang eksistensi manusia yang harmonis dengan alam.
MENGUAK PARADOKS MORAL: TELAAH NILAI MORAL DALAM LIRIK LAGU “GHIBAH” KARYA RHOMA IRAMA Muhammad Fathur Rouf Hasan; Redy Eko Prastyo; Ahmad Imron Rozuli; Miftakhul Cahyati; Muhammad Husnul Khuluq
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara sistematis cara nilai-nilai moral diartikulasikan dalam lirik lagu “Ghibah” karya Rhoma Irama. Kajian nilai moral dan kritik sosial dalam lirik lagu ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Analisis ini merujuk pada teori sastra, semiotika, perspektif sosial, serta perspektif agama Islam. Pendekatan-pendekatan tersebut digunakan untuk mendalami penggunaan metafora, simbolisme, dan retorika dalam lirik lagu tersebut dapat membentuk pesan moral yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu “Ghibah” tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai medium yang efektif dalam menyampaikan kritik terhadap praktek mengungkap aib yang sering terjadi dalam masyarakat. Rhoma Irama mengajak pendengar untuk menolak perilaku “Ghibah” dan sekaligus mengarahkan perhatian pada pentingnya introspeksi diri dan kesadaran moral dalam kehidupan sehari-hari. Pesan moral yang terkandung dalam lagu ini mengajak pendengar untuk melakukan refleksi diri, menolak budaya “ghibah”, serta menginternalisasi nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan toleransi. Kesimpulannya, lagu “Ghibah” mampu menyampaikan kritik moral secara mendalam melalui penggunaan bahasa yang kaya akan metafora, retorika, dan simbolisme. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lebih luas mengenai keterkaitan antara seni musik, nilai-nilai moral, dan kritikan sosial dalam konteks budaya Indonesia.Kata kunci: Kritik Sosial, Lirik Lagu, Moral
KESETARAAN GENDER DALAM DISKUSI “MATA NAJWA” EPISODE WOMEN IN POWER (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS) Putri Beny Mawarsih; Kisyani Laksono; Agusniar Dian Savitri
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesetaraan gender dalam diskusi Mata Najwa episode Women in Power. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan analisis wacana kritis Sara Mills. Data penelitian ini yaitu kutipan percakapan dan tulisan dalam kolom komentar mengandung makna bahasa dalam diskusi Mata Najwa episode Women in Power. Sumber data penelitian ini yaitu diskusi Mata Najwa episode Women in Power yang diunduh melalui YouTube chanel Mata Najwa. Teknik pengumpulan data melalui teknik menyimak, mencatat, transkripsi, dan dokumentasi, dengan fokus pada kata, frasa, dan kalimat yang digunakan narasumber dalam diskusi Women in Power. Analisis data dilakukan terhadap posisi penonton dengan menggunakan interpretasi data. Hasil analisis menunjukkan posisi subjek, objek, dan penonton dibentuk melalui wacana yang menggambarkan dinamika gender, kekuasaan, dan pemberdayaan perempuan. Peran perempuan sebagai agen aktif yang berjuang untuk kesetaraan, sekaligus menggambarkan tantangan yang dihadapi perempuan dalam dunia yang patriarkal. Penonton dari program tayangan Mata Najwa eposide Women in Power menunjukkan kesadaran akan ketidaksetaraan gender dan memberikan penghargaan terhadap perempuan yang menembus batas-batas yang ada. Kata kunci: Wacana Kritis, Mata Najwa, Kesetaraan Gender, Perempuan