cover
Contact Name
Yadi Mardiansyah
Contact Email
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Phone
+6281313446559
Journal Mail Official
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Jl. AH Nasution 105 Cibiru Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 26211343     DOI : https://doi.org/10.15575/hijai
Core Subject : Education,
Hijai Journal is managed by Arabic Department , State Islamic University of Sunan Gunung Djati and Asosiasi Prodi Bahasa dan Sastra Arab (AP-BSA). It publishes research reports on Arabic language and Literature such as linguistics, literary studies and criticism, translation, and multidisciplinary research such as language and politics, as well as literature and psychology.
Articles 194 Documents
PENERAPAN INSYA’ MUWAJJAH DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Khoirun Nisa’; Isnol Khotimah; Moh. Ulum
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 1 (2022): -
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.17998

Abstract

Penerapan insya’ muwajjah dalam pembelajaran bahasa Arab adalah salah satu metode yang diterapkan di Pondok Pesantren Al-mashduqiah Kraksaan Probolinggo. Maksud dari penerapan ini adalah sebagai cara guru dalam mengajar bahasa Arab khususnya kemampuan mengarang siswa secara terbimbing, siswa dibimbing melalu buku ajar yaitu kitab “Durusul lughah Al-Arabiyah” beserta media lainnya. Guru bertindak langsung dalam penerapan ini, tujuannya agar siswa aktif dalam menulis dan menghafal kosa kata Arab. Oleh karena itu maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan insya’ muwajjah dalam pembelajaran bahasa Arab siswa JMA Pondok Pesantren Al-mashduqiah.Riset yang digunakan merupakan riset lapangan yang bertabiat deskriptif kualitatif. Guru bahasa Arab dan siswa JMA Pondok Pesantren Al-mashduqiah Kraksaan Probolinggo selaku subjek dalam riset ini, sedangkan insya’ muwajjah dalam pembelajaran bahasa Arab adalah objek penelitiannya. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode untuk mengumpulkan data.Hasil dari penelitian ini adalah 1)Menghafal kosa kata Arab khususnya pada benda sekitar  2)Siswa sesering mungkin  membuat jumlah mufidah sebelum masuk ke maharah kitabah 3)Menulis sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari agar menjadi kebiasaan yang baik walaupun sedikit. 4)Siswa membiasakan menulis kalimat sederhana seminggu sekali adalah target seorang Guru. 
PENERAPAN STRATEGI BELAJAR AKTIF (ACTIVE LEARNING STRATEGY) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA ARAB Khoirul Bariah; Yayah Robiatul Adawiyah; Sulthon Firdaus
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 1 (2022): -
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.18000

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan pembelajaran bahasa Arab yang sering muncul di kelas diantaranya kurang aktif dan minat siswa di dalam kelas. Dengan demikian diperlukan adanya langkah-langkah yang sistematis untuk melaksanakan proses pembelajaran sehingga mencapai hasil belajar anak didik yang maksimal, karena dasar pandangan itu upaya untuk pengembangan strategi belajar mengajar ditujukan pada Strategi Belajar Aktif (Active Learning Strategy.Adapun tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan penerapan strategi belajar aktif (Active Learning Strategy)dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs Nurul Yaqin Besuki, dan untuk mengetahui factor pendukung dan penghambat Strategi belajar aktif dalam meningkatkan kreatifitas belajar. Sesuai dengan fokus kajian dalam penelitian ini dipergunakan Pendekatan Kualitatif, jenis data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, Dokumentasi.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Arab siswa MTs Nurul Yaqin Besuki, guru menggunakan beberapa strategi diantaranya Permainan, Tanya Jawab,Visualisasi Dialog dan Evaluasi. Namun dari strategi tersebut ditemukan faktor pendukung yang berupa kemauan siswa dan profesionalisme guru sedangkan penghambat berupa sarana dan prasarana dan kurangnya jam pelajaran dan ekstrakurikuler bahasa Arab. 
SUNTINGAN TEKS NASKAH KITAB AL-FUTUHATU AL-MANTIQIYYAH Saskia Ainiyah Qotrunnada; Dedi Supriadi; Muhammad Nurhasan
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 1 (2022): -
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.15404

Abstract

Naskah Al Futuhatu Al-Mantiqiyyah ditulis oleh Musa bin Ibrahim, naskah ini termasuk dalam satu dari sekian banyaknya warisan penulis-penulis terdahulu yang mesti kita jaga dan lestarikan. Dengan hal tersebut maka hasil karya cipta mereka dapat dikenali oleh masyarakat saat ini dan tidak akan hilang tergusur oleh jaman. Sebuah naskah kuno tidak luput dari kekurangan dan kesalahan tulisan, begitupun naskah Al Futuhat Al-Mantiqiyyah ini. Didalamnya terdapat beberapa kekurangan dan kesalahan yang ditemukan diantaranya yaitu tidak ada penomoran pada halaman, tidak ada tanda baca ataupun paragraf, serta ditemukan beberapa kesalahan-kesalahan tulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode filologi dengan menggunakan Edisi standar. Hasil dari penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut: 1) Naskah Al Futuhat Al-Mantiqiyyah merupakan koleksi naskah dari Perpustakaan Nasional bernomor katalog 609392, terdiri atas 40 pembahasan dalam 36 halaman, ukuran naskah yaitu 20 x 15 cm, berbahasa arab, dengan jenis tulisan berupa khat naskhi, kondisi naskah cukup baik meski banyak teks yang sudah pudar, naskah selesai ditulis pada bulan Jumadil Awal, pada malam Senin, tepatnya di waktu sepertiga malam di tahun 1075 H/ 1664 M. 2) Terdapat beberapa kesalahan tulis dalam naskah, yang diantaranya yaitu terdapat 49 penggantian, 11 penambahan, 21 perubahan, 4 pengurangan, dan 1 penghilangan. Yang mana kesalahan tulis tersebut didominasi oleh penggantian (Substitution). 3) Teks naskah ini berisikan ilmu mantiq yang mana Syekh Ibrahim Musa menjelaskan secara singkat tentang pengantar ilmu mantiq yang ia tulis dalam 40 pembahasan.
التغير المورفولوجي في الاقتراض اللغوي: دراسة لألفاظ العربية في بَاتَوْنُـمْ Aliyu Okuta Ahmad
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 1 (2022): -
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.16654

Abstract

الاقتراض اللغوي ظاهرة مهمة في حياة اللغة، فليس ثمة لغة حية إلا وتأخذ من غيرها ألفاظا في مجالات مختلفة وتعطي أخرى. والمحصول بالضرورة أن هذه الظاهرة لا تبرز في لغة إلا ويلاحظ فيها آثارها من حيث التغيرات التي تطرأ على تلك الألفاظ المقترضة، ولا غرابة في ذلك لأن لكل لغة نظامها الخاص، وهي دائما تتبع هذا النظام في جميع المستويات اللغوية؛ وتأثر ذلك في الألفاظ المقترضة من لغات أخرى، ولغة باتَوْنُمْ بوصفها إحدى أقلية اللغات في غرب أفريقيا الدارجة بين شعب بَاتَوْنُ الذين يعيشون على حدود نيجيريا وبِنِين لا تستثني من هذه الظاهرة. وقد بلغت هذه التغيرات إلى حد يصعب للشعب المتلقي المعرفة أن هذه الكلمات عربية في الأصل وللعربي أنها من لغته. وتهدف لذلك هذه المقالة إلى دراسة التغيرات المورفولوجية التي تلحق بالألفاظ العربية المقترضة في هذه اللغة بغية تسليط الضوء على هذه التغيرات. ولتحقيق هذا الهدف تستعين المقالة بالمنهج الوصفي لتحليل البيانات المثبتة خلال الدراسة. وأخيرا توصلت الدراسة إلى وجود لواحق مختلفة تلحق بالألفاظ العربية في اللغة المتلقية لتتناسب مع نظامها اللغوي، كما توصلت إلى أن كثيرا من الألفاظ العربية المقترضة في بَاتَوْنُـمْ تخضع للتغير المورفولوجي.
QASHR DALAM KITAB UQUDULUJAIN KARYA SYEH MUHAMMAD NAWAWI BIN UMAR AL-JAWI AL- BANTANI (Kajian Ilmu Ma’ani) Cucu Nurkhotimah; Ihin Solihin; Yayan Rahtikawati
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 1 (2022): -
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.14402

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Qashr yang terdapat pada Kitab Uqudulujain Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi Al-Bantani. Kitab tersebut merupakan salah satu kitab yang penting dan terbilang popular baik dikalangan pesantren atau dikalangan luar pesantren. Banyak materi pengajian yang bersumber dari kitab tersebut.  Kitab Uqudulujain merupakan kitab kecil yang mampu menjadikan pondasi keluarga yang sakinah mawadah dan rahmah. Karena dalam  kitab tersebut menjelaskan mengenai peran atau hak-hak dan kewajiban antara suami dan isteri. Dalam kitab tersebut terdapat hadist dan ungkapan-ungkapan yang indah dengan disajikan dalam bentuk Qashr. Oleh karena itu, penulis sangat tertarik untuk membedah kitab tersebut dengan pisau kajian ilmu ma’ani salah satu bagian dari ilmu balaghah.  Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sighat qashr, jenis qashr dan tujuan qashr yang digunakan dalam kitab tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Metode deskriptif analisis digunakan dengan cara mempelajari, mengkaji dan mengamati hadist-hadist dan ungkapan-ungkapan yang terdapat pada kitab uqudulujain, kemudian dalam upaya mecapai tujuan penelitian, penulis kemudian mendeskripsikannya sesuai dengan sighat yang digunakan, termasuk jenis qashr apa dan tujuan qashr tersebut untuk apa. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian Ilmu ma’ani tentang Qashr Berdasarkan hasil analisis qashr dalam kitab uqudulujain karya syekh Muhammad Umar An-Nawawi, terdapat 36 data yang mana terdiri atas sighat dengan “innama”, “nafi dan istisna” dan “dhomir fashl”. Kemudian terdiri atas jenis qashr idhafi dan haqiqi berserta mausuf ‘ala sifat dan sifat ‘ala mausufnya” kemudian terdiri dari tujuan “takhsis”, “ta’kid”  dan “Takhlis”.
GAYA BAHASA JINAS DALAM BUKU MAHFUDZAT KELAS LIMA KMI PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR Firdaus Atmajaya; Nurlinah Nurlinah; Irfan Addriadi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 1 (2022): -
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.17676

Abstract

ABSTRAk Penelitian ini berjudul “Gaya Bahasa Jinas dalam Buku Mahfudzat Kelas Lima KMI Pondok Modern Darussalam Gontor” Di dalam penelitian ini menjelaskan adanya keindahan-keindahan bahasa dengan bentuk jinas yang terkandung dalam setiap mahfudzat. Jinas merupakan salah satu sub pembahasan yang ada di dalam ilmu Badi’ atau ilmu yang mengungkapkan keindahan berbahasa. Buku mahfudzat ini dipelajari oleh para santri Gontor yang sudah duduk di kelas lima KMI. Terdapat banyak mahfudzat yang bermacam-macam di dalam buku ini seperti mahfudzat dalam bentuk sya’ir, prosa, dan bahkan ada pula hadits Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif karena penelitian ini ialah penelitian kualitatif sehingga untuk menyelasaikannya dapat ditempuh dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan metode inilah akan mempermudah peneliti untuk menemukan lafadz-lafadz yang merupakan bentuk jinas serta menentukan makna dari setiap lafadz tersebut. Hasil dari penelitian ini yang berkaitan dengan lafadz-lafadz yang mengandung jinas di dalam buku tersebut, peneliti menemukan dari sepuluh sy’air dan enam prosa serta tiga hadits Rasulullah SAW terdapat 134 kata yang merupakan jenis jinas yang digabungkan menjadi 67 keindahan berbentuk jinas. Dari 67 bentuk yang ada ini terdapat delapan jenis jinas yang berbeda di antaranya jumlah al-jinas al-mumatsil ada delapan, al-jinas al-murakkab ada satu, al-jinas an-naqish ada 12, al-jinas al-lahiq ada delapan, al-jinas al-muharraf ada tiga, al-jinas al-mushahhaf ada dua, al-jinas al-mudhori’ ada tiga dan jenis jinas yang paling banyak ialah jinas al-isytiqaq dengan 30 jumlah jinas. Adapun perbedaan lafadz dari setiap dua kata yang bermiripan mempengaruhi maknanya dan menjadikan maknanya berbeda.  Kata Kunci : Buku Mahfudzat Kelas lima KMI, Ilmu Badi’, Jinas
RAGAM TUTURAN PADA NOVELET QINDIL UMMU HASYIM (KAJIAN PRAGMATIK) Iis Rahmawati; Karman Karman; Muhammad Nurhasan
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i2.15395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ilokusi dan fungsi-fungsinya yang digunakan pada novelet Qindil Ummu Hasyim Karya Yahya Haqqi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, dengan kajian ilmu pragmatik. Data penelitian berupa tuturan-tuturan yang disampaikan para tokoh dalam novelet tersebut. Teknik pengumpulan data dengan teknik kepustakaan, simak dan catat. Hasil penelitian pun didapatkan dengan metode padan ekstraingual, hingga akhirnya dapat disimpulkan sebagai berikut 1). Lima jenis ilokusi, yakni Direktif, Asertif, Deklaratif, Komisif dan Ekspresif dengan didominasi oleh kalimat berita dibandingkan kalimat imperatif dan introgatif. 2). Fungsi pragmatis dari setiap jenis tindak tutur yakni: Asertif: memberitahukan, dan membanggakan; Direktif: memerintah, meminta, dan melarang; Komisif: berjanji dan menyanggupi; Ekspresif: kecewa, dan menyesal; Deklaratif: Mengucilkan, memutuskan dan memvonis. Pada fungsi-fungsi pragmatis tersebut umumnya merupakan kalimat langsung dengan fungsi menyatakan karena objeknya yang berupa novelet dan yang dibahas tentu menyinggung kehidupan tokoh Ismail yang berpengaruh kepada khalayak umum.
DEGRADASI MORAL PADA MASYARAKAT MESIR DALAM NOVEL ARDH AL-NIFĀQ KARYA YUSUF AS-SIBA’I Nabilah Wafa Wijayanto
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i2.22405

Abstract

رواية أرض النفاق ليوسف السباعي هي إحدى الأعمال التذكارية التي تصور حالة مصر في أواخر الأربعينيات. كان هناك العديد من المشاكل التي واجهها المجتمع المصري في ذلك الوقت. تشهد مصر تدهورًا في مختلف القطاعات ، بدءًا من القطاعات الاقتصادية والسياسية والاجتماعية. من هناك ، بدأ العديد من المصريين في ارتكاب أفعال منحرفة. يقوم المصريون بالعديد من الإجراءات التي لا تتفق مع الأعراف السائدة ، مثل السكر الذي ينتهي بارتكاب العنف و العنف المنزلى و المسؤولين الحكوميين الذين يتصرفون بشكل تعسفي و استخدام سلطتهم ، ولم يعد منفذ القانون عادلاً, المشاجرة و المظاهرات تحدث في كل مكان. بخلاف ذلك، مزيد من الأشخاص الذين يرتكبون أعمالًا إجرامية ، مثل النشل و الخداع. الهدف لهذا البحث هو لمعرفة أشكال التخقير الأخلاقي على معشر مصري في رواية أرض النفاق ليوسف السباعي و خلفية حدوثه.المنهج المستخدم في هذا البحث هو منهج وصفي نوعي بنظرية ظواهر لإدموند هوسرل تشرح الباحثة كيفية تطبيق نظرية هوسرل في رواية أرض النفاق ليوسف السباعي و أما النتائج من هذا البحث و هى ان ظاهرة التخقير الأخلاقي على معشر مصر في رواية أرض النفاق ليوسف السباعي. هناك تسعة أشكال ، و هي: المحسوبية و العنف و العنف المنزلي و الخداع و الاعتداءا و القتال و النشال و إساءة استخدام السلطة و الاهانة. و أما خلفية التخقير الأخلاقي على معشر مصر في رواية أرض النفاق ليوسف السباعى هناك عوامل داخلية وخارجية .
GAYA BAHASA FIGURATIF DALAM DȊWȂN TARJUMȂN AL ASYWȂQ KARYA IBNU ARABI Rizki Abdul Rojak; Irfan addriadi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i2.18364

Abstract

ABSTRAKKarya sastra merupakan hasil dari pemikiran seseorang yang diungkapkan baik secara lisan maupun tulisan dengan gaya bahasa yang indah. Setiap sastrawan memiliki cara dan gaya bahasa masing-masing dalam menciptakan karya sastranya. Salah satu gaya bahasa yang sering digunakan sastrawan adalah bahasa figuratif. Diwan Tarjuman al Asywaq adalah salah satu karya yang banyak menggunakan gaya bahasa ini. Dȋwȃn Tarjumȃn al Asywȃq yang dikarang oleh Ibnu Arabi ini terdiri dari 61 judul puisi dan 563 bait. Setiap judul memiliki jumlah bait yang bervariasi. Jumlah bait paling sedikit dalam satu judul adalah 3 bait dan paling banyak 37 bait.  Bait-bait puisi yang ditulis oleh Ibnu Arabi dalam Diwan ini berisi tentang konsep-kosnep sufistik yang digagas olehnya. Ia banyak menuliskan gagasan-gagasannya dalam bentuk bahasa figuratif. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa figuratif yang terdapat dalam Diwan Tarjumanul Asywaq Ibnu ‘Arabi serta menjelaskan fungsi dan efek yang ditimbulkannya pada makna maupun keindahan diwan tersebut secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi serta menjelasakn bahasa figuraif yang terdapat dalam Diwan Tarjuman al Asywaq serta efektifitasnya dalam konteks bait-bait puisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu dengan menenkankan pada nilai-nilai dengan mendeskripsikan setiap temuan bahasa figuratif yang ada dalam Diwan Tarjuman al Asywaq karya Ibnu ‘Arabi. Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat gaya bahasa anastrof, kiasmus, asindenton, polisindenton, ellipsis, litotes, pleonasme, tautologi, simile, metafora, alegori, eponim, personifikasi, epitet, dan sinekdoke. Fungsi-fungsi dan efek yang ditimbulkan secara keseluruhan dalam penggunaan bahasa figuratif tersebut adalah al hashr (pembatasan), al taysdid (penekanan), al taukid (penegasan), al ihtimam (pementingan), inhad al khayali (membangkitkan imajinasi), menjelaskan dengan cara samar, memuji dan mencela dengan cara memperbandingkan dan menyesuaikan dengan wazan yang ditulis oleh penyair.
TASYBIH DALAM BUKU TERJEMAHAN DUKA LARA CINTA KARYA ANIS MANSOUR Muhammad Zacky Mubarok; Nuha Abiyyu; Waki Ats Tsaqofi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i2.17963

Abstract

Buku Duka Lara Cinta ini diterjemahkan oleh Musyfiqur Rahman, seorang penggiat dan penerjemah ciptaan Timur Tengah yang berasal dari Jawa Timur. Ia menerjemakan  buku tersebut dari buku Anis Mansour, seorang sastrawan Mesir,  buku tersebut berjudul Qâlû. Buku tersebut merupakan kumpulan kata mutiara yang  sebagian besar tentang penggambaran rumah tangga, pernikahan, percintaan, dan hubungan perempuan  dengan laki-laki. Pada buku tersebut banyak menggunakan gaya bahasa berdasarkan kajian balaghoh. Semakin banyak gaya bahasa yang digunakan, makan semakin tinggi pula tingkat keestetikan bahasanya, dan semakin banyak pula kita harus memahami berbagai macam gaya bahasa khususnya dalam tinjauan balaghah. Balaghah memiliki dua kajian, yaitu ilmu badi’i dan bayan. Penelitian ini hanya berfokus pada ilmu bayan berupa tasybih yang bertujuan untuk mengetahui jenis dan jumlah tasybih yang digunakan oleh pengarang, Untuk mendapatkan tujuan tersebut, pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan untuk menghasilkan uraian deskriptif berupa kalimat-kalimat yang berkaitan dengan tasybih dalam  aspek  Balaghah. Dapat disimpulkan bahwa, buku Duka Lara Cinta terdapat 8 jenis tasybih, diantaranya: mursal mufasal tamtsil sebanyak 3 data, mursal mufasal sebanyak 3 data, mursal mujmal sebanyak 1 data, mursal mujmal tamtsil sebanyak 2 data ¸ muakkad mufasal sebanyak 9 data, baligh sebanyak 5 data, maqlub sebanyak 2 data, dan ḏimny sebanyak 1 data.

Page 6 of 20 | Total Record : 194