cover
Contact Name
Yaya Mulyana Abdul Azis
Contact Email
jurnal.kebijakan@unpas.ac.id
Phone
+6285659337884
Journal Mail Official
jurnal.kebijakan@unpas.ac.id
Editorial Address
Jalan Sumatra No. 41, Bandung Gedung Pascasarjana Lantai 3, Ruang Prodi Administrasi dan Kebijakan Publik Principal Contact Yaya M. Aziz Universitas Pasundan Phone 085659337884 mulyana_yaya@unpas.ac.id Support Contact Asep Risnandi Phone 082128751118 jurnal.kebijakan@unpas.ac.i
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 18295762     EISSN : 26562820     DOI : http://dx.doi.org/10.23969/kebijakan
Core Subject : Social,
Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi adalah Jurnal Ilmiah yang berisi hasil penelitian dan studi literatur tentang: Tata Kelola Pemerintahan Otonomi Daerah Birokrasi Pemerintah Manajemen Sumber Daya Manusia Pelayanan Publik Kebijakan Publik Digital Governance Manajemen Publik Kepemimpinan Reformasi Administrasi Manajemen Strategis
Articles 148 Documents
ANALISIS COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAS KEDATON MONKEY FOREST KABUPATEN TABANAN Ni Kadek Intan Dwi Agustini; Agung Yuli I Gusti Agung Ayu Yuliartika Dewi; Nyoman Sumawidayani
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 02 (2026): Volume 17 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v17i02.32522

Abstract

Tourism is an important sector in economic development, especially in areas that have natural and cultural potential such as Bali. Alas Kedaton Monkey Forest, as one of the natural tourist attractions in Tabanan Regency, faces challenges in its management, especially related to its natural and cultural potential.Tabanan, faces challenges in its management, especially related to the decline in the number of tourist visits after the COVID-19 pandemic. This problem is exacerbated by low community participation, lack of collaboration with the private sector, and not optimal collaboration-based management. This research focuses on analyzing the application of collaborative governance in the development of the Alas Kedaton Monkey Forest Tourism Object, with an emphasis on collaboration between the Kukuh Customary Village, the private sector, and the Kukuh Village community. The purpose of this research is to understand the collaborative governance process that occurs and identify the impact of the collaboration on the development of tourist attractions. This research used a qualitative approach with descriptive methods. Research informants were determined using purposive sampling technique. The number of informants in this study were eight people, consisting of the Head of Kukuh Village, tourism object managers, private sector parties (PT. Pertamina Fuel Terminal Sanggaran), Pokdarwis members, Kukuh Village community, and visitors to Alas Kedaton Monkey Forest. This research uses data analysis techniques of Miles and Huberman's interactive analysis model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The collaboration has succeeded in improving tourist facilities, improving infrastructure, and opening employment opportunities for local communities. However, community involvement is still limited and private sector contributions still need to be increased. This study recommends the need to strengthen communication between stakeholders and optimize digital-based promotion strategies to encourage the sustainability of the development of Alas Kedaton Monkey Forest. Keywords: Collaborative Governance, Tourism Site Development, Objek Wisata Alas Kedaton Monkey Forest
KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA MANDIRI PEMULA: ANALISIS PENGARUH MOTIVASI DAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KETERAMPILAN DI PROVINSI RIAU Rahmat Junaidi; Bunga Chintia Utami; Ufira Isbah; Dian Pratiwi
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 02 (2026): Volume 17 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v17i02.33403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Motivasi Berwirausaha dan Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Keterampilan Berwirausaha Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP). Populasi dalam penelitian ini adalah Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) yang berjumlah Populasi dalam penelitian ini berjumlah 147 peserta TKMP. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 108 Peserta TKMP dengan metode probability Sampling yaitu Simple Random Sampling. Hasil penelitian dengan uji hipotesis menunjukan bahwa Motivasi Berwirausaha dan Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterampilan Berwirausaha, Motivasi Berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterampilan Berwirausaha, dan Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterampilan Berwirausaha
ANALISIS ASUMSI FOOD ESTATE SEBAGAI STRATEGI KETAHANAN PANGAN NASIONAL : STUDI KASUS WILAYAH PAPUA Nur Muhammad Ghifari; Palupi Lindiasari Samputra
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 02 (2026): Volume 17 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v17i02.33536

Abstract

Penelitian ini membahas analisis asumsi kebijakan Food Estate sebagai strategi ketahanan pangan nasional di Papua, dengan fokus pada proyek Merauke Integrated Food and Energy Estate. Permasalahan utama yang diangkat adalah ketidakharmonisan antara tujuan peningkatan ketahanan pangan nasional dan dampak sosial, lingkungan, serta hak masyarakat adat yang timbul akibat implementasi proyek tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi sejauh mana Food Estate mampu mengatasi persoalan ketahanan pangan tanpa mengorbankan keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan berupa analisis kualitatif dengan pendekatan analisis asumsi, menggunakan data sekunder dari media, laporan, dan pendapat pemangku kepentingan periode 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara aktor yang mendukung (pro) dan menentang (kontra) kebijakan, di mana dari total 12 stakeholder yang dianalisis terdiri atas kalangan pemerintah, LSM, akademisi, dan tokoh agama. Mayoritas pemerintah dan satu tokoh agama berada di posisi pro, sementara seluruh LSM dan akademisi berada di posisi kontra. Pemerintah lebih menekankan aspek manajemen dan ketahanan pangan, sedangkan pihak kontra menyoroti dampak sosial, hukum, dan ekologis. Pembahasan menegaskan bahwa proyek Food Estate belum sepenuhnya mempertimbangkan karakteristik wilayah dan partisipasi masyarakat lokal, sehingga berpotensi memperbesar konflik agraria, ketimpangan sosial, dan kerusakan lingkungan. Simpulan dari penelitian ini adalah perlunya reformulasi kebijakan Food Estate dengan pendekatan integratif dan partisipatif, memperkuat perlindungan hak masyarakat adat, serta menekankan keberlanjutan lingkungan agar tujuan ketahanan pangan nasional dapat tercapai secara adil dan berkelanjutan.
TATA KELOLA PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI POLRESTA GORONTALO KOTA Putri Djaura Rivai; Ismet Sulila; Rustam Tohopi
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 02 (2026): Volume 17 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v17i02.33584

Abstract

Penerapan restorative justice dalam kasus penyalahgunaan narkoba di Polresta Gorontalo Kota menghadapi tantangan kelembagaan yang kompleks. Meskipun pendekatan ini menawarkan solusi pemulihan yang lebih humanistik bagi pengguna narkoba, praktiknya belum terintegrasi secara sistematis dalam tata kelola penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dinamika implementasi restorative justice, mengidentifikasi hambatan struktural, serta merumuskan strategi tata kelola yang adaptif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kasus narkoba melibatkan pengguna dengan barang bukti kecil, namun hanya sebagian kecil yang diarahkan ke jalur restoratif. Minimnya pemahaman aparat, ketiadaan SOP khusus, dan lemahnya koordinasi antarunit menjadi faktor penghambat utama. Pembahasan menggarisbawahi perlunya reformasi kelembagaan melalui pelatihan tematik, pembentukan forum koordinasi, dan penyusunan prosedur operasional berbasis lokal. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa restorative justice memiliki potensi besar untuk diterapkan secara efektif dalam kasus narkoba, asalkan didukung oleh tata kelola yang terencana dan komitmen institusional yang kuat.
PENGARUH IMPLEMENTASI WIDER REVENUE ACTIVITY DAN KEGIATAN EDUKASI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK Akbar Aditya Murti Wibawa; Dwikora Harjo
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 02 (2026): Volume 17 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v17i02.33606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan Wider Revenue Activity (WRA) yang meliputi realisasi pengujian kepatuhan material, jumlah kegiatan edukasi dan penyuluhan, dan tren kehadiran Wajib Pajak diundang dalam kegiatan edukasi dan penyuluhan terhadap realisasi penerimaan pajak tahun 2024 di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Empat. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif analitik, data realisasi penerimaan pajak bulanan dari Januari hingga Desember 2024 dikumpulkan. Pengaruh WRA diukur melalui variabel-variabel indikator pelaksanaannya. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis regresi linear berganda menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan model penelitian yang menggunakan variable-variavel WRA tersebut tidak signifikan secara statistik dalam memprediksi Realisasi Penerimaan Pajak. Namun Realisasi Pengawasan Kepatuhan Material menunjukkan pengaruh yang paling kuat dan berpengaruh secara signifikan terhadap Realisasi Penerimaan Pajak.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM TATA KELOLA EKONOMI DAN SOSIAL DARI PERSPEKTIF DYNAMIC GOVERNANCE DI PROVINSI BALI Dewa Ketut Suryawan; I Gede Agus Wibawa; Ni Putu Dinda Kalpika Putri
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 02 (2026): Volume 17 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v17i02.33764

Abstract

Perkembangan digital yang pesat menjadi sebuah kekuatan transformasional dalam pembangunan suatu negara khususnya pada tata kelola pemerintahan. Dengan adanya teknologi informasi yang semakin canggih dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Global north selalu dijadikan rujukan untuk pengembangan digital diseluruh dunia. Perkembangan digital di global north dan global south tentu berbeda, perbedaan mendasar terletak pada proses tahapan ketika menjalankan strategi pengembangan digital. Khususnya jika dilihat dari konteks Provinsi Bali, lonjakan kunjungan wisatawan yang pesat akan menimbulkan krisis-krisis lainnya seperti fenomena overtourism, kemacetan, alih fungsi lahan bahkan isu ketenagakerjaan. Maka dari itu, peneliti fokus untuk melihat bagaimana dampak dan tantangan transformasi digital dalam bidang sosial dan ekonomi di Provinsi Bali. Metode yang digunakan untuk meneliti yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model spiral analisis data dari cresswell. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital sangat berdampak pada kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat Bali. Dengan menggunakan teori dynamic governance, maka tata kelola pemerintahan Bali sudah berjalan dinamis dalam merespon transformasi digital hanya saja kebijakan mengenai pekerja informal belum diatur dengan jelas.
EFEKTIFITAS METODE SOSIALISASI DALAM PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KOTA DENPASAR TAHUN 2024 Yudistira Adnyana; Adi Suwandana; Kartika; Mahatma Yogiswara Winatha; Prarabda Karma
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 02 (2026): Volume 17 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v17i02.41974

Abstract

-
IMPLEMENTASI E-PUSKESMAS DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS CIGASONG Sinta Rosmiati; Diding Bajuri; Puput Luciana Handayani; Arie Nurfauzi; Elawati; Baihaki Hasybi; Imas Yani Fitriani
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 02 (2026): Volume 17 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v17i02.45274

Abstract

Efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Cigasong masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum optimalnya penggunaan E-Puskesmas, rendahnya kompetensi pegawai, kurangnya kedisiplinan, serta lambatnya penyampaian informasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi penggunaan E-Puskesmas dan kompetensi pegawai terhadap efektivitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Cigasong Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan dominasi kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 56 pegawai sebagai responden, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan korelasi, regresi, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan E-Puskesmas berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan kesehatan. Kompetensi pegawai juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan kesehatan, bahkan menjadi faktor yang paling dominan. Secara simultan, implementasi penggunaan E-Puskesmas dan kompetensi pegawai memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap peningkatan efektivitas pelayanan kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pemanfaatan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan pelayanan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pegawai dan optimalisasi penggunaan E-Puskesmas perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan.