cover
Contact Name
Ahmad Fatah
Contact Email
fatahkudus1@gmail.com
Phone
+6281228228123
Journal Mail Official
fatahkudus1@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kudus Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Telp. (0291) 432677 Fax. (0291) 441613 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 16936019     EISSN : 24776580     DOI : 10.21043/jp
Core Subject : Religion,
Focus: Jurnal Penelitian fokus pada penyediaan artikel ilmiah sosial keagamaan berbasis pada tema-tema yang berkembang yang hadir melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope: Jurnal Penelitian mengkhususkan diri dalam studi sosial keagamaan, yang meliputi islamic studies, tarbiyah, syariah, ushuluddin, dakwah, sosiologi agama, antropologi agama, serta disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan disiplin keagamaan.
Articles 203 Documents
ISLAM DAN MODAL SOSIAL ORANG MINANGKABAU DI PERANTAUAN Naldo, Jufri Naldo
Jurnal Penelitian Vol 13, No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i2.5617

Abstract

Islam memiliki landasan yang kuat terhadap kontrak sosial dan norma yang telah disepakati umatnya. Orang Minangkabau di perantauan berusaha mengoptimalkan wujud nyata dari ajaran Islam tersebut. Sehingga Islam sangat berpengaruh dan mewarnai modal sosial mereka. Hal ini terlihat ketika organisasi-organisasi kelompok etnis Minangkabau yang terbentuk di perantauan tidak hanya menafsirkan ajaran Islam hanya sebatas pada ibadah rutinitas biasa, akan tetapi Islam telah ikut serta dalam dialektika kapital sosial organisasi yang pada gilirannya mengarahkan kegiatan komunitas etnis itu kepada gerakan-gerakan sosial yang produktif dan positif untuk membangun kehidupan masyarakat yang ideal. Dalam pandangan orang Minangkabau, Islam tidak hanya sebagai referensi perilaku sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Islam juga merupakan salah satu identitas etnis. Dalam perspektif antropologis, antara Islam dengan orang Minangkabau merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Kedua unsur tersebut saling menentukan dan keanggotaan seseorang dalam komunitas sangat ditentukan oleh kelekatan identitas tersebut. Kata kunci: Islam, Modal Sosial, Orang Minangkabau
Penguatan Manajemen Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Garawangi dan Desa Rancaputat Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka Firmansyah, Egi Arvian; Wardhana, Wardhana
Jurnal Penelitian Vol 10, No 2 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v10i2.1673

Abstract

The institutions of ECD (Early Childhood Development) have a vital role in a nation education sector because they are the very first institutions to instill educational values to learners, either religious values or universal values. The management of ECD institutions has been seemingly considered less important or less prestigious compared with the management of higher education institutions such as high school or university level. This paper portrays the activity results of Community Service Program focusing on early childhood development in the Garawangi and Rancaputat village, Sumberjaya District, Majalengka. This paper is expected to increase the awareness of all parties regarding the importance of early childhood education management,  particularly in financial management aspect. In addition, it is expected to add insight about the Community Service Program with a focus on small institution in village such as early childhood development. Keywords: early childhood development, Garawangi, Rancaputat, Financial Management of Small Institutions
Implementasi Teori Bourdieu Dalam Upaya Menjaga Warisan Budaya Sunan Muria Pada Masyarakat Piji Wetan Desa Lau Kabupaten Kudus Farid, Muhammad
Jurnal Penelitian Vol 15, No 2 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i2.11305

Abstract

AbstractThe cultural heritage of the village is becoming a hot discussion in the midst of such rapid global progress. Among the existing policies, each village is encouraged to have a policy document for the promotion of culture as a basis for development. One of the cultural heritages that is no less interesting is the philosophy of the Tapangeli teachings and Sunan Muria's Pager Mangkok. This can be said as an intangible cultural heritage that underlies the social, economic and cultural behavior of the people in the Muria Region to this day. This research using a qualitative approach, this study aims to narrate social praxis and the efforts made by the people of the Piji Wetan Cultural Village of Lau Village in realizing the above ideals. As a knife of analysis, the researcher uses the bourdieurian theory to reveal the norms and values agreed by the Piji Wetan community in preserving the legacy of Sunan Muria. As a result, the people of the Piji Wetan Cultural Village with the application of their bourdieurian theory won an award from the Indonesian Ministry of Education and Culture as the best cultural village in 2020. Thus, researchers hope that this can inspire academics and social actors who want to advance culture like the Piji Wetan community in Lau Village.
MAINSTREAMING ISU DISABILITAS DI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN PENELITIAN MAUPUN PENGABDIAN MASYARAKAT DI STAIN KUDUS Ningsih, Ekawati Rahayu
Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v8i1.1342

Abstract

MAINSTREAMING DISABILITIES ISSUE IN THE COMMUNITY IN REASEARCH ACTIVITIES AND COMMUNITY SERVICES IN STAIN KUDUS. This paper aims to build important issues surrounding the services and facilities development for disabled people, especially in college. In the last three decades, the process of change and a shift in meaning and disability paradigm in both the national and international realm, capable of carrying a significant impact on policy direction and agenda of disable movement (disability movement) as well as academic studies which support it. This is important, because people with disabilities should have the same role and the opportunity to explore their potential, particularly in higher education and work. However, disabled people only have a much lower participation rate than non-disabled, amounting to 0.01 percent. While the government’s policy on inclusive education has not been understood and implemented properly due to various reasons. So that these conditions further aggravate the disabled to be able to develop optimally as befits a normal human being. Therefore, this study was conducted in an effort to maximize services for disabled people, especially in the STAIN Kudus.
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online di SDN Cabean 3 Demak Wegasari, Kurnia
Jurnal Penelitian Vol 15, No 1 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i1.9109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi pelaksanaan pembelajaran online di SDN Cabean 3 Demak pada masa pandemi Covid-19, 2) mengidentifikasi dampak yang terjadi dalam pembelajaran online terhadap guru, siswa, dan orang tua di SDN Cabean 3 dalam pada masa pandemi Covid-19, dan 3) mengidentifikasi alasan dampak tersebut dapat terjadi dalam pembelajaran online terhadap guru, siswa, dan orang tua di SDN Cabean 3 dalam pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan orang tua siswa kelas 1 sampai dengan kelas V SDN Cabean 3. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terbuka, wawancara, dan dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian diperoleh bahwa, 1) pelaksanaan pembelajaran online di SDN Cabean 3 pada masa pandemi Covid-19 telah dilaksanakan. 2) pelaksanaan pembelajaran online, masing-masing kelas membuat grup WA, guru, 3) dampak positif dalam pembelajaran online adalah mendapatkan pengalaman baru dari pembelajaran online, kemampuan terhadap teknologi meningkat, dan waktu yang lebih fleksibel, 4) Sedangkan dampak negatif terkait kendala yang dialami antara lain, penambahan biaya kuota internet, gangguan jaringan internet, keterbatasan penguasaan teknologi, ketuntasan materi pelajaran tidak sesuai capaian kurikulum
Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Ahklak di Madrasah Ibtidaiyah Kurniawati, Fitri Erning; Miftah, Muhammad
Jurnal Penelitian Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v9i2.1326

Abstract

Hubungan Kerukunan Antara Umat Beragama Dengan Pembentukan Perilaku Sosial Warga Perumahan PT Djarum Singocandi Kudus Umar, Umar; Hakim, M Arif
Jurnal Penelitian Vol 13, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i1.4898

Abstract

Bagi para penganutnya, agama berisikan ajaran-ajaran mengenai kebenaran tertinggi dan mutlak tentang eksistensi manusia dan petunjuk-petunjuk untuk selamat di dunia dan akhirat, yaitu sebagai manusia yang bertaqwa terhadap Tuhannya, beradab, dan manusiawi, yang berbeda dari cara-cara hidup hewan atau makhuluk lainnya.Agama sebagai sistem keyakinan dapat menjadi bagian dan inti dari sistem-sistem nilai yang ada dalam kebudayaan dari masyarakat yang bersangkutan dan menjadi pendorong atau penggerak serta pengontrol tindakan para anggota masyarakat tersebut untuk tetap berjalan sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan, pranata sosial masyarakat yang bersangkutan, maka nilai pranata sosial itu terwujud sebagai simbol suci dan maknanya bersumber pada ajaran-ajaran agamanya yang menjadi kerangka acuannya.Di sebuah negara yang pluralis dalam kehidupan agama seperti Indonesia ini, pemerintah tidak bisa tinggal diam, ikut sertanya pemerintah dalam urusan agama didukung oleh tiga macam motif. Pertama, motif historis, bahwa menurut sejarah, bangsa Indonesia dari zaman ke zaman urusan hidup beragama menjadi urusan pemerintah pusat. Kedua, ikut sertanya pemerintah dalam urusan agama dalam bentuk lembaga kenegaraan dimaksud juga untuk memenuhi keingginan golongan Islam yang merupakan mayoritas dan menurut keyakinan golongan ini agama tidak bisa dipisahkan dari negara. Ketiga, motif politik, pemerintah mempunyai jaminan yng kuat bahwa dengan ikut sertanya dalam masalah ini akan dapat diciptakan kerukunan dan keamanan nasional yang merupakan syarat mutlak untuk keberhasilan pembangunan bangsa dan negara.
HUKUKI AILE KARARNAMESI: Reformasi dan Konstitusionalisasi Hukum Keluarga Islam di Turki Chamim Tohari
Jurnal Penelitian Vol 11, No 2 (2017): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v11i2.3484

Abstract

This research focused to the study about Hukuki Aile Kararmnamesi (HAK) in the historical aspect which is specialized to answer several main problems about background, characteristic of the fiqh thought, implementation as a legal constitution in Turkey, the methods of codification, and its role and existence between legislation of the family secular law in the early modern state of Turkey. The researcher use a historical analysis approach as method to describe the result of this research. The result of this research were: (1) The background of the codification of Islamic Family Law in Turkey is a condition of the Ottoman empire which had reformation in the law field in the Sultan Abdul Hamid period. Cause of the reformation of law is a pressure to the modernization and secularization by West states to the countries under Ottoman’s authority. Afterwards, the universal, unbounded to the one or more of mazhab thoughts, and realistic maybe can be mentioned as the characteristic of the HAK book; (2) The method of codification is Talfiq method. It is using several opinions from the muslem scholars in the difference sects, then choose one of the most relevan opinion of law which is needed by the citizen; and (3) Untill now the book (HAK) still implementated by the moslem society in the modern state of Turkey together with the legislation of The Civil Code, a secular family law as substitute of this book since the year 1926 ago.
Pendidikan Karakter bagi Anak Autis di Sekolah Khusus Taruna al-Qur’an yogyakarta Desti Widiani; Siti Wangidah
Jurnal Penelitian Vol 10, No 1 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v10i1.1365

Abstract

Peran Majelis Taklim dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Masyarakat Munawaroh Munawaroh; Badrus Zaman
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.7836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Majelis taklim ahad pagi di Desa Kadirejo dalam meningkatkan pemahaman keagamaan. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif karena data yang diperoleh diolah dan dijelaskan dalam deskripsi penulis. Dalam memperoleh data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber data primer yaitu hasil wawancara dengan pengasuh, pengurus dan beberapa jamaah Majelis taklim ahad pagi di Desa Kadirejo, serta sumber data sekunder yang berasal dari dokumentasi kegiatan. Adapun hasil temuan dari peran majelis taklim ahad pagi di Desa Kadirejo dalam meningkatkan pemahaman keagamaan yaitu: 1. Pembinaan keimanan jamaah, setelah mengikuti Majelis taklim ahad pagi ini jamaah merasakan adanya peningkatan keimanan. 2. Membina keluarga dalam mewujudkan keluarga sakinah melalui kegiatan bahsul masail di Ahad legi. 3. Pemberdayaan kaum dhuafa dengan diadakannya kegiatan santunan anak yatim setiap bulan Muharram. 4. Peningkatan ekonomi rumah tangga dengan banyaknya jamaah yang ikut mengaji sambil berjualan. 5. Sebagai tempat untuk belajar ilmu agama, sehingga dapat meningkatkan pemahaman keagamaan. 6. Membina kerukunan sesama umat dengan silaturrahim.