cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Berdasarkan Konsep Kewarganegaraan Ekologis (Ecological Citizenship) Melalui Media Film Untuk Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan [Community Empowerment in Waste Management Based on the Concept of Ecological Citizenship Through Film Media to Cultivate Environmentally Concerned Character] Rahmayanti, Esty; Haryanto, Eko Sri; Cahyo, Dedi Eko Nur; Ramadhansyah, Ihsan; Sae, Resha Ron
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251228

Abstract

Abstarct. Waste management remains a serious challenge in various regions of Indonesia, including Longkeyang Village, Bodeh District, Pemalang Regency. The low level of public awareness about the importance of environmental preservation, combined with limited education, lack of supporting media, waste processing sites (TPST) and waste banks has worsened the situation. This Community Service Program (PKM) aims to empower the community in waste management based on the concept of ecological citizenship, which emphasizes the responsibility of citizens in preserving the environment as part of national character. The program was carried out through three main stages: (1) socialization using a short film titled “Bude Jo, Belajar Kelola Sampah”, produced by the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), as a communicative visual education medium; (2) compost-making training using bokashi (EM4) technology; and (3) installation of environment-themed posters in public spaces as visual reminders. Through an art-based creative approach, this program successfully fostered environmental awareness and caring character, while also opening a dialogue space between art, the community, and environmental issues. The results show increased understanding and active participation of the community in household waste management, making this PKM a concrete step toward building a more sustainable social ecosystem.  Abstrak. Masalah pengelolaan sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Desa Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, ditambah minimnya edukasi dan media pendukung, serta belum tersedianya TPST dan Bank Sampah di desa tersebut semakin memperparah kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis konsep kewarganegaraan ekologis, yang menekankan tanggung jawab warga negara dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari karakter kebangsaan. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: (1) sosialisasi menggunakan media film pendek “Bude Jo, Belajar Kelola Sampah” produksi KLHK sebagai media edukasi visual yang komunikatif; (2) pelatihan pembuatan kompos dengan teknologi bokashi (EM4); dan (3) pemasangan poster bertema lingkungan sebagai media pengingat visual di ruang publik. Melalui pendekatan kreatif berbasis seni, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran dan karakter peduli lingkungan serta membuka ruang dialog antara seni, masyarakat, dan isu lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga, menjadikan PKM ini sebagai langkah konkret menuju ekosistem sosial yang lebih berkelanjutan.
Edukasi dan Plathian Pijat Tui Na, PMT Nugget Ayam Untuk Pencegahan Stunting dan Penyakit Degenerative di Masyarakat [Education and Training on Tui Na Massage, Chicken Nugget PMT to Prevent Stunting and Degenerative Diseases in the Community] Kurniawati, Darini; Yuliana, Fitri; Raihana, Raihana; Viviana, Viviana; Octaviani, Via; Ciky, Melsandra; Leluni, Adelia; Pituwat, Cesilia Isana
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251230

Abstract

Abstrak. Stunting adalah masalah gizi kronis karena kurangnya asupan gizi Dallam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan  pertumbuhan anak terganggu dan menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tujuan dan fokus kegiatan ini adalah untuk : Meningkatkan pengetahuan kader tentang penyakit dan stunting, Meningkatkan keterampilan kader dalam  pengukuran antoprometri untuk deteksi stunting, Memberikan pelatihan dalam pembuatan PMT yang disukai anak dalam memenuhi nutrisi balita, Mengenalkan Pijat Tui Na dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader untuk edukasi kepada orang tua balita di posyandu untuk meningkatkan nafsu makan balita. Terdapat peningkatan pengetahuan kader sebesar 80% dan keterampilan kader dalam pelayanan terintegrasi Posyandu balita, remaja, lansia dan ibu hamil. Kader mengenal pijat Tui Na dan manfatnya serta mengenal PMT Nugget ayam yang disukai dari anak-anak sampai dewasa. Abstract. Stunting is a chronic nutritional problem caused by a long-term lack of nutritional intake, resulting in impaired child growth and becoming one of the causes of stunted height in children, making them shorter than their peers. The objectives and focus of this activity are: To enhance the knowledge of health workers about diseases and stunting, To improve the skills of health workers in anthropometric measurements for stunting detection, To provide training in the preparation of child-friendly PMT to meet the nutritional needs of infants, To introduce Tui Na massage and enhance the knowledge and skills of health workers in educating parents of infants at the Posyandu to improve the infants' appetite. There was an 80% increase in cadres' knowledge and skills in integrated Posyandu services for infants, adolescents, the elderly, and pregnant women. Cadres learned about Tui Na massage and its benefits, as well as the chicken nugget PMT that is popular among children and adults.
Edukasi Terapi Inhalasi Uap Menggunakan Minyak Kayu Putih dalam Meningkatkan Bersihan Jalan Nafas pada Keluarga Dengan Anak Yang Menderita ISPA [Education On Steam Inhalation Therapy Using Eucalyptus Oil to Improve Airway Clearance In Families With Children Suffering From Respiratory Tract Infections (RTI).] Multi, Silvia; Damanik, Derma Wani
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251250

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan menyakit yang menyerang fungsi saluran pernafasan pada manusia, disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri dengan gejala berupa batuk, pilek, demam serta mengeluarkan ingus atau lendir yang berlangsung sampai dengan 14 hari dan menular serta berbahaya dengan sangat mudah terutama anak-anak atau seseorang yang memiliki tingkat imunitas tubuh yang rendah. ISPA adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas dari penyakit menular di dunia.  Jumlah kasus ISPA di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 877.531 jiwa. Penyakit ini dapat menimbulkan masalah berupa ketidakefektifan bersihan jalan nafas. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Martimbang Pematangsiantar. Jumlah sampel sebanyak 2 keluarga dengan anak usia 5-14 tahun, Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian  pada keluarga 1 dilakukan pada tanggal 29 April–01 Mei 2025 dan pada keluarga 2 dilakukan pada tanggal 06-08 Mei 2025. Hasil penelitian terapi inhalasi uap minyak kayu putih yang dilakukan selama 3 hari dengan durasi 10-15 menit. Pada keluarga Ⅰ menunjukan tingkat pengetahuan keluarga tentang terapi terapi inhalasi meningkat, dengan hasil sebelum tindakan pernafasan 35 kali/menit dan setelah tindakan mengalami perubahan frekuensi nafas menjadi 24 kali/menit, pada keluarga Ⅱ menunjukan tingkat pengetahuan keluarga terkait terapi inhalasi meningkat dengan hasil sebelum tindakan pernafasan 32 kali/menit dan setelah tindakan anak mengalami perubahan frekuensi nafas menjadi 20 kali/menit. Edukasi terapi inhalasi uap menggunakan minyak kayu putih efektif dalam meningkatkan bersihan jalan nafas. Diharapkan pada pihak puskesmas dan keluarga dapat  menerapkan implementasi terapi inhalasi uap minyak kayu putih secara bertahap kepada anak yang menderita ISPA sehingga hasil yang diharapkan tercapai dan bersihan jalan nafas anak meningkat.
Empowering Paud Teachers Through Montage Activities to Enhance Children’s Motor and Language Skills Asmara, Berda; Rahayu, Dewi Widiana; Aquariza, Novi Rahmania
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251235

Abstract

This community engagement program was designed to enhance the pedagogical skills of early childhood educators by introducing montage-based learning as an innovative method to support children's fine motor and language development. The program was implemented at a rural early childhood education center in Pasuruan, Indonesia, where a significant number of children exhibited limited motor and verbal abilities, and teachers had not previously applied montage as a structured learning and evaluation tool. The program involved a series of activities, including needs assessment, training workshops, guided classroom implementation, and evaluation using a custom-designed assessment rubric. The results showed significant improvements in both teacher competence and student engagement. Teachers demonstrated increased confidence and creativity in planning and conducting montage activities, while children displayed better coordination and expressive language skills during and after the intervention. The developed rubric was found to be effective in capturing children's developmental progress in a structured manner. Overall, the program successfully empowered educators to integrate art-based methods into their teaching strategies, resulting in a more engaging and developmentally supportive learning environment. This approach holds promise for broader application in other early childhood education contexts to address similar pedagogical challenges.
Pelatihan Deteksi Dini Gangguan Jiwa Pada Kader Kesehatan Jiwa di Kelurahan Joyontakan[Early Detection Training for Mental Disorders for Mental Health Cadres in Joyontakan Village] Ardika, Noviana Ayu; Prasetyo, Rian
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251245

Abstract

Abstract. The increase in people with mental disorders, according to data from the Regional Health Research Institute (Rikesda), has reached 7%. In Central Java, the number of people with severe mental disorders is estimated to reach 450,000, with 8.7% of the population suffering from schizophrenia. Therefore, Central Java is one of the provinces with the fifth highest number of people with mental disorders. The purpose and focus of this activity is to increase the knowledge of mental health cadres about detecting mental disorders, improve their skills in recognizing the signs of mental disorders, and improve their communication skills with families with mental disorders at home. The results obtained from this community service include an increase in cadre knowledge and skills in early detection of mental disorders in the community, from 40% to 85%. This community service is very beneficial in the future if new cases of mental disorders in the community arise, cadres will be better prepared and understand what to do. Abstrak. Peningkatan penderita gangguan jiwa berdasarkan data Rikesda mencapai 7%. Di Jawa Tengah gangguan jiwa yang berat diperkirakan mencapai 450 ribu orang, dengan 8,7% penduduk menderita skizofrenia. Oleh karena itu jawa Tengah menjadi salah satu provinsi dengan urutan kelima jumlah penderita gangguan jiwa terbanyak. Tujuan dan fokus dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan jiwa tentang deteksi gangguan jiwa, meningkatkan keterampilan kader dalam melihat tanda gejala gangguan jiwa, dan meningkatkan keterampilan dalam komunikasi dengan keluarga dengan gangguan jiwa dirumah. Hasil yang didapatkan dari pengabdian kepada masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan kader dan keterampilan kader dalam deteksi dini gangguan jiwa dimasyarakat yang sebelumnya 40% menjadi 85% . Pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat kedepannya jika di masyarakat terdapat kasus baru tentang gangguan jiwa maka kader akan lebih siap dan paham apa yang harus dilakukan.
Short Course Pengajaran Bahasa Inggris dan Pengajaran Pedagogi Praktis Ibu-ibu Pkk Rw 009 Desa Pepelegi Waru Sidoarjo": Ibu Rumah Tangga Sebagai Guru Bagi Anak Usia Sekolah Di Rumah Basuki, Edi Pujo; Saputri, Tiyas; Hardiningrum, Andini
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251246

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan esensial yang perlu dimiliki sejak usia dini. Namun, keterbatasan akses terhadap pendidikan tambahan menjadikan banyak anak belum memperoleh pembelajaran bahasa Inggris yang memadai di rumah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga di lingkungan PKK RW 009 Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo, dalam membimbing anak-anak mereka belajar bahasa Inggris melalui pelatihan singkat (short course). Program ini dirancang berbasis pendekatan partisipatif dan kontekstual, dengan materi ajar yang sederhana dan mudah diterapkan dalam aktivitas rumah tangga sehari-hari. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi peningkatan keterampilan mengajar ibu rumah tangga, terbentuknya model pembelajaran berbasis keluarga, serta publikasi ilmiah sebagai luaran program. Kegiatan ini juga diharapkan dapat direplikasi di komunitas lain sebagai bentuk keberlanjutan pengabdian berbasis pemberdayaan keluarga.
Edukasi Teknik Menyusui yang Benar pada Bayi dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Postpartum Di Rumah Sakit Tentara TK 01.07.01 Pematangsiantar [Education On Proper Breastfeeding Techniques for Infants to Improve Postpartum Mothers' Knowledge at TK 01.07.01 Military Hospital Pematangsiantar] Purba, Nova Necis Natalia; Damanik, Derma Wani
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251249

Abstract

Abstract. The postpartum period is the period following the delivery of the placenta until the reproductive organs return to their normal state, lasting 6 weeks or 42 days. One of the problems frequently faced by breastfeeding mothers is a lack of knowledge about proper breastfeeding techniques. Education about breastfeeding techniques is an important step in addressing this issue. The goal of breastfeeding technique education is to improve the baby's attachment to the breast and the mother's ability to position the baby correctly. The initial assessment revealed that postpartum mothers did not yet understand proper breastfeeding techniques, including proper positioning and attachment. After being educated on proper breastfeeding techniques, their knowledge increased, and they were able to explain and practice breastfeeding techniques as taught. Education about proper breastfeeding techniques has been proven effective in improving postpartum mothers' knowledge, reducing complaints, and increasing confidence and comfort in breastfeeding. Abstrak. Masa postpartum merupakan masa setelah lahirnya plasenta hingga organ reproduksi kembali seperti semula, berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. Salah satu masalah yang sering dihadapi ibu menyusui adalah kurangnya pengetahuan tentang teknik menyusui yang benar. Edukasi mengenai teknik menyusui merupakan Langkah penting dalam mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari edukasi teknik menyusui yaitu untuk meningkatkan perlekatan bayi pada payudara ibu, kemampuan ibu untuk meningkatkan posisi bayi dengan benar. Hasil pada pengkajian awal, ibu postpartum belum memahami tentang teknik menyusui yang benar, termasuk posisi dan perlekatan yang tepat, setelah diberikan edukasi teknik menyusui yang benar, pengetahuan ibu meningkat, ibu mampu menjelaskan dan mempraktikan teknik menyusui sesuai dengan yang diajarkan. Edukasi teknik menyusui yang benar terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu postpartum, dapat mengurangi keluhan serta meningkatkan percaya diri dan kenyamanan dalam menyusui.
Peningkatan Kapasitas Siswa Smk dalam Strategi Pemasaran dan Branding Melalui Digital Marketing Di Era Ekonomi Kreatif [Enhancing Vocational High School Students' Capacity in Marketing and Branding Strategies Through Digital Marketing in the Era of Creative Economy] Aprilia, Sherly; Jannah, Roudlotul; Arifyanto, Dita Narfadilah; Nurum, Mukafi; Aulia, Rohmatul
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251229

Abstract

Abstract. This community service program aims to enhance the entrepreneurial competence of vocational high school students, particularly in the creative industry, through the implementation of integrated marketing strategy training. The program was conducted at SMK Al-Islah Surabaya with a specialization in Visual Communication Design (DKV), as an effort to bridge the gap between technical design skills and the understanding of strategic marketing aspects. The implementation method included needs observation, material planning, a three-day interactive training, and evaluation. The materials provided included Entrepreneurship and Value Proposition, 5A Analysis, and Practice. The evaluation results indicate a significant improvement in students' understanding of marketing concepts, increased active participation in practical sessions, and the formation of an entrepreneurial mindset and an attitude of professionalism. This program demonstrates that an applicative, educational-participatory approach is effective in enhancing the readiness of vocational high school students for the workforce and encouraging early innovation in the creative industry sector. Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan siswa SMK, khususnya pada bidang industri kreatif, melalui implementasi pelatihan strategi pemasaran terpadu. Program ini dilaksanakan di SMK Al-Islah Surabaya dengan konsentrasi keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), sebagai upaya menjembatani kesenjangan antara keterampilan teknis desain dengan pemahaman aspek pemasaran strategis. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, perencanaan materi, pelatihan interaktif selama tiga hari, serta evaluasi. Materi yang diberikan mencakup Dasar Kewirausahaan dan Value Proposition, Analisis 5A, dan Praktik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap konsep pemasaran, peningkatan keterlibatan aktif dalam praktik, dan terbentuknya pola pikir kewirausahaan serta sikap profesionalisme. Program ini membuktikan bahwa pendekatan edukatifpartisipatif yang aplikatif efektif meningkatkan kesiapan siswa SMK dalam menghadapi dunia kerja dan mendorong inovasi sejak dini di sektor industri kreatif.
Transformasi Pelaporan Digital Pajak: Edukasi Pemahaman e-Filling, e-Billing dan e-SPT [Digital Tax Reporting Transformation: Educating Understanding of e-Filing, e-Billing, and e-SPT] Sari, Nanda Qori’ Faticha; Arifianti, Novalina; Agustina, Heni
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251226

Abstract

Digital transformation is a crucial step in the reform of Indonesia's taxation system. However, many taxpayers, particularly from non-corporate sectors, are still unfamiliar with e-Filing, e-Billing, and e-SPT services. This community service activity aims to enhance digital tax literacy through education and practical training for community groups around SMAN 1 Mojokerto. The implementation method consists of preparation, execution, and evaluation stages. The results of the activity show an improvement in participants' understanding and ability to use the DJP Online platform. Participatory education has proven effective in increasing digital tax literacy. Abstrak. Transformasi digital merupakan langkah penting dalam reformasi sistem perpajakan Indonesia. Namun, masih banyak wajib pajak, khususnya dari kalangan non-korporasi, yang belum familiar dengan layanan e-Filing, e-Billing, dan e-SPT. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan digital melalui edukasi dan pelatihan praktis kepada kelompok masyarakat di sekitar SMAN 1 Mojokerto. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menggunakan platform DJP Online. Edukasi yang dilakukan secara partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi perpajakan digital.
Implementasi Pemberian Jus Semangka untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi [Implementation of Watermelon Juice Administration to Reduce Blood Pressure in Elderly with Hypertension] Hasibuan, Diki Eka Putra; Damanik, Derma Wani
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251257

Abstract

Abstract. Hypertension is a condition where systolic blood pressure exceeds 140 mmHg and diastolic blood pressure exceeds 90 mmHg. A person is considered hypertensive based on intermittent or persistent increases in systolic and diastolic blood pressure. Hypertension exhibits symptoms such as severe headaches, dizziness, blurred vision, nausea, ringing in the ears, confusion, irregular heartbeat, fatigue, chest pain, difficulty breathing, and a pulsating sensation in the chest or neck. Hypertension is one of the leading causes of increased mortality and morbidity rates in Indonesia. The prevalence of hypertension among the elderly is quite high, approximately 40%, with a mortality rate of around 50% for individuals aged over 60 years. Hypertension is a vascular disorder that disrupts the supply of oxygen and nutrients carried by the blood to body tissues. Therefore, hypertensive patients require proper management. One of the non-pharmacological therapies that can be implemented is the administration of watermelon juice. This study is a quantitative research with a case study approach. The research was conducted at UPT Yansos Tuna Rungu Wicara dan Lanjut Usia Pematangsiantar from May 6 to May 31, 2025. The sample size consisted of two respondents, selected using purposive sampling. The results of the study showed changes in blood pressure in Client 1, with blood pressure of 140/100 mmHg on the first day, which decreased to 120/80 mmHg on the fifth day, and in Client 2, with blood pressure of 160/100 mmHg on the first day, which decreased to 110/70 mmHg on the fifth day. The implementation of watermelon juice administration was effective in reducing blood pressure in the elderly. Researchers recommend that clients and staff at UPT Yansos Tuna Rungu Wicara dan Lanjut Usia independently implement watermelon juice administration. Abstrak. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan darah diastolik 90 mmHg. Seseorang dikatakan hipertensi dilihat dari meningkatnya tekanan darah sistolik dan diastolik yang intermitten atau menetap. Hipertensi memiliki gejala berupa sakit kepala parah, pusing, penglihatan buram, mual, telinga berdenging, kebingungan, detak jantung tidak teratur, kelelahan, nyeri dada, sulit bernafas, sensasi berdetak di dada atau leher. Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya angka mortalitas dan morbiditas di Indonesia. Prevalensi hipertensi di kalangan usia lanjut cukup tinggi yaitu sekitar 40% dengan angka kematian sekitar 50% pada usia di atas 60 tahun.  Hipertensi merupakan gangguan pada pembuluh darah yang megakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai kejaringan tubuh. Maka itu, penderita hipertensi sangat membutuhkan penanganan yang baik. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan terapi non farmakologi dengan pemberian jus semangka. Jenis penelitian yaitu penelitian  kuantitatif  dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di UPT Yansos Tuna Rungu wicara dan Lanjut Usia Pematangsiantar. Penelitian dilakukan sejak tanggal 06 sampai 31 Mei 2025  Jumlah sampel sebanyak 2 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya perubahan tekanan darah pada klien I dengan tekanan darah 140/100 mmHg pada hari pertama, mengalami penurunan menjadi 120/80 mmHg pada hari ke 5 dan pada klien 2 tekanan darah 160/100 mmHg pada hari pertama turun menjadi 110/70 mmHg mmHg pada hari ke 5.Implementasi pemberian jus semangka efektif menurunkan tekanan darah pada lansia. Peneliti menyarankan kepada klien dan petugas UPT Yansos Tuna Rungu Wicara dan lanjut Usia agar dapat menerapkan pemberian jus semangka  secara mandiri.