cover
Contact Name
Yoyon Riono
Contact Email
yoyonriono353@gmail.com
Phone
+6282285011125
Journal Mail Official
yoyonriono353@gmail.com
Editorial Address
Jl. Propinsi Parit 01 Tembilahan Barat
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agro Indragiri
ISSN : 25282956     EISSN : 26153777     DOI : 10.32520
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agro Indragiri (JAI) fokus menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang bermuatan mengenai ilmu budidaya pertanian, hama dan penyakit tanaman dan ilmu tanah. Sub tema JAI meliputi ilmu pemuliaan tanaman, rekayasa genetika tumbuhan, pengelolaan hama terpadu, kesuburan tanah, hidrologi pertanian, sistem perbanyakan tanaman, sistem pertanian terpadu, ilmu penyakit tanaman, teknologi budidaya tanaman, kajian tanah gambut, ilmu gulma.
Articles 115 Documents
RESPON CABAI (Capsicum annum L.) TERHADAP PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK HAYATI MIKORIZA Rosmiah, Rosmiah; Paridawati, Ika; Marlina, Neni; Iskandar, Sutarmo; Dali, Dali; Alfando, Febri; Ezward, Chairil
Jurnal Agro Indragiri Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v9i2.3214

Abstract

Red chili (Capsicum annuum L.) is one of the commodities vegetables that have high economic value. One attempt to increase the growth and yield of chili plants by using liquid organic fertilizer and mycorrhizal biological fertilizer. This research aims to determine the best dosage of liquid organic fertilizer and mycorrhizal biological fertilizer on the yield of red chili (Capsium annum L.). The research was carried out on land of Agriculture of Palembang City, South Sumatra Province. The research period was carried out from February to June 2023. The research used a Randomized Group Factorial Design (RAKF) with 9 treatments and 3 replications. The first factor is liquid organic fertilizer from vegetable waste according to the treatment, namely O1 = 5 ml/L, O2 = 10 ml/L and O3= 15 ml/L. The second factor is the provision of Mycorrhizal biofertilizer (M) which consists of 4 treatment dose levels, namely M0 = 0 g/ta (without mycorrhiza), M1 = 2.5 g/ta, M2 = 5 g/ta, M3 = 7.5 g /ta. The observation parameters in this study were chili weight per plant (g), chili weight per plot (g) and number of productive brances (brances). The results of the research showed that treatment with a POC dose of vegetable waste of 5 ml/l of water with mycorrhizal biological fertilizer of 2.5 g/lot had the highest influence on chili plant production of 48.33 g/plot or the equivalent of 193,32 kuintal/ha.
Exploring the Potential of Magnetic Fields on Plant Growth as Monitoring Agricultural Success: Exploring the Potential of Magnetic Fields on Plant Growth as Monitoring Agricultural Success SAKTI KALISA SEFANDA; Vina Zulviana Nafilla; Probo Anggara; Sudarti; Kendid
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3217

Abstract

The physical field created by an electrically charged object is called an electromagnetic field. This research aims to determine the impact of using magnetic fields on crop productivity and quality in order to achieve success in agriculture. The type of research used is qualitative with the method of literature review or literature review relevant to the research title. The results showed that the comparison of several previous studies. The results of checking soil conditions using magnetics to increase agricultural yields and the potential influence of magnetic fields on plant growth. This research will provide readers with a deeper understanding of how magnetic fields can affect plants.
Analisis Konsep Gelombang Cahaya Pada Kinerja Sensor Light Dependent Resistor Untuk Pengukuran Intesitas Cahaya Pada Tanaman Marspinta, Defina Saghy; Abimanyu, Yanuar; Febriyanti, Rully; Sudarti; Kendid Mahmudi
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep gelombang cahaya pada kinerja sensor Light Dependent Resistor (LDR) dalam mengukur intensitas cahaya pada tanaman. Sensor LDR adalah suatu sensor yang mengandalkan tingkat kecerahan dari suatu cahaya. Prinsip kerja dari sensor LDR adalah dengan merubah energi foton menjadi elektron pada umunya satu foton dapat membangkitkan satu elektron, nilai hambatan sensor LDR akan berubah apabila terdapat perubahan tingkat kecerahan cahaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode jenis deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode literatur review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas LDR (Light Dependent Resistor) berbeda tergantung pada gelombang cahaya yang diterima, dengan implikasi penting untuk aplikasi sensor pada pertanian dan teknologi pengukuran cahaya. Implikasi dari penelitian ini adalah pengembangan teknologi sensor LDR (Light Dependent Resistor) yang dapat digunakan untuk memantau dan mengoptimalkan kondisi pencahayaan pada tanaman secara efektif. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian yang berkelanjutan.
ANALISIS KONSEP KALOR PADA PROSES PENGERINGAN GABAH MENJADI BERAS Putri, Izzha Mayzy Az-zahra; Nur Elizah; Salsabillah Shiva Putri; Sudarti; Kendid Mahmudi
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3249

Abstract

Proses pengeringan gabah menjadi beras merupakan tahapan penting dalam produksi beras yang mempengaruhi kualitas dan efisiensi proses. Salah satu konsep yang terlibat dalam proses ini adalah konsep kalor, yang berperan dalam mentransfer energi panas dari sumber panas ke gabah untuk menguapkan kadar airnya. Analisis konsep kalor pada proses pengeringan gabah menjadi beras memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana energi panas bekerja dalam proses tersebut. Dengan memahami konsep kalor, dapat dilakukan optimasi penggunaan energi panas sehingga proses pengeringan dapat dilakukan dengan efisien dan menghasilkan beras berkualitas tinggi. Tujuan penelitian untuk menganalisis konsep kalor pada proses pengeringan gabah menjadi beras dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proses tersebut. Metode yang digunakan yaitu dengan metode studi literatur melalui artikel, buku, dan lainnya.
ANALISIS PENGARUH PAPARAN MEDAN MAGNET ELF (EXTREMELY LOW FREQUENCY) DALAM PERTUMBUHAN FISIK TANAMAN DI BIDANG PERTANIAN Nafisah, Nisrina; Efi Novitasari; NadiNadiefa Nissa'ul Afni Nailufari; Sudarti; Kendid Mahmudi
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3266

Abstract

Medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) adalah bagian dari gelombang elektromagnetik ELF yang merupakan medan magnet yang memeiliki frekuensi yang sangat rendah yaitu <300 Hz dan dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman. Medan magnet ELF ini adalah radiasi non-ionisasi. Di bidang pertanian, paparan medan magnet frekuensi sangat rendah (ELF) memiliki banyak manfaat, termasuk kemampuannya untuk meningkatkan dan memperbaiki pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan gelombang elektromagnetik ELF dalam pertumbuhan fisik tanaman seperti ukuran tinggi batang daun, jumlah daun, tinggi tanaman, awal waktu berbuah dan kandungan klorofil daun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yang menggunakan studi literatur review artikel dengan analisis data secara deskriptif, sehingga data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder yang diambil dari berbagai publikasi ilmiah. Dari berbagai artikel yang dikaji didapatkan hasil bahwasanya besar kuat medan magnet berfrekuensi lemah ELF (extremely low frequency) dan lama waktu pemberian medan magnet pada tanaman tomat, jamur tiram, cabai merah , kacang hijau dan kacang kedelai berpengaruh terhadap laju pertumbuhan fisik tanaman.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman jagung Manis ( Zea mays Saccharata Strut ) Pada Lahan Kering Masam Terhadap Pemberian Kompos Limbah Perkebunan dan Pupuk N, P dan K Moelyohadi, Yopie; Alatas, Andi
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3878

Abstract

Sweet corn (Zea mays Saccharata Sturt) is one of the food crops widely consumed by the community, because it has a sweet taste and high nutritional value and has a fairly high economic value. In an effort to increase the productivity of sweet corn plants, appropriate cultivation technology input is needed, especially in the provision of fertilizers. Corn yields can be increased with appropriate fertilization, both in terms of dosage and time and the type of fertilizer given. Empty oil palm bunches (tangkos), Blotong (sugarcane waste) and legume cover crop compost (LCC) are wastes produced from the cultivation and post-harvest activities of oil palm plantations that can be used to increase the availability of organic matter and soil fertility in agricultural land. Based on the results of the diversity analysis, it shows that the treatment of providing types of plantation waste compost and the treatment of N, P, and K fertilization levels have a significant to very significant effect on each variable observed. Meanwhile, the interaction between the type of plantation waste compost and the treatment of N, P, and K fertilization levels has no significant effect on each variable of sweet corn growth and production on dry acidic land.
THE EFFECT OF ALUMINUM STRESS ON RICE VARIETIES AT THE EARLY VEGETATIVE STAGE IN NUTRIENT CULTURE MEDIA: EFEK CEKAMAN ALUMINIUM TERHADAP VARIETAS PADI PADA TAHAP VEGETATIF AWAL DI MEDIA KULTUR HARA Oktatora, Emilia; Feriadi; Junainah; Hegar Nurjannah; Waliah Nur Rahayu
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3954

Abstract

This study aims to determine the effect of aluminum stress on rice varieties during the early vegetative phase using a nutrient culture medium. This research employs a completely randomized design with two treatment factors: rice varieties and aluminum concentration. The variety factor consists of Rindang 1, Situ Patenggang, Towuti, Inpago 8, Inpara, and Inpago 10, and the aluminum concentration is 0 ppm and 250 ppm. Rice seeds are germinated for three days. The seeds that have been germinated are then planted in Kimura B nutrient culture media. The condition of the planting media is Kimura B 100% and pH 5.5, and this is maintained until day 21 when the first sampling is conducted. Then, the solution is replaced with a new one using Kimura B 100% nutrient culture media and pH 3.5, along with the addition of 250 ppm aluminum, and this is done until day 28 when the second sampling is conducted. The same procedure is repeated until day 35 when the third sampling is conducted. The analysis results show that the application of 250 ppm aluminum stress significantly affects all rice varieties. In the variables of plant height and root length, the Rindang 1 variety has the highest average values, namely 178.17 cm and 92.12 cm, respectively. Meanwhile, for the variable of leaf count, the variety with the highest average value is Towuti, which is 28.60 leaves. Keyword: Aluminium, Nutrient Culture, Rice, Vegetative
UJI DAYA HASIL BEBERAPA VARIETAS TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DI KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Trimo Priyanto; Suryadi; Mulono Apriyanto; Hermiza Mardesci
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3974

Abstract

Kebutuhan pangan terus meningkat setiap tahun yang disebabkan oleh pertambahan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi pangan sehingga diperlukan terobosan teknologi budi daya yang mampu meningkatkan produktivitas dan produksi pangan nasional. Salah satu upaya peningkatan produktivitas pangan adalah dengan penggunaan varietas unggul baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi beberapa varietas tanaman padi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – April 2024. Penelitian ini dilakukan di Desa Kempas Jaya kecamatan Kempas kabupaten Indragiri Hilir. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan varietas meliputi yaitu IR 64, Ciherang, Situbagendit, Inpari 3, Inpari 13 dan Inpara 3, diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji daya hasil beberapa varietas padi berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman per rumpun, bobot 1000 butir gabah kering, jumlah akar per rumpun, volume akar, berbeda nyata terhadap jumlah anakan maksimal per rumpun, jumlah anakan produktif, panjang malai per rumpun, jumlah gabah bernas per malai, dan bobot gabah kering per petak, sebaliknya tidak berbeda nyata terhadap bobot gabah basah per rumpun dan bobot gabah kering per rumpun. Produksi tertinggi yaitu padi varietas Inpari 3, kemudian diikuti oleh varietas Inpara 3, Inpari 13, Situbagendit, Ciherang dan IR 64 dengan hasil berturut-turut 5,99 ton/ha, 5,84 ton/ha, 5,14 ton/ha, 5,3 ton/ha, 5,2 ton/ha dan 4,9 ton/ha.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Batang Pisang (POC) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabe Rawit (Capsicum frutescens L.) di Tanah Gambut Sari, Intan; Riono, Yoyon; Syaputra, Razy; Puspita Sari, Ria; Alwi, Muhammad; Luthfi Al Ansyari, Muhammad; Ninsix, Retti
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.4022

Abstract

Penelitian “Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Batang Pisang (POC) terhadap Pertumbuhandan Produksi Tanaman Cabe Rawit (Capsicum frutescens L.) di tanah gambut” ini dilakukan pada bulan, Januari sampai dengan bulan April 2022, di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk organik cair batang pisang yang optimal untuk pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit ditanah gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non factorial diulang sebanyak 6 kali dengan dosis perlakuan A0 = Tanpa perlakuan (kontrol), A1 = 100 ml/Tanaman, A2 = 200 ml/Tanaman, A3 = 300 ml/Tanaman, A4 = 400 ml/Tanaman, A5 = 500 ml/Tanaman, data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis sidik ragam dan jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Tukey HSD pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh poc batang pisang terhadap pertumbuhan cabai rawit di tanah gambut tidak berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan tinggi tanaman, umur muncul bunga pertama, umur panen pertama, jumlah buah pertanaman, dan produksi tanaman perpolybag. Perlakuan pemberian pupuk organik cair batang pisang di tanah gambut tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter pengamatan.
DAMPAK PENGGUNAAN PESTISIDA KIMIA PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DAN ORGANISME TANAH YANG DIKAJI DALAM PENERAPAN PRINSIP BIOETIKA Tarihoran, Sulastri; Febriyossa, Adelia; Ginting, Giberta; Pohan , Muslimah
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i2.3349

Abstract

Pestisida kimia menjadi salah satu alternatif yang digunakan dalam sektor pertanian untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Penggunaan pestisida kimia yang tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan akan memberikan dampak terhadap lingkungan, terutama pada tanaman Cabai rawit (Capsicum frutescens L) dan organisme tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan pestisida kimia pada tanaman cabai rawit dan organisme tanah serta penerapan prinsip bioetika dalam pertanian dengan menggunakan metode eksperimen. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dampak penggunaan pestisida kimia yang berlebih (Dosis > 0,9 mm) pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dapat merusak dan menyebabkan kelainan pada pertumbuhan tanaman cabai rawit seperti kerdil, bercak daun, kerusakan buah, dan perubahan warna daun. Sedangkan dampak limpasan pestisida kimia dosis tinggi pada organisme tanah juga dapat mengakibatkan penurunan jumlah organisme tanah sehingga mengurangi kesuburan tanah. Aspek penggunaan pestisida kimia yang bertanggung jawab sudah sesuai dan sejalan dengan penerapan prinsip bioetika, namun harus selalu dalam pemantauan terhadap takaran dosis yang diberikan.

Page 11 of 12 | Total Record : 115