cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 685 Documents
HIERARKI KEBUTUHAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LUKACITA KARYA VALERIE PATKAR: KAJIAN PSIKOLOGI HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW Amanda Aulia; Dicky Rachmat Pauji; Kurnia Rachmawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.13030

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menganalisis dan mendeskripsikan hierarki kebutuhan yang dialami tokoh utama dalam novel LukaCita karya Valerie Patkar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dan apa saja bentuk pemenuhan kebutuhan manusia dalam novel tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menganalisis data dari novel LukaCita dan memilih kutipan-kutipan yang relevan untuk dianalasis. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow sebagai kerangka pemikiran. Dalam proses pengumpulan data, digunakan metode membaca, mencatat, reduksi data, klasifikasi data, dan pemilihan kutipan yang relevan dari teks sebagai korpus data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama dalam novel LukaCita memenuhi kebutuhankebutuhan dalam hierarki Maslow secara bertahap. Kebutuhan-kebutuhan yang ditemukan meliputi kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial (termasuk kebutuhan untuk memiliki dan dicintai), kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri. Pemenuhan kebutuhan ini terjadi melalui interaksi dengan lingkungan sekitar, hubungan dengan karakter lain, dan proses internal yang dilalui oleh tokoh utama. Melalui analisis ini, dapat dilihat bagaimana perjalanan tokoh utama mencerminkan dinamika pemenuhan manusia menurut teori Maslow dalam konteks sosial dan psikologis yang ada dalam novel tersebut. Teori humanistik dalam psikologi berfokus pada pengembangan potensi manusia dan pencapaian aktualisasi diri. Pendekatan ini menekankan pentingnya kebebasan, pilihan, dan tanggung jawab individu dalam mencapai tujuan hidup yang bermakna.Kata kunci: Hierarki Kebutuhan, tokoh utama, Abraham Maslow, Humanistik.
CITRA PEREMPUAN DAN NILAI-NILAI FEMINISME DALAM KUMPULAN PUISI “AKU LIHAT BALI” KARYA MAS TRIADNYANI Zainudin Zainudin; Juli Yani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.13031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan citra perempuan dan nilai-nilai feminisme yang terdapat pada kumpulan puisi Aku Lihat Bali karya Mas Triadnyani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik studi pustaka dan analisis isi. Data dalam penelitian ini yaitu kutipan kumpulan puisi Aku Lihat Bali karya Mas Triadnyani yang mengandung citra Perempuan dan nilai feminis. Sumber data dalam penelitian yaitu kumpulan puisi Aku Lihat Bali karya Mas Triadnyani, yakni enambelas buah puisi terdiri atas puisi berjudul Ah Rindu; Apel; Bidadari Pengantar Jempol; Caramu Pindahkan Rambutku; Doa dan Ingkar; Ibu Semesta; itu tubuh; Matahari yang Tertinggal di Sebuah Rumah; Pasrah; Percakapan; Percakapan Derrida dan matahari; Perempuan yang Melukai; Sang Pemantul; dan Shift. Teknik pengambilan data menggunakan baca dan catat. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian yaitu keenambelas puisi tersebut, terdapat citra perempuan dan nilai-nilai feminisme perempuan berkuasa atas dirinya; perempuan berani dan mampu menentukan nasibnya; perempuan melawan dominasi laki-laki. Kata kunci: citra perempuan, nilai-nilai feminisme, puisi.
UPAYA PENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SISWA KELAS V SD NEGERI 4 BANYUASIN III Martini Martini; Femmy Murniati; Satri Pertiwi; Puji Handayani; Darwin Effendi; Siti Rukiyah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13060

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Negeri 4 Banyuasin III Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Problem Solving. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dilakukan persiklus atau kegiatan berulang. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengeloaan hasil belajar siswa menggunakan analisis kuantitatif dimana skor maksimal setiap soal pada siklus I dan siklus II adalah 100. Berdasarkan penelitian bahwa Metode pembelajaran Problem Solving dapat meningkatakan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 4 Banyausin III. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran sebelum perbaikan  hanya ada 7 orang (28%) yang terlibat aktif. Pembelajaran setelah melakukan siklus I siswa yang telibat aktif 16 orang (64%). Dan setelah dilakukan siklus II keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat yaitu 22 orang (88%). Perubahan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada ketuntasan belajar dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum perbaikan siswa yang tuntas hanya 3 Orang (12%), setelah dilakukan siklus I siswa yang tuntas meningkat menjadi 11 Orang (44%). Pada siklus I sudah menunjukkan adanya kemajuan tetapi, Karena persentase ketuntasan belum mencapai 85% maka dilakukan siklus II, hasil yang didapat pada siklus II yaitu 22 Orang (88%). Karena persentase pencapaian hasil belajar siswa sudah tercapai maka tidak dilanjutkan siklus III.
IMPLIKASI ETIKA KEILMUAN DALAM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH SISWA KELAS XI MAN 2 MOJOKERTO Maslakhatu Nurul Ummah; Wahyudi Siswanto; Kusubakti Andajani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran menulis karya ilmiah siswa kelas XI, (2) mengidentifikasi potensi risiko pelanggaran etika keilmuan yang muncul dalam penggunaan AI untuk pembelajaran menulis karya ilmiah, dan (3) merumuskan strategi integrasi etika keilmuan dalam penggunaan AI pada pembelajaran menulis karya ilmiah siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di MAN 2 Mojokerto. Subjek penelitian terdiri atas kelas XI MIPA 4, yang berjumlah 36 siswa, dan telah menggunakan teknologi AI dalam pembelajaran menulis karya ilmiah, serta seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang terlibat dalam proses pembelajaran tersebut. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik, yaitu proses pengidentifikasian, analisis, dan pelaporan pola atau tema yang muncul dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan kontribusi positif dalam mempermudah siswa menyusun struktur tulisan, memperbaiki tata bahasa, dan meningkatkan efisiensi proses pembelajaran. Namun, penggunaan AI tanpa bimbingan yang memadai memunculkan risiko plagiarisme, ketergantungan berlebihan, dan penurunan kemampuan berpikir kritis siswa. Untuk mengatasi tantangan ini, strategi yang diusulkan meliputi penyusunan pedoman etis penggunaan AI, pelatihan literasi teknologi, dan evaluasi pembelajaran berbasis proses. Penelitian ini menegaskan bahwa AI dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif jika digunakan secara bijak dengan pendampingan guru yang memadai. Integrasi nilai-nilai etika keilmuan menjadi kunci dalam memanfaatkan teknologi AI secara optimal untuk mendukung pembelajaran menulis karya ilmiah yang bertanggung jawab.
POLA KOMUNIKASI ANTARA GURU DAN ORANG TUA SISWA DI GRUP WHATSAPP: STUDI KASUS PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN MAUK Istiqomatudiniyah Istiqomatudiniyah; Muhamad Sofian Hadi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 1 (2026): Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v15i1.13175

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola komunikasi antara guru dan orang tua siswa dalam grup whatsapp terkait pembelajaran di sekolah dasar di Kecamatan Mauk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kasus yang data utamanya berupa transkrip percakapan guru dan orang tua siswa di grup whatsapp. enelitian ini menggunakan instrumen berupa panduan observasi yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis jenis pola komunikasi (seperti referensial, emotif, fatik, metalinguistik, konatif, dan puitis), serta alat pencatat untuk mendokumentasikan hasil temuan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif terhadap percakapan dalam grup, yang kemudian dilengkapi dengan wawancara mendalam bersama guru dan beberapa orang tua siswa guna memahami latar belakang komunikasi yang terjadi. Proses penelitian diawali dengan pemilihan grup WhatsApp yang mewakili populasi, lalu dilanjutkan dengan observasi selama kurun waktu tertentu. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis dengan mengelompokkan percakapan berdasarkan kategori pola komunikasi menurut Jakobson, serta menafsirkan kontribusinya dalam meningkatkan keterlibatan orang tua dan mendukung proses belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis pola komunikasi antara guru dan orang tua melalui Whatsapp menunjukkan variasi dalam penggunaan pola komunikasi, seperti referensial terdapat 86 data, emotif terdapat 77 data, fatik terdapat 76 data, metalinguistic terdapat 67 data, konatif terdapat 5 data, dan puitis terdapat 28 data. Pola komunikasi referensial dan konatif dominan dalam percakapan antara guru dan orang tua di whatsapp, berperan penting dalam menyampaikan informasi, membangun hubungan, dan meningkatkan efektivitas komunikasi. Pola-pola ini memperkuat kolaborasi dan mendukung interaksi sosial serta pendidikan antara guru dan orang tua.Kata Kunci: Guru dan Orang Tua Pola Komunikasi, Whatsapp, Siswa SD.
ANALISIS WUJUD TUTURAN DAYA SANJUNG DAN DAYA LUKA DALAM KOLOM KOMENTAR MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @RIDWANKAMIL Tita Tita; R. Dian Dian Muniroh; Chye Retty Isnendes
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.13453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wujud daya sanjung dan daya luka pada kolom komentar media sosial Instagram @ridwankamil. Objek dalam penelitian ini yaitu tuturan komentar pada akun instagram @ridwankamil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan daya sanjung dan daya luka yang terdapat pada komentar media sosial instagram @ridwankamil. Sumber data yaitu komentar media sosial instagram @ridwankamil. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Peneliti melakukan pembacaan akun instagram @ridwankamil, dan mencatat halhal berkaitan dengan daya sanjung dan daya luka. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan Daya sanjung sedang (medium/mild) lebih banyak ditemukan yaitu 262 (69%), tuturan Daya Danjung berat ditemukan sebanyak 119 tuturan (31%). Dalam kategori Daya luka ditemukan Daya luka sedang (medium/mild) sebanyak 108 tuturan (93%) dan Daya luka berat (heavy/serious) sebanyak 7 tuturan (7%). Penelitian ini dapat digunakan sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi golongan tuturan yang berpotensi untuk melanggar etika dalam berkomentar pada media sosial. Penelitian ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat supaya lebih bijaksana lagi dalam berkomentar untuk menyampaikan aspirasinya pada media sosial.Kata kunci: Kesantunan, Pragmatik, Media Sosial
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL (VIDEO BISU) DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII E SMPN 1 KOTA JAMBI Hotna Br Siburian; Eddy Pahar Harahap; Lusia Oktri Wini
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.13454

Abstract

Kurangnya variasi dalam media pembelajaran yang digunakan oleh guru telah menimbulkan ketidakminatan siswa dalam keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses penggunaan media visual (video bisu) dalam pembelajaran menulis teks prosedur di kelas VII E SMPN 1 Kota Jambi yang mencakup persiapan, pelaksanaan, dan pembahasan. Metode kualitatif dan pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini dengan 28 siswa kelas VII sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran materi menulis teks prosedur melalui media video disertai dengan modul ajar yang dirancang oleh guru, berhasil meningkatkan kemampuan siswa. Hasil penilaian menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan menulis teks prosedur yang sangat baik, dengan nilai rata-rata pada kategori "sangat mampu". Penelitian ini merekomendasikan kepada guru untuk lebih memperbanyak penggunaan media pembelajaran yang beragam guna meningkatkan minat dan efektivitas pembelajaran.Kata Kunci: Media Pembelajaran Visual; Keterampilan Menulis; Teks Prosedur
ANALISIS DIKSI PROMOSI PADA KONTEN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK KULINER TRADISIONAL DI PASAR LAMA KOTA TANGERANG Asfitri Hayati; Nori Anggraini; Ida Nuraida
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.13455

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan bahasa pada konten promosi media sosial yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik kuliner tradisional di pasar lama Kota Tangerang. Pasar Lama adalah kuliner populer yang menyajikan berbagai makanan tradisional dengan nilai budaya yang tinggi. Namun, karena industri kuliner menjadi semakin kompetitif, strategi periklanan yang efektif, termasuk pemilihan kata-kata yang menarik, akan menjadi faktor kunci dalam menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis isi. Data dikumpulkan melalui pengamatan konten media sosial, wawancara dengan pedang masakan atau makanan khas Tradisional dan tinjauan pustaka. Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi pola penggunaan bahasa persuasif, emosional, dan deskriptif dalam berbagai postingan iklan. Penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang mengungkapkan cita rasa, keunikan, dan nostalgia masakan tradisional dapat memiliki daya tarik emosional yang besar. Postingan yang menggunakan kata-kata yang menekankan “asli”, “legendaris”, dan “tradisi” akan mendapat respon lebih tinggi dari konsumen dibandingkan postingan yang sekadar bersifat informasional. Selain itu, visualisasi makanan yang didukung oleh cerita menarik merupakan kombinasi kunci untuk meningkatkan keterlibatan penonton video pada sosmedia Tiktok dan Instagram. Kesimpulan penelitian ini adalah pemilihan bahasa pada saat mempromosikan produk kuliner tradisional berperan penting dalam menciptakan daya tarik dan mempengaruhi minat konsumen. beberapa penelitian lain yang relevan, penggunaan diksi yang menggugah selera, menyertakan elemen lokalitas, dan menceritakan kisah di balik kuliner dapat memperkuat citra positif dan meningkatkan minat konsumen. Pengusaha kuliner di Pasar Lama Tangerang sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan konten promosi yang menarik, komunikatif, dan autentik, serta memperhatikan aspek kredibilitas dalam penyampaian informasi.Kata kunci: diksi, promosi, media sosial, kuliner tradisional, Pasar Lama
PSIKOANALISIS KARAKTER TOKOH PADA CERPEN ANAK THE VELVETEEN RABBIT KARYA MARGERY WILLIAMS Nur Aisah; Dian Karina Rachmawati; Insani Wahyu Mubarok
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fase psikologis tokoh Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru) dalam cerpen The Velveteen Rabbit menggunakan teori psikoanalisis Jacques Lacan. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif. Data yang diteliti berkaitan dengan kutipan berupa narasi, dialog, kalimat, teks menunjukan psikoanalisis dari teks cerpen The Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru). Sumber data yaitu cerpen The Velveteen Rabbit karya Margery Williams. Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan studi pustaka yaitu dengan baca dan catat teks cerpen The Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru) melalui sumber-sumber yang tertulis yang berkaitan dengan penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan psikoanalisis Jacques Lacan untuk mendeskripsikan fase imajiner, simbolik dan real dalam teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fase imajiner tercermin dalam keinginan The Velveteen Rabbit untuk menjadi “nyata” melalui pembentukan identitas diri atau gambaran diri dengan citra ideal yang dibayangkan dan tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan. Fase simbolik terlihat dari pengakuan cinta anak sebagai makna simbolik melalui proses interaksi ke dalam dunia bahasa dan norma sosial untuk memperoleh rasa identitasnya yang memberikan The Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru) pemahaman baru tentang eksistensinya sebagai lebih dari sekadar mainan. Fase ril tampak dalam momen traumatik saat The Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru) dibuang, yang mengakibatkan transformasi akhir menjadi “nyata.”Kata kunci: Psikonalisis, Karakter tokoh, Cerpen
PENGGUNAAN BAHASA PIJIN DAN KREOL DALAM ACARA TELEVISI Kim Dong Hoon; Agus Sulaeman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13568

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bahasa pijin pada acara televisi swasta di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan atau kalimat yang mengandung bahasa pijin dan kreol pada acara pesbuker dan comedy night di televisi. Berdasarkan hasil penelitian ini Pijinisasi dapat mengancam keberadaan bahasa Indonesia ragam umum, jika penyebaran bahasa pijin dan kreol sering digunakan pada acaraacara televisi khususnya bahasa yang dipakai para public figur pada acara pertelevisian di Indonesia jika dibiarkan dalam waktu yang terlalu lama. Suatu saat nanti sebagian besar masyarakat Indonesia dapat saja terbiasa berbicara dalam bahasa pijinisasi dan kreol karena pengaruh bahasa itu terlalu kuat memasuki pergaulan lisan. Di dalam budaya Indonesia, bahasa kasar atau ketidaksopanan menjadi tabu dipertontonkan di depan umum. Acara-acara televisi justru tidak memperdulikan etika berbahasa karena pegiat acara televisi kurang memiliki tanggung jawab sosial.Kata Kunci : Pidjin, Kreol, Acara Televisi