cover
Contact Name
Parjono
Contact Email
sparjono7@gmail.com
Phone
+62895344009448
Journal Mail Official
pssa@radenwijaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Kantil Bulusulur Wonogiri 57615 Telp (0273) 343239
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA
ISSN : 24601144     EISSN : 2745567X     DOI : https://doi.org/10.53565/pssa.v8i1.383
JURNAL PENDIDIKAN, SAINS SOSIAL, DAN AGAMA is a double-blind peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing research articles focusses on: 1. Teaching method 2. Instructional methods 3. Instructional strategy 4. Instructional materials development 5. Experiment, survey, and teacher development 6. Religious 7. Social phenomena
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 309 Documents
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDIPEKERTI Hesti Sadtyadi
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.048 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses, dan output dalam penerapan kurikulum 2013 pendidikan agama Buddha pada pendidikan dasar dan menengah. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi, dengan model evaluasi program CIPP. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pendidikan agama Buddha pada pendidikan dasar dan menengah, dalam penerapan kurikulum 2013, telah berjalan cukup baik. Output pendidikan agama Buddha dan Budi pekerti, pada tingkat dasar dan menengah, dalam penerapan kurikulum 2013, telah memiliki kuantitas capaian tujuan (output) pembelajaran ketercapaian nilai yang baik. Semua siswa dalam belajar berhasil dengan baik. Kualitas capaian tujuan (product), dilihat tentang perkembangan kondisi sikap dan minat siswa terhadap mata pelajaran, juga kemampuan siswa dalam menerapkan dan praktik beragama dalam kesehariannya. Siswa telah bersikap positif.
PERAN DOSEN DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT BUDDHA MELALUI PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Marjianto; Platian
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.816 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dosen dalam pengembangan masyarakat Buddha melalui program pengabdian kepada masyarakat dan untuk menganalisis faktor yang menentukan keberhasilan pengembangan masyarakat buddha melalui program pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Peran dosen dalam pengembangan masyarakat Buddha melalui program pengabdian kepada masyarakat berusaha meningkatkan dan memberdayakan masyarakat Buddha baik material dan spiritual. Secara material berusaha meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Secara spiritual berusaha meningkatkan pengertian, pemahaman dan pengamalan ajaran Buddha. Beberapa faktor yang menentukan keberhasilan pengembangan masyarakat Buddha melalui program pengabdian kepada masyarakat yaitu: faktor dana, sasaran atau obyek pengabdian, lokasi, materi, dan metode.
Pengembangan Instrumen Penilaian Model Two-Tier Multiple Choice Question (TTMCQ) di tingkat SMP Kabupaten Jepara pada Materi Panca Dharma Mirrah Megha Singamurti
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.946 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengembangkan instrumen penilaian Two-Tier Multiple Choice Question yang layak digunakan pada materi Pancadharma. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode R&D menggunakan langkah-langkah dari Borg and Gall. Lokasi penelitian dilakukan di SMP di kabupaten Jepara. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini diperoleh hasil bahwa Instrumen penilaian Two Tier Multiple Choice Question (TTMCQ) materi Pancadharma yang dikembangkan dikatakan layak dan memenuhi kriteria sebagai soal yang baik.
FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Urip Widodo; Ade Winarti
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.81 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor apa saja yang menjadi motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengetahu besaran persentase faktor-faktor dalam pembelajaran bahasa Inggris berdasarkan teori yang sudah ada. Selain itu digunakan wawancara dan observasi untuk mengetahui faktor lain di luar teori yang sudah ada. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase untuk angket sedangkan untuk wawancara dan observasi data direduksi dan disajikan. Hasil penelitian menunjukkan 13,64% siswa memiliki motivasi yang sangat baik, 27,27 baik, 40,90 cukup, dan 18,19 kurang. Selain itu faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam belajar bahasa Inggris adalah guru, tantangan, tes, cita-cita.
REPRESENTASI TUTURAN DIREKTIF DALAM TERJEMAHAN KITAB DHAMMAPADA BAB PAPA VAGGA Danang Try Purnomo
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.651 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.111

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan penggunaan tindak tutur ilokusi direktif yang terkandung dalam kitab Dhammapada. Data tulisan ini diperoleh dari sumber kepustakaan, yakni kitab Dhammapada bagian Papa Vagga yang bertemakan „kejahatan.‟ Dari hasil analisis data diperoleh bahwa tindak tutur direktif „teguran‟ dan „nasihat‟ adalah tindak tutur paling banyak digunakan dalam merealisasikan pesan kebenaran ajaran keagamaan. Sementara itu, jenis tindak tutur lain ditemukan adalah „larangan,‟ „ajakan,‟ dan „permintaan.‟ Perbedaan kuantitas penggunaan tindak tutur tersebut merepresentasikan fenomena alami dari peristiwa tutur sesuai dengan tujuan dan konteks sosialnya, yakni menyampaikan ajaran sesuai dengan permasalahn yang dibicarakan.
ANALISIS MINAT UMAT BUDDHA DALAM MELAKSANAKAN AṬṬHASĪLA PADA SEBULAN PENGHAYATAN DHAMMA DI VIHARA VIRYA JAYALOKA, DESA GEMBONGAN, KECAMATAN PONGGOK, KABUPATEN BLITAR Dwi Ariyanto; Lery Prasetyo; Marjianto
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.993 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat umat Buddha dan menganalisis faktor-faktor yang mendorong dan menghambat umat Buddha dalam melaksanakan Aṭṭhasīla pada Sebulan Penghayatan Dhamma. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik untuk menguji keabsahan data, yaitu mengunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat umat Buddha dalam melaksanakan Aṭṭhasīla pada sebulan penghayatan dhamma belum maksimal. Fakta yang terjadi banyak umat yang masih enggan datang ke vihara dan melaksanakan Aṭṭhasīla. Ada beberapa faktor yang mendorong dan menghambat umat Buddha dalam melaksanakn Aṭṭhasīla. Faktor pendorong dalam melaksanakan Aṭṭhasīla yaitu niat (cetana), semangat (vīrīya), kesadaran (sati), keyakinan (sadha), rasa malu (hīri), lingkungan, keluarga, dan adanya doorprize. Dengan adanya niat yang kuat mampu mendorong seseorang dalam melaksanakan Aṭṭhasīla. Sedangkan faktor yang menghambat seseorang dalam menjalankan Aṭṭhasīla adalah kemalasan, kondisi fisik, teman sebaya, dan acara televisi
IMPLIKASI TRADISI PATTIDANA PADA SOLIDARITAS UMAT BUDDHA DI DESA PURWODADI KECAMATAN KUWARASAN KABUPATEN KEBUMEN Dewi Agus Sriyani; Tri Yatno; Metta Puspita Dewi
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.82 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan implikasi tradisi pattidana pada solidaritas umat Buddha di Desa Purwodadi. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Tempat penelitian dilakukan di Desa Purwodadi Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis yang digunakan terdiri dari mereduksi data, menyajikan dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pelaksanaan tradisi pattidana di Desa Purwodadi dilaksanakan saat peringatan kematian, minggu pertama dan ketiga, dan sepekan penghayatan Dhamma (SPD); 2) Implikasi tradisi pattidana pada solidaritas umat Buddha di Desa Purwodadi yaitu: a) Umat Buddha mempunyai perasaan empati untuk melakukan tradisi pattidana dan membantu mendoakan leluhur; b) Membentuk ikatan kekeluargaan yang akrab dan solid; c) Saling mengingatkan dan memotivasi umat Buddha untuk memahami pattidana yang benar sesuai dengan ajaran Buddha; dan d) Memberikan pandangan benar bagi umat Buddha untuk selalu melakukan praktik pattidana kepada leluhur.
PENERAPAN PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI AKU DAN LINGKUNGANKU DALAM PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI SISWA KELAS XI SMK MPU TANTULAR BANYUMAS Sutrisno; Hariyanto; Prihadi Dwi Hatmono
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.67 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.114

Abstract

Keaktifan siswa dan pemahaman konsep terhadap materi menjadi kendala bagi siswa kelas XI SMK Mpu Tantular Banyumas. Permasalahan ini disebabkan oleh pembelajaran yang diterapkan masih monoton. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep siswa kelas XI SMK Mpu Tantular Banyumas pada materi “aku dan lingkunganku”. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas model Kurt Lewin. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, pedoman wawancara, tes pemahaman konsep. Data kuantitatif dianalisis dengan deskriptif komparatif dan data kualitatif dianalisis dengan teknik analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata keaktifan siswa meningkat dari 43,2; siklus pertama menjadi 56; dan siklus kedua menjadi 79,74. Nilai rata-rata pemahaman konsep materi meningkat dari 64,46; siklus pertama menjadi 75,56; dan siklus kedua menjadi 84,46. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Quantum Teaching meningkatkan keaktifan siswa. Pemahaman konsep siswa meningkat dalam memahami konsep-konsep materi ajar.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS COOPERATIVE INTEGRATED READING COMPOSITION (CIRC) PADA MATERI PUJA DAN DOA DI SMK Lusi Metasari; Prihadi Dwi Hatmono; Sujiono
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.167 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.115

Abstract

Tujuan dari penelitian ini menghasilkan produk berupa Modul pembelajaran agama Buddha pada materi puja dan doa. Modul puja dan doa berbasis Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan penilaian ahli media diperoleh skor 91,7% dan penilaian ahli materi diperoleh skor 80,5% masing-masing dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil uji coba pengembangan menunjukan bahwa respon peserta didik terhadap kelayakan modul yang dikembangkan menunjukan kategori sangat layak dengan skor rata-rata sebesar 80,9% dan 93%.
Pengembangan Instrumen Penilaian Rasa Percaya Diri Guru Dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Agama Buddha Doni Wahyudin; Hesti Sadtyadi; Sukarti
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan, sains sosial, dan agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.53 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v5i2.116

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang meliputi pengembangan instrumen percaya diri guru pendidikan agama Buddha, dan melakukan modifikasi penilaian kinerja guru pendidikan agama Buddha. Subjek penelitian guru pendidikan agama Buddha. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Juni 2019, yang dibagi dalam lima prosedur. Analisis data kualitatif dilakukan untuk mengolah data kualitatif, juga dilakukan analisis dengan Exploratory Factor Analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi percaya diri guru pendidikan agama Buddha adalah faktor lingkungan, suasana kelas dan faktor lingkungan dari tugas tambahan yang dimiliki guru tersebut. Indikator yang mempengaruhi lingkungan kelas, terdiri dari suasana kelas yaitu indikator sarana pendukung belajar, seperti ruang kelas, buku, jumlah siswa, lokasi dan jumlah kelas. Sedangkan faktor lingkungan yang kedua adalah lokasi tugas tambahan yang sesuai, baik sebagai administrasi atau bidang tugas yang lain, sarana pendukung tugas tambahan, dan tekanan kerja. Besarnya pengaruh percaya diri terhadap kinerja guru pendidikan agama Buddha 0,318, yang menunjukkan bahwa prestasi kerja dapat dipengaruhi secara langsung melalui rasa percaya diri sebesar 0,318. Jika rasa percaya diri mampu ditingkatkan dalam satu satuan, dengan asumsi variabel lain tetap, maka prestasi kerja dapat ditingkatkan sebesar 0,318

Page 4 of 31 | Total Record : 309