cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 600 Documents
Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Complex Posttraumatic Stress Disorder (C-PTSD) pada Wanita Dewasa Penyintas Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Ariani, Ayu Sita Dewi; Arbi, Dian Kartika Amelia
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.785

Abstract

Trauma akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dapat memicu Complex Posttraumatic Stress Disorder (C-PTSD), suatu kondisi serius yang memerlukan intervensi terintegrasi. Penelitian ini menguji efektivitas intervensi yang menggabungkan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dengan Behavioral Activation (BA) dalam penanganan C-PTSD pada seorang wanita dewasa penyintas KDRT. REBT berfokus pada identifikasi dan restrukturisasi keyakinan irasional yang menjadi akar penderitaan emosional dan perilaku disfungsional, sedangkan BA bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dalam aktivitas bermakna dan menyenangkan guna mengurangi penghindaran dan depresi. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus intervensi terhadap seorang wanita berusia 37 tahun yang memiliki riwayat paparan kekerasan berulang sejak masa kanak-kanak, baik dari orang tua, suami, maupun anaknya. Pengambilan data dilakukan melalui berbagai asesmen, termasuk wawancara, observasi, dan pemeriksaan psikologis menggunakan instrumen PCL-5, CAPS-5, WAIS, tes grafis, DASS-42, dan TAT. Intervensi ini dilaksanakan dalam enam sesi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi REBT dan BA efektif dalam mengurangi gejala C-PTSD yang dialami subjek, meningkatkan fungsi adaptifnya, dan membekalinya dengan strategi koping yang lebih efektif. Integrasi antara REBT dalam merestrukturisasi kognitif dan BA dalam mendorong tindakan konkret terbukti mampu mengatasi dimensi kognitif dan perilaku trauma secara komprehensif
Scenario Forecasting on the Sustainability of TCA Indomalphi in Suppressing Armed Robbery at Sea (2025–2045) Joanita, Ulfi; Swastanto, Yoedhi; Sudibyo, Sudibyo
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.787

Abstract

The most maritime security threats are identified in the Sulu Sea and Sulawesi Sea, especially in the border waters between the Southern Philippines (Basilan, Tawi-Tawi, Sulu), Sabah (East Malaysia), and North Kalimantan and North Sulawesi (Indonesia). This region is known to be vulnerable due to the difficulty of open sea surveillance, dense trade routes, and the presence of armed groups such as Abu Sayyaf who exploit security gaps. This study aims to analyze the Scenario Forecasting on the Sustainability of TCA Indomalphi in Suppressing Armed Robbery at Sea (2025–2045). The approach used combines quantitative ARIMA and ARIMA-ML models, as well as five main indices from the ISC ReCAAP data, namely the Incident Frequency Index (IFI), Violence Severity Index (VSI), Crew Impact Index (CII), Coverage Index (CI), and Resilience Index (RI). This analysis is strengthened by resilience theory, Regional Security Complex Theory (RSCT), and international regime theory to develop three TCA sustainability scenarios. The results of the study indicate three main scenarios. The baseline scenario predicts a decline in CKTS from 53.4 (2030) to 25.0 (2045), indicating stable effectiveness with moderate technological support. The optimistic scenario, Full Digital Maritime Integration, depicts the implementation of AI technology, 24/7 drones, community participation, and budget increases, resulting in a CKTS of 18.5 in 2045. Meanwhile, the pessimistic scenario due to South China Sea conflicts and budget cuts shows the CKTS soaring to 61.2, approaching critical conditions. These results underscore the importance of technology integration, policy continuity, and institutional resilience in maintaining regional maritime security.
Diplomasi Pertahanan Indonesia-Australia: Mengintegrasikan Latihan Militer, Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana Novita, Audry; Pedrason, Rodon; Duarte, Editha
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.788

Abstract

Hubungan pertahanan antara Indonesia dan Australia telah berkembang menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Dalam konteks tantangan keamanan non-tradisional seperti bencana alam dan krisis kemanusiaan, kedua negara mengintegrasikan elemen bantuak kemanusiaan dan penanggulangan bencana ke dalam diplomasi pertahanan. Artikel ini menganalisis bagaimana latihan militer Keris Woomera, Nusa Bhakti Ausindo, dan Bhakti Kanyini Ausindo, berkontribusi terhadap pencapaian tujuan diplomasi pertahanan, khususnya dalam hal confidence building measures (CBMs) dan capacity building. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa setiap latihan militer memiliki fokus dan pendekatan berbeda, namun secara kolektif memperkuat kerja sama dalam bidang HADR (Humanitarian Assistance and Disaster Relief). Selain memperkuat kesiapan taktis militer, ketiga latihan juga memperluas peran militer dalam operasi kemanusiaan berbasis komunitas dan sinergi sipil-militer. Dengan demikian, diplomasi pertahanan Indonesia-Australia menunjukkan efektivitasnya sebagai instrument strategis dalam membangun keamanan kolektif berbasis kemanusiaan di kawasan Indo-Pasifik.
Strategi Inovasi dan Teknologi Industri Pertahanan dalam Pembangunan Kekuatan TNI Menuju 2045 Sugiantoro, Asep Muslim; Dwiyanto, Herly; Santoso, Agustinus Adi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.790

Abstract

Indonesia menghadapi berbagai ancaman di masa depan yang menuntut kesiapan pertahanan berbasis teknologi. Tantangan utama yang dihadapi adalah perubahan dinamika geopolitik di kawasan Indo-Pasifik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa Strategi Inovasi dan Teknologi Industri Pertahanan dalam Pembangunan Kekuatan TNI Menuju 2045. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai kekuatan pertahanan yang ideal pada 2045, kolaborasi riset dan inovasi menjadi elemen strategis. TNI dapat menginisiasi program riset berbasis kolaborasi dengan lembaga akademis, industri, dan organisasi riset untuk mengembangkan inovasi teknologi pertahanan yang relevan. Selain itu, pelatihan SDM TNI dalam teknologi terbaru sangat penting guna menciptakan sinergi antara peneliti akademis, industri, dan militer. Peningkatan kemitraan internasional juga memainkan peran kunci dalam penguatan TNI. Melalui program pertukaran teknologi dan pelatihan personel dengan negara-negara maju, TNI dapat mempelajari teknologi canggih seperti sistem pertahanan udara dan drone. Di sisi lain, menjaga kemandirian nasional dalam setiap kerjasama tetap harus menjadi prioritas. Promosi produk pertahanan dalam negeri menjadi langkah strategis lain. Dengan meningkatkan visibilitas produk lokal melalui acara seperti Indo Defence Expo, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor alutsista. Kolaborasi antara TNI dan industri pertahanan nasional juga penting untuk memastikan produk lokal dapat digunakan secara langsung dalam operasi militer, meningkatkan keandalan dan daya saing produk Indonesia. Untuk mempercepat inovasi di sektor pertahanan, program inkubasi bagi perusahaan swasta dan startup perlu diimplementasikan. Dukungan ini mencakup akses fasilitas riset TNI, bimbingan dari ahli industri, serta insentif finansial seperti keringanan pajak dan hibah penelitian. Langkah-langkah ini, jika dijalankan dengan konsisten, akan membantu Indonesia mencapai kemandirian teknologi pertahanan yang lebih kuat.
Perilaku Bullying Pada Web Series 7 Hari Sebelum 17 Tahun: Analisis Semiotika Tanda Saussure Barus, Ira Pratiwi Alberta; Sendratari, Luh Putu; Noviani, Fitri
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.791

Abstract

Sastra merupakan seni yang diungkapkan lewat bahasa yang memuat berbagai ekspresi dan kreatifitas yang kaya akan makna. Sastra dapat terkandung dalam berbagai karya seni, salah satunya pada web series. Tujuan penelitian ini guna mengkaji representasi perilaku bullying yang tampak pada web series “7 Hari Sebelum 17 Tahun”. Metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika tanda Saussure digunakan sebagai metode penelitian dan teknik analisis data. Prinsip teknik analisis data tersusun atas dua bagian, yakni signifier (penanda) dan signified (petanda). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Pengambilan data dilakukan dengan melalui catatan lapangan yang terdiri atas dua jenis, yakni refleksi dan deskriptif. Penelitian memiliki hasil bahwa pada web series “7 Hari Sebelum 17 Tahun” perilaku bullying tergambar melalui kombinasi simbol visual, bahasa tubuh, dan dialog yang memuat stereotip, kekerasan psikologis, serta tekanan sosial antar remaja. Perilaku bullying yang terjadi disebabkan oleh 4 faktor, diantaranya faktor keluarga akibat, faktor sekolah, faktor media massa, dan faktor teman sebaya. Bentuk perilaku bullying yang terlihat, yakni secara verbal, fisik, relasional, dan elektronik (cyberbullying). Penelitian ini memberikan pengetahuan bahwa karya seni sastra tidak hanya sekedar tontonan, tetapi memiliki makna tersirat dan pembelajaran terkait dampak negatif bullying. Penelitian memiliki kontribusi sebagai referensi dalam kajian sosiologi media dan pendidikan karakter.
Hydrological Analysis of Mini Hydro Power Plants (PLTM) Using The Flow Duration Curve Approach Bennuwardana, Nengah; Martha, Sukendra; Prihanto, Yosef; Waluyo, Dangan; Firmansyah, Firmansyah; Rifai, Bachtiar
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.792

Abstract

Hydrological analysis is crucial in the planning of a Mini-Hydro Power Plant (PLTM). This study aims to examine the hydrological aspects of the Way Besai PLTM, located in Bonglai Village, Way Kanan Regency, Lampung Province. The Way Besai Mini-Hydro Power Plant (PLTM) is a runoff-river PLTM scheme located approximately 242 km north of Bandar Lampung City, Lampung Province, Indonesia. The data used include daily rainfall data from six rainfall stations, climate element data from the Radin Inten II Meteorological Station, and outflow data from the Besai PLTA. The rainfall data were analyzed for consistency using the Mass Curve method, with only three stations deemed consistent. Potential evapotranspiration was calculated using the Modified Penman method. Furthermore, the rainfall data were converted into daily discharge data using the F.J. Mock Rainfall to Runoff hydrological method. The catchment area is 449.14 km2 at the intake site and the average annual rainfall reaches 2,366 mm/year. The analysis results are used to determine the mainstay discharge (plant discharge) and the planned flood discharge through the Flow Duration Curve (FDC). Based on these results, the Way Besai Hydroelectric Power Plant is projected to have a generated power of 9.2 MW and an annual energy of 67.513 GWh resulting from the utilization of an effective water head of 67.45 m and a maximum plant discharge of 16.5 m3/second.
Diplomasi Pertahanan Indonesia di Tengah Ketidakpastian Regional: Antara Netralitas dan Keterlibatan Strategis (20232025) Putri, Descenda Angelia; Anwar, Syaiful; Sudibyo, Sudibyo
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.793

Abstract

Penelitian ini mengkaji diplomasi pertahanan Indonesia di tengah ketidakpastian regional di kawasan Indo-Pasifik pada periode 2023 hingga 2025, dengan fokus pada upaya menjaga keseimbangan antara netralitas dan keterlibatan strategis. Isu utama yang dibahas meliputi meningkatnya rivalitas antara Amerika Serikat dan Tiongkok, sengketa di Laut China Selatan, serta munculnya aliansi keamanan baru seperti AUKUS yang menciptakan kondisi vilatilitas, ketidakpastian, komplesitas, dan ambiguitas (VUKA). Kajian literatur penelitian ini mencakup teori kepentingan nasional, kebijakan luar negeri, dan diplomasi pertahanan, serta prinsip politik luar negeri bebas dan aktif yang menjadi dasar diplomasi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi dokumen yang mencakup publikasi pemerintah, laporan ASEAN, literatur akademik, dan media daring yang kredibel. Analisis dilakukan secara tematik dan content analysis dengan triangulasi sumber untuk menjamin validitas. Tantangan signifikan masih terlihat pada fragmentasi institusional dan koordinasi antar lembaga yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan perlunya kebijakan yang fleksibel, adaptif, peningkatan koordinasi domestik, serta penguatan kerja sama multilateral untuk melindungi kepentingan nasional dan menjaga stabilitas kawasan tanpa mengorbankan prinsip politik luar negeri bebas dan aktif.
Legal Framework for the Role of Village Officials in Preserving Local Cultural Wisdom Values: Study of Nagori Tongah, Purba District, Simalungun Regency)(Study of Nagori Tongah, Purba District, Simalungun Regency Purba, Jadelmar; Fitrianto, Bambang; Nurhayati, Siti
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.794

Abstract

There are various obstacles and constraints in preserving local culture, one of which is the lack of maximum community involvement and limited supporting infrastructure. This study aims to examine in depth the legal basis of the Nagori Tongah Village apparatus in preserving local culture, as well as to comprehensively discuss the obstacles faced by the Nagori Tongah Village apparatus in preserving local culture and the policies to address them. The type of research used is normative legal with a descriptive-analytical approach, discussing existing legal phenomena and issues and testing them based on laws and regulations as well as legal norms. The results of this study show that the legal basis for the Nagori Tongah Village Administration in preserving local culture is regulated in several regulations, ranging from the 1945 Constitution, laws, government regulations, to local/village government regulations. The obstacles faced by the Village Administration in its efforts to preserve local culture are: changes in social values and technology, economic modernization, minimal community participation, and limited resources and supporting infrastructure. To overcome these obstacles, policies have been implemented, including cultural preservation planning and structuring, fund/budget allocation, and cooperation with relevant parties in cultural promotion
Inovasi Pembelajaran Matematika Anak Usia Dini Berbasis STEAM Melalui Media Loose Parts untuk Membangun Kompetensi Abad 21 Atiasih, Atiasih
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.795

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan di Indonesia menuntut adanya inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Permasalahan utama yang dihadapi adalah bagaimana merancang pembelajaran matematika anak usia dini yang tidak hanya mengenalkan konsep dasar, tetapi juga mampu menumbuhkan kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi sejak dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) berbasis media loose parts dalam pembelajaran matematika anak usia dini untuk membangun kompetensi abad ke-21. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap berbagai literatur terkait STEAM, loose parts, dan standar pembelajaran matematika menurut NCTM. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi STEAM dan loose parts tidak hanya efektif dalam mengenalkan bilangan, geometri, pengukuran, maupun aljabar sederhana, tetapi juga mampu melatih pemecahan masalah, kreativitas, serta kesadaran spiritual melalui apresiasi terhadap ciptaan Allah SWT. Manfaat dari inovasi ini dirasakan baik oleh anak maupun guru, karena selain meningkatkan mutu pembelajaran PAUD, juga berkontribusi pada terbentuknya generasi emas 2045 yang cerdas, berakhlak, dan adaptif terhadap tantangan global.
Hubungan Relasi Keluarga dengan Impostor Phenomenon Pada Mahasiswa Berprestasi Secara Akademik Bahrudin, Bahrudin; Aini, Shela Kuroton
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.803

Abstract

Keberhasilan mahasiswa dalam mencapai setiap prestasinya tidak terlepas dari peran keluarga dalam hidupnya. Kurangnya pengakuan keluarga akan prestasi yang telah dicapai mahasiswa membuatnya mempertanyakan kembali kemampuan dan kompetensi yang dimilikinya sehingga mendukung timbulnya impostor phenomenon pada mahasiswa berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan relasi keluarga dengan impostor phenomenon pada mahasiswa berprestasi secara akademik. Sampel dalam penelitian ini merupakan mahasiswa berprestasi secara akademik dengan IPK minimal 3,00 dan menggunakan teknik purposive sampling dalam pengambilan sampelnya. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur impostor phenomenon menggunakan Clance Impostor Phenomenon Scale (CIPS) yang disusun oleh Pauline Rose Clance (1985) dan menggunakan Brief Family Relationship Scale (BFRS) yang disusun oleh Fok et al. (2014) untuk mengukur variabel relasi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik analisa data Pearson Corellation dan pengolahan data menggunakan bantuan Jamovi 2.3.28.0. Nilai reliabilitas alat ukur relasi keluarga yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu sebesar 0,958 dan nilai reliabilitas alat ukur impostor phenomenon sebesar 0,893. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai pearson’s r = -0,369 dengan nilai probability value <0,001. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang negatif signifikan antara relasi keluarga dan impostor phenomenon, artinya semakin rendah relasi keluarga yang terjalin maka semakin tinggi impostor phenomenon yang dialami mahasiswa dengan prestasi akademik.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif More Issue