cover
Contact Name
Cucun Alep Riyanto
Contact Email
cucun.riyanto@uksw.edu
Phone
+628136909 4764
Journal Mail Official
juses.fsm@adm.uksw.edu
Editorial Address
Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, Central Java, Indonesia
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Sains dan Edukasi Sains
ISSN : -     EISSN : 26543206     DOI : https://doi.org/10.24246
Core Subject : Science, Education,
The Jurnal Sains dan Edukasi Sains (JuSES) is open access and peer-reviewed journal publishing in Indonesian. It aims to publish academic articles such as original articles and review articles of conceptual, experimental, theoretical, and applied in the field of Mathematics and Natural Sciences from the following subject areas: Biology Biology Education Chemistry Chemistry Education Physics Physics Education Mathematics Mathematics Education Natural Sciences Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Efek Nefroprotektif Jintan Hitam (Nigella sativa L.) Terhadap Ginjal Rattus norvegicus Yang Diinduksi Aspartam Berdasarkan Gambaran Histopatologi Mawarni, Bunga; Sayekti, Fitria Diniah Janah
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p37-43

Abstract

Aspartam adalah salah satu jenis pemanis buatan yang memiliki rasa 200 kali lebih manis dari pada sukrosa. Proses metabolisme aspartam dalam tubuh dapat menyebakan kerusakan pada ginjal. Salah satu senyawa yang memiliki potensi sebagai pelindung ginjal adalah jintan hitam karena mengandung senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek nefroprotektif pemberian jintan hitam pada pengamatan makroskopis dan mikroskopis ginjal tikus putih yang diinduksi aspartam. Penelitian ini merupakan penelitian analitik eksperimental dengan menggunakan 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol normal (K1), kelompok kontrol negatif (K2), kelompok pemberian aspartam dan jintan hitam dengan dosis 0,1 mL (K3), kelompok pemberian aspartam dan jintan hitam dengan dosis 0,2 mL (K4), serta kelompok pemberian aspartam dan jintan hitam dengan dosis 0,3 mL (K5). Hasil pengamatan makroskopis didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan warna ginjal dimana pada kelompok (K1), (K2), dan (K3) berwarna coklat kemerahan, sedangkan pada kelompok (K4) dan (K5) berwarna coklat tua, memiliki tekstur kenyal, dan memiliki ukuran yang berbeda tiap kelompok. Pada hasil pengamatan mikroskopis yang dianalisis menggunakan uji statistic One Way ANOVA didapatkan nilai signifikasi ≤ 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang bermakna rerata pada semua perlakuan. Berdasarkan uji lanjut Post Hoc Tukey didapatkan dosis jintan hitam yang paling efektif yang mampu memberikan efek nefroprotektif yaitu pada kelompok (K4) dengan dosis sebanyak 0,2 mL/200 g BB/hari.
Analisis Struktur Kristal Silika (SiO₂) Pasir Pantai Dogolan Menggunakan Metode Rietveld Setyaningrum, Dyah; Anisa, Zuffa
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p7-12

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian awal mengenai konversi pasir pantai Dogolan menjadi mineral bernilai tinggi untuk meningkatkan nilai ekonomisnya. Sebab, selama ini pemanfaatannya terbatas pada penggunaan pribadi warga lokal sebagai bahan bangunan yang nilai ekonominya rendah. Sehingga tujuan dari penelitian awal ini adalah untuk mengetahui jenis kandungan silika dan struktur fasanya. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menganalisis permasalahan ini adalah dengan metode Rietveld. Metode uji karakterisasi strukturnya dilakukan dengan uji Difraksi Sinar-X (XRD) menggunakan alat XRD X’Pert PRO PANalytical pada 2θ= 15-65⁰. Sedangkan analisis secara kualitatifnya menggunakan software Match! dan analisis kuantitatifnya dengan perangkat lunak Rietica yang merupakan implementasi dari metode Rietveld. Hasil pola difraktogram XRD menunjukkan bahwa material pasir Pantai Dogolan merupakan fasa kristalin dengan kandungan mineral utamanya adalah silika SiO₂ kuarsa. Hal ini dibuktikan dengan adanya 2 puncak difraksi utama yang tinggi dan tegas pada posisi 2θ= 20,86 dan 26,51. Hasil analisis kualitatif dari Software Match! Menunjukkan adanya fasa quartz low dengan presentase 100% dan sesuai dengan databased PDF. Hasil identifikasi dan analisis lanjut, sampel pasir Pantai Dogolan tergolong fasa alpha quartz dengan sistem Kristal trigonal. Analisis kuantitatif dengan perangkat lunak Rietica menunjukkan pembentukan fasa tunggak SiO₂ yang dibuktikan dengan nilai kecocokanyang dapat diterima telah terpenui. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, pasir pantai Dogolan memiliki kandungan Silika Kuarsa SiO2, diharapkan ke depan mempunyai potensi lanjut untuk dijadikan penerapan material berteknologi tinggi dan dapat meningkatkan nilai ekonomisnya.
Analisis Literatur: Pembelajaran IPA Integrasi Lahan Gambut Putri, Vera Norfianti; Yuliani, Hadma; Santiani, Santiani
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p27-36

Abstract

Lahan gambut merupakan ekosistem vital bagi lingkungan global untuk menghadapi ancaman serius dari aktivitas manusia seperti deforestasi dan konversi lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan mengevaluasi pendekatan, metode, serta praktik pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang terintegrasi dengan konteks lahan gambut, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang konservasi. Melalui metodologi studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber ilmiah relevan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai ekosistem lahan gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis literasi sains, kearifan lokal, dan kreativitas, serta pendekatan interdisipliner yang menggabungkan aspek ekologi, biologi, kimia, dan ilmu tanah, dapat meningkatkan pemahaman holistik dan kesadaran lingkungan siswa. Penggunaan teknologi seperti simulasi komputer dan pemetaan digital terbukti efektif dalam memvisualisasikan kompleksitas ekosistem lahan gambut. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi pentingnya melibatkan komunitas lokal dan pengetahuan tradisional dalam kurikulum pembelajaran. Pendekatan berbasis proyek, eksperimen lapangan, dan metode pembelajaran kolaboratif juga direkomendasikan untuk memfasilitasi pengalaman langsung dan pemecahan masalah terkait pengelolaan lahan gambut. Implikasi dari penelitian ini mencakup rekomendasi untuk pengembangan kurikulum dan pelatihan guru yang berfokus pada integrasi IPA dengan isu-isu lingkungan lokal, khususnya lahan gambut. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efisien dalam mengintegrasikan IPA dengan konteks lahan gambut, guna mendukung upaya konservasi dan pengelolaan berkelanjutan ekosistem kritis ini.
Pemodelan Premi Asuransi Bencana Banjir di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah Pramujati, Windya Harieska
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p44-52

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rentan terhadap berbagai macam bencana alam, salah satunya adalah banjir. Kabupaten Cilacap di Jawa Tengah merupakan daerah yang sering mengalami banjir akibat curah hujan yang tinggi, kondisi geografis yang rendah, banyaknya sungai yang melintas, serta perubahan iklim yang menyebabkan cuaca tidak menentu. Bencana banjir di Kabupaten Cilacap berdampak signifikan terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat, sehingga pada penelitian ini dikembangkan model premi asuransi sebagai salah satu upaya mitigasi dalam pengelolaan risiko bencana. Risiko yang dialami masyarakat akibat bencana banjir diasumsikan variabel acak yang mempunyai distribusi tertentu, sehingga perhitungan risiko bencana, berhubungan dengan model probabilitas seperti model kerugian agregat. Kerugian agregat dapat memodelkan jumlah klaim dan besarnya klaim, dimana pada penelitian ini jumlah klaim dan besarnya klaim mengikuti distribusi Gamma dan distribusi Generalized Extreme Value (GEV). Selanjutnya diterapkan metode perhitungan premi asuransi yang mencangkup prinsip varians premium, dan prinsip standard deviation premium untuk memodelkan premi asuransi banjir. Besarnya premi yang dihasilkan dari masing-masing prinsip adalah sebesar 9,91964 × 1018 dan 39.521.895.722, dimana besarnya premi ini merupakan premi kolektif dalam jangka waktu satu tahun. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dengan risiko yang sama, prinsip premi standard deviation menghasilkan harga premi yang lebih ekonomis dibandingkan dengan prinsip variance premium. Hasil ini dapat memberikan pertimbangan dan manfaat bagi pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menentukan premi asuransi banjir, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dan perlindungan ekonomi terhadap dampak bencana banjir di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Identifikasi Jenis Makrofungi di Kawasan Curug Cikotak Rhahillia, Laya; Purwasi, Reti; Nurhafifah, Ifah; Oktaviani, Haifa Dwi; Adnin, Falya; Khotimah, Annisa; Khastini, Rida Oktorida
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p63-70

Abstract

Indonesia, sebagai negara megabiodiversitas, memiliki kekayaan fungi yang luar biasa namun belum sepenuhnya teridentifikasi dan tedokumentasi dengan baik. Curug Cikotak menjadi lokasi yang menarik untuk penelitian identifikasi makrofungi. Kondisi kawasan sekitar air terjun yang lembab dan kaya akan bahan organik, menyediakan habitat yang ideal bagi berbagai jenis fungi yang mungkin belum pernah didokumentasikan sebelumnya. Kondisi mikroklimat yang unik di sekitar air terjun, seperti kelembaban tinggi, suhu yang relatif stabil, dan ketersediaan substrat yang beragam, menciptakan niche ekologis yang dapat mendukung keberadaan spesies fungi yang khas dan mungkin endemik. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi makrofungi di Curug Cikotak. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada keberlimpahan makrofungi di Kawasan Air Terjun Curug Cikotak. Kondisi lingkungan yang lembab dan kaya nutrisi di sekitar kawasan Air Terjun menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur. Data lapangan dianalisis secara deskriptif mencakup ciri morfologi fungi dan substratnya. Penelitian ini dilakukan pengukuran parameter lingkungan seperti suhu, intensitas cahaya, dan kelembaban. Hasil dari penelitian ini telah Ditemukan total 8 spesies yang termasuk dalam 5 famili berbeda. Dari 8 spesies tersebut, 6 spesies telah teridentifikasi hingga tingkat spesies, sementara 2 spesies (Polyporus sp. dan Laetiporus sp.) hanya teridentifikasi hingga tingkat genus. Dari hasil eksplorasi juga ditemukan jamur makroskopis yang bersifat racun yaitu spesies Amanita bisporigera. Habitat dari beberapa jamur yang telah ditemukan tersebut didominasi pada tanah, pohon dan kayu-kayu yang sudah lapuk. Penyebaran jamur Basidiomycetes dipengaruhi oleh banyak faktor lingkungan, termasuk ketinggian tempat, curah hujan, suhu, dan kelembaban.
Pengembangan E-encyclopedia Fitoplankton dengan Mengintegrasikan Hasil Penelitian di Sungai Penyangkat Kabupaten Kubu Raya Tiara, Marcelini Widya; Daningsih, Entin; Candramila, Wolly
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p53-62

Abstract

Pembelajaran abad 21 menekankan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pemahaman siswa, terutama dalam konsep abstrak seperti biologi. Penggunaan media elektronik seperti e-encyclopedia dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi, seperti fitoplankton, yang penting dalam ekosistem perairan. Media ini diharapkan meningkatkan minat belajar dan kesadaran lingkungan siswa dengan menyajikan data nyata dari penelitian lokal. Tujuan penelitan ini adalah mengembangkan media e-encyclopedia fitoplankton yag diintegrasikan dengan hasil penelitian fitoplankton di Sungai Penyangkat Kabupaten Kubu Raya. Pembuatan dan validasi media pembelajaran e-encyclopedia dilakukan dari Februari hingga November 2023 di Laboratorium Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, melalui tiga tahapan: pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Tahap pra produksi melibatkan analisis kebutuhan, perumusan tujuan instruksional, dan penetapan materi; tahap produksi mencakup pembuatan format media dan perancangan materi; sementara tahap pasca produksi meliputi editing, validasi, dan revisi. Validasi media dilakukan dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI). Media e-encyclopedia berukuran A4 dengan 33 halaman, berisi submateri protista mirip tumbuhan (fitoplankton) dan dilengkapi hasil penelitian di Sungai Penyangkat. Media ini mencakup berbagai komponen seperti cover, petunjuk penggunaan, isi materi, dan referensi, serta dapat diakses secara online dan offline. Validasi dilakukan oleh dosen dan guru biologi menggunakan kriteria format, isi, bahasa, dan kepraktisan, dengan hasil CVR dan CVI sebesar 1,00, menunjukkan media ini valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Namun, efektivitas penggunaannya perlu diuji lebih lanjut dalam proses pembelajaran.
Studi Etnofarmakologi Potensi Terminalia arjuna (Roxb. Ex DC) Wight & Arn dan Perkembangannya dalam Bidang Kesehatan Su'udi, Mukhamad; Khoirunnisa, Gita Ayu; Ramadany, Zakiyah; Ardiyanti, Kurnia Dwi; Dwinianti, Edia Fitri
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p79-87

Abstract

Tanaman herbal telah dimanfaatkan manusia dalam bidang pengobatan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dan ilmu pengobatan tradisional telah berlangsung sejak zaman kuno hingga saat ini. Terminalia arjuna merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan dalam obat-obatan herbal tradisional Ayurveda dari India. Pengolahan T. arjuna dalam pengobatan Ayurveda yaitu dikonsumsi dengan cara diseduh atau dikonsumsi bersama mentega (ghee) dan susu (ksheerapaka). Kulit batang T. Arjuna adalah bagian yang paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat India sebagai obat. Berbagai senyawa metabolit yang telah diisolasi dari akar, batang, daun, buah, dan biji dan telah diuji dalam skala laboratorium, praklinis dengan hewan uji maupun uji klinis pada manusia untuk mengetahui potensi terapeutiknya. Senyawa metabolit yang ditemukan meliputi flavonoid, terpenoid, polifenol, glikosida dan steroid beserta derivatnya. Kandungan senyawa metabolit dan potensi aktivitas terapeutik melalui berbagai penelitian dikumpulkan menggunakan ulasan ilmiah menggunakan kajian dari berbagai sumber literasi. Hasil berbagai penelitian menunjukkan T. arjuna berpotensi sebagai agen terapeutik yang berperan penting dengan kemampuan menghambat maupun menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan. Aktivitas farmakologis T. Arjuna menunjukkan potensi terapeutik dalam aktivitas antikanker, antimikrob, antioksidan, serta memberikan efek kardioprotektif, hepatoprotektif dan gastroprotektif. Studi etnofarmakologi potensi terapeutik T. arjuna diharapkan mampu memberikan dasar pengetahuan pemanfaatan T. arjuna sebagai bahan dasar obat herbal di masa yang akan datang.
Pengaruh Metode Ekstraksi Maserasi, Sonikasi, dan Sokletasi Terhadap Nilai Rendemen Sampel Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Triyanti, Sinta Bella; Lestari, Fhora Putri; Fitriana, Puti Anisa Nur; Rostiana, Herlita Rahma; Silalahi, Devika Damayanti; Syalsabina, Tria Dara; Putri, Rahma Yenita; Saputra, Iwan Syahjoko
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p71-78

Abstract

Ekstraksi merupakan proses pemisahan senyawa aktif simplisia dengan menggunakan pelarut cair tertentu. Simplisia adalah bahan alami yang berasal dari alam dan belum mengalami proses pengolahan kecuali proses pengeringan. Proses pengeringan dilakukan untuk memperpanjang masa simpan dan mempermudah penggunaannya. Simplisia banyak digunakan sebagai bahan dasar ekstraksi. Ada beberapa metode dalam ekstraksi diantaranya adalah maserasi, sonikasi, dan sokletasi. Pada percobaan ekstraksi kulit buah naga, proses ekstraksi dimulai dengan menghancurkan kulit buah naga menjadi potongan kecil, kemudian direndam dalam pelarut untuk memisahkan senyawa senyawa yang diinginkan. Maserasi adalah proses merendam suatu simplisia dalam pelarut pada suhu kamar untuk mendapatkan ekstrak. Sonikasi adalah modifikasi dari metode maserasi yang menggunakan bantuan ultrasound (sinyal dengan frekuensi tinggi, 20 kHz), sedangkan sokletasi melibatkan pemanasan yang cukup pada suhu yang lebih tinggi. Pada kulit buah naga, senyawa senyawa yang dapat dihasilkan juga memiliki beberapa manfaat, diantaranya termasuk antioksidan yang tinggi dan khasiat anti - inflamasi. Dengan memanfaatkan teknik ekstraksi maserasi, sonikasi, dan sokletasi potensi senyawa senyawa bermanfaat dalam kulit buah naga dapat diekstraksi secara efisien untuk aplikasi yang beragam. Pada penelitian ini hasil nilai rendemen maserasi sebesar 16,29%; nilai rendemen sonikasi 3,74%; dan nilai rendemen sokletasi sebesar 29,54%. Adapun hasil uji fitokimia pada ekstrak kulit buah naga metode sokletasi terdapat senyawa metabolit dengan yaitu tanin.
Implementasi E-Handout Berbasis Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Struktur dan Fungsi Tumbuhan Ifannani, Feren Aisya; Habiddin, Habiddin; Abidin, Rif’atuz Zakiyyah; Fitriyah, Isnanik Juni
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i2p143-149

Abstract

Penggunaan media pembelajaran mempunyai karakter tersendiri untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Tujuan studi ini yaitu mendapatkan hasil belajar peserta didik mengenai produk e-handout berbasis keterampilan proses sains pada materi struktur dan fungsi tumbuhan. Jenis penelitian ini merujuk pada penelitian kuantitatif dan metode eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data berupa tes soal uraian pretest posttest untuk mendapatkan hasil belajar peserta didik terhadap e-handout berbasis keterampilan proses sains pada materi struktur dan fungsi tumbuhan yang disebarkan secara terbatas kepada sampel penelitian yaitu 30 peserta didik kelas VIII B MTs Taufiqiyatul Asna sekolah Swasta di Kabupaten Kediri. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa uji peningkatan skor pretest ke postest menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik terhadap e-handout berbasis keterampilan proses sains pada materi struktur dan fungsi tumbuhan dengan Hasil Uji Gain Ternormalisasi interpretasi sebesar 0,74 dengan kategori peningkatan “sedang”.
Perbandingan Kinerja Metode Support Vector Regression dan Metode Regresi Linier Berganda dalam Memprediksi BMI pada Dataset ASTHMA Kurniawan, Titus Antonius David; Setiawan, Adi; Tita, Faldy
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i2p133-142

Abstract

Body Mass Index (BMI) merupakan metode untuk mengevaluasi apakah seseorang memiliki berat badan ideal, yang berperan penting dalam mengidentifikasi risiko kesehatan seperti penyakit jantung dan diabetes. Dalam penelitian ini, BMI digunakan sebagai variabel prediktor untuk menentukan kemungkinan seseorang menderita asma, yaitu penyakit kronis yang memengaruhi saluran pernapasan. Untuk memprediksi BMI berdasarkan variabel-variabel lain dalam dataset Asthma, penelitian ini membandingkan dua metode regresi, yaitu regresi linier berganda dan Support Vector Regression (SVR). Evaluasi akurasi model dilakukan menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), yang mengukur kesalahan prediksi dalam bentuk persentase, di mana nilai MAPE yang lebih rendah menunjukkan tingkat akurasi prediksi yang lebih baik. Data uji dibagi menjadi empat skenario, yaitu 10%, 20%, 30%, dan 40% dari keseluruhan data. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode regresi linier berganda menghasilkan nilai MAPE sebesar 15,42%; 15,44%; 15,51%; dan 15,63% secara berturut-turut. Sementara itu, metode SVR menghasilkan nilai MAPE sebesar 15,77%; 15,74%; 15,77%; dan 15,81%. Berdasarkan hasil tersebut, regresi linier berganda terbukti memberikan prediksi yang lebih akurat dibandingkan SVR dalam konteks dataset Asthma. Dengan demikian, regresi linier berganda lebih efektif dalam memodelkan BMI dibandingkan SVR dan dapat menjadi pertimbangan penting dalam pengembangan model prediktif untuk mendukung pengambilan keputusan terkait risiko penyakit pernapasan seperti asma.

Page 9 of 10 | Total Record : 99