cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
ANALISIS RENDAHNYA FOKUS BELAJAR SISWA BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA Juhri, Aminudin
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya focus belajar siswa berdasarkan kemampuan matematika menggunakan teori Polya.. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS-1  dengan 3 orang subjek yakni siswa yang memiliki nilai matematika tinggi, sedang dan rendah dengan mengacu perolehan nilai tes kemampuan matematika. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dibantu dengan lembar tes kemampuan  dan angket tentang focus belajar yang didesain agar sesuai dengan indikator pemecahan masalah. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa: 1)Siswa dengan Kemampuan Matematika Tinggi memiliki perilaku belajar membaca beberapa  kali untuk mengerti, tidak perlu membaca dengan suara keras, lebih banyak mendengarkan  penjelasan guru, tidak sulit konsentrasi, tidak  melamun dan mengantuk, selalu mengerjakan tugas tepat waktu,bisa memahami materi  tanpa bersama teman, selalu mengerjakan soal-soal yang lebih mudah,  membuat ringkasan, belajar dengan baik tanpa sambil mendengarkan musik atau makan makanan ringan, senang dengan semua mapel. 2) Siswa dengan Kemampuan Matematika Sedang memiliki perilaku belajar membaca berulang kali untuk mengerti, membaca dengan suara keras, lebih banyak mendengarkan  penjelasan guru, tidak mengalami kesulitan untuk konsentrasi, tidak cenderung melamun dan mengantuk, selalu mengerjakan tugas tepat waktu, lebih paham dengan belajar bersama teman, selalu mengerjakan soal-soal yang lebih mudah,  membuat ringkasan, dapat belajar dengan baik tidak harus  sambil mendengarkan musik atau makan makanan ringan, tidak senang dengan mata pelajaran tertentu guru. 3) Siswa dengan Kemampuan Matematika rendah memiliki perilaku belajar  membaca berulang kali untuk mengerti , membaca dengan suara keras, lebih banyak mencatat penjelasan guru, mengalami kesulitan untuk konsentrasi, cenderung melamun dan mengantuk, sering tidak mengerjakan tugas tepat waktu, lebih paham  dengan belajar bersama teman, selalu mengerjakan soal-soal yang lebih mudah, tidak membuat ringkasan, dapat belajar dengan baik apabila sambil mendengarkan musik atau makan makanan ringan, tidak senang dengan mata pelajaran tertentu.
DESKRIPSI KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERTIDAKSAMAAN LINIER DUA VARIABEL Ainiyah, Siti Marwatin
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa MA Al-Kautsar dalam menyelesaikan soal system pertidaksamaan linier dua variabel. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Al-Kautsar dengan 1 orang subjek yakni siswa yang memiliki nilai matematika sesuai dibawah KKM. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dibantu dengan tes soal matematika dan wawancara yang didesain agar sesuai dengan indikator. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa: kemampuan subjek melakukan dua kali penugasan dengan soal yang sama. kemampuan siswa MA Al-Kautsar dalam menyelesaikan soal system pertidaksamaan linier dua variabel lebih memahami dengan menggunakan teori polya yaitu a) Memahami Masalah Subjek memisahkan informasi pada soal, menjadi hal-hal apa yang diketahui b) Membuat Rencana Pemecahan Masalah Subjek menggunakan penyederhanaan tabel untuk mendapatkan model matematika c) Melaksanakan Rencana Subjek menuliskan model matematika dari tabel yang dibuat d) Memeriksa Kembali Jawaban Subjek yang diperoleh dengan menggambar grafik yang sesuai agar mudah dalam menentukan daerah himpunan penyelesaian
PENINGKATAN IMUN TUBUH DENGAN MINUMAN DETOKS INFUSED WATER DI DESA KEMANGSEN KECAMATAN BALONGBENDO KABUPATEN SIDOARJO Acivrida Mega Charisma; Farida Anwari; Fifin Aristian
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Pembangunan kesehatan masyarakat (PKKM) adalah kegiatan pelayanan pada masyarakat yang pelaksanaannya berdasarkan sistem pelayanan kesehatan mengenai pemberian minuman detoks infused water yang dilaksanakan di Desa Kemangsen dengan memberi edukasi untuk mengubah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat setempat. Menurut informasi dari bapak kepala desa mengatakan minimnya wawasan serta kesadaran warga yang masih kurang dalam penggunaan vitamin c. Maka dari itu,  kami akan melaksanakan kegiatan yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang minuman detoks infused water untuk meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Minuman detoks infused water merupakan minuman yang terdiri dari air putih dengan ditambahkan buah-buahan segar dan dilakukan perendaman atau pendiaman secara bersama-sama dalam waktu tertentu. Tujuan dari kegiatan PPKM adalah untuk  meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap masyarakat. Kegiatan tersebut bertempat di RT 04 dan RT 05 Ds. Kemangsen Kec. Balongbendo Kab. Sidoarjo yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juli sampai dengan 7 Agustus 2020. Metode pelaksanaan dilakukan secara door to door ke rumah warga dan memberikan video/edukasi serta mengisi kuisioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga tentang minuman detoks infused water. Hasil yang didapat dalam pelaksanaan kegiatan adalah menyampaikan sosialisasi mengenai pengertian  minuman detoks infused water dan manfaat minuman detoks infused water kepada masyarakat. Kuesioner dibagikan ke masyarakat sebelum penyuluhan dengan hasil 30% tidak mengetahui pengertian dan manfaat dari minuman detoks infused water dan setelah kegiatan 100% mengetahui pengertian dan manfaat dari minuman detoks infused water. Dengan adanya kegiatan penyuluhan mengenai minuman detoks infused water, diharapkan seluruh masyarakat mampu menjaga sistem imun dengan baik
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN JIWA WIRAUSAHA WARGA DESA BRODOT JOMBANG Diah Puji Nali Brata; Oemi Noer Qomariyah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Brodot sebagian besar potensi alam yang dimiliki adalah padi, jagung, dan melon. Namun karena keterbatasan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan masyarakat, belum mampu berpartisipasi, mendayagunakan potensi alam menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Sebagian warga masyarakat  menjualnya secara langsung tanpa dikelola dengan harga relatif murah. Untuk mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, diperlukan strategi pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran, kepedulian pada potensi alam desa yang dimiliki. Upaya dilakukan dengan melaksanakan pendampingan, dalam bentuk pelatihan pembuatan makanan yang berbahan dasar jagung. Sasaran pemberdayaan masyarakat adalah ibu-ibu PKK dan warga desa, memperoleh pengalaman tentang proses pengolahan jagung menjadikan produk Togu-Togu dan Sambuja. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah melakukan pelatihan , pendampingan, partisipasi, dan evaluasi. Hasilnya adalah ibu-ibu PKK  dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan mampu mengolah jagung menjadi keripik jagung atau Togu-Togu (Tortilla Jagung) dan serbuk jagung atau Sambuja (Sambal Bubuk Jagung). Strategi pemberdayaan dengan pelatihan dan pendampingan dapat menumbuhkan kemandirian, dan kreatifitas yang merupakan dasar terwujudnya jiwa kewirausahaan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BENDUNGAN BERBASIS BUDAYA DAN EKONOMI KREATIF Afi Ni’amah; Tita Tengku; Anggraini Puspa; Eni Faridah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian adalah hal yang sangat krusial dalam roda gerak ekonomi. Pemanfaatan lahan di Desa Bendungan menyokong kehidupan masyarakat setempat setiap hari. Dalam hal ini, bukan berarti tanpa dinamika dan permasalahan di dalamnya. Keberlangsungan ekonomi, budaya dan pendidikan disana juga menjadi pilar-pilar menuju desa yang berdikari. Namun, lemahnya pertahanan moral dan pendampingan menjadikan tantangan besar dan tanggungjawab sosial bersama.Sehingga perlu adaya terobosan dalam berkegiatan dan bersosial untuk menciptakan atmosfer perubahan. Adapun pemetaan program telah diusung sebagai berikut; program pokok, program tambahan dan program bantu. Dari masing-masing program memiliki luaran utama yang diupayakan. Puncak daripada kehadiran kelompok 13 adalah munculnya indikator kesadaran dalam stiap program yang dicanangkan
RENDAHNYA BELIEF SISWA TERHADAP PELAJARAN MATEMATIKA DI MAN 10 JOMBANG Istiqomah, Istiqomah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan siswa dapat dilihat dari beberapa segi, seperti kemampuan kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Ketiga kemampuan tersebut tentu memiliki kontribusi yang berbeda pada kehidupan siswa. Ketiga kemampuan itu pula merupakan komponen penting yang dapat membawa siswa kemana minat siswa dimasa depan. Salah satu kemampuan afektif yang penting adalah Beliefs siswa terhadap matematika. Keyakinan siswa terhadap matematika merupakan keyakinan siswa terhadap matematika yang mempengaruhi respon siswa dalam menanggapi masalah matematika.  Dengan demikian, belief siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Mengingat pentingnya Beliefs matematis siswa, perlu dilihat bagaimana Beliefs awal siswa terhadap matematika untuk selanjutnya dapat dilakukan pembelajaran yang dapat menunjang Beliefs matematis siswa yang baik. Proses belajar merupakan salah satu faktor yang dapat membangun Beliefs siswa. Belajar merupakan kegiatan bagi setiap orang. Pengetahuan keterampilan, kebiasaan, kegemaran dan sikap seseorang terbentuk, dimodifikasi dan berkembang disebabkan belajar. Proses belajar merupakan salah satu faktor yang dapat membangun Beliefs siswa. Belajar merupakan kegiatan bagi setiap orang. Pengetahuan keterampilan, kebiasaan, kegemaran dan sikap seseorang terbentuk, dimodifikasi dan berkembang disebabkan belajar. Berdasarkan pengamatan keadaan yang demikian juga terjadi di MAN 10 Jombang. Setelah siswa belajar matematika, diharapkan siswa mampu mendemontrasikan keterampilan matematika dari sebelumnya yang tidak dapat dilakukannya. Perubahan pengetahuan tersebut merupakan hasil dari belajar yang telah dilakukan oleh siswa. Sikap siswa terhadap matematika dapat dihasilkan dari Belief terhadap matematika. Sikap positif terhadap matematika dapat memotivasi siswa untuk belajar matematika, mengerjakan tugas dengan baik dan mempunyai prestasi yang baik dalam matematika. Jadi Belief siswa terhadap matematika sangat mempengaruhi keberhasilan dalam belajar matematika di kelas 
PEMEROLEHAN BAHASA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI METODE MIND MAPPING Al Hidayah, Indah Husnah; Darihastining, Susi; Sari, Endah; Indonesia, Berlian Wildan
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran Bahasa merupakan hal yang utama dalam proses pembelajaran. Hal ini mencakup penggunaan Bahasa, kosakata, cara  penyampaian sebab keseluruhannya merupakan pesan yang ingin disampaikan dari pembicara kepada pendengar. Tujuan pengajaran Bahasa adalah mampu meningkatkan kualitas berbahasa dengan baik, terutama dari segi kemampuan berbicara. Pemerolehan Bahasa adalah proses manusia mendapatkan kemampuan menangkap, menghasilkan, dan menggunakan kata untuk pemahaman dan komunikasi. Permasalahan yang dihadapi pada pembelajaran Bahasa di SDN Pulo Lor 4 Jombang adalah rendahnya minat dan antusiasme siswa sehingga pemerolehan Bahasa siswa tidak sesuai dengan harapan Guru. Penyebabnya adalah kurangnya alat peraga yang dipakai guru, proses pembelajaran yang kurang menarik, dan metode yang dipakai Guru kurang merangsang keaktivan siswa atau bersifat konvensional. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan kepada guru dan siswa, peneliti akan mengujicobakan metode Mind Mapping dalam pembelajaran Bahasa Di SDN Pulo Lor 4 Jombang. Mind Mapping adalah strategi dalam pengajaran yang berusaha mengaktifkan otak kanan dan otak kiri bekerja secara seimbang, cara mencatat kreatif, efektif, dan secara harfiyah akan memetakan pikiran-pikiran. Mind Mapping adalah suatu model pembelajaran yang memiliki langkah-langkah sistematis. Tujuan penggunaan Mind Mapping adalah untuk meningkatkan kemampuan pemerolehan Bahasa pada siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan mendeskripsikan penggunaan metode mind mapping untuk meningkatkan pemerolehan bahasa bagi siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Pulo Lor 4 Jombang yang berjumlah 17 siswa. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti. Sumber data dan informasi dalam penelitian diambil dari aktivitas siswa, angket respon siswa dan didukung dengan wawancara kepada informan yang dipilih. Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan pada pertengahan semester genap setelah dilakukan observasi awal. Prosedur dalam penelitian ini meliputi : persiapan, studi/survey awal, pelaksanaan pembelajaran, wawancara, kemudian pengolahan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah terjadinya peningkatan kemampuan pemerolehan bahasa siswa menggunakan metode mind mapping. Respon dan antusias siswa terhadap pembelajaran juga meningkat. Didukung dengan kreativitas siswa yang meningkat searah dengan kegiatan siswa saat membuat peta konsep bahasa bersama kelompok.
THE EFFECT OF PROJECT-BASED LEARNING MODEL TO ENTREPRENEURIAL SPRIRIT OF ECONOMIC EDUCATION DEPARTMENT STUDENTS AT STKIP PGRI JOMBANG Dinaloni, Diah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kewirausahaan, khususnya di Perguruan Tinggi masih banyak diperbincangkan. Hal ini disebabkan karena: (1) adanya ketidakseimbangan antara materi teori dan praktik; (2) dosen belum menyadari pentingnya praktik kewirausahaan; (3) mahasiswa belum mampu menciptakan ide dan melirik peluang usaha yang ada di lingkungannya dikarenakan kurangnya pemahaman tentang praktik kewirausahaaan; dan (4) proses pembelajaran kewirausahaan belum memanfaatkan peran stakeholder secara maksimal. Perguruan Tinggi mempunyai tiga peran dalam pendidikan kewirausahaan, yaitu sebagai fasilitator budaya kewirausahaan, mediator keterampilan, dan lokomotif pengembangan bisnis regional, sehingga hakekat tujuan pendidikan kewirausahaan di Perguruan Tinggi bukan sekedar mencetak pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja. Berdasarkan peran Perguruan Tinggi tersebut, upaya yang dilakukan salah satunya adalah dengan menggunakan inovasi model pembelajaran yang tepat, yang tentu saja diharapkan bisa meningkatkan semangat berwirausaha mahasiswa. Pembelajaran yang dirasa bisa meningkatkan semangat berwirausaha mahasiswa adalah model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap semangat berwirausaha mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Jombang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi sekaligus sampel adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Jombang angkatan 2017 yang berjumlah 35 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t, analisis regresi linier sederhana, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap semangat berwirausaha mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Jombang, dibuktikan dengan nilai signifikansi dari thitung lebih kecil dari 0,05 atau 0,032 < 0,05. Koefisien determinasi ((R2) sebesar 0,133. Hasil penelitian ini sangat penting karena semangat berwirausaha memainkan peranan penting dalam dunia bisnis dan ekonomi, mengingat mahasiswa sebagai kaum intelek di masa depan perlu ditantang untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan cara dan ide yang kreatif. 
PERAN GURU DALAM PENGUATAN KARAKTER DISIPLIN BELAJAR MELALUI REWARD DAN PUNISHMENT Agustina, Nia; Mahatmaharti, Agung Kesna
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan hal yang penting untuk diterapkan dan diajarkan di sekolah. Khususnya dalam rangka menguatkanan karakter disiplin belajar pada peserta didik. Reward dan punishment merupakan salah satu cara yang dapat digunakan dalam melaksanakan penguatan pendidikan karakter disiplin belajar pada peserta didik. Alasan pemilihan topik ini berawal dari rasa keingintahuan peran guru dalam penguatan disiplin belajar peserta didik dengan penerapan reward dan punishment. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam penguatan karakter disiplin belajar melalui reward dan punishment dan faktor pendukung dan penghambat dalam penguatan karakter disiplin belajar melalui reward dan punishment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumen. Berdasarkan fungsi triangulasi sumber diperoleh hasil penelitian bahwa peran guru dalam penguatan disiplin belajar melalui reward dan punishment pada peserta didik yaitu, menjadikan peserta didik disiplin dalam masuk kelas, disiplin dalam mengikuti pelajaran di kelas, disiplin dalam mengerjakan tugas, disiplin belajar di rumah, disiplin dalam mentaati tata tertib sekolah dan faktor pendukung dalam penguatan disiplin belajar melalui reward dan punishment yaitu adanya dukungan dari semua pihak, sedangkan faktor penghambat dalam penguatan disiplin belajar melalui reward dan punishment yaitu kurangnya kesadaran diri  peserta didik . Dengan adanya penelitian ini diharapkan guru lebih meningkatkan disiplin belajar pada peserta didik sehingga banyak peserta didik yang mendapatkan reward dan meminimalisir pemberian punishment.
PENYULUHAN HIGIENE DAN SANITASI PADA UMKM SIRUP MARKISA DI DESA JATIKALANG SIDOARJO Ngibad, Khoirul; Sungging Pradana, Muhammad
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah markisa menjadi salah satu bahan untuk membuat minuman kesehatan. Biasanya masyarakat lebih menyukai konsumsi buah markisa dalam bentuk sirup.Dalam program PKM (Program Kemitraan Masyarakat) ini, yang kami pilih adalah 1 mitra usaha yang bergerak dalam pembuatan sirup markisa di Dusun Jatisari Desa Jatikalang Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Salah satu permasalahan mitra dalam dalam aspek produksi adalah mitra PKM melupakan aspek higienitas dalam proses pembuatan sirup markisa. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat akan memberikan penyuluhan tentang higiene dan sanitasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah dan diskusi tentang higiene dan sanitasi. Kemudian, di akhir penyuluhan tim pengabdian masyarakat melakukan evaluasi dengan cara memberikan kuisioner tingkat pengetahuan personal higiene karyawan. Penyuluan tentang higiene dan sanitasi dengan mitra UMKM yang bergerak dalam pembuatan sirup markisa dapat diselenggarakan dengan lancar. Selain itu, penyuluhan higiene dan sanitasi dapat memberikan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan SDM mitra.