cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
didik@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arikapal75@gmail.com
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
urnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, adalah jurnal ilmiah nasional sebagai media bagi para akademisi untuk mempublikasikan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di bidang teknologi pada khususnya dan bidang lain pada umumnya. Jurnal PASOPATI terdaftar dalam International Standard Serial Number (ISSN) dengan nomor ISSN 2685-886X yang tertuang dalam SK LIPI no. 0005.2685886X/JI.3.1/SK.ISSN/2019.09 - 3 Agustus 2019 (mulai edisi Vol.1, No.3, Agustus-Oktober 2019) Fokus dan Sekup Jurnal meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang berhubungan dengan : 1. Teknik / Teknologi Tepat Guna 2. Pendidikan / Pemberdayaan Masyarakat 3. Pengembangan 4. Manajemen 5. dan bentuk pengabdian masyarakat lainnya yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2026): Februari" : 11 Documents clear
PERBAIKAN TEKNIS DINDING PENAHAN TANAH PERUMAHAN GEDAWANG PERMAI III SEMARANG Hermawan, Ferry; Khasani, Riqi Radian; Hani’a, Audiyati Ishmata; Indarto, Himawan; Hatmoko, Jati Utomo Dwi; Febrianto, Deffa Jati; Wahyono, Ashrie Nur Ghaisani; Amperawan, Iswanto
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.31142

Abstract

Kawasan perumahan di daerah perbukitan memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana tanah longsor, khususnya akibat kegagalan Dinding Penahan Tanah (DPT) yang menerima gaya lateral tanah. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Perumahan Gedawang Permai III, Kota Semarang, sebagai respons atas kebutuhan masyarakat dan pengembang terhadap peningkatan keselamatan struktur. Metode pengabdian meliputi observasi lapangan, investigasi tanah melalui pengeboran, analisis teknis stabilitas, perencanaan desain perkuatan DPT, serta pelaksanaan perbaikan di lapangan. Hasil investigasi menunjukkan kondisi tanah berupa lanau lempungan dengan konsistensi lunak hingga teguh yang berpotensi menurunkan stabilitas struktur. Berdasarkan analisis tersebut, disusun desain perkuatan DPT dan dilaksanakan pekerjaan perbaikan berupa pemasangan tiang pondasi, pembuatan sloof, serta perkuatan dinding bawah. Pelaksanaan perkuatan DPT berhasil meningkatkan stabilitas dan keamanan struktur, sehingga dapat mengurangi risiko longsor pada kawasan perumahan. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dengan meningkatkan keselamatan lingkungan hunian serta menjadi bentuk penerapan solusi teknis berbasis rekayasa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
PEMETAAN ASPIRASI DAN KEPUASAN PENGUNJUNG PADA DESTINASI WISATA LOKAMERTA DESA TIRTOMARTO, KECAMATAN CAWAS, KABUPATEN KLATEN Vanda, Shofi Salsabila Dwi; Setyaji, Yekti; Sunarno, Sunarno; Solikhin, Solikhin; Santosa, Ari Wibawa Budi; Fauzi, Adnan; Lestari, Fiya Auliya
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.29004

Abstract

Pengembangan sektor wisata desa menjadi strategi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pelestarian budaya. Lokamerta merupakan suatu destinasi desa wisata edukatif yang berbasis Mini zoo dan kereta mini yang terletak di Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 56 Universitas Diponegoro oleh Kelompok 3 dilakukan pemetaan aspirasi dan kebutuhan pengunjung dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan wisata. Metode yang digunakan adalah analisis terhadap media sosial Lokamerta dan wawancara secara langsung. Dalam metode tersebut telah melibatkan sebanyak 33 responden. Hasil survei menunjukkan bahwa aspek kebersihan lingkungan dan keragaman pengelola mendapat nilai yang tertinggi, sementara fasilitas umum dan kejelasan informasi masih perlu ditingkatkan kembali. Aspirasi pengunjung juga mencakup pengembangan wahana baru dan pelibatan UMKM Lokal. Kesimpulan dari analisis ini mengacu pada pentingnya pendekatan partisipatif dalam pengelolaan Lokamerta agar menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan, edukatif, dan ramah pengunjung.Kata kunci: aspirasi, wisata, Lokamerta, Klaten
EDUKASI EKOSISTEM MANGROVE BERKELANJUTAN DI SMAN 1 SUNGAI KAKAP: MEWUJUDKAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN KEMARITIMAN Munandar, Rizqan Khairan; Saputra, Robin; Santoso, Hendi; Dodi, Dodi; Zibar, Zan; Christmas, Sandy Kurnia
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.30199

Abstract

Kegiatan sosialisasi ini sangat dibutuhkan, terutama bagi siswa SMAN 1 Sungai Kakap. Wilayah Sungai Kakap merupakan kawasan pesisir yang dikelilingi oleh ekosistem mangrove, menjadikannya rentan terhadap isu lingkungan seperti abrasi, pasang surut air laut, dan kerusakan habitat. Oleh karena itu PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan ke siswa SMAN 1 Sungai kakap akan pentingnya ekosistem mangrove. Diharapkan siswa SMAN 1 Sungai kakap peduli lingkungan mangrove. Metode yang digunakan ialah sesialisasi penyampain materi tentang ekosistem mangrove, melakukan pretest dan posttest untuk mengetahui seberapa tahunya siswa tersebut dengan eosistem mangrove. Pada saat dilakukannya pretest siswa dapat menjawab pertanyaan sebesar 84%-96%, dan saat materi telah disampaikan dan dilanjutkan dengan posttest siswa dapat menjawab sebesar 96%-100%. Dapat dilihat dari hasil pretest dan posttest terjadi perubahan positif yang dimana siswa tersebut setelah mendapatkan materi tentang ekosistem mangrove siswa sudah paham diharapkan siswa SMAN 1 Sunga Kakap dapat menerapkan dilingkungan mereka.
PENGUATAN DAYA TARIK EDUKATIF LOKAMERTA MELALUI INOVASI LAYANAN DAN INFORMASI WISATA Luhbatirrofiqoh, Unia; Sandrina, Dina; Obrient, Andreas Valentino
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.29014

Abstract

Lokamerta, Desa Tirtomarto, Klaten memiliki potensi sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan edukasi, namun daya tariknya belum optimal karena kuranngnya inovasi layanan dan informasi wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat daya tarik edukatif Lokamerta melalui pengembangan paket layanan wisata yang terintegrasi dan berkelanjutan. Lingkup kegiatan yang dilakukan, meliputi penentuan harga dan susunan paket budaya-edukasi, pembuatan alat peraga sebagai pendukung paket edukasi, penyusunan hak konsumen sebagai pedoman pelayanan, serta pembuatan video promosi yang menampilkan proses rebranding Lokamerta dari kondisi awal sebelum renovasi hingga pasca revitalisasi. Metode pelaksanaan melibatkan survei lapangan, wawancara dengan pengelola, observasi fasilitas, studi literature, serta diskusi kelompok terarah untuk menyusun merancang paket dan strategi promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya paket layanan wisata yang lebih variatif, harga yang kompetitif, kelengkapan media edukasi, dan materi promosi yang mampu memperkuat citra Lokamerta sebagai destinasi wisata budaya dan edukasi.
INOVASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM RANTAI PRODUKSI KOPI PINANGGIH Solikhin, Solikhin; Wicaksono, Purnawan Adi; Sasmito Hadi, Eko; Trimulyono, Andi; Iqbal, Muhammad; Setyawan, Agus
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.30167

Abstract

UKM Kopi Pinanggih di Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang merupakan produsen kopi robusta dengan ciri khas aroma gula aren. Namun, pengelolaan produksi kopi menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan teknologi pascapanen, biaya operasional yang tinggi akibat ketergantungan pada jasa sewa, hingga belum optimalnya pemanfaatan limbah kopi. Melalui pendampingan Tim PKUM Universitas Diponegoro, diterapkan serangkaian inovasi berbasis teknologi tepat guna yang meliputi manajemen inventory, pemanfaatan limbah, penggunaan green house untuk pengeringan, mesin huller, mesin roasting, serta mesin grinder listrik. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas produksi dan kualitas kopi. Teknologi green house mempercepat proses penjemuran dari 7–14 hari menjadi 4–8 hari dengan kualitas higienis lebih baik. Mesin huller meningkatkan produksi green bean hampir 100% dan mengurangi biaya produksi Rp1.000/kg. Mesin roasting menekan biaya operasional hingga 80% dan meningkatkan produksi 33%, sedangkan mesin grinder meningkatkan kapasitas produksi 66% sekaligus membuka peluang jasa grinding kopi. Pemanfaatan limbah sebagai parfum essen, pakan ternak, dan kompos mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Secara keseluruhan, penerapan teknologi tepat guna tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memberdayakan masyarakat sekitar, serta memperkuat daya saing Kopi Pinanggih sebagai produk unggulan lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara teknologi, masyarakat, dan lingkungan dalam pengembangan UKM berbasis potensi daerah.
OPTIMALISASI KUALITAS HIDUP SATWA MELALUI PENATAAN KANDANG, PENGAYAAN LINGKUNGAN, SERTA PEMANFAATAN EDUKASI DAN TEKNOLOGI Sa'diyyah, Hilma Khalimatus; Wahyuningsih, Dian Tri; Tazkiyah, Tasya; Agustiningsih, Triana Nur; Sunarno, Sunarno; Santosa, Ari Wibawa Budi; Solikhin, Solikhin; Fauzi, Adnan; Lestari, Fiya Auliya
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.29050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan satwa di mini zoo melalui pendekatan animal welfare yang terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi dan media edukasi. Program dirancang dalam tiga aspek utama, yaitu penataan kandang berbasis pengayaan lingkungan, penerapan sistem humidifier otomatis untuk menjaga kelembaban kandang ular, serta penyusunan infografis edukatif sebagai sarana penyampaian informasi kepada pengunjung. Metode yang digunakan meliputi observasi kondisi kandang, instalasi perangkat elektronik berbasis sensor kelembaban, dan perancangan media visual interaktif. Hasil menunjukkan bahwa penataan kandang dengan konsep animal welfare mampu meningkatkan kenyamanan dan aktivitas alami satwa, humidifier otomatis efektif menjaga kelembaban stabil pada kisaran optimal, dan infografis edukatif terbukti memudahkan penyampaian informasi konservasi kepada masyarakat. Dengan demikian, integrasi antara desain kandang, teknologi otomasi, dan media edukasi dapat mendukung peningkatan kesejahteraan satwa sekaligus memperkuat nilai edukasi pada fasilitas wisata edukatif. Kata kunci: animal welfare, kandang, humidifier otomatis, edukasi, infografis
PEMANFAATAN PARALON DAN EMBER BEKAS SEBAGAI ALAT PENYARINGAN SERTA PENCACAHAN GUNA MENINGKATKAN HOMOGENITAS KOHE KAMBING UNTUK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK Saputra, M Syauqi Finardhy; Fahrozi, Muhammad Aldi; Rosyda, Nada Fauzi; Failasofi, Muhammad Najih; Fahrezi, Virgi Achmad; Zakariya, Jaki; Hazim, M Syafiq; Isdadiyanto, Sri; Suharto, Slamet
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.31417

Abstract

Proses pengolahan kotoran hewan (kohe) kambing menuai kendala, antara lain, pada aspek homogenitas material, yang diakibatkan karena ukuran partikel yang tidak seragam dan adanya pengotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan paralon dan ember bekas untuk menyaring dan menghomogenkan kohe kambing sebagai bahan untuk membuat pupuk organik. Metode penelitian ini meliputi desain dan konstruksi alat dari bahan bekas, proses penyaringan untuk memisahkan kotoran dari material kasar, dan penghomogenan untuk memperkecil ukuran partikel. Evaluasi dilakukan secara kualitatif dengan pengamatan keseragaman tekstur dan kemudahan proses pemadatan (komposting) lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan alat (saringan dan penghomogen) bekas memudahkan untuk mengolah kohe kambing yang lebih homogen, dan mengurangi waktu untuk pengolahan lebih lanjut pupuk organik. Selain itu, penggunaan bahan bekas pada alat saring dan homogen ini menjadikan alat ramah lingkungan, berbiaya murah, dan mudah direplikasi oleh masyarakat. Dengan demikian, inovasi sederhana ini berpotensi sebagai alat teknologi tepat guna untuk pengelolaan dan peningkatan kualitas pupuk organik secara komunitas.
EVALUASI KINERJA JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PADA PERUMAHAN PERMATA JANGLI, KELURAHAN JANGLI, SEMARANG Hermawan, Ferry; Sulardjaka, Sulardjaka; Suprihanto, Agus; Sumardi, Sumardi; Susanty, Aries; Prakoso, Ivan Setyo
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.31130

Abstract

Perumahan Permata Jangli, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang memiliki 93 kepala keluarga yang bergantung pada sistem distribusi air tanah yang dikelola secara swadaya oleh masyarkat. Setelah beroperasi selama 12 tahun sistem ini menghadapi berbagai permasalahan antara lain gangguan pasokan air yang sering terjadi pada jam puncak, kebocoran pipa, serta penurunan kinerja pompa. Kondisi tersebut diperparah oleh perubahan tata guna lahan dan kejadian longsor yang berdampak langsung pada stabilitas infrastruktur distribusi air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem pasokan air bersih melalui evaluasi teknis dan penguatan kapasistas pengelolaan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi keterlibatan masyarakat secara partisipatif melalui lokakarya untuk mengidentifikasi permasalahan utama, penilaian teknis kondisi jaringan distribusi air dan kinerja pompa, serta penyusunan strategi peningkatan pengelolaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa gangguan pasokan air terutama disebabkan oleh keterbatasan kapasitas sistem, infrastruktur yang menua, dan lemahnya manajemen operasional. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi teknis sistem distribusi air dan pentingnya pengelolaan yang berkelanjutan. Luaran kegiatan berupa laporan evaluasi kinerja jaringan distribusi air bersih, publikasi pengabdian masyarakat, serta dokumentasi peta jaringan air bersih sebagai aset intelektual masyarakat.
EDUKASI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG FERMENTASI SEBAGAI PAKAN TERNAK DI DESA TIRTOMARTO, CAWAS, KLATEN Suryaningtyas, Melati Aulia; Kusuma, Alexius Adrian Beatle; Sunarno, Sunarno; Fauzi, Adnan; Solikhin, Solikhin; Santosa, Ari Wibawa Budi; Lestari, Fiya Auliya
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.28861

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak merupakan inovasi strategis dalam mendukung keberlanjutan sektor peternakan. Desa Tirtomarto memiliki potensi besar dalam pengolahan limbah kulit singkong yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Program sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peternak mengenai manfaat dan teknik pembuatan pakan fermentasi dari kulit singkong. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif door to door, penyuluhan langsung, pemberian contoh produk fermentasi, serta distribusi leaflet edukatif kepada 15 peternak sapi, kambing, dan domba. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peternak terhadap proses fermentasi, nilai nutrisi pakan alternatif, dan pentingnya pemberdayaan limbah lokal. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan rendahnya tingkat literasi peserta, program ini berhasil membangun kesadaran dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan kondisi lokal dapat mendukung ketahanan pakan ternak yang berkelanjutan. Kata kunci : pakan fermentasi, limbah kulit singkong, peternakan, penyuluhan
REVOLUSI BUDIDAYA KERANG HIJAU: MEMBANGUN RESILIENSI EKOLOGIS DAN EKONOMI PESISIR YANG BERKELANJUTAN Ariyati, Restiana Wisnu; Widowati, Lestari Lakhsmi; Rejeki, Sri; Pradoto, Wisnu
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.30387

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Nggojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat pesisir yang terdampak abrasi dan kehilangan lahan budidaya. Program ini bertujuan memberikan pendampingan teknis mengenai teknik pengumpulan spat kerang hijau, pengelolaan fase pembesaran, serta praktik pemanenan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Lingkup pelaksanaan mencakup survei kesesuaian perairan, sosialisasi, pelatihan teknis, pemasangan konstruksi budidaya, serta monitoring selama tiga bulan. Metode yang diterapkan berupa observasi lapangan, penyuluhan partisipatif, dan praktik langsung bersama kelompok mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perairan Nggojoyo cukup mendukung perekrutan spat alami; spat berukuran 1–1,5 cm ditemukan menempel sejak bulan pertama. Masyarakat mampu mengikuti seluruh proses dengan baik dan menunjukkan minat kuat terhadap pengembangan budidaya ini. Panen parsial pada Agustus 2025 menghasilkan sekitar 200 kg kerang hijau berukuran konsumsi, menandakan bahwa teknologi yang diperkenalkan berjalan efektif di lokasi tersebut. Beberapa kendala seperti kekeruhan air, biofouling, dan keterbatasan monitoring tetap muncul, tetapi dapat dikelola melalui perbaikan teknis. Secara keseluruhan, program ini meningkatkan keterampilan masyarakat pesisir dalam budidaya kerang hijau dan memberikan dasar bagi pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11