cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 600 Documents
Structural Transformation and Capacity Strengthening of the Apparatus: A Critical Review of Bureaucratic Reform at the Department of Cooperatives, Industry, and Trade, Bima City Ramadoan, Syahri; Firman, Firman; Sahrul, Sahrul
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara kritis hambatan struktural dan fungsional dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Bima, dengan menyoroti interaksi antara struktur organisasi, kebijakan pengembangan sumber daya manusia, serta kapasitas kelembagaan dalam menciptakan pelayanan publik yang inklusif, akuntabel, dan berkualitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif-kritis, melalui observasi non-partisipatif, telaah dokumen strategis, dan wawancara mendalam dengan aktor kunci dari unsur internal maupun eksternal birokrasi. Teknik triangulasi dan analisis interaktif berbasis teori sistem, institusional, serta kerangka reformasi birokrasi nasional digunakan untuk mereduksi, mengategorikan, dan menginterpretasi data secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi birokrasi belum sepenuhnya berjalan efektif akibat ketimpangan kompetensi, lemahnya sistem pengembangan karier, serta masih kuatnya intervensi politik. Restrukturisasi organisasi belum disertai transformasi paradigma kerja, sehingga pengembangan SDM berbasis meritokrasi dan digitalisasi ASN menjadi urgensi strategis. Kendala teknis seperti keterbatasan anggaran, infrastruktur, serta budaya kerja administratif menjadi penghambat birokrasi yang profesional. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen reformasi jangka panjang melalui kepemimpinan transformasional yang menempatkan penguatan SDM sebagai pilar utama dalam membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika pembangunan daerah dan tuntutan pelayanan publik masa depan.
Analisis Spasial Sebaran Imunisasi (UCI/IDL) di Kota Cirebon: Pendekatan Analisis Spasial dan Overlay GIS Pardede, Desi Natalia; Gusnanda, Harvi; Harisaputra, Loveandre Dwi; Agung, M. Nuh; Rezkia, Reni; Zakia, Shifa; Prastiwi, Yunita Enggar; Relaksana, Riki; Kharisma, Bayu
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan data pola sebaran IDL pada bayi usia 0-11 bulan di Kota Cirebon, menyajikan pola sebaran kelurahan UCI dan non-UCI di Kota Cirebon menggunakan pendekatan spasial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif-spasial dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis menggunakan spasial mengenai stunting memberikan wawasan yang sangat berharga untuk penelitian dan pembuatan kebijakan yang lebih efektif. Oleh karena itu, dengan pemetaan yang jelas tentang lokasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi stunting, upaya penanggulangan dapat lebih tepat sasaran, efisien, dan terkoordinasi dengan baik. Berdasarkan temuan menunjukkan perbaikan infrastruktur bidang kesehatan di Kota Cirebon sangat memberikan pengaruh yang signifikan. Persentase kelurahan UCI di Kota Cirebon perlu dilakukan intervensi untuk peningkatan kelurahan UCI. Kedua, Kota Cirebon memiliki berbagai faktor yang kemungkinan yang mempengaruhi rendahnya persentase kelurahan UCI seperti kondisi wilayah dan bentang alam, demografi, tenaga kesehatan, dan infrastruktur seperti faskes (RS dan puskesmas) dan posyandu. Ketiga, beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi capaian kelurahan UCI tersebut, hanya kondisi infrastruktur seperti jumlah faskes (RS dan puskesmas) dan posyandu yang menunjukkan adanya kecenderungan pengaruh yang terhadap peningkatan persentase kelurahan UCI di kota Cirebon
Konfigurasi Dinamika Komunikasi Digital dalam Ranah Politik Lokal: Telaah Taktik Media Sosial pada Arena Elektoral Pilkada Kabupaten Bima Tasrif, Tasrif
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.709

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendekonstruksi bagaimana para aktor politik memanfaatkan logika digital untuk membingkai citra, membangun afiliasi, dan mengartikulasikan strategi elektoral melalui medium sosial yang tak lagi memisahkan antara domain personal dan publik, antara spontanitas dan rekayasa strategik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berparadigma interpretatif-konstruktivis, penelitian ini mengeksplorasi realitas komunikasi politik sebagai konstruksi intersubjektif yang diproduksi melalui simbol, wacana, dan relasi kuasa dalam ruang digital. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan kunci yang mewakili spektrum aktor digital lokal, observasi non-partisipatif terhadap interaksi media sosial kandidat, serta dokumentasi visual atas materi kampanye digital, yang kemudian dianalisis dengan kerangka analisis wacana kritis dan semiotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital dalam Pilkada Bima merupakan proses artikulatif yang tidak linier, melainkan berlangsung dalam arena diskursif yang dipenuhi negosiasi makna, simbolisme kultural, dan permainan identitas yang beresonansi dengan komunitas pemilih yang terfragmentasi. Media sosial berfungsi sebagai palimpsest politik tempat retorika populis, estetika kampanye, dan narasi lokal berkelindan membentuk realitas elektoral. Keberhasilan strategi politik digital tidak hanya ditentukan oleh kekuatan naratif dan teknis, tetapi oleh intensitas interaktivitas, sensitivitas kultural, dan kecakapan etis kandidat dalam mengelola medan simbolik yang kompleks
An Innovative Model for Creative Economy Development Based on Coastal Resource Potential: A Case Study in Bugis Village, Sape Subdistrict, Bima Regency Arman, Arman; Jasman, Jasman
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.710

Abstract

This study aims to critically explore the latent potentials and structural challenges inherent in the development of a creative economy grounded in coastal resource utilization in Bugis Village, Sape District, Bima Regency. Furthermore, it seeks to formulate an adaptive and sustainable development model designed to enhance local competitiveness. Anchored in a qualitative descriptive approach, this research captures the socio-economic dynamics and resource management strategies through triangulated data collection methods, including direct observation, in-depth interviews, and comprehensive document analysis. Research informants were purposively selected, encompassing village officials, fisheries entrepreneurs, and other key local stakeholders. Data analysis was conducted through a rigorous, multi-stage process involving data reduction, data display, and the drawing and verification of conclusions. Findings reveal that Bugis Village possesses a distinct comparative advantage in the fisheries sector, particularly through high-value commodities such as tuna, skipjack, mackerel, and Caulerpa seaweed. This potential is further bolstered by a strategic geographic location and the embedded local wisdom of traditional fishers in sustainably managing marine resources. Nevertheless, the advancement of the creative economy is impeded by multiple structural bottlenecks, including inadequate supporting infrastructure (e.g., cold storage facilities, post-harvest training), weak institutional coordination, and limited access to product innovation training and broader markets. The implications of these findings underscore the imperative to design a locally contextualized creative economy development model. Such a model should integrate institutional empowerment at the village level, continuous human resource capacity building, and collaborative multi-stakeholder engagement within a pentahelix framework. Key recommendations include the incorporation of a creative economy roadmap into village development planning and the establishment of a communication forum among economic actors to foster a synergistic, inclusive, and competitive creative economic ecosystem in coastal regions.
The Reconstruction of Local Wisdom as Socio-Political Ethics: A Conceptual Inquiry into the Philosophy of Maja Labo Dahu in Bima Society Zuriatin, Zuriatin; Nurhasanah, Nurhasanah; Junaidin, Junaidin; Nurlaila, Nurlaila
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.712

Abstract

This study aims to deeply investigate the philosophical and performative position of local values, particularly Maja Labo Dahu, within the socio-political ethical configuration of Bima society as a response to moral disorientation in the modern social order. Employing a historical-interpretive qualitative approach, this research integrates historical methods (heuristics, source criticism, interpretation, and historiography) with Pierre Bourdieu’s theory of social practice and cultural hermeneutics to uncover how the values of maja (shame) and dahu (fear) are constructed, reproduced, and interpreted transgenerationally as symbolic capital and public ethics. The findings reveal that Maja Labo Dahu is not merely a cultural relic, but a transcendental value system embodied in the habitus of Bima society, functioning as an imperative ethical institution that guides social actions and political legitimacy through affective and spiritual dimensions. This value system serves as a moral mechanism capable of disciplining social spaces without relying on the hegemony of formal regulation, thereby making it highly relevant as an ethical architecture for public policy, character education, and values-based leadership praxis. The study further indicates that the revitalization of local values such as Maja Labo Dahu can serve as a form of resistance against the erosion of public morality in the age of globalization, while simultaneously offering a conceptual foundation for constructing a substantive civic ethics rooted in the ontological relationship between humans, community, and the Divine within the Islamic-Bima cultural sphere.
An Analysis of the Implementation of Village Fund Policy Management in Pakembinangun Village, Pakem District, Sleman Regency Imam, Sadrul; Muhaimin, Muhaimin
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.713

Abstract

The implementation of the village fund policy refers to the allocation of financial resources originating from the State Budget (APBN), designated for villages and customary village entities, which are distributed through Regional Budgets (APBD) to regencies and municipalities. These funds are intended to finance governmental operations, infrastructure development, community empowerment, and sociocultural facilitation. With the enactment of Law Number 6 of 2014 concerning Villages, villages are restored as entities with community-endowed rights, thus establishing village autonomy in which governance is conducted independently, by and for the people. Consequently, all administrators and stakeholders of village development are expected to exhibit independence, proactiveness, and cooperation. The management of village finances encompasses a comprehensive system consisting of planning, implementation, administration, reporting, and financial oversight. This study adopts a descriptive qualitative approach, with data gathered in the form of narratives and visuals rather than numerical statistics. The existence of various phenomena indicates significant deficiencies in the governance and accountability mechanisms related to village fund utilization. These shortcomings have escalated the demand for improved financial responsibility, not only from village authorities but also from the local community. Accordingly, this study seeks to critically examine the accountability practices of village governments. The case of Pakembinangun Village in Pakem District, Sleman Regency, exemplifies such challenges, notably in the form of suboptimal fund absorption rates and discrepancies between budget allocations and actual expenditures
Efektivitas Penggunaan Letter of Credit dan Telegraphic Transfer dalam Pembayaran Pengadaan Alpalhan Luar Negeri Wicaksono, Andika Bayu; Junaidi, Junaidi; Anshori, Al
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.740

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan Letter of Credit (L/C) dan Telegraphic Transfer (TT) dalam pengadaan Alat Peralatan Pertahanan (Alpalhan) oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Masalah yang dihadapi termasuk ketergantungan pada pengadaan luar negeri dan fluktuasi nilai tukar yang mempengaruhi anggaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keunggulan dan kelemahan dari kedua metode pembayaran ini berdasarkan regulasi yang berlaku, yaitu Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 1/PMK.01/2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis SWOT untuk mengevaluasi aspek-aspek terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa L/C menawarkan keamanan dan kontrol kualitas yang lebih baik, meskipun prosesnya rumit. Sebaliknya, TT menawarkan kecepatan tetapi lebih rentan terhadap risiko penipuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi mitigasi risiko, seperti hedging dan perencanaan anggaran yang cermat, untuk meningkatkan efisiensi pengadaan Alpalhan dan mendukung kesiapan TNI AU. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam penyusunan kebijakan pengadaan pertahanan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika global. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan di lingkungan TNI dan Kementerian Pertahanan dalam menentukan metode pembayaran yang paling optimal dan berkelanjutan ke depan.
Konsep Rasionalitas dalam Hukum: Studi Filsafat tentang Hakikat Berpikir Manusia Javi, Adnan Brilliant; Kadir, Alia Firhat; Sarjito, Khairani Kurnia; Namira, Nesya
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.747

Abstract

Studi ini mengkaji konsep rasionalitas dalam hukum melalui pendekatan filsafat, dengan fokus pada hakikat berpikir manusia sebagai landasan normatif dan epistemologis dalam pembentukan hukum. Rasionalitas dianggap sebagai kemampuan manusia untuk berpikir logis, reflektif, dan sistematis, yang menjadi dasar dalam membentuk norma hukum yang adil dan dapat diterima secara universal. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka terhadap karya-karya tokoh filsuf hukum seperti Immanuel Kant, H.L.A. Hart, dan Ronald Dworkin, serta teori rasionalitas dari pemikiran klasik hingga kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum modern tidak dapat dilepaskan dari asumsi tentang kapasitas berpikir manusia yang rasional, namun juga menghadapi tantangan akibat relativisme nilai, bias ideologis, dan ketidakseimbangan kekuasaan. Rasionalitas dalam hukum bukan hanya persoalan logika formal, tetapi juga melibatkan dimensi etika dan pertimbangan moral yang kompleks. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa rasionalitas hukum bersifat dinamis dan kontekstual, serta harus terus dikaji ulang agar mampu menjawab tuntutan keadilan dalam masyarakat yang plural dan berubah. Kesimpulannya, konsep rasionalitas dalam hukum mencerminkan perpaduan antara pemikiran logis dan nilai-nilai kemanusiaan, yang menjadi fondasi bagi legitimasi dan keadilan hukum.
Dinamika Komunikasi Interpersonal Remaja dalam Interaksi Virtual di Instagram Rahman, Sani; Firmansyah, Firmansyah; Firmansyah, Muhamad Hilman; Aditya, Aditya
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi interpersonal yang digunakan oleh remaja dalam menjalin pertemanan di dunia maya melalui media sosial Instagram, dengan studi kasus pada akun grup AdoreTeas. Masalah penelitian ini berfokus pada dinamika pertemanan di dunia maya yang melibatkan proses interaksi, keterbukaan diri, dan dukungan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana tahapan-tahapan interaksi interpersonal seperti orientasi, pertukaran afektif, dan pertukaran stabil dapat diterapkan dalam konteks pertemanan di Instagram, serta mengidentifikasi perbedaan antara pertemanan online dan offline dalam hal keintiman dan kualitas hubungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, observasi non-partisipatif dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teori penetrasi sosial Altman & Taylor, yang mengidentifikasi tahapan komunikasi interpersonal. Tahap-tahap ini meliputi orientasi, penjajakan afektif, pertukaran afektif, dan pertukaran stabil, yang dianalisis dalam konteks interaksi di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram memfasilitasi proses keterbukaan diri dan mendukung pembentukan ikatan emosional yang kuat di antara anggota grup AdoreTeas. Meskipun komunikasi dilakukan di dunia maya, hasil menunjukkan bahwa interaksi yang terjadi di Instagram memiliki potensi untuk menghasilkan hubungan yang intim dan mendalam, sebanding dengan pertemanan yang dibentuk melalui interaksi tatap muka. Kesimpulannya, media sosial dapat menjadi platform yang efektif untuk membangun komunikasi interpersonal yang bermakna
Efektivitas Program Zakat Produktif sebagai Instrumen Pengentasan Kemiskinan dalam Perspektif Amil, Muzzaki dan Mustahik pada LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Cabang Kaltim Maryam, Siti; Abdullah, Rais; Wahyuni, Sri
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.723

Abstract

Zakat produktif merupakan instrumen penting dalam ekonomi islam yang mampu berperan aktif dalam pengentasan kemiskinan. Terlihat jumlah penerima manfaat program zakat produktif selalu meningkat setiap tahunnya ini menjadi langkah yang positif, namun apakah peningkatan jumlah penerima manfaat tersebut sudah sejalan dengan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji efektivitas program zakat produktif oleh LAZNAS IZI Kaltim sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dari perspektif amil, muzakki dan mustahik. Dengan melakukan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi bahwa meskipun beberapa mustahik mengalami peningkatan tingkat pendapatan, mayoritas tidak menunjukan perubahan yang signifikan karena masih belum bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Tantangan utama meliputi keterbatasan literasi dan keterampilan kewirausahaan di kalangan mustahik, salah alokasi dana zakat produktif untuk kebutuhan konsumtif dan rendahnya kesadaran akan kemandirian spiritual dan ekonomi. Dipihak muzakki, masih ada persepsi bahwa zakat semata-mata sebagai kewajiban agama belum sampai memperhatikan dampak sosial ekonominya. Pengelola amil menghadapi keterbatasan sumber daya, kapasitas SDM, dan biaya sehingga menghambat pengawasan juga pendampingan program yang komperhensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas program zakat produktif yang dilaksanakan belum optimal, namun mengarah ke arah positif dalam pengentasan kemiskinan karena berhasil merubah stataus mustahik ke munfiq. Sehingga di perlukan upaya sinergis antara mustahik, muzakki, dan amil bersama dengan peningkatan pengembangan spiritual dan kewirausahaan. Kolaborasi tersebut penting untuk memaksimalkan peran zakat produktif sebagai solusi berkelanjutan untuk pengentasan kemiskinan.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif More Issue